Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Atalia Ridwan Kamil Ajarkan Pentingnya Literasi Keuangan kepada Pelajar di Bekasi

Atalia Ridwan Kamil Ajarkan Pentingnya Literasi Keuangan kepada Pelajar di Bekasi

  • account_circle mbahdot
  • calendar_month Rab, 9 Mar 2022
  • visibility 293
  • comment 0 komentar

BEKASI — Bunda Literasi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil mengajarkan tentang pentingnya literasi keuangan kepada siswa SMK dan SMA di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Menurut Atalia, tanpa adanya literasi tersebut, para siswa-siswi SMK/SMA bisa terjebak dalam berbagai masalah keuangan. Sebagai contohnya adalah kasus penipuan berkedok investasi binary option. Banyak masyarakat yang tertipu karena ingin mendapatkan uang dengan cara yang mudah dan instan.

Hal itu dikatakan Atalia saat membuka kegiatan Job Fair dan Education Fair KCD III Dinas Pendidikan dengan tema “Menyiapkan Generasi Emas untuk Indonesia Emas 2045” di Harris Convention Hall, Kota Bekasi, Rabu (9/3/2022).

“Indra Kenz begitu hebohnya bagaimana kekayaannya luar biasa. Doni Salmanan juga luar biasa kekayaannya. Hal ini heboh luar biasa sehingga orang tertipu. Ini yang terjadi, artinya jangan percaya sesuatu yang instan apalagi masalah keuangan,” kata Atalia.

Dengan literasi keuangan, kata Atalia, masyarakat juga bisa terhindar dari yang namanya pinjaman online (pinjol) ilegal. Apalagi di tengah situasi yang sulit, akan ada banyak godaan berupa pinjol yang terus menawarkan pinjaman.

Selain itu, cara-cara untuk mendapatkan pinjamannya sangat mudah. Sehingga banyak yang akan tertipu karena bunga ‘mencekik’ yang bersembunyi di balik kata mudah.

“Itulah kenapa kemudian ini terjadi karena masyarakat belum paham terkait produk jasa keuangan, sehingga banyak mereka yang terjebak,” jelas Atalia.

Atas dasar itu Atalia menyambut baik diselenggarakannya acara Job Fair dan Education Fair KCD III Dinas Pendidikan. Pasalnya, antara literasi keuangan dan dunia kerja tidak bisa terlepaskan.

“Itu kenapa saya mengapresiasi terkait dengan Job Fair ini semua yang dilakukan berkaitan dengan literasi finansial. Kenapa kita perlu bekerja? Untuk memenuhi kebutuhan hidup, kebutuhan hidup berkaitan dengan finansial, finansial berkaitan dengan literasi finansial,” kata Atalia.

“Jadi ketika terjadi satu dan lain hal seperti terkena PHK, dia punya dana cadangan. Termasuk masa COVID seperti saat ini,” imbuhnya.

  • Penulis: mbahdot

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Turnamen Nasional Domino, Bahtiar: Cara Kita Menggerakkan Ekonomi di Daerah

    Gelar Turnamen Nasional Domino, Bahtiar: Cara Kita Menggerakkan Ekonomi di Daerah

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MAMUJU – Lazimnya pada bulan Januari roda ekonomi melambat seiring awal tahun pada perusahaan swasta dan pemerintahan. Tak terkecuali Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Pada setiap tahun nyaris tak ada even untuk menggerakan ekonomi. Hal ini tentu berdampak pada perputaran roda ekonomi di daerah tersebut. Namun Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin punya cara lain. Sepanjang Januari […]

  • Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right

    Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA – Semua perusahaan pers media siber yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyatakan menolak rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Media Berkelanjutan “Publisher Right” atau hak penerbit. Demikian keputusan sidang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SMSI yang dibacakan oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus pada Hari Ulang Tahun SMSI ke-6 di Hall Dewan Pers, Jakarta, […]

  • Mensos Gus Ipul: Ketum SMSI Firdaus Yang Membuat Kami Terperangkap di Sini

    Mensos Gus Ipul: Ketum SMSI Firdaus Yang Membuat Kami Terperangkap di Sini

    • calendar_month Jum, 20 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 134
    • 0Komentar

    SERANG – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengakhiri rapat daring (zoom meeting) bersama para Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) se-Indonesia dengan candaan yang mengundang tawa. Dalam sesi penutup, Gus Ipul, sapaan akrabnya melontarkan kalimat yang memecah suasana formal, “Itu Ketua Umum SMSI Pak Firdaus yang membuat kami terperangkap di sini”. Candaan tersebut […]

  • Sekda Setiawan: Sampah Bisa Dikelola untuk Pengembangan Ekonomi Rakyat

    Sekda Setiawan: Sampah Bisa Dikelola untuk Pengembangan Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Rab, 7 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja menghadiri Workshop “Pengelolaan Sampah dalam Rangka Pengendalian Perubahan Iklim, Penguatan Ketahanan Pangan dan Pengembangan Ekonomi Rakyat” di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (7/6/2023). Sekda Setiawan menuturkan, permasalahan sampah harus disikapi dan dikelola dengan baik karena jika tidak, akan berdampak pada lingkungan, seperti halnya […]

  • Gubernur Sulbar Kunjungi Sekolah Rakyat Sulbar, Sebut Masa Depan Pendidikan Kian Cerah

    Gubernur Sulbar Kunjungi Sekolah Rakyat Sulbar, Sebut Masa Depan Pendidikan Kian Cerah

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat (SR) yang sementara ini aktivitasnya masih menumpang di Gedung SMKN 1 Kakao Sulbar yang berada di Kalukku, Kabupaten Mamuju, Minggu, 21 September 2025. Sekolah Rakyat yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto telah aktif melakukan proses balajar mengajar satu bulan lebih. Di Sulbar, Sekolah Rakyat […]

  • Pariwisata di Indonesia Harus Bebas Privatisasi

    Pariwisata di Indonesia Harus Bebas Privatisasi

    • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 226
    • 0Komentar

    BALI – Sektor pariwisata merupakan salah satu penyumbang devisa negara terbesar untuk Indonesia setelah sektor minyak dan gas bumi. Akan tetapi banyak pengelolaan pariwisata yang salah, salah satunya banyak privatisasi kawasan wisata oleh pihak investor. Untuk itu perlu aturan yang jelas dan rinci yang dituangkan dalam RUU Kepariwisataan yang saat ini sedang digodok Komisi X […]

expand_less