PP KAGAMA Lantik 47 Pengurus Daerah KAGAMA Sulawesi Barat Periode 2025–2030
- account_circle Pro Indonesia
- calendar_month Ming, 18 Jan 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar

MAMUJU — Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA) resmi melantik 47 pengurus baru Pengda KAGAMA Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2025–2030 di Hotel Grand d’Maleo, Mamuju, Sabtu (17/1).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum PP KAGAMA, Prof. Anwar Sanusi, Ph.D., dan dihadiri oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sulbar Rachmat, S.E., M.Si., serta Ketua Pengda KAGAMA Sulbar, Abdul Wahab.
Dalam sambutannya, Ketua Pengda KAGAMA Sulbar, Abdul Wahab, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi tonggak awal bagi KAGAMA Sulbar untuk menjadi kekuatan intelektual yang berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Kami ingin KAGAMA Sulbar menjadi mitra profesional pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan sumber daya manusia, sesuai semangat kerakyatan dan kebangsaan UGM,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, dalam kunjungan perdananya ke Mamuju menegaskan pentingnya sinergi antara universitas, alumni, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan pendidikan.
Ia juga memperkenalkan program afirmasi jalur Pre-University yang membuka kesempatan bagi pelajar potensial dari daerah 3T, termasuk Sulbar, agar bisa melanjutkan studi di UGM melalui mekanisme seleksi khusus non-tes.
“Melalui skema ini, kami berharap lebih banyak putra-putri Sulbar dapat menempuh pendidikan tinggi di UGM. Mari kita fokus pada bidang strategis yang sesuai dengan potensi daerah, seperti perikanan dan pengembangan sumber daya lokal,” ungkapnya.
Asisten II Pemprov Sulbar, Rachmat, S.E., M.Si., yang mewakili Gubernur Dr. Suhardi Duka, menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap kiprah KAGAMA Sulbar.
“Keberhasilan daerah sangat ditentukan oleh manusianya. Kami menyambut baik kolaborasi UGM dan KAGAMA untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM Sulawesi Barat,” kata Rachmat.
Ia juga menekankan pentingnya kontribusi alumni UGM dalam memanfaatkan ilmu dan jaringan untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Prof. Anwar Sanusi menekankan pentingnya etos kerja, jejaring, dan semangat pengabdian di kalangan alumni UGM. Menurutnya, karakter UGM yang “guyub, rukun, dan migunani” harus diwujudkan dalam peran nyata di birokrasi, industri, maupun masyarakat.
“KAGAMA bukan sekadar ikatan alumni, tapi keluarga besar yang saling menguatkan. Mari kita manfaatkan peluang untuk berkontribusi di semua sektor, membangun daerah sekaligus negeri,” ujarnya.
Usai pelantikan, KAGAMA Sulbar bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Universitas Gadjah Mada akan menindaklanjuti kegiatan ini dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait perluasan akses beasiswa jalur afirmasi UGM bagi pelajar Sulbar.
Ketua Harian Pengda KAGAMA Sulbar, Firman Juang, optimistis sinergi antara UGM, Pemprov, dan alumni akan berdampak nyata tahun ini.
“Semakin cepat kita berkolaborasi dan mengakses peluang pendidikan, semakin cepat pula generasi muda Sulbar maju. Ini langkah strategis meningkatkan IPM dan membawa Sulbar menuju visi ‘Maju dan Sejahtera’,” tutup Firman. (***)
- Penulis: Pro Indonesia

Saat ini belum ada komentar