Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Berbuka Puasa dengan Es Selendang Mayang, Minuman Khas Betawi

Berbuka Puasa dengan Es Selendang Mayang, Minuman Khas Betawi

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
  • visibility 221
  • comment 0 komentar

Ada banyak makanan khas Betawi yang mampu menimbulkan decak kelezatan. Di antaranya bisa dipilih sebagai menu berbuka puasa.

Ada sejumlah aktivitas unik khas suatu daerah yang hadir hanya di bulan suci Ramadan. Antara lain, bentuk kegiatan umat Islam saat menanti waktu berbuka puasa. Di Indonesia yang kaya keragaman tradisi dan kuliner, waktu berbuka puasa adalah momen parade masakan khas daerah.

Kali ini, sajian berbuka yang akan dibahas berasal dari Betawi. Bagi masyarakat urban yang tinggal di wilayah  sekitaran kota megapolitan, DKI Jakarta, menu makanan khas Betawi berupa nasi uduk, dodol, atau pecak ikan gabus tentu bukanlah sesuatu yang asing di lidah.

Namun sajian khas Betawi yang dikenal mampu menimbulkan decak kelezatan bukan hanya itu. Ada banyak jenis makanan lain yang bisa dipilih sebagai menu berbuka puasa.

Pertama-tama, menu yang cukup menggoda, baik untuk mata ataupun lidah, saat berbuka puasa adalah takjil khas Betawi yang dinamai bubur pacar cina. Berbeda dengan bubur pada umumnya, kuliner khas Betawi ini terbuat dari tepung sagu.

Pengolahannya makanan kelas pembuka (desert) ini tergolong sangat sederhana. Pertama-tama, biji pacar cina direbus hingga matang. Kemudian campurkan ke dalam olahan kuah santan, gula pasir, garam, dan daun pandan. Disajikan dengan es batu, membuat rasa segar pada bubur pacar cina begitu terasa hingga mampu menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa.

Berikutnya, menu desert lain saat berbuka adalah es selendang mayang. Minuman tradisional khas Betawi itu terbuat dari kudapan sejenis puding atau kue lapis yang terbuat dari tepung sagu aren. Lapisan selendang mayang terdiri dari warna putih dari santan dan merah muda atau hijau.

Oleh penjaja es selendang mayang, makanan ringan itu biasa disajikan dengan potongan kue berbentuk persegi agak tipis yang diletakkan di dalam mangkuk. Kemudian, disiram dengan pemanis dari gula merah atau sirup, santan, dan potongan es batu.

Cara membuat makanan cantik itu pun relatif sederhana. Cukup sediakan tepung beras lalu bentuklah selendang mayang dengan pola persegi dan agak tipis. Kemudian, berilah pewarna putih dari santan, hijau dari pandan hijau, dan merah dari siraman gula jawa.

Selain es selendang mayang dan bubur pacar cina, menu berbuka berikutnya adalah jenis makanan berat. Menu ikan bandeng kerap menjadi salah satu pilihan untuk berbuka puasa. Menu lezat yang sarat protein itu, dipadukan dengan kuah yang gurih dan segar, sangat cocok disantap dengan sepiring nasi putih hangat.

Selain nasi uduk, masyarakat Betawi juga memiliki nasi andalan lain, yakni nasi ulam. Keduanya sama-sama punya cita rasa gurih.

Proses pembuatan nasi ulam tidak diberi santan. Melainkan dimasak bersama campuran lengkuas, serai, jahe, dan daun salam. Kemudian disantap dengan taburan bubuk kacang tanah, bihun, serundeng, kerupuk, emping, daun kemangi, mentimun, dan aneka lauk.

Masih ada masakan khas Betawi lain yang diyakini mampu memikat selera makan pembaca.  Namanya, Soto Betawi. Boleh jadi, makanan ini tergolong yang paling kondang di antero negeri.

Kuah hangat dan gurih dari santan atau susu putih berisi campuran potongan daging sapi atau daging ayam yang dilengkapi dengan jeroan. Makanan ini acap disajikan bersama nasi, emping, acar timun, dan sambal pedas.

Meski tak sepopuler Soto Betawi, ada lagi makanan tradisional yang membuat liur menetes. Dikenal dengan nama Gabus Pucung, masakan ini tak lagi mudah ditemukan. Gabus pucung berisi potongan ikan Gabus dengan kuah kaya rempah seperti lengkuas, kunyit, hingga daun salam.

Sajian yang memiliki cita rasa istimewa itu hadir dengan kuah berwarna hitam, karena dimasak dengan menggunakan kluwek atau rempah pewarna alami yang biasa dipakai untuk memasak rawon.

Penulis: Firman Hidranto

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jabar Tingkatkan Vaksinasi Penguat Lindungi Warga Untuk Mudik

    Jabar Tingkatkan Vaksinasi Penguat Lindungi Warga Untuk Mudik

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 229
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Menindaklanjuti arahan pemerintah pusat terkait vaksin penguat atau booster menjadi syarat untuk mudik, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan,  Satgas COVID-19 Jabar akan meningkatkan pemberian vaksinasi penguat di berbagai daerah.   “Kita sedang meningkatkan vaksinasi, khususnya untuk booster karena salah satu arahan dari Bapak Presiden, yang mudik syaratnya harus sudah vaksin ketiga,” […]

  • Ridwan Kamil: Dukung Cirebon Melalui Bankeu Provinsi

    Ridwan Kamil: Dukung Cirebon Melalui Bankeu Provinsi

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KOTA CIREBON– Gubernur Ridwan Kamil mengatakan selama lima tahun kepemimpinan bersama Wagub Uu Ruzhanul Ulum, Pemdaprov Jabar telah mengucurkan bantuan keuangan Rp500 miliar kepada Kota Cirebon untuk pembangunan. Bantuan keuangan mencapai setengah triliun rupiah itu dipakai di antaranya untuk memperbaiki 1.500 rumah tidak layak huni, Alun-alun Kejaksaan dan Alun – alun Kasepuhan, Creatif Center Ciayumajakuning, […]

  • Akselerasi Infrastruktur: Suhardi Duka Tinjau Langsung Proyek Jalan Arteri Mamuju

    Akselerasi Infrastruktur: Suhardi Duka Tinjau Langsung Proyek Jalan Arteri Mamuju

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, meninjau lokasi rencana pembangunan Mamuju Arterial Ring Road (MARR) Tahap II TPI-Tambi, Kelurahan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, Sabtu, 15 November 2025. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut pertemuannya dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, pada 5 November 2025 di Jakarta. Suhardi Duka didampingi Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana, sejumlah kepala […]

  • Suhardi Duka Soroti Pemotongan TKD dan Dorong Perimbangan Fiskal Pusat-Daerah

    Suhardi Duka Soroti Pemotongan TKD dan Dorong Perimbangan Fiskal Pusat-Daerah

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan arahan Menteri Keuangan RI terkait percepatan realisasi belanja pemerintah daerah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Rakor tersebut digelar secara virtual (Zoom Meeting) dari Ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 20 Oktober 2025. Dalam rakor tersebut, Menteri Keuangan dan […]

  • Uu Ruzhanul: Pelatihan Kepemimpinan Harus Bermanfaat untuk Masyarakat

    Uu Ruzhanul: Pelatihan Kepemimpinan Harus Bermanfaat untuk Masyarakat

    • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 133
    • 0Komentar

    KOTA CIMAHI — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Acara Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat ll Angkatan XXVII Tahun 2023 di Kampus BPSDM Provinsi Jabar, Kota Cimahi, Senin (24/7/2023). Pak Uu –sapaan Uu Ruzhanul– menuturkan, pelatihan kepemimpinan hasil kolaborasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI tersebut bertujuan untuk memperkuat kualitas SDM sekaligus […]

  • Hari Kesaktian Pancasila, Salim Mengga Ajak Masyarakat Jaga Persaudaraan

    Hari Kesaktian Pancasila, Salim Mengga Ajak Masyarakat Jaga Persaudaraan

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2025. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan dan kesetiaan terhadap ideologi bangsa. Rabu 1 Oktober 2025. Menurut pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ini, Pancasila bukan hanya dasar […]

expand_less