Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » SDK Tolak Impor Dua Juta Ton Beras untuk Pemenuhan CBP

SDK Tolak Impor Dua Juta Ton Beras untuk Pemenuhan CBP

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka (SDK) menyatakan penolakannya terhadap kebijakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang memberikan penugasan kepada Perum Bulog untuk melakukan importasi beras sejumlah dua juta ton dalam rangka pemenuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Menurutnya, saat ini neraca komoditas beras masih surplus. Juga, alasan impor beras karena Bulog tidak dapat membeli beras di Harga Pembelian Pemerintah (HPP) tidak dapat diterima olehnya.

“Setelah hadir Badan Pangan (di) 2022, kebijakan pertamanya adalah impor. Ini sangat mengecewakan sekali. Kok kebijakan pertamanya impor? sedangkan filosofi pembentukannya lain (yaitu) bagaimana kepentingan petani difasilitasi dengan baik. Yang selama ini (terjadi) antara Kementerian Perdagangan dengan Kementerian Pertanian kan beda paham. Oleh karena itu hadirlah Badan Pangan Nasional tapi yang mengecewakan di saat neraca beras kita surplus empat juta ton, anda melakukan impor,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV dengan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, PT Pupuk Indonesia dan ID Food di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (03/04/2023).

Pada saat yang bersamaan, Badan Pangan Nasional juga menetapkan HPP untuk Gabah sebesar Rp4.200 kemudian dinaikan menjadi Rp5.000. Lalu untuk HPP Beras sebesar Rp8.300 dinaikan menjadi Rp 9.950.

“Jadi saudara ini, siapa sebenarnya anda? Di tengah harga gabah, di tengah harga beras Rp12.500, gabah tidak akan ada harga Rp5000, beras juga tidak akan ada Rp9950. Jadi saya selalu katakan bahwa anda amputasi Bulog dengan kehadiran Badan Pangan untuk memotong tangannya Bulog dengan HPP beras Rp9.950, untuk tidak bisa membeli Bulog di harga pasar. Maka pada saat itulah keluar lagi kebijakan impor. Ini kan politisnya begitu,” tandasnya.

Kebijakan impor beras ini menurut Politisi Fraksi Partai Demokrat itu juga tidak sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2022 yang menyatakan bahwa impor itu didasarkan dengan neraca pangan.

“Kalau neracanya surplus kenapa impor? aturan dari mana? sekarang ini neraca kita surplus kecuali garam, bawang ya oke silakan (impor), kedelai silakan (impor). Ya kan memang defisit kita punya neraca. Tapi kalau hanya CBP yang tidak bisa dibeli oleh Bulog saja kita impor karena harga HPP penetapan CBP yang rendah itu menjadi alasan impor, saya tidak terima. Bukan itu yang menjadi aturan Peraturan Presiden nomor 32. Saya tidak menerima impor 2023 untuk memenuhi CBP di tengah panen raya ini ada,” pungkasnya.

Di sisi lain, legislator Dapil Sulawesi Barat itu juga menyampaikan usulan untuk Badan Pangan Nasional dalam mengajukan dan menetapkan impor harus mendapatkan persetujuan Komisi IV DPR RI.

“Saya minta Badan Pangan di dalam menetapkan atau di dalam mengajukan impor sebelumnya harus mendapat persetujuan DPR. Harus mendengarkan pendapat fraksi-fraksi di DPR sebelum memutuskan untuk mengutuskan impor kepada Bulog. Begitu juga dalam menentukan HPP. Jangan seenak perutnya menentukan HPP tanpa mendengarkan pendapat fraksi dari Komisi IV,” ucapnya. (gal/rdn)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapor Kinerja Jadi Prioritas, Pemkesra Sulbar Matangkan Persiapan LKjIP dan LPPD

    Rapor Kinerja Jadi Prioritas, Pemkesra Sulbar Matangkan Persiapan LKjIP dan LPPD

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MAMUJU – Plt. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Pemkesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Burahim, mengikuti Rapat Penyusunan dan Asistensi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2025, yang berlangsung di Ruang Kerja Bagian Otonomi Daerah, Rabu (7/1/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan akuntabilitas kinerja perangkat […]

  • Pilar AIK Harus Diajarkan Secara Komprehensif di Lingkungan Pendidikan Muhammadiyah

    Pilar AIK Harus Diajarkan Secara Komprehensif di Lingkungan Pendidikan Muhammadiyah

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 200
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pengembangan Integrasi Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai Sistem Gerakan Pendidikan Muhammadiyah menjadi salah satu tema kajian pada Pengajian Ramadan 1447 H. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat melaksanakan Pengajian Ramadhan 1447 H dengan tema “Implementasi Nilai Islam Berkemajuan Pendidikan Muhammadiyah”. Pengajian yang dilaksanakan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) berlangsung di Aula […]

  • Suhardi Duka Dorong Pengelolaan LTJ Sulbar Berpihak pada Kesejahteraan Masyarakat

    Suhardi Duka Dorong Pengelolaan LTJ Sulbar Berpihak pada Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 71
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah pusat tengah mengembangkan potensi rare earth element (REE) atau logam tanah jarang (LTJ) yang saat ini menjadi incaran dunia karena dibutuhkan untuk industri pertahanan, elektronik, hingga baterai kendaraan listrik. BUMN baru bentukan Danantara, Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), rencananya akan menggarap pilot proyek hilirisasi logam tanah jarang (rare earth) di Mamuju. Pada Rabu, […]

  • Menyelamatkan Raksasa Pengembara Samudra dari Kepunahan

    Menyelamatkan Raksasa Pengembara Samudra dari Kepunahan

    • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Perairan Indonesia yang beriklim tropis dan hangat kerap disinggahi hiu paus dan membentuk koloni. Seperti di Sumbawa, Probolinggo, dan Bone Bolango. Ikan hiu paus atau whale shark adalah salah satu spesies terbesar dalam keluarga hiu (Rhincodontidae). Ciri khas ikan bernama latin Rhincodon typus tersebut memiliki ukuran tubuh yang besar, pejantan dewasa umumnya antara 7–10 meter atau setara panjang bus […]

  • Pemdaprov Jabar Komitmen Berantas Judi “Online” dan Perjudian Konvensional

    Pemdaprov Jabar Komitmen Berantas Judi “Online” dan Perjudian Konvensional

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 140
    • 0Komentar

    KOTA CIREBON — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, pihaknya berkomitmen memberantas judi online dan pinjaman online ilegal yang marak terjadi di Jabar. Berdasarkan dari data Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan (PPATK), Jabar menjadi salah satu provinsi yang banyak mengakses judi online. “Jabar salah satu provinsi yang terpapar judi online cukup besar, […]

  • Cegah Terorisme, Pelindo Jalin Sinergi dengan BNPT

    Cegah Terorisme, Pelindo Jalin Sinergi dengan BNPT

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) / Pelindo dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme / BNPT RI menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Sinergisitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme. Bertempat di Kementerian BUMN, perjanjian ini ditandatangani oleh Bangbang Surono, Ak., M.M., CA., Sekretaris Utama (Sestama) BNPT RI dan Arif Suhartono, Direktur Utama Pelindo, serta disaksikan oleh Komjen. Pol. […]

expand_less