Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Supriansa: Pendapat Pakar, TPPU Harus Disimpulkan Oleh Penyidik

Supriansa: Pendapat Pakar, TPPU Harus Disimpulkan Oleh Penyidik

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
  • visibility 104
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Supriansa mengungkapkan Tindak Pidana Pencucian Uang, sebagaimana pendapat pakar, baru dapat dikatakan sebagai tindak pidana jika sudah disimpulkan oleh penyidik. Jikalau baru disampaikan oleh Kepala PPATK (Ivan Yustiavandana), misalnya, maka hal tersebut belum dapat masuk hasil kesimpulan yang bisa dijadikan sebagai kategori terjadi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Hal itu disampaikan Supriansa saat diwawancarai Parlementaria di sela-sela Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi III DPR RI dengan Dr. Yunus Husein, S.H., LL. M. dan Pakar Hukum TPPU Dr. Yenti Garnasih, S.H., M.H. (dalam rangka pembahasan terkait penjelasan transaksi keuangan yang mencurigakan dikaitkan dengan TPPU), yang digelar di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/4/2023).

“Kalau kita mengacu dari penjelasan pakar tadi di dalam dengan yang disampaikan oleh mantan Kepala PPATK, maka bisa disimpulkan bahwa TPPU itu jika sudah disimpulkan oleh penyidik. Kalau baru disampaikan oleh Kepala PPATK misalnya, maka itu belum dikatakan hasil kesimpulan yang bisa dijadikan sebagai kategori terjadi tindak pidana pencucian uang, kalau mengacu dari diskusi ini,” ujar Supriansa.

Lebih lanjut, ungkap Supriansa, berdasarkan paparan pakar Dr. Yenti Ganarsih, menyampaikan bahwa TPPU harus jelas tindak pidana asalnya. “Ada hal yang menarik bagi saya karena terjadi tentu perbedaan. Kalau kemarin-kemarin, PPATK (Pak Ivan) menyatakan bahwa dengan tegas menyatakan bahwa 349 triliun itu adalah TPPU. Nah, kemudian harus dibuktikan menurut Ibu Doktor Yenti tadi menyampaikan bahwa ini harus jelas tindak pidana asalnya,” tutur Supriansa.

Tindak pidana asal jelas, maka bisa dibuktikan TPPU-nya. “Maka itu berarti kan jelas. Ada perbedaan-perbedaan pandangan itu, saya kira itu biasa terjadi dan kita akan melihat dengan pendekatan aturan. Aturan apa? Adalah undang-undang TPPU sendiri, kan ada undang-undangnya. Orang bisa bebas berpendapat, tetapi tetap kita harus kembali kepada aturan dan mekanisme yang berlaku,” tandas Legislator Fraksi Partai Golkar ini. (pun/aha)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indeks Literasi Indonesia Dinilai Memprihatinkan

    Indeks Literasi Indonesia Dinilai Memprihatinkan

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengaku prihatin dengan Indeks Literasi Indonesia di dunia berdasarkan Survei PISA 2018. Survei tersebut menyebutkan urutan Indonesia berada di nomor 74 dari 79 atau enam peringkat dari bawah. Ia memperinci survei tersebut bahwa kemampuan membaca siswa Indonesia berada pada skor 371, sementara rata-rata negara OECD meliputi […]

  • Menkominfo Pantau Kesiapan Infrastruktur Digital dan Media Center KTT ke-42 ASEAN

    Menkominfo Pantau Kesiapan Infrastruktur Digital dan Media Center KTT ke-42 ASEAN

    • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 79
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO – Menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memantau kesiapan infrastruktur digital dan layanan komunikasi publik, terutama media center.   Menurut Menkominfo infrastruktur digital dan jaringan komunikasi publik saat ini optimal dan memadai. “Dari sisi persiapan sudah hampir rampung semuanya, juga didukung dengan teknologi dan […]

  • FKPT Sulbar–Kesbangpol Sulbar Perkuat Kerjasama Program Peningkatan Kewaspadaan Nasional

    FKPT Sulbar–Kesbangpol Sulbar Perkuat Kerjasama Program Peningkatan Kewaspadaan Nasional

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sulawesi Barat melakukan ausiensi dengan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar Darwis Damir. Bertempat di Kantor Kesbangpol Sulbar, Kamis, 5 Februari 2026. Dalam adiensi tersebut, Ketua FPKP Sulbar Muhammad Sahlan didampingi sejumlah pengurus dan tim satuan tugas FKPT Sulbar. Sahlan menegaskan eksistensi fungsi dan […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Sambut Baik Peluncuran Buku Merah Putih di Atap Dunia

    Gubernur Ridwan Kamil Sambut Baik Peluncuran Buku Merah Putih di Atap Dunia

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik diluncurkannya buku “Merah Putih di Atap Dunia” yang mengisahkan enam anggota Wanadri dalam menaklukkan tujuh puncak tertinggi di tujuh benua. Buku karya Wanadri tersebut diluncurkan di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Kamis (11/5/2023). “Saya menyambut baik peluncuran dokumentasi ini, sebuah prestasi dunia, yaitu penaklukan tujuh […]

  • Gubernur Sulbar Bertemu Perpusnas RI Perkuat Gerakan Literasi Sulbar Mandarras

    Gubernur Sulbar Bertemu Perpusnas RI Perkuat Gerakan Literasi Sulbar Mandarras

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 76
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, bersama tim bertemu dengan Kepala Perpustakaan Nasional RI di Kantor Perpusnas, Prof. E. Aminuddin di Jakarta, Senin (25/9/25). Pertemuan ini menghasilkan langkah strategis untuk memperkuat gerakan literasi di Sulawesi Barat melalui program Gerakan Sulbar Mandarras. Dalam audiensi tersebut, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menyampaikan pentingnya penguatan literasi sebagai pondasi pembangunan […]

  • Daftar HP Rp3 Jutaan Spek Paling Oke buat Kado Tahun Baru

    Daftar HP Rp3 Jutaan Spek Paling Oke buat Kado Tahun Baru

    • calendar_month Rab, 27 Des 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Salah satu hal yang dinantikan saat merayakan Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru 2024) adalah momen tukar kado bersama keluarga atau orang-orang terdekat, entah itu orang tua, adik, anak, keponakan, dan lainnya. Kalau alokasi bujet buat kado agak melar sampai Rp3 jutaan, nih kami kasih rekomendasi HP yang bagus buat kado akhir tahun. Buat kado, […]

expand_less