Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Sebentar lagi, Indonesia Punya Kereta Cepat

Sebentar lagi, Indonesia Punya Kereta Cepat

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

Pada HUT ke-78 Kemerdekaan RI masyarakat Indonesia bakal mendapatkan kado istimewa, yakni pengoperasian Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Persiapan operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sudah dilakukan beberapa kali. Rangkaian KCJB telah melakukan hot sliding test di jaringan overhead catenary system (OCS) KCJB selama dua hari berturut-turut. Yakni, pada Jumat, 19 Mei dan Sabtu, 20 Mei 2023.

Sejak 15 Mei, juga dilakukan uji coba tahap awal atau test commissioning. Tes itu dilakukan untuk melihat kesiapan semua sarana dan prasarana KCJB yang telah dibangun.

Di tahap awal tes commissioning, baru dimulai persiapan-persiapan berupa pengujian integrasi sistem sarana, prasarana, fixed asset, seperti signallingtelecomunicationcatenaryoperation control center (OCC), depo, dan stasiun. Tes commissioning adalah salah satu bagian yang sangat penting dalam rencana pengoperasian KCJB.

Berdasarkan evaluasi dari hot sliding test pada hari pertama, pengetesan KCJB berjalan lancar. Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan comprehensive inspection train (CIT) atau kereta inspeksi di hari kedua untuk kembali memastikan kesiapan seluruh jaringan OCS.

“Kali ini hot sliding test dilakukan dengan menggunakan rangkaian kereta inspeksi yang dijalankan dari Depo Tegalluar hingga ke Stasiun Halim dengan kecepatan terbatas rata-rata 60 kilometer per jam,” kata Manager Corporate Communication PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Emir Monti, pada Sabtu (20/5/2023).

Dengan menggunakan CIT, aliran listrik yang ada di jaringan OCS dapat diukur dengan lebih mendetail. Baik kemampuan maupun kestabilannya dalam memberikan tenaga untuk sarana KCJB. CIT ini memang didesain untuk mengukur berbagai kondisi prasarana KCJB, mulai dari kelistrikan, kondisi jalur, persinyalan, dan berbagai fasilitas operasi lainnya.

Secara bertahap, pengetesan akan dilanjutkan ke fase pengujian untuk semua sistem secara terintegrasi. Pada tahap tersebut KCJB akan dijalankan secara rutin demi mengecek integrasi sistem persinyalan, telekomunikasi, OCS, stasiun, dan berbagai subsistem lainnya.

Setelah seluruh tahapan tersebut dilalui dengan baik, maka akan dilanjutkan dengan sertifikasi laik operasi dari Kementerian Perhubungan dan pelaksanaan trial run KCJB.

Selama pengujian, masyarakat sangat antusias melihat perjalanan perdana KA cepat di sepanjang jalur KCJB. KCIC berharap, masyarakat tetap dapat berhati-hati, menjaga jarak, tidak bermain layangan, dan beraktivitas di dalam jalur KCJB.

Pada uji coba Senin, 22 Mei 2023, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) meningkatkan kecepatan uji coba kereta cepat dari yang semula 60 kilometer per jam menjadi 180 km per jam.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, peningkatan kecepatan uji coba dilakukan setelah seluruh persiapan awal pelaksanaan testing & commissioning berhasil diselesaikan.

Menurut Slamet, berbagai pengetesan kesiapan sarana prasarana KCJB yang dilakukan sebelumnya sudah berjalan dengan lancar.

“Berdasarkan evaluasi, maka mulai hari ini kecepatan perjalanan KA cepat mulai ditambah menjadi hingga 180 kilometer per jam,” kata Dwiyana.

Lama perjalanan kereta cepat Jakarta-Bandung berdasarkan pelaksanaan testing & commissioning dengan kecepatan 180 km per jam, menunjukkan kereta cepat yang melaju dari Stasiun Halim, Jakarta Timur, ke Stasiun Tegalluar, Bandung, hanya membutuhkan waktu perjalanan 50 menit. Namun PT KCIC masih akan terus menambah kecepatan kereta tersebut hingga maksimal.

“Nantinya kecepatan akan terus ditambah hingga mencapai puncak kecepatan operasional di 350 kilometer per jam bahkan hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya, yaitu hingga 385 kilometer per jam,” kata Dwiyana.

Untuk mencapai kecepatan tersebut, pengoperasian Comprehensive Inspection Train (CIT) akan terus ditingkatkan secara bertahap setiap harinya. Perjalanan dengan CIT difokuskan pada pengetesan integrasi sistem sarana dan prasarana.

Seluruh aspek akan dicek apakah fungsinya normal dan dapat dilalui KCJB dengan kecepatan tinggi. Satu rangkaian CIT atau kereta inspeksi KCJB terdiri dari delapan kereta dengan fungsi yang berbeda, mulai dari pengujian lintasan hingga pengecekan integrasi rel-roda.

Penulis: Eri Sutrisno

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kandidat Ketua Umum akan Bersaing Ketat di Munas II ABUPI

    Tiga Kandidat Ketua Umum akan Bersaing Ketat di Munas II ABUPI

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 85
    • 0Komentar

    JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) II Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) siap digelar untuk memilih ketua umum baru, untuk kepemimpinan periode 2025-2030, menggantikan Aulia Febrial Fatwa Ketua Umum ABUPI periode 2020-2025. Rangkaian acara tersebut diawali dengan pendaftaran bakal calon ketua Umum di Hotel Aryaduta Menteng pada Jumat, 17 Januari 2025, pendaftaran dibuka pukul 09.00 […]

  • Gubernur Sulbar Berkomitmen Bangun 6 Kabupaten Tanpa Pilih Kasih

    Gubernur Sulbar Berkomitmen Bangun 6 Kabupaten Tanpa Pilih Kasih

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menegaskan tidak ada satu pun daerah yang diperlakukan berbeda dalam kebijakan pemerintahan. Enam kabupaten di Sulbar dipandang sama. Pernyataan itu disampaikan saat malam silaturahmi dan refleksi akhir tahun di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu, 31 Desember 2025. “Yakinlah bahwa tidak ada kabupaten yang kita pandang sebelah mata, semua […]

  • Ridwan Kamil Lepas Kirab Budaya dan Karnaval Pembangunan

    Ridwan Kamil Lepas Kirab Budaya dan Karnaval Pembangunan

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABUPATEN MAJALENGKA — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas kirab budaya dan karnaval pembangunan dalam rangka Hari Jadi ke-533 Kabupaten Majalengka di Jl. KH Abdul Halim, Kamis (8/6/2023). Kirab budaya menampilkan ragam tradisi khas dari 10 kabupaten/kota di Jabar dan Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Majalengka, Kuningan, Ciamis, Pangandaran, Brebes, Cilacap, Indramayu, Cirebon, Kota Cirebon […]

  • Polres Majene Gelar Operasi Keselamatan Marano 2023

    Polres Majene Gelar Operasi Keselamatan Marano 2023

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    MAJENE – Pelanggaran kasat mata bagi para pengendara yang melanggar lalu lintas di jalan raya akan tetap menjadi prioritas, seperti tidak menggunakan helm, tidak memasang plat kendaraan. “Termasuk pengendara dibawah umur, dan potensi gangguan menyebabkan kemacetan dan sebagainya yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan,” ungkap Kapolres Majene AKBP Toni Sugadri saat memimpin Apel gelar pasukan operasi keselamatan […]

  • Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Disebar ke 27 Kabupaten/Kota

    Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Disebar ke 27 Kabupaten/Kota

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Ridwan Kamil melepas Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Provinsi Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (22/6/2023). Kang Emil– sapaan Ridwan Kamil– mengungkap Tim Pemeriksa ini akan disebar ke 27 kota/ kabupaten guna memastikan mulai dari aktivitas jual beli hingga kesehatan hewan kurban baik dan halal. Tim terdiri dari unsur […]

  • Taman Nasional Betung Kerihun, Surga Hayati di Tapal Perbatasan

    Taman Nasional Betung Kerihun, Surga Hayati di Tapal Perbatasan

    • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sebagai destinasi wisata, Taman Nasional Betung Kerihun seluas 800.000 hektare, memiliki objek wisata alam yang eksotis. Indonesia memiliki berbagai jenis keanekaragaman hayati yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Keanekaragaman tersebut merupakan salah satu bentuk kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Kekayaan keanekaragaman hayati itu kini lebih mudah dinikmati, karena sebagian besar berada di dalam satu lokasi […]

expand_less