Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Komitmen Indonesia Mengurangi Pemanasan Global

Komitmen Indonesia Mengurangi Pemanasan Global

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Sebagai bentuk komitmen dalam pengurangan emisi karbon, Kementerian PUPR menerapkan konstruksi berkelanjutan dan mengembangkan infrastruktur hijau.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Indonesia Water Institute pada pertengahan Maret lalu menyelenggarakan sustainable infrastructure forum dengan tema “Komitmen Bersama untuk Pengurangan Emisi Karbon dan Strategi Pembiayaan Infrastruktur Berkelanjutan”.

Dalam kesempatan ini Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono mengatakan, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan menggunakan seluruh sumber daya sendiri atau 41% dengan dukungan serta kerja sama internasional. Dalam mewujudkan sasaran itu, sambung dia, sektor konstruksi memainkan peranan penting.

Menteri Basuki mengingatkan, emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas konstruksi cukup signifikan. “Untuk itu, Kementerian PUPR RI berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon melalui penerapan konstruksi berkelanjutan dan pengembangan infrastruktur hijau yang mensinergikan antara natural system dan engineered solution,” katanya, dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI Jarot Widyoko.

Secara umum, emisi gas rumah kaca menjadi penyebab global warming dan memicu perubahan iklim. Konsekuensinya adalah menimbulkan anomali cuaca/cuaca ekstrem, meningkatnya suhu bumi, mencairnya es di kutub, meningkatnya permukaan laut, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan hujan lebat.

Implementasi konstruksi berkelanjutan dapat dilakukan dengan mengutamakan produk lokal, unggulan, dan ramah lingkungan. Sebagai langkah konkret, diterbitkan Instruksi Menteri PUPR nomor 4 tahun 2020 tentang Penggunaan Non-Ordinary Portland Cement (Non-OPC) pada Pekerjaan Konstruksi di Kementerian PUPR RI.

Pada instruksi menteri itu diamanatkan bahwa untuk mewujudkan pembangunan konstruksi yang berkelanjutan, diperlukan optimalisasi penggunaan material yang ramah lingkungan dalam pekerjaan konstruksi. Tapi tetap memenuhi persyaratan spesifikasi material untuk tiap-tiap jenis pekerjaan konstruksi.

Semen Non-OPC telah teruji dapat memenuhi persyaratan spesifikasi dan diproduksi dengan indeks terak yang lebih rendah dibandingkan semen OPC yang banyak digunakan untuk konstruksi berbagai infrastruktur. Sehingga, dapat menekan emisi CO2 dalam proses produksinya.

Menurut Jarot, saat ini, Kementerian PUPR RI mendapat tugas besar untuk membangun infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengusung konsep Smart Forest City. Dalam membangun IKN, Kementerian PUPR RI juga memanfaatkan inovasi teknologi yang mendukung upaya penurunan emisi karbon dan zero waste.

Upaya penurunan emisi karbon dan zero waste tersebut meliputi Integrated Urban Water Management (IUWM) dengan mengelola sistem tata air perkotaan, Smart Water Management System terkait penyelenggaraan penyediaan air minum, daur ulang grey water, serta sistem pemanenan air hujan yang penggunaannya dapat dipantau menggunakan aplikasi, dan Waste Management Flow dengan mengelola sampah dan limbah di IKN menggunakan konsep pengelolaan sampah berbasis reduce, reuse, recycle (3R).

Jarot menegaskan kembali, kunci penyelenggaraan konstruksi berkelanjutan adalah kolaborasi pentaheliks antarpemangku kepentingan yang terdiri atas pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media. “Untuk itu, kita perlu bekerja keras dan bekerja sama untuk menyukseskan agenda besar ini dengan cara mensosialisasikan, mengembangkan, dan menyinergikan pemakaian material konstruksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tandas Jarot.

Sementara itu, Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, konstruksi di Indonesia menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi nasional terbesar dengan serapan tenaga kerja lebih dari 8 juta jiwa. SIG memiliki visi untuk mendorong inovasi produk dan teknologi konstruksi yang berwawasan masa depan dan berorientasi perlindungan lingkungan.

Melalui semangat Go Beyond Next untuk mendukung kehidupan masa depan yang berkelanjutan, SIG telah mengembangkan produk ramah lingkungan. Selain portofolio produk semen Non-OPC untuk berbagai aplikasi yang dapat mereduksi emisi CO2 sebesar 8-44%, SIG juga menyediakan berbagai solusi beton yang telah dikembangkan. Seperti, teknologi konstruksi DynaHome untuk percepatan pembangunan perumahan, SpeedCrete untuk solusi perbaikan perkerasan beton dengan open traffic dalam 4 jam yang memungkinkan penyelesaian pengerjaan konstruksi jalan yang lebih cepat dan bebas macet, serta ThruCrete solusi perkerasan beton dengan porositas hingga 35% yang dapat menyediakan daerah resapan air dan mengurangi risiko banjir.

Melalui unit pengolahan limbah bernama Nathabumi, SIG memanfaatkan limbah industrial maupun sampah perkotaan sebagai bahan baku dan bahan bakar alternatif melalui metode co-processing. Beberapa jenis limbah industri seperti fly ashbottom ash, dan copper slag juga dapat digunakan sebagai alternatif bahan baku semen dan produk turunannya.

“Selain menyediakan material konstruksi yang ramah lingkungan, kami juga ingin terlibat dalam pemberdayaan tenaga kerja konstruksi di Indonesia terutama dalam hal prinsip dan tren konstruksi berkelanjutan serta perkembangan teknologi semen ramah lingkungan dan produk turunannya untuk menunjang peningkatan penggunaan produk ramah lingkungan dalam negeri demi mewujudkan penyelenggaraan konstruksi yang produktif, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Donny Arsal.

Penulis: Eri Sutrisno

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Junda Maulana Respon Respon Polemik THR PPPK

    Junda Maulana Respon Respon Polemik THR PPPK

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menjelaskan alasan belum dibayarkannya Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu. Keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi faktor utama yang membuat pemerintah belum mampu memenuhi pembayaran tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Junda Maulana […]

  • Kades Buttu Baruga Nyatakan Siap Dukung Pesta Demokrasi yang Aman dan Nyaman

    Kades Buttu Baruga Nyatakan Siap Dukung Pesta Demokrasi yang Aman dan Nyaman

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MAJENE – Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang kini mulai berjalan tentu menjadi harapan bersama agar tetap berjalan aman, nyaman dan demokratis. Harapan kelancaran Pemilu 2024, juga mendapat dukungan dari Kepala Desa Buttu Baruga Kecamatan Banggae Timur Arifin. “Menjaga ketertiban dan keamanan Pemilu, baik sebelum maupun setelahnya adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa ditawar-tawar,” […]

  • Kabar Baik! Perkimtanhub Sulbar Dukung Pembangunan Kanwil Haji & Umrah

    Kabar Baik! Perkimtanhub Sulbar Dukung Pembangunan Kanwil Haji & Umrah

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 42
    • 0Komentar

    MAMUJU — Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Haji dan Umrah Sulbar Ahmad Barambangi, Senin (30/3). Kunjungan tersebut terkait permintaan hibah lahan untuk pembangunan Kanwil Haji dan Umrah Sulbar. Kedatangan Kepala Kanwil Haji dan Umrah Sulbar, diterima langsung oleh Kepala Dinas Perkimtanhub […]

  • Wagub Uu Ajak Masyarakat Tetap Produktif saat Ramadan

    Wagub Uu Ajak Masyarakat Tetap Produktif saat Ramadan

    • calendar_month Ming, 9 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 147
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIAMIS — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengajak masyarakat tetap produktif bekerja dan berkarya di bulan Ramadan. Produktivitas seseorang mesti dijaga demi ketahanan keluarga. “Masyarakat hayu meningkatkan ekonomi kita masing- masing, kami selaku pimpinan di Jawa Barat mendorong masyarakat untuk sejahtera,” ujar Uu Ruzhanul Ulum saat Subuh Keliling, di Pondok Pesantren Miftahul […]

  • Herman Suryatman: Indramayu Andalan Jabar dalam Ketahanan Pangan

    Herman Suryatman: Indramayu Andalan Jabar dalam Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 124
    • 0Komentar

    KABUPATEN INDRAMAYU — Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan Indramayu sebagai salah satu daerah andalan Jabar dalam ketahanan pangan dan pengendalian inflasi. Herman mengapresiasi Pemda Kabupaten Indramayu yang berhasil mempertahankan produksi gabah kering giling mencapai 1,5 juta ton per tahun. “Itu tertinggi di Jabar dan nasional,” ujar Herman Suryatman saat rakor Program Percepatan Optimalisasi Pencapaian Indikator […]

  • Suhardi Duka Janjikan Tax Holiday 5 Tahun untuk Pengusaha Muda Sulbar

    Suhardi Duka Janjikan Tax Holiday 5 Tahun untuk Pengusaha Muda Sulbar

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menghadiri pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Barat masa bakti 2025–2028, yang berlangsung di Ballroom Hotel Maleo Mamuju, Rabu malam, 27 Agustus 2025. Acara pelantikan berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran pengurus Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Wakil Ketua DPRD Sulbar, unsur Forkopimda Sulbar, serta […]

expand_less