Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Pulau Tawale, Gerbang Surga di Negeri Saruma

Pulau Tawale, Gerbang Surga di Negeri Saruma

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
  • visibility 144
  • comment 0 komentar

Kabupaten Halmahera Selatan memiliki destinasi wisata yang masih perawan.

Keindahan alam dan wisata bahari di Maluku Utara sungguh memikat hati. Meski provinsi seluas 31.982 kilometer persegi di timur Indonesia ini tak mudah dijangkau, justru di situlah letak daya tarik dan tantangannya. Laut, pulau-pulau, dan hutannya masih terjaga alami dan menjadi rumah ternyaman bagi aneka flora dan fauna serta menyimpan potensi wisata yang sangat istimewa.

Tak lengkap rasanya berkunjung ke Maluku Utara, jika belum menginjakkan kaki ke Kabupaten Halmahera Selatan. Sebab di sana ada begitu banyak objek wisata menarik yang patut untuk ditengok. Kabupaten yang beribu kota di Labuha, Pulau Bacan itu kerap diidentikkan dengan batu bacan dan sempat mendunia karena keunikan batunya yang berkilau seperti permata.

Namun, Halmahera Selatan bukan hanya cerita seputar Bacan. Begitu banyak pulau cantik dan indah yang tak kalah menariknya untuk dikunjungi, dibandingkan daerah lain di tanah air. Salah satu yang menjadi andalan kabupaten berjuluk Negeri Saruma itu adalah Pulau Tawale.

Berjarak tempuh sekitar satu jam perjalanan laut menggunakan perahu cepat atau speedboat menembus lautan biru berombak tenang, Tawale dapat dijangkau dari dermaga Pelabuhan Labuha, Bacan. Tawale sejatinya adalah gugus pulau karang karst hijau subur yang menjadi bagian dari Pulau Kasiruta dan masuk ke dalam wilayah administrasi Desa Marikuso, Kecamatan Kasiruta Timur.

Pulau-pulau hijaunya yang tak berpenghuni jika dilihat dari udara tampak saling menyebar dan berdekatan. Setiap pulau karang memiliki pantai pasir putih dan berkontur unik karena langsung dihadapkan pada bukit-bukit kecil.

Sepintas pemandangan ini akan melayangkan ingatan kita kepada gugus pulau-pulau cantik Raja Ampat di Papua Barat Daya. Sedangkan pasir putih di tiap pantai pulau-pulau kecil Tawale juga tak jarang disejajarkan dengan keindahan Mandeh, kawasan wisata bahari utama di Sumatra Barat. Inilah surga tersembunyi milik masyarakat Negeri Saruma.

Pulau Tawale sangat cocok dikunjungi oleh masyarakat untuk sekadar healing, terutama para pemburu wisata bertualang di alam terbuka. Menurut Ketua Generasi Pesona Indonesia Opan Jacky, seperti dilansir dari akun Youtube Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Pulau Tawale memiliki pesona yang tak kalah indahnya dibandingkan dengan pulau-pulau sejenis di Indonesia.

Bentang alamnya sungguh indah dan memiliki keunikan tersendiri. Air lautnya sangat tenang dan jernih, perpaduan biru muda dan sedikit hijau toska. Saking jernihnya, kita bisa memandangi dengan mata telanjang ikan-ikan berkelompok berenang di antara gugus terumbu karang yang masih terjaga kelestariannya. Lokasi itu dipandang sangat cocok dijadikan sebagai lokasi snorkeling dan menyelam (diving).

Opan menyebut, Tawale sedang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan sebagai destinasi wisata prioritas dan andalan di Maluku Utara. Di antara sekian banyak keunggulan yang ditawarkan karena keindahan pesona alamnya, Tawale pun tak luput dari beberapa kekurangan.

“Kalau ingin berwisata ke Tawale, kita wajib menyiapkan perbekalan sendiri secukupnya seperti makan dan air bersih. Karena di sini tidak ada warung makan. Dan jika ingin bermalam, kita harus membawa tenda karena belum ada penginapan atau homestay di tempat ini. Kita juga harus menyewa speedboat untuk menjangkau Tawale,” ujar pria berambut gondrong ini.

Wajar saja, karena Tawale masih sangat alami dan belum banyak terjamah tangan manusia. Kontur alam di tiap pulau di Tawale juga tak kalah memikat dengan hutan berisi aneka pepohonan hijau yang menjulang tinggi karena masih terjaga keasliannya. Opan juga mengingatkan kepada para pengunjung Pulau Tawale agar membawa kembali sampah-sampah yang dihasilkan keluar dari pulau. “Supaya keasrian dan kelestarian Tawale tetap terjaga”.

Potensi Ekonomi

Senada dengan Opan, Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik turut mempersilakan wisatawan nusantara dan mancanegara berkunjung ke Tawale. “Silakan mengunjungi Pulau Tawale yang begitu indah dan menikmati karunia ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa yang luar biasa,” kata Usman seperti dikutip dari akun Youtube Biro Humas dan Protokol Pemkab Halmahera Selatan.

Pesona Pulau Tawale tak luput dari perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno yang mengunjunginya pada 26 November 2022. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyempatkan diri berenang dan berperahu kayak ditemani Bupati Usman berputar di sekitar gugusan pulau di Tawale. Sandiaga menikmati menyelam sejenak dan melihat pemandangan bawah laut dan biota yang ada di dalamnya.

Sandiaga mengaku terkesan dengan keindahan hutan hijau pulau yang masih terjaga dan terpukau oleh pemandangan bawah laut Tawale. Ia bahkan menyebutnya seperti gerbang surga (gate of heaven). “Ini adalah pengalaman tidak terlupakan, luar biasa indahnya. Betul-betul gate of heaven. Apalagi Halmahera Selatan merupakan spot diving terbaik di dunia,” kata menteri seperti dikutip dari website Parekraf.

Ia menyebut, tak berlebihan jika ada yang menyandingkannya sebagai Raja Ampat baru dari Halmahera Selatan. Keindahan Tawale mewakili pesona Maluku Utara yang tidak hanya dikaruniai pemandangan laut yang indah dengan gugusan kepulauan dan gunung. Tawale, kata Sandiaga, mewakili potensi wisata bawah laut Indonesia timur yang indah dan kaya.

Oleh sebab itu, selain ekonomi berbasis sumber daya alam sebagai tulang punggung perekonomian seperti sekarang ini, Indonesia harus mengembangkan ekonomi berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif. Supaya roda ekonomi di daerah semakin bergerak karena terbukanya peluang usaha dan lapangan pekerjaan.

Penulis: Anton Setiawan

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Junda Maulana Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat

    Junda Maulana Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 35
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, didampingi Asisten I Setda Sulbar serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Rangas, Kabupaten Mamuju, Jumat, 26 Juni 2026. Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia yang membahas percepatan pembangunan dan penyelenggaraan […]

  • BRI Buka Layanan Terbatas di 163 UKO Seluruh Indonesia

    BRI Buka Layanan Terbatas di 163 UKO Seluruh Indonesia

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA – Periode libur Idul Fitri 1444 H menjadi momen spesial bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga, sanak saudara, dan handai taulan. Bersamaan dengan itu, periode ini juga menjadi momentum bagi setiap perseroan dalam memberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan pelanggannya. Dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankan masyarakat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI senantiasa […]

  • Diskominfo Sulbar Responsif, Siap Benahi Tata Kelola Kantor dan Disiplin Pegawai

    Diskominfo Sulbar Responsif, Siap Benahi Tata Kelola Kantor dan Disiplin Pegawai

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MAMUJU – Jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfopers) Provinsi Sulawesi Barat, menyambut langsung kunjungan kerja Sekretaris Provinsi Sulbar, Junda Maulana, di Kantor Dinas Kominfo Sulbar, Jumat 14 November 2025. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda peninjauan Sekprov ke sejumlah OPD untuk memastikan tata kelola lingkungan kerja sejalan dengan program prioritas Gubernur Sulbar Suhardi […]

  • Suhardi Duka: Menuju Bangsa Unggul Melalui Empat Pilar Transformasi

    Suhardi Duka: Menuju Bangsa Unggul Melalui Empat Pilar Transformasi

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka berbicara soal syarat sebuah bangsa bisa berdiri kuat. Ia menyebut, ada empat hal yang harus beres lebih dulu di dalamnya. Hal itu ia sampaikan saat mengisi kultum selepas salat Dzuhur berjamaah di Musholla Panca Daya, Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis 19 Februari 2026. Di hadapan para pimpinan […]

  • Draf Peraturan Presiden Tentang Media: SMSI Sejalan dengan Google

    Draf Peraturan Presiden Tentang Media: SMSI Sejalan dengan Google

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 135
    • 0Komentar

    JAKARTA- Organisasi perusahaan pers Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) terbesar di Indonesia—beranggotakan sekitar 2000 perusahaan pers siber— sejalan dengan pernyataan Google yang memberi masukan pemerintah Indonesia. “Masukan yang disampaikan oleh Google Asia Pasifik itu kami sepakat, karena sudah sejalan untuk memajukan dan pengembangan pers kedepan. Pemerintah seyogyanya memperhatikan masukan Google yang selama ini mempunyai andil […]

  • 7 Januari 1610, Galileo Mengamati Keempat Bulan Terbesar Jupiter

    7 Januari 1610, Galileo Mengamati Keempat Bulan Terbesar Jupiter

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Pada tanggal 7 Januari 1610  Galileo Galilei pertama kali mengamati keempat bulan terbesar Jupiter yaitu Io, Europa, Ganymede, dan Callisto menggunakan teleskop buatannya. Sebuah penemuan penting yang membuktikan adanya benda langit yang mengorbit planet selain Bumi, memperkuat teori heliosentrisme. Detail Penemuan: Tanggal Penting: Penemuan terjadi antara akhir 1609 dan awal 1610. Metode: Galileo mengamati pergerakan bintang-bintang kecil yang tampak mengelilingi […]

expand_less