Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Prof Irfan Idris Ajak Perempuan Sulbar Cerdas Digital

Prof Irfan Idris Ajak Perempuan Sulbar Cerdas Digital

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Profesor Irfan Idris mengajak kepada perempuan Sulawesi Barat untuk cerdas digital. Utamanya dalam menyikapi berbagai isu pada era informasi yang semakin pesat dan terbuka saat ini.

Imbauan tersebut disampaikan Prof Irfan Idris saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara Perempuan Teladan, Optimis dan Produktif  dengan tajuk Cerdas Digital, Satukan Bangsa. Acara dirangkaikan pula dengan Sosialisasi Kompetisi Menulis Esai Perempuan Perdamaian.

Kegiatan yang dilaksanakan Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulbar bekerjasama BNPT, diikuti ratusan peserta dari berbagi unsur. Bertempat di Aula Kantor Kanwil Kementerian Agama Sulbar di Mamuju, Rabu 2 Agustus 2023.

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme yang selanjutnya disingkat FKPT adalah forum yang dibentuk oleh BNPT di tingkat daerah sebagai mitra strategis BNPT dalam melaksanakan tugas koordinasi pencegahan terorisme di daerah.

Pada kegiatan tersebut Prof Irfan Idris menekankan pentingnya perempuan Indonesia termasuk perempuan Sulbar memiliki kecerdasan digital. Apalagi, pada era digital saat ini dengan teknologi informasi yang telah banyak merambah di kehidupan kita.

Kecerdasan digital yang dimaksud adalah kemampuan sosial, emosional, dan kognitif individu untuk menghadapi tantangan dan beradaptasi dengan tuntutan kehidupan digital.

Untuk itu, Prof Irfan Idris menyampaikan apreasiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, acara bertajuk Cerdas Digital, Satukan Bangsa menjadi wadah untuk berbagi informasi. Utamanya dalam menyatukan pemahaman bersama tentang upaya pencegahan aksi terorisme dan radikalisme di Indonesia.

“Salah satu cara yang dinilai efektif adalah pemahaman dan kecakapan digital sebagai upaya pencegahan perkembangan paham radikal dan terorisme dengan pendekatan lunak dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para perempuan melalui transformasi pengetahuan,” ujarnya.

Sebagai Direktur Pencegahan BNPT, Prof Irfan Idris juga menyampaikan bahwa BNPT menyelenggarakan beberapa program, salah satunya yaitu deradikalisasi. Deradikalisasi adalah sebuah program yang bertujuan untuk menetralkan pemikiran-pemikiran bagi mereka yang sudah terkapar dengan radikalisme.

“Yang menjadi sasarannya yaitu para teroris yang ada di dalam lapas maupun di luar lapas,” ujarnya.

Deradikalisasi memiliki tujuan untuk menetralisir pemikiran radikalisme. Maksudnya, untuk membersihkan pemikiran-pemikiran radikalisme yang ada pada para teroris sehingga mereka bisa kembali menjadi masyarakat biasa sebagaimana masyarakat lainnya.

Sementara Ketua FKPT Sulbar Imran Idris menuturkan, pelibatan perempuan dalam pencegahan radikalisme dan terorisme sangat penting. Sebab, hasil riset dan kajian menunjukkan pengguna media sosial di Sulbar didominasi kalangan perempuan.

“Persentasenya mencapai 78 persen. Apalagi indeks potensi radikalisme cenderung tinggi di kalangan perempuan, itulah sebabnya hari ini kita mengusung tema Cerdas Digital, Satukan Bangsa,” ujarnya.

Seminar Perempuan Teladan, Optimis dan Produktif  (TOP) FKPT Sulbar juga menghadirkan narasumber Founder of SEJIWA Foundation, Diena Haryana dan Ketua PW Fatayat Nahdlatul Ulama Sulbar, Imelda Adhiyanty.

SEJIWA melatih dan membantu orang tua dan pendidik agar mampu menciptakan lingkungan di seputar anak yang nyaman dan mendukung untuk membangun karakter serta tumbuh kembangnya.

Founder of SEJIWA Foundation, Diena Haryana juga berpandangan bahwa Perempuan Sulbar harus cakap digital, dengan memahami etika digital, sehingga aman digital.

Selain itu, dia juga memuji Sulbar yang kaya dengan keragaman budaya dan pesan-pesan kearifan lokal, baik lewat lagu-lagu maupun tarian-tarian.

Sementara itu, Imelda Adhiyanty, berpesan agar perempuan Sulbar harus bisa bergerak di berbagai hal.

Menurutnya, Perempuan Sulbar tidak boleh menjadi perempuan ekslutif, tetapi harus inklusif dan terus berpikir maju. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jabar Bakal Jadi Ikon Inacraft 2022

    Jabar Bakal Jadi Ikon Inacraft 2022

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 269
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Provinsi Jawa Barat terpilih jadi ikon pada pameran terbesar se-Asia Tenggara The International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2022, yang akan digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) 23-27 Maret 2022.   Ditemui usai Japri (Jabar Punya Informasi) di Gedung Sate, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Tutup Cycling de Jabar 2023

    Gubernur Ridwan Kamil Tutup Cycling de Jabar 2023

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABUPATEN PANGANDARAN — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menutup  Cycling de Jabar (CDJ) 2023 di Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Ahad (9/7/23). Penutupan diawali dengan 154 pembalap yang finis di Alun – alun Paamprokan yang jadi ikon pantai legendaris. Para pembalap telah menempuh jarak 369 kilometer menyusuri jalur pantai selatan melalui lima kabupaten, dibagi dua etape […]

  • IKN Jadi Model Kota Rendah Emisi Karbon

    IKN Jadi Model Kota Rendah Emisi Karbon

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Dalam konteks pembangunan IKN, Bappenas telah menetapkan IKN dibangun hanya menggunakan 20 persen kawasan lahan yang ada. Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi momentum Indonesia untuk memulai inisiatif pembangunan infrastruktur berkelanjutan, termasuk komitmen soal penurunan emisi karbon. Sikap untuk lebih menekankan pembangunan yang berkelanjutan cukup terang benderang selalu dikemukakan Presiden Joko Widodo. Salah satunya […]

  • Suhardi Duka Temui Mendagri, Bahas Pajak hingga Investasi Daerah

    Suhardi Duka Temui Mendagri, Bahas Pajak hingga Investasi Daerah

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Jakarta, Jumat (29/8/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis terkait kondisi fiskal dan pembangunan daerah. Dalam pertemuan itu, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka melaporkan kondisi terkini Sulbar, termasuk tren nasional mengenai peningkatan pajak daerah yang belakangan menjadi sorotan. Ia menegaskan […]

  • 1.249 Petani Milenial  Jawa Barat Diwisuda

    1.249 Petani Milenial  Jawa Barat Diwisuda

    • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 217
    • 0Komentar

    KABUPATEN BOGOR – Sebanyak 1.249 petani milenial Angkatan I Program Petani Milenial diwisuda secara luring dan daring, di kampus Institut Pertanian Bogor, Kabupaten Bogor, Kamis (24/3/2022). Wisuda dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.   “Setelah satu tahun dimulai 20 Maret 2021 lalu, hari ini dari sekian banyak yang mengikuti Program Petani Milenial diwisuda […]

  • Sekda Herman Suryatman Dorong LO Bekerja Cepat dan Progresif

    Sekda Herman Suryatman Dorong LO Bekerja Cepat dan Progresif

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sekda Jabar Herman Suryatman mendorong para kepala perangkat daerah yang akan bertugas sebagai liaison officer (LO) atau narahubung dengan pemda kabupaten dan kota bekerja dengan cepat dan progresif. Sekda Herman menekankan pentingnya peran Tim LO dalam memastikan pencapaian indikator pembangunan makro di setiap kabupaten dan kota. “Tim LO harus menjadi penghubung yang […]

expand_less