Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

Oleh:  Wahyun Mawardi
Mudir Pondok Pesantren At Tanwir Mamuju Sulawesi Barat.

Maksud judul tulisan saya di atas bahwa pondok pesantren harus tetap tradisional dalam pengertian bahwa pesantren harus tetap memelihara tradisinya yang selama ini melekat dalam jatidirinya, seperti tradisi keikhlasan, ketaatan, kesederhanaan, kemandirian, kekeluargaan, wawasan luas, dan lain-lain.

Ditengah banyaknya pondok pesantren modern saat ini, pesantren tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai tempat yang terus memelihara tradisi tersebut di atas sebagai jatidiri pesantren.

Jadi menyebut pesantren tradisional bukan berarti konotasi negatif yang selama ini dialamatkan ke pesantren sebagai tempat yang kumuh, jorok, dan tidak modern. Memelihara tradisi pesantren berarti memelihara tradisi keikhlasan, ketaatan, kesederhanaan, kemandirian, kekeluargaan dan lain-lain.

Hari Santri Nasional, merupakan momentum penting untuk merefleksikan peran pesantren dalam memelihara tradisinya. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, memiliki peran vital dalam melestarikan tradisi dan budaya Islam yang autentik.

Dalam era modernisasi dan globalisasi ini, pesantren seringkali dihadapkan pada tekanan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Namun, penting untuk diingat bahwa keunikan pesantren terletak pada kemampuannya mempertahankan tradisi dan budaya yang telah teruji oleh waktu.

Pesantren tradisional bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga tempat pembinaan karakter dan pembentukan kepribadian yang kuat. Sistem pendidikan pesantren yang berbasis pada kitab kuning dan pengajaran langsung dari kiai atau ustadz memungkinkan santri untuk memahami nilai-nilai Islam secara mendalam dan kontekstual.

Dengan mempertahankan tradisi dan budaya pesantren, kita tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga menjaga kemurnian ajaran Islam. Pesantren tradisional juga menjadi simbol perlawanan terhadap upaya westernisasi dan sekularisasi yang dapat mengancam identitas keislaman.

Oleh karena itu, pada Hari Santri Nasional ini, mari kita apresiasi peran pesantren dalam melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan berilmu pengetahuan. Mari kita dukung pesantren untuk tetap mempertahankan tradisi dan budaya yang telah menjadi identitasnya, sehingga dapat terus menjadi sumber inspirasi dan pencerahan bagi umat.

Dengan demikian, pesantren dapat terus memainkan peranannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak ulama dan intelektual muslim, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian yang kuat dan berakhlak mulia.

Semoga pesantren terus menjadi mercusuar ilmu dan akhlak yang menerangi umat dan bangsa. Selamat Hari Santri Nasional.

*Mamuju bakda Subuh.
22 Oktober 2025*

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Provinsi Jabar Gelar Seleksi Anggota Komisi Informasi Tahun 2024-2028

    Pemda Provinsi Jabar Gelar Seleksi Anggota Komisi Informasi Tahun 2024-2028

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 130
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Tim Seleksi menggelar seleksi calon komisioner Komisi Informasi untuk masa jabatan 2024-2028. Masyarakat Jabar mendapat kesempatan untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Pendaftaran seleksi calon komisioner Komisi Informasi Provinsi Jabar akan berlangsung pada 4-17 Juli 2024. Pendaftaran dan penyampaian dokumen kelengkapan administrasi hanya dilakukan secara daring melalui laman […]

  • Keketuaan Indonesia Siapkan Visi Besar ASEAN 2045

    Keketuaan Indonesia Siapkan Visi Besar ASEAN 2045

    • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rangkaian pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN yang berlangsung pada 9-11 Mei 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur sudah tinggal menghitung hari. Selaku tuan rumah KTT dan menjabat Keketuaan ASEAN 2023, Indonesia terus menggenjot persiapan penyelenggaraan KTT yang berpusat di Labuan Bajo, baik infrastruktur maupun persiapan lainnya yang bersifat nonteknis. Pelaksanaan […]

  • Akmal Malik Hormati Sikap DPRD Soal Pengusulan Pj Gubernur Sulbar

    Akmal Malik Hormati Sikap DPRD Soal Pengusulan Pj Gubernur Sulbar

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MAMUJU – Penjabat Gubernur Sulbar Akmal Malik mengaku menghormati tiga nama calon penjabat Gubernur Sulbar yang diusulkan DPRD Sulbar ke Mendagri. Tiga nama yang diusulkan DPRD adalah  Sekprov Sulbar Muhammad Idris, Staf Ahli Bidang Pemerintah dan Otoda Kemenpan RB Jufri Rahman, serta Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Prof DR Zudan Arif Fukurullah. Terkait nama-nama tersebut, Akmal menjelaskan bahwa usulan yang […]

  • Pusdai Dipenuhi Jemaah Tarawih, Ridwan Kamil Terharu

    Pusdai Dipenuhi Jemaah Tarawih, Ridwan Kamil Terharu

    • calendar_month Sab, 2 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 259
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengawali malam pertama Ramadan dengan salat tarawih berjamaah bersama warga di Masjid Pusdai Kota Bandung, Sabtu (2/4/2022). Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Terlihat dari hampir penuhnya sudut Masjid Pusdai. Hal ini mengingat Ramadan tahun ini pemerintah memperbolehkan warga untuk kembali melaksanakan salat tarawih di masjid namun dengan mengenakan […]

  • Abdul Wahab Pimpin KAGAMA Sulbar 2025–2030

    Abdul Wahab Pimpin KAGAMA Sulbar 2025–2030

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MAMUJU — Musyawarah Daerah (Musda) KAGAMA Sulawesi Barat resmi menetapkan Abdul Wahab sebagai Ketua Pengurus Daerah KAGAMA Sulbar periode 2025–2030. Kegiatan Musda berlangsung selama tiga hari, 27–29 Juni 2025, di Hotel Maleo, Mamuju. Dalam arahannya, Wahab menegaskan bahwa daya saing, kompetisi sehat, budaya lokal, dan kelestarian lingkungan akan menjadi pilar utama program kerja KAGAMA Sulbar […]

  • Pemdaprov Dorong Pembukaan Kembali Exit KM 149 dan GT KM 151 Tol Padaleunyi

    Pemdaprov Dorong Pembukaan Kembali Exit KM 149 dan GT KM 151 Tol Padaleunyi

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Pemdaprov Jabar mendorong pembukaan kembali exit KM 149 dan gerbang KM 151 Jalan Tol Padalarang – Cileunyi (Padaleunyi) sebagai akses keluar masuk kawasan Gedebage. Menurut Sekda Jabar Herman Suryatman, kehadiran exit tol KM149 maupun gerbang tol ( GT) KM 15 sangat strategis dalam mengatasi kemacetan di kawasan Gedebage yang semakin sibuk dengan […]

expand_less