Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Filkes Unsulbar Gelar Seminar Internasional dan Launching Unsulbar Coastal

Filkes Unsulbar Gelar Seminar Internasional dan Launching Unsulbar Coastal

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

MAJENE – Indonesia masih menjadi negara berkembang dengan berbagai masalah kesehatan pada masyarakat terutama dampak paparan asap rokok.

Terlihat, bahwa Indonesia adalah rumah bagi hampir 33,8 persen perokok penduduk dewasa dan 19,2 persen perokok muda usia 13 hingga 15 tahun.

Seperti, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi provinsi dengan persentase perokok berat terbesar secara nasional mencapai 85,67 persen ke 2 setelah Jambi.

Hal ini si paparkan Ketua Unsulbar Coastal Dr. La Ode Hidayat S.Si. MARS dalam press release seminar Internasional dan Launching Unsulbar Coastal di Ruang LT Gedung Kembar A Unsulbar Padhang-padhang, Selasa (21/02/2023).

Dijelaskan, tembakau membunuh sekitar 290.000 orang setiap tahunnya, dan lebih dari 52.000 kematian disebabkan paparan asap rokok. Artinya, lebih dari separuh atau 51,3 persen orang dewasa terpapar asap rokok di tempat kerja, di restoran 85,4 persen, dan di transportasi umum 70 persen serta 66,2 persen remaja usia 13 hingga 15 tahun terpapar di tempat umum tertutup, dan 57,8 persen di rumah.

“Tujuan ini sehingga Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Unsulbar telah membentuk organisasi yang berfokus pada pencegahan penyakit dan pengendalian tembakau yaitu Unsulbar COASTAL (Center for Preventing Disease and Tobacco Control) berdasrakan isu yang tengah terjadi di Sulbar khususnya kedudukan Unsulbar di Majene,” sebut Dr. La Ode Hidayat.

Ia menyebut, sesuai dengan studi terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar orang tidak mematuhi peraturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di universitas, tempat kerja, transportasi umum, dan tempat umum perhotelan lainnya termasuk restoran.

“Untuk Provinsi Sulbar menjadi fokus perhatian dalam bidang kesehatan sebagai salah satu provinsi yang memiliki angka stunting tertinggi, sebagaimana data terbaru Provinsi Sulbar menjadi peringkat 2 tertinggi nasional sebesar 35 persen pada 2022, naik 1,2 poin dari tahun sebelumnya,” sebutnya.

Dengan begitu lanjutnya, angka stunting di Sulbar berada di bawah ambang batas yang ditetapkan standar World Health Organization (WHO) sebesar 20 persen.

“Ini mengindikasikan bahwa penanganan stunting di Sulbar masih buruk. Prevalensi balita stunting di Sulbar berdasarkan kabupaten dan kota pada 2022 terdiri atas Kabupaten Majene 40,6 persen, Kabupaten Polewali Mandar 39, persen Kabupaten Mamasa 38,6 persen, Kabupaten Mamuju 33,8 persen, Kabupaten Mamuju Tengah 28,1 persen, dan Kabupaten Pasangkayu 25,8 persen,” rincinya.

Dituturkan, salah satu kendala kritis dalam menerapkan dan menegakkan kebijakan KTR adalah tidak adanya sistem atau praktik yang memadai untuk meningkatkan implementasi dan kepatuhan di tempat umum.

“Strategi kritis yang tepat adalah mengumpulkan bukti ilmiah yang relevan di Indonesia Bagian Timur dengan melibatkan dan meningkatkan lebih banyak akademisi dan pemerintah daerah serta kegiatan peningkatan kapasitas yang akan mengatasi hambatan untuk mencapai target kota atau kabupaten untuk meningkatkan kepatuhan KTR termasuk Larangan TAPS dan Larangan Tempat Penjualan, di Indonesia Bagian Timur,” tuturnya.

Dr. La Ode Hidayat memaparkan, untuk itu, Unsulbar Center for Preventing Disease and Tobacco Control (Unsulbar Coastal) merupakan organisasi di bawah naungan Fikes Unsulbar yang dibentuk untuk memperluas pengendalian konsumsi rokok dan pencegahan penyakit tidak menular di Indonesia Bagian Timur serta turut berpartisipasi dalam penanganan masalah kesehatan, khususnya di Provinsi Sulbar.

“Organisasi ini akan berpartisipasi dalam implementasi Perda (Peraturan Daerah) KTR serta penerapan larangan iklan, promosi, dan sponsor dari perusahaan rokok,” urainya.

Selain itu, juga terdapat tujuan didirikannya Unsulbar Coastal untuk memperluas jangkauan advokasi berbasis bukti di Indonesia Timur melalui peran akademisi dan perguruan tinggi dalam upaya pengendalian tembakau.

“Sebagai langkah awal dalam proses pencapaian tujuan dibentuknya Unsulbar Coastal, tentunya tim yang terlibat dalam organisasi ini bermaksud menyelenggarakan launching dalam rangka meresmikan dan memperkenalkan Unsulbar Coastal kepada segenap sivitas akademika, stakeholder dan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, launching Unsulbar Coastal akan dirangkaikan dengan menyelenggarakan seminar internasional guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penerapan Perda Tentang KTR dalam melindungi kesehatan masyarakat dan merespon masalahmasalah kesehatan yang menjadi fokus perhatian di Indonesia pada umumnya dan Provinsi Sulbar pada khususnya.

Hadir dalam launching Unsulbar Coastal, Sekretaris Daerah (Sekda) Majene Ardiansyah, Wakil Dekan Fikes
Muhammad Irwan S.Kep, Ns, M.Kes
Wakil Rektor Ir H Anwar Sulili M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Majene dr Rakhmat Malik, para Pimpinan OPD, para mahasiswa Filkes Unsulbar, serta para undangan lainnya. (sr)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDK Pantau Persiapan Kawasan Industri Pasangkayu, Optimis Ciptakan Lapangan Kerja

    SDK Pantau Persiapan Kawasan Industri Pasangkayu, Optimis Ciptakan Lapangan Kerja

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PASANGKAYU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pasangkayu dalam rangka meninjau langsung lokasi yang direncanakan sebagai Kawasan Industri Pasangkayu (KIPAS), Kamis 10 Juli 2025. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, Asisten I Kabupaten Pasangkayu Muhammad Abdu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup […]

  • Pemdaprov Dorong Pembukaan Kembali Exit KM 149 dan GT KM 151 Tol Padaleunyi

    Pemdaprov Dorong Pembukaan Kembali Exit KM 149 dan GT KM 151 Tol Padaleunyi

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Pemdaprov Jabar mendorong pembukaan kembali exit KM 149 dan gerbang KM 151 Jalan Tol Padalarang – Cileunyi (Padaleunyi) sebagai akses keluar masuk kawasan Gedebage. Menurut Sekda Jabar Herman Suryatman, kehadiran exit tol KM149 maupun gerbang tol ( GT) KM 15 sangat strategis dalam mengatasi kemacetan di kawasan Gedebage yang semakin sibuk dengan […]

  • Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Diharapkan Beri Pelayanan Prima

    Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Diharapkan Beri Pelayanan Prima

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melantik 21 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Jakarta – Bekasi Tahun 2022 di UPT Asrama Haji Bekasi, Kota Bekasi, Sabtu (21/5/2022). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 436 Tahun 2022. Pak Uu -sapaan Wagub Jabar – berharap melalui pelantikan dan pengukuhan […]

  • Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

    Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren) Oleh:  Wahyun Mawardi Mudir Pondok Pesantren At Tanwir Mamuju Sulawesi Barat. Maksud judul tulisan saya di atas bahwa pondok pesantren harus tetap tradisional dalam pengertian bahwa pesantren harus tetap memelihara tradisinya yang selama ini melekat dalam jatidirinya, seperti tradisi keikhlasan, ketaatan, kesederhanaan, kemandirian, kekeluargaan, wawasan luas, […]

  • Pengajuan PMN Harus Disertai Peta Jalan yang Jelas

    Pengajuan PMN Harus Disertai Peta Jalan yang Jelas

    • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 79
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Hendrawan Supratikno menekankan perlunya peta jalan (roadmap) yang jelas bagi BUMN yang mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN). Hal tersebut, agar PMN yang dikucurkan dapat benar-benar bermanfaat dan efisien dalam pemanfaatannya. “Peta jalan yang jelas (diperlukan bagi BUMN pengusul PMN), sebab kalau PMN dikucurkan tanpa persiapan BUMN […]

  • 8 Manfaat Air Kelapa Muda untuk Kesehatan

    8 Manfaat Air Kelapa Muda untuk Kesehatan

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Manfaat air kelapa muda tidak hanya untuk melepas dahaga, tetapi juga baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan elektrolit, nutrisi, dan senyawa lain di dalam air kelapa muda dinilai bisa membawa beragam khasiat bagi tubuh, mulai dari mencegah dehidrasi hingga membuat kulit awet muda. Berbeda dengan kelapa tua, kelapa muda memiliki air yang lebih banyak. Minuman ini […]

expand_less