Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Komitmen Indonesia Mengurangi Pemanasan Global

Komitmen Indonesia Mengurangi Pemanasan Global

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Sebagai bentuk komitmen dalam pengurangan emisi karbon, Kementerian PUPR menerapkan konstruksi berkelanjutan dan mengembangkan infrastruktur hijau.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Indonesia Water Institute pada pertengahan Maret lalu menyelenggarakan sustainable infrastructure forum dengan tema “Komitmen Bersama untuk Pengurangan Emisi Karbon dan Strategi Pembiayaan Infrastruktur Berkelanjutan”.

Dalam kesempatan ini Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono mengatakan, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan menggunakan seluruh sumber daya sendiri atau 41% dengan dukungan serta kerja sama internasional. Dalam mewujudkan sasaran itu, sambung dia, sektor konstruksi memainkan peranan penting.

Menteri Basuki mengingatkan, emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas konstruksi cukup signifikan. “Untuk itu, Kementerian PUPR RI berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon melalui penerapan konstruksi berkelanjutan dan pengembangan infrastruktur hijau yang mensinergikan antara natural system dan engineered solution,” katanya, dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI Jarot Widyoko.

Secara umum, emisi gas rumah kaca menjadi penyebab global warming dan memicu perubahan iklim. Konsekuensinya adalah menimbulkan anomali cuaca/cuaca ekstrem, meningkatnya suhu bumi, mencairnya es di kutub, meningkatnya permukaan laut, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan hujan lebat.

Implementasi konstruksi berkelanjutan dapat dilakukan dengan mengutamakan produk lokal, unggulan, dan ramah lingkungan. Sebagai langkah konkret, diterbitkan Instruksi Menteri PUPR nomor 4 tahun 2020 tentang Penggunaan Non-Ordinary Portland Cement (Non-OPC) pada Pekerjaan Konstruksi di Kementerian PUPR RI.

Pada instruksi menteri itu diamanatkan bahwa untuk mewujudkan pembangunan konstruksi yang berkelanjutan, diperlukan optimalisasi penggunaan material yang ramah lingkungan dalam pekerjaan konstruksi. Tapi tetap memenuhi persyaratan spesifikasi material untuk tiap-tiap jenis pekerjaan konstruksi.

Semen Non-OPC telah teruji dapat memenuhi persyaratan spesifikasi dan diproduksi dengan indeks terak yang lebih rendah dibandingkan semen OPC yang banyak digunakan untuk konstruksi berbagai infrastruktur. Sehingga, dapat menekan emisi CO2 dalam proses produksinya.

Menurut Jarot, saat ini, Kementerian PUPR RI mendapat tugas besar untuk membangun infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengusung konsep Smart Forest City. Dalam membangun IKN, Kementerian PUPR RI juga memanfaatkan inovasi teknologi yang mendukung upaya penurunan emisi karbon dan zero waste.

Upaya penurunan emisi karbon dan zero waste tersebut meliputi Integrated Urban Water Management (IUWM) dengan mengelola sistem tata air perkotaan, Smart Water Management System terkait penyelenggaraan penyediaan air minum, daur ulang grey water, serta sistem pemanenan air hujan yang penggunaannya dapat dipantau menggunakan aplikasi, dan Waste Management Flow dengan mengelola sampah dan limbah di IKN menggunakan konsep pengelolaan sampah berbasis reduce, reuse, recycle (3R).

Jarot menegaskan kembali, kunci penyelenggaraan konstruksi berkelanjutan adalah kolaborasi pentaheliks antarpemangku kepentingan yang terdiri atas pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media. “Untuk itu, kita perlu bekerja keras dan bekerja sama untuk menyukseskan agenda besar ini dengan cara mensosialisasikan, mengembangkan, dan menyinergikan pemakaian material konstruksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tandas Jarot.

Sementara itu, Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, konstruksi di Indonesia menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi nasional terbesar dengan serapan tenaga kerja lebih dari 8 juta jiwa. SIG memiliki visi untuk mendorong inovasi produk dan teknologi konstruksi yang berwawasan masa depan dan berorientasi perlindungan lingkungan.

Melalui semangat Go Beyond Next untuk mendukung kehidupan masa depan yang berkelanjutan, SIG telah mengembangkan produk ramah lingkungan. Selain portofolio produk semen Non-OPC untuk berbagai aplikasi yang dapat mereduksi emisi CO2 sebesar 8-44%, SIG juga menyediakan berbagai solusi beton yang telah dikembangkan. Seperti, teknologi konstruksi DynaHome untuk percepatan pembangunan perumahan, SpeedCrete untuk solusi perbaikan perkerasan beton dengan open traffic dalam 4 jam yang memungkinkan penyelesaian pengerjaan konstruksi jalan yang lebih cepat dan bebas macet, serta ThruCrete solusi perkerasan beton dengan porositas hingga 35% yang dapat menyediakan daerah resapan air dan mengurangi risiko banjir.

Melalui unit pengolahan limbah bernama Nathabumi, SIG memanfaatkan limbah industrial maupun sampah perkotaan sebagai bahan baku dan bahan bakar alternatif melalui metode co-processing. Beberapa jenis limbah industri seperti fly ashbottom ash, dan copper slag juga dapat digunakan sebagai alternatif bahan baku semen dan produk turunannya.

“Selain menyediakan material konstruksi yang ramah lingkungan, kami juga ingin terlibat dalam pemberdayaan tenaga kerja konstruksi di Indonesia terutama dalam hal prinsip dan tren konstruksi berkelanjutan serta perkembangan teknologi semen ramah lingkungan dan produk turunannya untuk menunjang peningkatan penggunaan produk ramah lingkungan dalam negeri demi mewujudkan penyelenggaraan konstruksi yang produktif, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Donny Arsal.

Penulis: Eri Sutrisno

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Djafar Inspeksi  Objek Penerima Bantuan Internet Sulbar Digital di Desa Tabolang

    Ridwan Djafar Inspeksi Objek Penerima Bantuan Internet Sulbar Digital di Desa Tabolang

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MATENG – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Sulawesi Barat Muhammad Ridwan Djafar, melakukan inspeksi lapangan pada objek penerima bantuan internet program Sulbar Digital di Desa Tabolang, Kabupaten Mamuju Tengah, Minggu (22/02/2026). Ridwan Djafar mengatakan, kegiatan inspeksi ini bertujuan untuk memastikan perangkat dan kualitas layanan internet yang telah dipasang dapat berfungsi dengan optimal […]

  • Komitmen Jabar Maksimalkan Serapan Tenaga Kerja Lokal Dengan konsisten perkuat Sumber Daya Manusia

    Komitmen Jabar Maksimalkan Serapan Tenaga Kerja Lokal Dengan konsisten perkuat Sumber Daya Manusia

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 147
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen untuk terus memaksimalkan warga lokal bisa terserap menjadi tenaga kerja di industri yang ada di Jabar. Menurut Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil, sekitar 60 persen industri di Indonesia berada di Jabar. Namun, sekitar 20 persen tenaga kerjanya ber-KTP luar Jabar. “Jabar ini tidak hanya menjadi lapangan […]

  • Kawasan Rebana Bakal Serap 4,49 Juta Pekerja

    Kawasan Rebana Bakal Serap 4,49 Juta Pekerja

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Peresmian Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) pada tanggal 11 Juli 2023 dan bakal beroperasinya Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Kabupaten Majalengka secara penuh bulan Oktober 2023 akan semakin memudahkan akses transportasi menuju kawasan industri Rebana Jabar. Akses jalan nasional, provinsi, jalan tol, udara hingga laut melalui Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang membuat kawasan […]

  • Kick Off HKSN 2024 Dimulai di Desa Talaga: Kolaborasi Mensos Saifullah Yusuf, Mendes Yandri, dan SMSI Pusat

    Kick Off HKSN 2024 Dimulai di Desa Talaga: Kolaborasi Mensos Saifullah Yusuf, Mendes Yandri, dan SMSI Pusat

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SERANG – Menteri Sosial RI Drs. H. Saifullah Yusuf bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto, serta Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus, mengawali peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2024 di Taman Firdaus, Desa Talaga, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten, pada Senin (16/12/2024). Dalam kegiatan ini, kedua menteri bersama […]

  • Ducati Rilis Tim Balap 2024, Pecco Bagnaia Pakai Nomor 1 Lagi!

    Ducati Rilis Tim Balap 2024, Pecco Bagnaia Pakai Nomor 1 Lagi!

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Ducati resmi meluncurkan tim balap MotoGP untuk musim 2024 yang akan ditunggangi Francesco ‘Pecco’ Bagnaia dan Enea Bastianini. Kedua motornya masih tetap menggunakan warna merah, menariknya Pecco kembali menggunakan nomor balap 1. Peluncuran tim Ducati Lenovo dilakukan di Palacampiglio, Madonna, Italia. Tim Borgo Panigale itu meluncurkan livery Ducati Desmosedici GP24 yang akan digunakan selama musim MotoGP 2024. Seperti […]

  • Produksi Gabah Kering Giling di Jabar Tahun 2024 Diupayakan Capai 11 Juta Ton

    Produksi Gabah Kering Giling di Jabar Tahun 2024 Diupayakan Capai 11 Juta Ton

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 143
    • 0Komentar

    KABUPATEN INDRAMAYU — Berkaitan dengan program perluasan areal tanam melalui pompanisasi, produksi gabah kering giling (GKG) dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat akan ditingkatkan dari semula 9 juta ton menjadi 11 juta ton. Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Herman Suryatman saat melaksanakan monitoring dan evaluasi program Pompanisasi di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten […]

expand_less