Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Berbuka Puasa dengan Es Selendang Mayang, Minuman Khas Betawi

Berbuka Puasa dengan Es Selendang Mayang, Minuman Khas Betawi

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
  • visibility 273
  • comment 0 komentar

Ada banyak makanan khas Betawi yang mampu menimbulkan decak kelezatan. Di antaranya bisa dipilih sebagai menu berbuka puasa.

Ada sejumlah aktivitas unik khas suatu daerah yang hadir hanya di bulan suci Ramadan. Antara lain, bentuk kegiatan umat Islam saat menanti waktu berbuka puasa. Di Indonesia yang kaya keragaman tradisi dan kuliner, waktu berbuka puasa adalah momen parade masakan khas daerah.

Kali ini, sajian berbuka yang akan dibahas berasal dari Betawi. Bagi masyarakat urban yang tinggal di wilayah  sekitaran kota megapolitan, DKI Jakarta, menu makanan khas Betawi berupa nasi uduk, dodol, atau pecak ikan gabus tentu bukanlah sesuatu yang asing di lidah.

Namun sajian khas Betawi yang dikenal mampu menimbulkan decak kelezatan bukan hanya itu. Ada banyak jenis makanan lain yang bisa dipilih sebagai menu berbuka puasa.

Pertama-tama, menu yang cukup menggoda, baik untuk mata ataupun lidah, saat berbuka puasa adalah takjil khas Betawi yang dinamai bubur pacar cina. Berbeda dengan bubur pada umumnya, kuliner khas Betawi ini terbuat dari tepung sagu.

Pengolahannya makanan kelas pembuka (desert) ini tergolong sangat sederhana. Pertama-tama, biji pacar cina direbus hingga matang. Kemudian campurkan ke dalam olahan kuah santan, gula pasir, garam, dan daun pandan. Disajikan dengan es batu, membuat rasa segar pada bubur pacar cina begitu terasa hingga mampu menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa.

Berikutnya, menu desert lain saat berbuka adalah es selendang mayang. Minuman tradisional khas Betawi itu terbuat dari kudapan sejenis puding atau kue lapis yang terbuat dari tepung sagu aren. Lapisan selendang mayang terdiri dari warna putih dari santan dan merah muda atau hijau.

Oleh penjaja es selendang mayang, makanan ringan itu biasa disajikan dengan potongan kue berbentuk persegi agak tipis yang diletakkan di dalam mangkuk. Kemudian, disiram dengan pemanis dari gula merah atau sirup, santan, dan potongan es batu.

Cara membuat makanan cantik itu pun relatif sederhana. Cukup sediakan tepung beras lalu bentuklah selendang mayang dengan pola persegi dan agak tipis. Kemudian, berilah pewarna putih dari santan, hijau dari pandan hijau, dan merah dari siraman gula jawa.

Selain es selendang mayang dan bubur pacar cina, menu berbuka berikutnya adalah jenis makanan berat. Menu ikan bandeng kerap menjadi salah satu pilihan untuk berbuka puasa. Menu lezat yang sarat protein itu, dipadukan dengan kuah yang gurih dan segar, sangat cocok disantap dengan sepiring nasi putih hangat.

Selain nasi uduk, masyarakat Betawi juga memiliki nasi andalan lain, yakni nasi ulam. Keduanya sama-sama punya cita rasa gurih.

Proses pembuatan nasi ulam tidak diberi santan. Melainkan dimasak bersama campuran lengkuas, serai, jahe, dan daun salam. Kemudian disantap dengan taburan bubuk kacang tanah, bihun, serundeng, kerupuk, emping, daun kemangi, mentimun, dan aneka lauk.

Masih ada masakan khas Betawi lain yang diyakini mampu memikat selera makan pembaca.  Namanya, Soto Betawi. Boleh jadi, makanan ini tergolong yang paling kondang di antero negeri.

Kuah hangat dan gurih dari santan atau susu putih berisi campuran potongan daging sapi atau daging ayam yang dilengkapi dengan jeroan. Makanan ini acap disajikan bersama nasi, emping, acar timun, dan sambal pedas.

Meski tak sepopuler Soto Betawi, ada lagi makanan tradisional yang membuat liur menetes. Dikenal dengan nama Gabus Pucung, masakan ini tak lagi mudah ditemukan. Gabus pucung berisi potongan ikan Gabus dengan kuah kaya rempah seperti lengkuas, kunyit, hingga daun salam.

Sajian yang memiliki cita rasa istimewa itu hadir dengan kuah berwarna hitam, karena dimasak dengan menggunakan kluwek atau rempah pewarna alami yang biasa dipakai untuk memasak rawon.

Penulis: Firman Hidranto

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil: PPDB di Jawa Barat Semakin Adil dan Andal

    Ridwan Kamil: PPDB di Jawa Barat Semakin Adil dan Andal

    • calendar_month Sel, 17 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 232
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2022 untuk jenjang pendidikan SMA dan SMK di Jawa Barat hari ini resmi dimulai. Pembukaan kegiatan PPDB ditandai dengan penyerahan akun kepada sekolah secara simbolis oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di SMK Negeri 2 Kota Bandung, Selasa (17/5/2022). Gubernur memastikan, tahun 2022 merupakan PPDB paling […]

  • Penguatan Organisasi dan Inovasi Program Jadi Agenda Utama LPTQ Sulbar

    Penguatan Organisasi dan Inovasi Program Jadi Agenda Utama LPTQ Sulbar

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MAMUJU – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sulawesi Barat Junda Maulana memimpin silaturahmi dan rapat koordinasi internal pengurus baru pwriode 2025-2030, Senin 1 Desember 2025. “Tadi banyak dibahas seperti indeks literasi membaca Al Quran kita yang 60 persen lebih, masih kategori rendah,” kata Junda. Sehingga, ini menjadi tantangan bagi pengurus baru untuk meningkatkan indeks […]

  • 8 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

    8 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Manfaat kopi hitam tanpa gula antara lain mampu menurunkan berat badan dan risiko terkena penyakit jantung. Kandungan berbagai nutrisi yang ada di dalam kopi akan lebih maksimal untuk kesehatan bila tanpa tambahan pemanis, seperti gula. Mengonsumsi kopi “kekinian” dengan berbagai pemanis dan rasa sepertinya sudah menjadi gaya hidup. Padahal, kopi hitam dapat menawarkan banyak manfaat […]

  • Pertama di Indonesia, Jabar Luncurkan Forum Energi Daerah

    Pertama di Indonesia, Jabar Luncurkan Forum Energi Daerah

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 166
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Forum Energi Daerah  Provinsi Jawa Barat Resmi dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 31/kep-9/DESDM Tahun 2023 tentang Forum Energi Daerah Provinsi Jawa Barat, yang ditetapkan 12 Januari 2023. Forum berisi stakeholders lintas sektoral di bidang sumber daya energi yang berupaya mengakselerasi transisi energi ke Energi Baru Terbarukan (EBT). Sekretaris Daerah Provinsi […]

  • Wagub Sulbar Targetkan Revitalisasi Posyandu: dari Stunting hingga Layanan Lansia

    Wagub Sulbar Targetkan Revitalisasi Posyandu: dari Stunting hingga Layanan Lansia

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga secara resmi memimpin Kick Off Gerakan Cinta Posyandu yang digelar di ruang rapat oval lt 3 kantor Gubernur Sulawesi Barat, Selasa 9 Septembet 2025. Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa, Kadis Kesehatan, sertabjajaran pimpinan OPD lainnya. Dalam sambutannya, Salim Mengga menegaskan bahwa posyandu […]

  • KH Wahyun Mawardi Apresiasi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2025 Unimaju

    KH Wahyun Mawardi Apresiasi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2025 Unimaju

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 179
    • 0Komentar

    MAMUJU – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat Dr. K.H. Wahyun Mawardi, M.Pd. mengapresiasi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2025 yang dilaksanakan pengelola Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju). Acara tersebut dilaksanakan di Kampus I Unimaju, Jalan Pattalunru Nomor 2 Mamuju, Kamis 2 Januari 2025. Diikuti pengelola kampus, dosen dan sejumlah mahasiswa serta pengurus pimpinan Muhammadiyah. […]

expand_less