Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Istana Amantubillah Jejak Kerajaan Islam di Mempawah

Istana Amantubillah Jejak Kerajaan Islam di Mempawah

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Berwisata sejarah kesultanan Islam di Kalimantan Barat bukanlah hal yang sulit. Jika hendak mengunjungi Kesultanan Mempawah, pelancong dapat bergerak menuju utara dari Kota Pontianak.

Malam telah tiba dengan siluet merah jingga yang masih tersisa di atas Istana Amantubillah, Mempawah, Kalimantan Barat. Saat malam tiba dan cahaya lampu yang berpendar, Istana Amantubillah terlihat gagah dengan nuansa warna hijau pekat.

Pada Kamis (9/2/2023), terlihat ada keramaian di seputaran istana itu. Rupanya pihak kerabat keraton Mempawah mendapat tamu istimewa, yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Pihak kerabat keraton Mempawah menyambut sukacita kedatangan Menparekraf, termasuk Raja Muda Mempawah Wirabuana Muhammad Hafidz Adinugraha, yang menanti di singgasana Istana Amantubillah.

Setelah prosesi penyambutan selesai, tarian selamat datang pun tersajikan. Selain sajian tarian, sebelum Menparekraf menginjakkan kaki di dalam Istana Amantubillah, kumandang Selawat Nabi Muhammad SAW dikumandangkan oleh kerabat keraton yang diwakili Raja Muda Mempawah Wirabuana Muhammad Hafidz Adinugraha.

Nama Istana Amantubillah diambil dari Bahasa Arab yang memiliki arti “aku beriman kepada Allah”. Ketika hendak memasuki areal itu, pengunjung akan menemukan tulisan “Mempawah Harus Maju, Maju dengan Adat” di gerbang istana.

Seperti halnya kebanyakan kerajaan Islam di sepanjang pesisir Kalimantan Barat, Kesultanan Mempawah pun memiliki hubungan kekerabatan dengan kesultanan Pontianak. Konon, Syarif Abdurrahman Alkadrie, pendiri kesultanan Pontianak, adalah putra ulama dari Kesultanan Mempawah. Kesultanan itu juga masih berkerabat dengan Kesultanan Sambas dan kesultanan di Brunei Darussalam.

Bagi pelancong, melakukan kegiatan wisata sejarah kesultanan Islam di Kalimantan Barat bukanlah hal yang sulit. Jika hendak mengunjungi Kesultanan Mempawah, pelancong dapat bergerak menuju utara dari Kota Pontianak. Jarak tempuh dari Kota Pontianak menuju Mempawah sekitar 76 kilometer (km), dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam.

Bila sudah sampai Mempawah, wisatawan pun dengan mudah menemukan ikon wisata kota itu, yakni Istana Amantubillah. Lokasi Istana Amantubillah itu tepatnya berada di Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Dikutip dari laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, istana yang dibangun pada masa Pemerintahan Gusti Jamiril itu merupakan keraton dari Kerajaan Mempawah. Pemerintahan Gusti Jamiril yang memiliki gelar Panembahan Adi Wijaya Kesuma (1761–1787) itu merupakan sultan ke-3 di Kesultanan Mempawah.

Di sela-sela kunjungan ke Istana Amantubillah, Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa bangunan tersebut merupakan destinasi wisata budaya yang jadi daya tarik Kabupaten Mempawah. “Mempawah memiliki potensi (wisata) berbasis adat, budaya, maupun juga kearifan lokal dan ekonomi kreatif kekinian,” kata Sandiaga.

Pada kesempatan itu, Sandi Uno juga dianugerahi gelar kehormatan oleh Raja Mempawah Pangeran Ratu Mulawangsa, yaitu Pangeran Matayasa Wangsa.

Buka Lapangan Kerja

Berkaitan dengan pengembangan wisata budaya di Mempawah, Sandiaga Uno meyakini, hal itu bisa sekaligus membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Itulah sebabnya, pihaknya berjanji mendorong penguatan pengembangan wisata dan ekonomi kreatif berbasis komunitas di Mempawah.

Oleh karena itu, Menparekraf Sandiaga Uno mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Kalbar, Pemerintah Kabupaten Mempawah, Kesultanan Mempawah, dan pihak-pihak terkait dalam melestarikan nilai tradisi dan budaya yang menjadi daya tarik wisata di Mempawah.

Sandiaga juga mengatakan, pihaknya akan mendorong pengembangan potensi melalui program-program yang ada di Kemenparekraf. Antara lain, melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, serta penguatan infrastruktur wisata dengan dana alokasi khusus (DAK). “Jadi nanti ini akan kita koordinasikan dengan pemerintah kabupaten dan provinsi,” pungkasnya.

Penulis: Firman Hidranto

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda:Penyederhanaan Birokrasi Hemat Anggaran 30 Persen

    Sekda:Penyederhanaan Birokrasi Hemat Anggaran 30 Persen

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Penyederhanaan birokrasi dan perubahan tata kerja di Pemda Provinsi Jawa Barat mampu menghemat anggaran hingga 30 persen. Hal itu diungkapkan Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa (14/6/2022). Tema Japri kali ini “Penyederhanaan Birokrasi, Perlukah?” Menurut Setiawan, penyederhanaan tak cukup hanya dilakukan pada […]

  • Jelang Ramadan, Stok Pangan Dijamin Aman

    Jelang Ramadan, Stok Pangan Dijamin Aman

    • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Presiden minta stok pangan selalu tersedia. Para menteri harus saling dukung dan melakukan check on the spot. Masalah ketersediaan pangan sangat penting jelang Ramadan dan Idulfitri 1444 Hijriah yang tinggal menghitung hari. Seperti pada pelaksanaan beberapa tahun lalu, pemerintah sangat memperhatikan masalah ketersediaan pangan itu bagi masyarakat. Itulah sebabnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa perlu […]

  • Salat Idulfitri di Gasibu, Ridwan Kamil: Meraih Kemenangan di Hari Bahagia

    Salat Idulfitri di Gasibu, Ridwan Kamil: Meraih Kemenangan di Hari Bahagia

    • calendar_month Ming, 1 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan rasa haru dan bahagia ketika bisa merasakan kembali Salat Idulfitri 1443 Hijriah di Lapangan Gasibu, Kota Bandung bersama ribuan masyarakat. Senyum bahagia terpancar dari raut wajah warga yang melangkahkan kakinya untuk mengikuti Salat Idulfitri di Lapangan Gasibu bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Walaupun dihadiri ribuan […]

  • Gubernur Kalimantan Selatan Setuju Porwanas Digelar Agustus 2024

    Gubernur Kalimantan Selatan Setuju Porwanas Digelar Agustus 2024

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat telah menetapkan Provinsi Kalsel sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2024. Penetapan tuan rumah tersebut berdasarkan surat nomor 120/PWI-P/LXXVII/2023 tertanggal 29 November 2023. PWI Kalsel selaku pelaksana daerah langsung bekerja secara maraton mempersiapkan segala sesuatu terkait porwanas. Mulai dari rapat pleno hingga melaporkan kepada pemerintah daerah. […]

  • Sulbar Juara I Nasional Penurunan Angka Kekurangan Gizi

    Sulbar Juara I Nasional Penurunan Angka Kekurangan Gizi

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 87
    • 0Komentar

    JAKARTA – Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menorehkan prestasi gemilang di level nasional. Tak tanggung tanggung provinsi pecahan Sulawesi Selatan yang kini dipimpin Suhardi Duka itu meraih juara I Provinsi dengan Capaian Penurunan Angka Prevalence of Undernourishment (PoU) terbaik I tahun 2024. Terbaik kedua diraih oleh Kalimantan Timur (angka PoU lebih 19 persen), dan terbaik ketiga […]

  • Pj Gubernur Sulbar Terima Penghargaan dari Pejuang Sulbar

    Pj Gubernur Sulbar Terima Penghargaan dari Pejuang Sulbar

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MAKASSAR, RADAR SULBAR – Kaukus pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat yang diselenggarakan tadi malam di Novotel Grand Syaila Makassar dalam rangka menyongsong dua dekade lahirnya provinsi Sulbar. Acara Kaukus pejuang ini dirangkaikan dengan penyerahan Penghargaan kepada Prof. Zudan Arif Fakrulloh sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar atas segala kinerja, prestasi dan pengabdian yang tulus terhadap Sulbar. […]

expand_less