Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Guratan Akulturisasi Budaya di Masjid Agung Sumenep

Guratan Akulturisasi Budaya di Masjid Agung Sumenep

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
  • visibility 201
  • comment 0 komentar

Masjid Agung Sumenep termasuk salah satu bangunan dari 10 masjid tertua di Nusantara dan mempunyai arsitektur yang khas.

Bila Anda pencinta wisata religi, terutama pada momentum Ramadan, sempatkanlah datang ke Masjid Agung Keraton Sumenep. Wisatawan dipastikan akan mendapatkan sensasi luar biasa ketika berkunjung ke masjid itu.

Kendati pintu masjid itu selalu terbuka lebar setiap saat, ada baiknya para penikmat wisata religi mencoba datang ke masjid itu bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pasalnya setiap usai memperingati Maulid Nabi, masyarakat setempat memiliki kebiasaan menggelar acara makan bersama di masjid.

Makanan yang disajikan dalam momentum itu pun merupakan makanan yang khas, yakni nasi kebuli dengan paduan rempah campuran Timur Tengah dan Sumenep. Makan bersama di Masjid Agung Keraton Sumenep itu disebut selametan.

Kini, tradisi selametan yang mengiringi peringatan Maulud Nabi itu sudah menjadi agenda tahunan rutin di masjid tersebut, termasuk tahun ini.

Arsitektur Khas

Masjid Agung Keraton Sumenep tak hanya memiliki tradisi unik yang telah dikenal sejak lama. Masjid yang dibangun di era pemerintahan Panembahan Somala, Penguasa Negeri Sungenep XXXI itu juga memiliki arsitektur yang khas.

Termasuk dalam 10 masjid tertua di Nusantara, masjid yang dikenal dengan nama Masjid Jami Panembahan Somala itu didirikan setelah pembangunan Kompleks Keraton Sumenep usai. Masjid itu diarsiteki seorang lelaki beretnis Tionghoa bernama Lauw Pia Ngo, yang juga membangun keraton.

Sejatinya, tak banyak literatur yang mengulas tentang sepak terjang Lauw Pia Ngo. Namun disain masjid dan keraton itu telah mampu menunjukkan ketinggian cita rasa seni sang arsitek.

Selain Tiongkok, arsitektur masjid yang juga dikenal dengan sebutan Masjid Jamik Sumenep itu banyak dipengaruhi unsur kebudayaan Eropa, Jawa, dan Madura. Kesan arsitektur Tiongkok tampak pada disain pintu gerbang pintu masuk utama masjid.

Pasalnya, sang arsitek, menempatkan pintu gerbang itu di tembok yang dibuat memanjang, sehingga mengesankan kekokohan dan keagungan, mirip dengan tembok China. Kesan arsitektur Tiongkok juga tampak di interior masjid. Dinding mimbar, mihrab, dan maksurah di masjid itu dilapisi keramik porselen dari Tiongkok.

Walau demikian, secara umum bangunan itu tetap didominasi oleh terpengaruh budaya Jawa. Misalnya, pada bagian atap. Sedangkan budaya Madura terlihat dari pilihan warna pada pintu utama dan jendela masjid.

Pemasangan pagar tembok yang mengelilingi masjid dimaksudkan agar para jemaah lebih berhati-hati dalam menjalankan ibadah salat dan mendengarkan khotbah. Sedangkan pintu masjid berbentuk gapura memiliki filosofi berupa harapan dari sang penguasa atau panembahan kepada rakyatnya, ketika menjalankan ibadah.

Di atas gapura, wisatawan akan menemukan ornamen berbentuk dua lubang tanpa penutup. Keduanya diibaratkan dua mata manusia yang sedang melihat. Lalu lebih atas lagi, juga terdapat ornamen segi lima memanjang ke atas yang diibaratkan sebagai manusia yang sedang duduk dengan rapi menghadap arah kiblat.

Masih banyak simbol-simbol yang penuh makna dari gapura Masjid Agung Sumenep ini, salah satunya adalah ornamen rantai. Hal ini dimaksudkan agar kaum muslim haruslah menjaga ikatan ukuwah islamiyah agar tidak bercerai-berai.

Nah, tunggu apa lagi, yuuk agendakan untuk berkunjung ke Masjid Agung Sumenep untuk berwisata religi di bulan Ramadan ini. Apalagi masjid unuk ini telah menjadi salah satu kebanggaan di Pulau Madura.

Penulis: Firman Hidranto

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Sulbar Bersama Biro Ekbang, Bahas Pengelolaan Limbah dan Sanitasi

    RSUD Sulbar Bersama Biro Ekbang, Bahas Pengelolaan Limbah dan Sanitasi

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MAMUJU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan dari Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya Bagian BUMD dan BLUD, Kamis, 5 Maret 2026. Rombongan Biro Ekbang diterima langsung oleh Kepala Bidang Penunjang Medik RSUD Provinsi Sulawesi Barat Bachtiar bersama jajaran terkait. Pertemuan berlangsung di Ruang […]

  • Investasi Rebana, Ridwan Kamil: Door to Door, Bukan Jaga Warung

    Investasi Rebana, Ridwan Kamil: Door to Door, Bukan Jaga Warung

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 187
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jabar Ridwan Kamil telah menunjuk Bernardus Djonoputro sebagai Kepala Badan Pengelola Kawasan Metropolitan Rebana. Penunjukkan Kepala BP Rebana sesuai mandat Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Jawa Barat Bagian Selatan. BP Rebana bertugas mengoordinasikan dan memfasilitasi pengembangan di wilayah 43 ribu hektare meliputi Kota Cirebon, Kabupaten […]

  • Kontingen Jabar Memimpin Perolehan Medali

    Kontingen Jabar Memimpin Perolehan Medali

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 143
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Kontingen Jawa Barat hingga Selasa (4/7/2023) pukul 17.00 masih memimpin perolehan medali Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VII/2023 Jawa Barat. Jabar mengoleksi 18 medali dengan rincian 6 emas, 6 perak, dan 6 perunggu. Sementara posisi dua ditempati kontingen DKI Jakarta dengan 12 medali, rinciannya 6 emas, 2 perak dan 4 perunggu. […]

  • Dirjen KPP Pratama Kunjungi Diskotikdansa Majene

    Dirjen KPP Pratama Kunjungi Diskotikdansa Majene

    • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 181
    • 0Komentar

    MAJENE – Pihak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Majene melakukan kunjungan ke Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskotikdansa) Majene, Selasa (28/03/2023). Kepala Diskotikdansa Majene Mohd Andri A Nugraha menjelaskan, Kepala Seksi Direktorat Jendral Pajak Pratama Majene bersama Staf Seksi Pelayanan KPP Pratama Majene Shandy Mahardika melakukan kunjungan kerja ke Diskotikdansa Majene. “Kunjungan ini dalam […]

  • Unimaju Launching Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2025, Siapkan Pelayanan Terbaik

    Unimaju Launching Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2025, Siapkan Pelayanan Terbaik

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 276
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pengelola Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) melaksanakan launching penerimaan mahasiswa baru tahun 2025. Launching dilaksanakan di Kampus I Unimaju, Jalan Pattalunru Nomor 2 Mamuju, Kamis 2 Januari 2025. Rektor Unimaju Dr. H. Muh. Tahir, M.Si., dalam sambutannya mengajak kepada seluruh pengelola Unimaju, dosen dan mahasiswa untuk berperan dalam melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tahun […]

  • Inilah Julukan Kontestan Piala Dunia FIFA 2026!

    Inilah Julukan Kontestan Piala Dunia FIFA 2026!

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MAMUJU –  Tim yang berlaga pada Piala Dunia FIFA 2026 semuanya memiliki julukan. Dari 48 negara kontestan, masing-masing memiliki julukan. Berikut julukan masing-masing tim nasional setiap negara berdasarkan Konfederasi (Zona). Asia (AFC): * Australia (Socceroos /Sepakbola Kanguru) * Jepang (Samurai Blue /Samurai Biru) * Korea Selatan (Taegeuk Warriors /Ksatria Taegeuk) * Iran (Team Melli /Cheetah […]

expand_less