Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Istana Amantubillah Jejak Kerajaan Islam di Mempawah

Istana Amantubillah Jejak Kerajaan Islam di Mempawah

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
  • visibility 110
  • comment 0 komentar

Berwisata sejarah kesultanan Islam di Kalimantan Barat bukanlah hal yang sulit. Jika hendak mengunjungi Kesultanan Mempawah, pelancong dapat bergerak menuju utara dari Kota Pontianak.

Malam telah tiba dengan siluet merah jingga yang masih tersisa di atas Istana Amantubillah, Mempawah, Kalimantan Barat. Saat malam tiba dan cahaya lampu yang berpendar, Istana Amantubillah terlihat gagah dengan nuansa warna hijau pekat.

Pada Kamis (9/2/2023), terlihat ada keramaian di seputaran istana itu. Rupanya pihak kerabat keraton Mempawah mendapat tamu istimewa, yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Pihak kerabat keraton Mempawah menyambut sukacita kedatangan Menparekraf, termasuk Raja Muda Mempawah Wirabuana Muhammad Hafidz Adinugraha, yang menanti di singgasana Istana Amantubillah.

Setelah prosesi penyambutan selesai, tarian selamat datang pun tersajikan. Selain sajian tarian, sebelum Menparekraf menginjakkan kaki di dalam Istana Amantubillah, kumandang Selawat Nabi Muhammad SAW dikumandangkan oleh kerabat keraton yang diwakili Raja Muda Mempawah Wirabuana Muhammad Hafidz Adinugraha.

Nama Istana Amantubillah diambil dari Bahasa Arab yang memiliki arti “aku beriman kepada Allah”. Ketika hendak memasuki areal itu, pengunjung akan menemukan tulisan “Mempawah Harus Maju, Maju dengan Adat” di gerbang istana.

Seperti halnya kebanyakan kerajaan Islam di sepanjang pesisir Kalimantan Barat, Kesultanan Mempawah pun memiliki hubungan kekerabatan dengan kesultanan Pontianak. Konon, Syarif Abdurrahman Alkadrie, pendiri kesultanan Pontianak, adalah putra ulama dari Kesultanan Mempawah. Kesultanan itu juga masih berkerabat dengan Kesultanan Sambas dan kesultanan di Brunei Darussalam.

Bagi pelancong, melakukan kegiatan wisata sejarah kesultanan Islam di Kalimantan Barat bukanlah hal yang sulit. Jika hendak mengunjungi Kesultanan Mempawah, pelancong dapat bergerak menuju utara dari Kota Pontianak. Jarak tempuh dari Kota Pontianak menuju Mempawah sekitar 76 kilometer (km), dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam.

Bila sudah sampai Mempawah, wisatawan pun dengan mudah menemukan ikon wisata kota itu, yakni Istana Amantubillah. Lokasi Istana Amantubillah itu tepatnya berada di Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Dikutip dari laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, istana yang dibangun pada masa Pemerintahan Gusti Jamiril itu merupakan keraton dari Kerajaan Mempawah. Pemerintahan Gusti Jamiril yang memiliki gelar Panembahan Adi Wijaya Kesuma (1761–1787) itu merupakan sultan ke-3 di Kesultanan Mempawah.

Di sela-sela kunjungan ke Istana Amantubillah, Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa bangunan tersebut merupakan destinasi wisata budaya yang jadi daya tarik Kabupaten Mempawah. “Mempawah memiliki potensi (wisata) berbasis adat, budaya, maupun juga kearifan lokal dan ekonomi kreatif kekinian,” kata Sandiaga.

Pada kesempatan itu, Sandi Uno juga dianugerahi gelar kehormatan oleh Raja Mempawah Pangeran Ratu Mulawangsa, yaitu Pangeran Matayasa Wangsa.

Buka Lapangan Kerja

Berkaitan dengan pengembangan wisata budaya di Mempawah, Sandiaga Uno meyakini, hal itu bisa sekaligus membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Itulah sebabnya, pihaknya berjanji mendorong penguatan pengembangan wisata dan ekonomi kreatif berbasis komunitas di Mempawah.

Oleh karena itu, Menparekraf Sandiaga Uno mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Kalbar, Pemerintah Kabupaten Mempawah, Kesultanan Mempawah, dan pihak-pihak terkait dalam melestarikan nilai tradisi dan budaya yang menjadi daya tarik wisata di Mempawah.

Sandiaga juga mengatakan, pihaknya akan mendorong pengembangan potensi melalui program-program yang ada di Kemenparekraf. Antara lain, melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, serta penguatan infrastruktur wisata dengan dana alokasi khusus (DAK). “Jadi nanti ini akan kita koordinasikan dengan pemerintah kabupaten dan provinsi,” pungkasnya.

Penulis: Firman Hidranto

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo Daftar Sekolah Kedinasan, Lulus Bisa Langsung Kerja

    Ayo Daftar Sekolah Kedinasan, Lulus Bisa Langsung Kerja

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ada 4.138 formasi yang dibutuhkan oleh sekolah kedinasan yang dikelola oleh tujuh kementerian dan lembaga pemerintah. Pendaftaran sekolah kedinasan kembali dibuka tahun ini. Sejumlah sekolah kedinasan yang dikelola kementerian/lembaga ini bisa menjadi alternatif pilihan bagi siswa tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP 2023. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) […]

  • Kader Muhammadiyah Harus Selalu Mengemban Misi Dakwah dan Tabligh

    Kader Muhammadiyah Harus Selalu Mengemban Misi Dakwah dan Tabligh

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dewan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat bekerjasama Universitas Muhammadiyah Mamuju melaksanakan Syawalan 1446 Hijeriah. Acara yang dilaksanakan di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju), Kamis 17 April 2025, mengangkat tema “Kuatkan Silaturrahmi, Teguhkan Keikhlasan, Bangun Sinergi Menuju Sulbar Maju dan Sejahtera”. Rektor Unimaju Dr. H. Muh. Tahir, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan acara Syalawan […]

  • Jawa Barat Prioritaskan Pembangunan SMA/SMK Baru di 33 Kecamatan

    Jawa Barat Prioritaskan Pembangunan SMA/SMK Baru di 33 Kecamatan

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memprioritaskan pembangunan SMA/SMK baru di 33 kecamatan di Jabar. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyu Mijaya, pembangunan SMA/SMK negeri di 33 kecamatan itu akan dimulai pada 2024. “Kita bangun secara bertahap, mulai tahun 2024, 2025, dan 2026 sesuai dengan kemampuan anggaran. Sebenarnya, berdasarkan data ada sekitar 130 […]

  • Pemprov Sulbar Luncurkan Program Beasiswa Lewat Kemitraan Kampus

    Pemprov Sulbar Luncurkan Program Beasiswa Lewat Kemitraan Kampus

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah perguruan tinggi sebagai langkah memperkuat program beasiswa daerah. Proses penandatanganan dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Biro Pemkesra, Murdanil. Berlangsung di ruang rapat Kantor Biro Pemkesra pada Selasa (9/12/2025). Penandatanganan ini […]

  • Ridwan Kamil Imbau Semua Daerah di Jawa Barat Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Ternak

    Ridwan Kamil Imbau Semua Daerah di Jawa Barat Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Ternak

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Menjelang Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah, tanggal 9 Juli 2022, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau pemda kabupaten dan kota agar meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan pengawasan lalu lintas ternak lebih ketat. Hal ini disampaikan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil ketika menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Menghadapi Iduladha 1443 Hijriah, di Kantor Wilayah […]

  • Bey Machmudin Terus Dorong Peningkatan Volume Ekspor Kopi dan Kakao Jawa Barat

    Bey Machmudin Terus Dorong Peningkatan Volume Ekspor Kopi dan Kakao Jawa Barat

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menghadiri acara Familiarization Trip Speciality Coffee and Cacao Buyer Filipina, yang berlangsung di Pendopo Pemda Kabupaten Bandung. Acara tersebut merupakan kegiatan business watching yang diselenggarakan di rumah dinas Bupati Bandung, Rabu (10/7/2024). Ditemui seusai acara, Bey Machmudin menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan volume penjualan […]

expand_less