Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Cek Daftar Penerima Bansos Pangan secara Online

Cek Daftar Penerima Bansos Pangan secara Online

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Bansos pangan dari pemerintah senilai Rp8,2 triliun mulai digulirkan kepada masyarakat tak mampu per 30 Maret 2023.

Pemerintah mulai menggulirkan paket bantuan sosial (bansos) tambahan berupa beras, telur, dan daging ayam pada Maret hingga Mei 2023. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, program penyaluran bansos tersebut untuk mengantisipasi kenaikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Anggaran negara pada tahun ini memang diarahkan untuk pemulihan ekonomi nasional pasca-Covid-19. Program bansos pangan ini dikhususkan untuk kelompok masyarakat tak mampu dan rentan maupun balita dan anak yang berisiko stunting atau tengkes.

Total anggaran yang disiapkan negara untuk bansos pangan ini sebesar Rp7,8 triliun untuk penyediaan beras dan Rp462 miliar untuk telur dan daging ayam. Perum Bulog yang akan menyediakan beras untuk bansos pangan ini. Sedikitnya BUMN pangan tersebut harus menyiapkan 210 ribu ton beras setiap bulannya.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menerangkan, mereka ditugaskan menyiapkan stok beras untuk bantuan sosial melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Beras (SPHP). “Melalui program itu, bansos akan diberikan kepada 21,353 juta keluarga penerima manfaat (KPM),” ujar Kepala Bapanas, Senin (27/3/2023).

Adapun untuk pembagian daging ayam dan telur gratis, akan diberikan kepada keluarga dengan balita atau anak yang berpotensi mengalami stunting atau tengkes. Pemerintah memperkirakan pembagian daging ayam dan telur gratis disalurkan untuk 1,4 juta keluarga berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Paket daging ayam dan telur gratis ini disalurkan oleh Id Food.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan, bantuan sosial pangan tersebut direncanakan mulai disalurkan 30 Maret 2023. Paket bantuan tersebut akan dikirimkan langsung ke masyarakat penerima bansos.

Adapun jumlah volume yang diberikan per bulan per keluarga penerima manfaat adalah 10 kilogram beras. Kemudian, daging ayam 1 kilogram, dan telur ayam 1 pak.

Bulog menggandeng PT Pos Indonesia untuk menyalurkan paket bantuan tersebut. PT Pos Indonesia mengaku siap menyalurkan bansos pangan dari pemerintah ke rumah para keluarga penerima manfaat selama bulan Ramadan.

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana menyatakan, pihaknya telah berpengalaman lantaran kerap digandeng pemerintah menyalurkan bantuan. Mulai dari bantuan dalam program BLT BBM, bansos pangan nontunai (BPNT), bantuan sosial tunai (BST), program keluarga harapan (PKH), dan bantuan subsidi upah (BSU).

PT Pos Indonesia memiliki 4.300 kantor pos yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk ke daerah terpencil dan terluar. Pihaknya juga melengkapi data penyaluran bansos by name and by address berupa foto penerima, lokasi rumah penerima, serta kesiapan dashboard untuk memantau pendistribusian yang bisa diakses pemberi mandat secara realtime.

Sementara itu, masyarakat dapat mengecek data penerima manfaat bantuan sosial (bansos) melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. Langkah dan alur pengecekan sebagai berikut:

  1. Buka laman website https://cekbansos.kemensos.go.id/;
  2. Ketika sudah berada laman cekbansos.kemensos.go.id, maka masukan wilayah penerima manfaat berupa; provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa. Mengisi data wilayah penerima manfaat;
  3. Masukan nama penerima manfaat harus sesuai dengan data yang tertera di e-KTP atau Dukcapil;
  4. Ketik huruf kode chapta;
  5. Setelah itu tinggal klik ‘Cari Data’;
  6. Selanjutnya sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari Nama Penerima Manfaat jika data tersebut terdaftar sebagai penerima bansos.

Pemerintah menegaskan, bansos pangan hanya diberikan kepada empat golongan keluarga penerima manfaat (KPM) yang berasal Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Empat golongan penerima bansos pangan itu adalah KPM program keluarga harapan PKH, KPM bantuan pangan nontunai BPNT, KPM penerima PKH plus BPNT, dan KPM balita atau anak yang berisiko stunting yang datanya bersumber dari BKKBN.

Penulis: Kristantyo Wisnubroto

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemdaprov Jabar Terus Kembangkan Bandara Kertajati

    Pemdaprov Jabar Terus Kembangkan Bandara Kertajati

    • calendar_month Rab, 26 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Pemda Provinsi Jawa Barat terus mengembangkan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka. Kepala Biro BUMD,  Investasi dan Administrasi Pembangunan (BIA) Setda Jabar Lusi Lesminingwati mengemukakan hal itu terkait dibukanya rute penerbangan baru Kertajati –  Kuala Lumpur, Malaysia oleh maskapai Air Asia. ”Kami berharap, tentunya selain full support Pak […]

  • Ridwan Kamil: Menuju Endemi Jika Kasus COVID-19 Tak Naik Setelah Mudik Lebaran

    Ridwan Kamil: Menuju Endemi Jika Kasus COVID-19 Tak Naik Setelah Mudik Lebaran

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 145
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pengaruh diberlakukannya mudik Lebaran terhadap angka kasus COVID-19 akan terlihat dalam 14 hari ke depan. Kendati demikian, pihaknya berharap tidak ada kenaikan kasus signifikan imbas kepadatan saat mudik Lebaran. ”Saya enggak bisa jawab sekarang apakah ada kenaikan imbas diperbolehkannya mudik ini karena polanya tidak begitu. Menurut […]

  • Supriansa: Pendapat Pakar, TPPU Harus Disimpulkan Oleh Penyidik

    Supriansa: Pendapat Pakar, TPPU Harus Disimpulkan Oleh Penyidik

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Supriansa mengungkapkan Tindak Pidana Pencucian Uang, sebagaimana pendapat pakar, baru dapat dikatakan sebagai tindak pidana jika sudah disimpulkan oleh penyidik. Jikalau baru disampaikan oleh Kepala PPATK (Ivan Yustiavandana), misalnya, maka hal tersebut belum dapat masuk hasil kesimpulan yang bisa dijadikan sebagai kategori terjadi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). […]

  • Pesan Ridwan Kamil kepada Anak Muda Jabar: Bawa Kebermanfaatan dan Muliakan Anak Yatim

    Pesan Ridwan Kamil kepada Anak Muda Jabar: Bawa Kebermanfaatan dan Muliakan Anak Yatim

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan kepada anak muda di Jabar untuk menjadi penerus bangsa yang membawa kebermanfaatan dengan memuliakan anak yatim. Hal itu dikatakan Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– saat menghadiri Gerobag Ramadan (Gerakan Berbagi Menuju Masyarakat Madani) di SOR Saparua, Kota Bandung, Minggu (16/4/2023) malam WIB. ”Di acara Gerobag Ramadan, […]

  • Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Disebar ke 27 Kabupaten/Kota

    Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Disebar ke 27 Kabupaten/Kota

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Ridwan Kamil melepas Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Provinsi Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (22/6/2023). Kang Emil– sapaan Ridwan Kamil– mengungkap Tim Pemeriksa ini akan disebar ke 27 kota/ kabupaten guna memastikan mulai dari aktivitas jual beli hingga kesehatan hewan kurban baik dan halal. Tim terdiri dari unsur […]

  • SDK Gagas Majene sebagai Pusat Pengembangan SDM

    SDK Gagas Majene sebagai Pusat Pengembangan SDM

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MAJENE – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menegaskan komitmennya untuk menjadikan Majene sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia (SDM) unggul. Hal itu Ia sampaikan di hadapan masyarakat usai Salat Subuh di Masjid Raya Raudhatul Abidin, Majene , Sabtu 1 Maret 2025. Dalam perjalanannya dari Makassar menuju Mamuju, ibu kota Provinsi […]

expand_less