Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

Oleh:  Wahyun Mawardi
Mudir Pondok Pesantren At Tanwir Mamuju Sulawesi Barat.

Maksud judul tulisan saya di atas bahwa pondok pesantren harus tetap tradisional dalam pengertian bahwa pesantren harus tetap memelihara tradisinya yang selama ini melekat dalam jatidirinya, seperti tradisi keikhlasan, ketaatan, kesederhanaan, kemandirian, kekeluargaan, wawasan luas, dan lain-lain.

Ditengah banyaknya pondok pesantren modern saat ini, pesantren tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai tempat yang terus memelihara tradisi tersebut di atas sebagai jatidiri pesantren.

Jadi menyebut pesantren tradisional bukan berarti konotasi negatif yang selama ini dialamatkan ke pesantren sebagai tempat yang kumuh, jorok, dan tidak modern. Memelihara tradisi pesantren berarti memelihara tradisi keikhlasan, ketaatan, kesederhanaan, kemandirian, kekeluargaan dan lain-lain.

Hari Santri Nasional, merupakan momentum penting untuk merefleksikan peran pesantren dalam memelihara tradisinya. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, memiliki peran vital dalam melestarikan tradisi dan budaya Islam yang autentik.

Dalam era modernisasi dan globalisasi ini, pesantren seringkali dihadapkan pada tekanan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Namun, penting untuk diingat bahwa keunikan pesantren terletak pada kemampuannya mempertahankan tradisi dan budaya yang telah teruji oleh waktu.

Pesantren tradisional bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga tempat pembinaan karakter dan pembentukan kepribadian yang kuat. Sistem pendidikan pesantren yang berbasis pada kitab kuning dan pengajaran langsung dari kiai atau ustadz memungkinkan santri untuk memahami nilai-nilai Islam secara mendalam dan kontekstual.

Dengan mempertahankan tradisi dan budaya pesantren, kita tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga menjaga kemurnian ajaran Islam. Pesantren tradisional juga menjadi simbol perlawanan terhadap upaya westernisasi dan sekularisasi yang dapat mengancam identitas keislaman.

Oleh karena itu, pada Hari Santri Nasional ini, mari kita apresiasi peran pesantren dalam melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan berilmu pengetahuan. Mari kita dukung pesantren untuk tetap mempertahankan tradisi dan budaya yang telah menjadi identitasnya, sehingga dapat terus menjadi sumber inspirasi dan pencerahan bagi umat.

Dengan demikian, pesantren dapat terus memainkan peranannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak ulama dan intelektual muslim, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian yang kuat dan berakhlak mulia.

Semoga pesantren terus menjadi mercusuar ilmu dan akhlak yang menerangi umat dan bangsa. Selamat Hari Santri Nasional.

*Mamuju bakda Subuh.
22 Oktober 2025*

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan Jembatan di Cililin, Ridwan Kamil Apresiasi Peran Komuntas Beri Solusi Bagi Warga

    Resmikan Jembatan di Cililin, Ridwan Kamil Apresiasi Peran Komuntas Beri Solusi Bagi Warga

    • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 296
    • 0Komentar

    BANDUNG BARAT — Jembatan Cinta hadir di Desa Nanggerang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Jembatan sepanjang 70 meter yang menghubungkan Desa Nanggeran dan Desa Mukapayung itu diharapkan dapat menggerakan roda perekonomian dan aksesibilitas pendidikan warga sekitar. Jembatan tersebut diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ibu Atalia Praratya, serta Ketua Umum Alumni SMAN 5 […]

  • Data BPS: Kunjungan Wisman ke Jabar Meningkat

    Data BPS: Kunjungan Wisman ke Jabar Meningkat

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 186
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jabar pada Mei 2024 naik 94,84 persen dari bulan sebelumnya. Badan Pusat Statistik Provinsi Jabar mencatat jumlah wisman yang datang ke Jabar per Mei 2024 sebanyak 1.360 orang, sementara bulan April 2024 sebanyak 698 orang. Peningkatan kunjungan wisman ini telah meningkatkan pendapatan asli daerah secara signifikan, […]

  • Gamagora 7, Varietas Padi Baru Tahan Hama

    Gamagora 7, Varietas Padi Baru Tahan Hama

    • calendar_month Sel, 25 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Varietas padi unggul gamagora 7 dilepas ke publik. Varietas ini cocok ditanam pada lahan sawah maupun tadah hujan. Hasil panen 7,95 ton per hektare dengan umur sekitar 119 hari setelah semai. Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi melepas varietas padi unggul inbrida G7 dengan nama gamagora 7 ke publik. Pelepasan dilakukan setelah varietas itu mengantongi surat […]

  • Nugroho Hamid Terpilih sebagai Koordinator Presidium Pertama Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan Sulbar

    Nugroho Hamid Terpilih sebagai Koordinator Presidium Pertama Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan Sulbar

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MAMUJU — Rapat lintas organisasi profesi kesehatan di Sulawesi Barat menetapkan Nugroho Hamid, SKM., M.Kes., sebagai Koordinator Presidium pertama Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan Sulawesi Barat (KOPKES Sulbar). Penetapan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat arah kolaborasi dan sinergi profesi kesehatan di Provinsi Sulawesi Barat. Dalam rapat pembentukan yang digelar di Mamuju, perwakilan dari 11 organisasi […]

  • Taman Nasional Betung Kerihun, Surga Hayati di Tapal Perbatasan

    Taman Nasional Betung Kerihun, Surga Hayati di Tapal Perbatasan

    • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sebagai destinasi wisata, Taman Nasional Betung Kerihun seluas 800.000 hektare, memiliki objek wisata alam yang eksotis. Indonesia memiliki berbagai jenis keanekaragaman hayati yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Keanekaragaman tersebut merupakan salah satu bentuk kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Kekayaan keanekaragaman hayati itu kini lebih mudah dinikmati, karena sebagian besar berada di dalam satu lokasi […]

  • Salim Mengga Hadiri Pembukaan STQH Tingkat Nasional di Kendari

    Salim Mengga Hadiri Pembukaan STQH Tingkat Nasional di Kendari

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KENDARI – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menghadiri pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat nasional yang digelar megah di Kendari, Sabtu 11 Oktober 2025). Kegiatan bernuansa religius ini diikuti ribuan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia yang datang membawa semangat persaudaraan dan cinta Al-Qur’an. Acara pembukaan berlangsung meriah di arena utama […]

expand_less