Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Tren Kasus Covid-19 Naik Akibat Prokes Longgar, Pemerintah Ingatkan Vaksin Booster

Tren Kasus Covid-19 Naik Akibat Prokes Longgar, Pemerintah Ingatkan Vaksin Booster

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 13 Apr 2023
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Lonjakan di negeri jiran jadi pelajaran dan kewaspadaan tersendiri, jelang arus mudik 2023 di tanah air. Masyarakan diingatkan, perlindungan terbaik lewat vaksin booster dan taat prokes.

Memasuki dua pekan terakhir Ramadan, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan adanya 944 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa (11/4/2023).

Berdasarkan angka tersebut, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan catatan peningkatan kasus tertinggi, dengan total pertambahan sebanyak 373 kasus.  Kemudian, diikuti Jawa Barat dengan 198 kasus, Banten 101 kasus, Jawa Timur 101, serta Jawa Tengah dengan total 54 kasus konfirmasi baru.

Pada hari ini, jumlah kasus aktif bertambah 228 kasus, sehingga total kasus aktif hingga 11 April 2023 mencapai 6.827 kasus. Sebanyak 1.681 orang saat ini masih dinyatakan sebagai pasien suspek Covid-19. Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat adanya mortalitas 14 kasus akibat Covid-19, sehingga total kasus meninggal di tanah air mencapai 161.071 kasus

Terkait data vaksinasi, Satgas Covid-19 melaporkan bahwa hingga hari ini sebanyak 203.826.802 masyarakat telah menerima vaksin dosis pertama.

Kemudian, total ada 174.860.943 masyarakat Indonesia yang telah sudah menerima vaksin dosis kedua. Sedangkan untuk vaksin dosis ketiga atau booster pertama telah diberikan kepada 68.677.039 orang dan dosis keempat telah diberikan kepada 3.113.574 orang.

Catatan tren kenaikan kasus penularan virus corona di tanah air, yang menyeruak hanya sepekan jelang libur lebaran, bak raungan sirene kewaspadaan. Tentu semua pihak berharap, mudik 2023 dapat berlangsung dengan aman dan berkesan, tanpa ditingkahi aksi virus mutan yang berbahaya.

Menanggapi tren terkini itu, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, berbeda dengan yang terjadi di India, penyebab kenaikan kasus penularan di Indonesia bukan lantaran serangan virus varian baru, yang dikenal dengan nama Arcturus atau XBB 1.16. Melainkan, sambung dia, karena protokol kesehatan yang sudah tidak lagi dilaksanakan secara ketat.

Tak hanya itu, dikatakan Nadia, tingkat kesadaran masyarakat untuk melakukan tes bila mengalami gejala layaknya Covid-19, juga menurun. “Masyarakat cenderung tidak tes. Sehingga kalau merasa batuk pilek, istirahat, dan merasa sembuh,” ucapnya, Selasa (11/4/2023).

Akibat faktor-faktor serupa itu, Nadia menegaskan, terjadilah penularan dari orang yang mengidap virus corona ke orang lain. Lantaran itulah, Nadia mengimbau, masyarakat agar segera melakukan vaksinasi booster.

“Kita tetap mengimbau untuk segera vaksin booster. Hal itu berguna untuk mencegah terjadinya perburukan gejala hingga kematian akibat serangan Covid-19,” katanya.

Lantas, bagaimana temuan pemerintah terhadap potensi penyebaran varian baru Covid-19 di tanah air? Nadia pun singkat berkata, “Kalau sampai saat ini belum ada ya (varian baru).” tuturnya.

Pantauan WHO

Sebagaimana diketahui, saat ini India tengah mengalami gelombang akibat serangan varian baru virus penyebab Covid-19. Data yang disajikan Johns Hopkins menunjukkan, dalam 28 hari terakhir tercatat angka penularan Covid-19 di negeri itu mencapai 5.651 kasus. Dengan angka kematian sebanyak 29 kasus.

Angka tersebut, menggenapi total penularan corona di negeri itu sebanyak 44.690.738 kasus, dan total kematian 530.779 kasus. Saat ini, badan kesehatan dunia (World Health Organization/WHO) melakukan pemantauan ketat atas perkembangan kesehatan warga dunia akibat serangan varian baru tersebut.

Menurut Pemimpin Teknis Covid-19 WHO Maria Van Kerkhove, dikutip dari laman resmi WHO, subvarian baru dari Omicron itu sudah terdeteksi ada di 22 negara, selain India, termasuk Singapura hingga Amerika Serikat. WHO juga mengungkapkan, karakteristik Omicron XBB 1.16 sangat mirip dengan XBB 1.5.

Dalam penelitian laboratorium, XBB 1.16 diketahui memiliki satu mutasi tambahan pada protein yang menunjukkan peningkatan infektivitas dan potensi peningkatan patogenisitas. “Jadi, itu salah satu yang kami pantau dan kami pantau karena ada potensi perubahan yang perlu kami awasi dengan baik,” ucap Kerkhove.

Kerkhove juga mengingatkan bahwa ancaman pandemi belum berakhir. Masih ada 10 ribu kasus kematian per minggu di dunia, menurut dia, akibat Covid-19. Dari total kasus tersebut, sebagian besar kematian dialami oleh kelompok lanjut usia, belum divaksinasi, dan pengidap komorbid.

“Jadi ancaman tetap ada. Covid-19 juga beredar dalam konteks influenza dan patogen menular lainnya, yang masih membebani sistem perawatan kesehatan,” imbuhnya.

Di tanah air, beberapa waktu berselang, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy sudah menyampaikan bahwa status kedaruratan Covid-19 di Indonesia masih berlanjut. Rencananya, peninjauan kembali baru akan dilakukan pemerintah pada Mei 2023. Sembari, sambung dia, menunggu arahan lebih lanjut dari WHO.

“Baru pada bulan itu (Mei) Pemerintah Indonesia, akan mengambil keputusan apakah status pandemi masih berlanjut atau sudah bisa dialihkan ke tahap endemi,” katanya.

Penulis: Ratna Nuraini

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Sulbar Siap Terapkan Penguatan Profiling dan Manajemen Talenta ASN

    Dinkes Sulbar Siap Terapkan Penguatan Profiling dan Manajemen Talenta ASN

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur melalui penerapan Manajemen Talenta dan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN), yang disosialisasikan secara daring oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (13/11/2025). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Dalam […]

  • Ridwan Kamil Imbau Semua Daerah di Jawa Barat Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Ternak

    Ridwan Kamil Imbau Semua Daerah di Jawa Barat Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Ternak

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Menjelang Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah, tanggal 9 Juli 2022, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau pemda kabupaten dan kota agar meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan pengawasan lalu lintas ternak lebih ketat. Hal ini disampaikan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil ketika menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Menghadapi Iduladha 1443 Hijriah, di Kantor Wilayah […]

  • Persija luncurkan jersey dan skuat

    Jersey Persija Laku Keras Usai Juara Piala Presiden

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2018
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Keberhasilan Persija Jakarta memboyong trofi Piala Presiden 2018 disambut gegap gempita oleh publik Ibu Kota. Puasa gelar juara selama 17 tahun akhirnya dituntaskan pada ajang pramusim tersebut. Dan imbas dari sukses Macan Kemayoran itu tak lain adalah larisnya penjualan jersey dan sejumlah atribut khas skuat kebanggaan The Jakmania itu. Para penjual pun ketiban rezeki yang […]

  • Perputaran Ekonomi Sektor Otomotif Jawa Barat Capai Rp1,5 Triliun

    Perputaran Ekonomi Sektor Otomotif Jawa Barat Capai Rp1,5 Triliun

    • calendar_month Sab, 5 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 254
    • 0Komentar

    BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, perputaran uang dari sektor otomotif di Jabar mencapai Rp1,5 triliun per tahun. Perputaran ekonomi otomotif tersebut berasal dari belanja bahan bakar minyak, penginapan, kuliner, hiburan, hingga pedagang kaki lima. ”Tercatat perputaran ekonomi dari sektor otomotif di Jabar per tahun mencapai Rp 1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun dari […]

  • Investasi Rebana, Ridwan Kamil: Door to Door, Bukan Jaga Warung

    Investasi Rebana, Ridwan Kamil: Door to Door, Bukan Jaga Warung

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 132
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jabar Ridwan Kamil telah menunjuk Bernardus Djonoputro sebagai Kepala Badan Pengelola Kawasan Metropolitan Rebana. Penunjukkan Kepala BP Rebana sesuai mandat Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Jawa Barat Bagian Selatan. BP Rebana bertugas mengoordinasikan dan memfasilitasi pengembangan di wilayah 43 ribu hektare meliputi Kota Cirebon, Kabupaten […]

  • Hepatitis Misterius, Meski Tak Ada Kasus Jabar Waspada

    Hepatitis Misterius, Meski Tak Ada Kasus Jabar Waspada

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat saat ini masih menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan terkait penanganan kasus hepatitis misterius yang terjadi belakangan ini. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan, kasus hepatitis yang menewaskan tiga anak di Jakarta masih berada di isu nasional. Sejauh ini Kemenkes belum memberikan arahan spesifik kepada pemda. ”Hepatitis masih […]

expand_less