Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Berbuka Puasa dengan Es Selendang Mayang, Minuman Khas Betawi

Berbuka Puasa dengan Es Selendang Mayang, Minuman Khas Betawi

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
  • visibility 204
  • comment 0 komentar

Ada banyak makanan khas Betawi yang mampu menimbulkan decak kelezatan. Di antaranya bisa dipilih sebagai menu berbuka puasa.

Ada sejumlah aktivitas unik khas suatu daerah yang hadir hanya di bulan suci Ramadan. Antara lain, bentuk kegiatan umat Islam saat menanti waktu berbuka puasa. Di Indonesia yang kaya keragaman tradisi dan kuliner, waktu berbuka puasa adalah momen parade masakan khas daerah.

Kali ini, sajian berbuka yang akan dibahas berasal dari Betawi. Bagi masyarakat urban yang tinggal di wilayah  sekitaran kota megapolitan, DKI Jakarta, menu makanan khas Betawi berupa nasi uduk, dodol, atau pecak ikan gabus tentu bukanlah sesuatu yang asing di lidah.

Namun sajian khas Betawi yang dikenal mampu menimbulkan decak kelezatan bukan hanya itu. Ada banyak jenis makanan lain yang bisa dipilih sebagai menu berbuka puasa.

Pertama-tama, menu yang cukup menggoda, baik untuk mata ataupun lidah, saat berbuka puasa adalah takjil khas Betawi yang dinamai bubur pacar cina. Berbeda dengan bubur pada umumnya, kuliner khas Betawi ini terbuat dari tepung sagu.

Pengolahannya makanan kelas pembuka (desert) ini tergolong sangat sederhana. Pertama-tama, biji pacar cina direbus hingga matang. Kemudian campurkan ke dalam olahan kuah santan, gula pasir, garam, dan daun pandan. Disajikan dengan es batu, membuat rasa segar pada bubur pacar cina begitu terasa hingga mampu menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa.

Berikutnya, menu desert lain saat berbuka adalah es selendang mayang. Minuman tradisional khas Betawi itu terbuat dari kudapan sejenis puding atau kue lapis yang terbuat dari tepung sagu aren. Lapisan selendang mayang terdiri dari warna putih dari santan dan merah muda atau hijau.

Oleh penjaja es selendang mayang, makanan ringan itu biasa disajikan dengan potongan kue berbentuk persegi agak tipis yang diletakkan di dalam mangkuk. Kemudian, disiram dengan pemanis dari gula merah atau sirup, santan, dan potongan es batu.

Cara membuat makanan cantik itu pun relatif sederhana. Cukup sediakan tepung beras lalu bentuklah selendang mayang dengan pola persegi dan agak tipis. Kemudian, berilah pewarna putih dari santan, hijau dari pandan hijau, dan merah dari siraman gula jawa.

Selain es selendang mayang dan bubur pacar cina, menu berbuka berikutnya adalah jenis makanan berat. Menu ikan bandeng kerap menjadi salah satu pilihan untuk berbuka puasa. Menu lezat yang sarat protein itu, dipadukan dengan kuah yang gurih dan segar, sangat cocok disantap dengan sepiring nasi putih hangat.

Selain nasi uduk, masyarakat Betawi juga memiliki nasi andalan lain, yakni nasi ulam. Keduanya sama-sama punya cita rasa gurih.

Proses pembuatan nasi ulam tidak diberi santan. Melainkan dimasak bersama campuran lengkuas, serai, jahe, dan daun salam. Kemudian disantap dengan taburan bubuk kacang tanah, bihun, serundeng, kerupuk, emping, daun kemangi, mentimun, dan aneka lauk.

Masih ada masakan khas Betawi lain yang diyakini mampu memikat selera makan pembaca.  Namanya, Soto Betawi. Boleh jadi, makanan ini tergolong yang paling kondang di antero negeri.

Kuah hangat dan gurih dari santan atau susu putih berisi campuran potongan daging sapi atau daging ayam yang dilengkapi dengan jeroan. Makanan ini acap disajikan bersama nasi, emping, acar timun, dan sambal pedas.

Meski tak sepopuler Soto Betawi, ada lagi makanan tradisional yang membuat liur menetes. Dikenal dengan nama Gabus Pucung, masakan ini tak lagi mudah ditemukan. Gabus pucung berisi potongan ikan Gabus dengan kuah kaya rempah seperti lengkuas, kunyit, hingga daun salam.

Sajian yang memiliki cita rasa istimewa itu hadir dengan kuah berwarna hitam, karena dimasak dengan menggunakan kluwek atau rempah pewarna alami yang biasa dipakai untuk memasak rawon.

Penulis: Firman Hidranto

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Penyebab Telinga Gatal dan Cara Mengatasinya

    7 Penyebab Telinga Gatal dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Sen, 9 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 201
    • 0Komentar

    KESEHATAN – Penyebab telinga gatal merupakan keluhan yang umumnya ringan dan tidak berbahaya. Meski begitu, keluhan ini jangan dianggap sepele bila tak kunjung mereda dalam beberapa hari dan disertai gejala lain, karena bisa disebabkan oleh penyakit tertentu yang perlu penanganan dari dokter. Telinga dipenuhi oleh saraf yang sensitif sehingga akan memberikan reaksi bila terjadi gangguan, salah […]

  • Adil Hakim Resmi Terpilih Ketua Umum KORMI 2024-2028

    Adil Hakim Resmi Terpilih Ketua Umum KORMI 2024-2028

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA – Adil Hakim secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) masa bakti 2024-2028, pada Musyawarah Nasional di Jakarta, Rabu (11/12). Pemilihan Ketua Umum KORMI berlangsung ketat dan harus digelar sebanyak dua putaran. Tercatat ada enam calon bertarung pada kontestasi ini, yakni Adil Hakim, Kunto Arief Wibowo, Nono Sampono, Samuel Samson, […]

  • Evaluasi Program Stunting, Salim Mengga Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Sektor

    Evaluasi Program Stunting, Salim Mengga Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Sektor

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga, menghadiri Rapat Review Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Semester I Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Maleo Town Square Mamuju, Senin, 25 Agustus 2025. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian program pencegahan dan penurunan stunting di daerah selama enam bulan pertama tahun 2025, […]

  • Pemprov Sulbar Mantapkan Program Pastipadu Percepat Penurunan Stunting dan Kemiskinan

    Pemprov Sulbar Mantapkan Program Pastipadu Percepat Penurunan Stunting dan Kemiskinan

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting dan kemiskinan melalui Program Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Terpadu (Pastipadu). Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Program Pastipadu yang digelar di Ballroom Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Selasa (2/6/2026). Rapat tersebut dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah instansi […]

  • Gubernur Ridwan Kamil: Bogor Teladan Pembangunan Kota di Indonesia

    Gubernur Ridwan Kamil: Bogor Teladan Pembangunan Kota di Indonesia

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KOTA BOGOR– Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan, Kota Bogor menjadi teladan pembangunan kota di Indonesia. Menurutnya, prestasi pembangunan Kota Bogor semakin membanggakan. Hal itu dikatakan Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– saat Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Bogor ke-541 Tahun 2023 di Gedung DPRD Kota Bogor, Sabtu (3/6/2023). “Saya mengucapkan selamat Hari Jadi untuk masyarakat […]

  • Pemerintah Luncurkan Tunas Kebijakan Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

    Pemerintah Luncurkan Tunas Kebijakan Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA- Tunas menjadi dasar hukum baru yang mengatur kewajiban penyelenggara platform digital dalam menjamin pelindungan anak sebagai pengguna internet. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meluncurkan kebijakan Tata Kelola untuk Anak Aman dan Sehat Digital (Tunas), dalam melindungi anak di ruang digital. “Negara hadir untuk menjamin setiap anak Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan digital yang aman […]

expand_less