Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Mendorong Hilirisasi Pasir Silika

Mendorong Hilirisasi Pasir Silika

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Hilirisasi silika menjadi wafer silikon diharapkan mendukung kemandirian industri photovoltaic (PV) module dan semikonduktor dalam negeri.

Komoditas silika memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku industri semikonduktor. Industri ini memiliki prospek sebagai penghasil devisa dan pencipta lapangan kerja yang besar.

Oleh karenanya, Indonesia perlu mendorong pengembangan industri hulu dan industri antara melalui hilirisasi silika menjadi wafer silikon berbasis solar grade silicon (SGS) dan electronic grade silicon (EGS).

Wafer silikon merupakan material building block bagi industri semikonduktor dan sel surya. Tapi, menurut Staf Ahli bidang Penguatan Kemampuan Industri Dalam Negeri Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ignatius Warsito, saat ini industri yang mengolah silika hingga menjadi wafer silikon solar grade belum tersedia di Indonesia.

Hilirisasi silika menjadi wafer silikon diharapkan mendukung kemandirian industri photovoltaic (PV) module dan semikonduktor dalam negeri. Untuk mencapai pengembangan hilirisasi silika menjadi wafer silikon, perlu dilakukan beberapa kegiatan penunjang, seperti penyusunan roadmap industri wafer silikon dan pembuatan pohon industri secara komprehensif.

Direktur Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Nonlogam (ISKBGNL) Kemenperin Wiwik Pudjiastuti menyampaikan, berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, di Indonesia terdapat 328 perusahaan pencadangan pasir silika, 98 pemegang izin usaha pertambangan (IUP), 82 pemegang IUP eksplorasi dengan realisasi penambangan pasir silika pada 2021 sebesar 2,01 juta meter kubik, dan 330 juta ton total cadangan.

Adapun lokasi potensial tambang pasir silika ada di Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat, dan tidak menutup potensi-potensi di tempat lainnya. “Sedangkan kuarsit total sumber dayanya sebesar 297 juta ton dan lokasi utama potensi penambangannya ada di Aceh,’’ jelas Wiwik.

Wiwik memaparkan, berdasarkan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) Kemenperin, saat ini tercatat ada 21 perusahaan pengolahan pasir silika dengan kapasitas terpasang 738.536 ton per tahun (tpy) dengan realisasi volume produksi dari sembilan perusahaan pada 2022 sebesar 404.755 ton.

Menurutnya, dari sembilan perusahaan yang tersebar di Jawa dan Kalimantan tersebut, utilisasinya sebesar 68,48%. Sedangkan untuk jenis produknya, masih diminati pasir silika, tepung silika dan resin coated sand.

Dari sisi potensi bahan baku industri PV dan semikonduktor, data BPS 2022 menyebutkan, potensi nilai substitusi impor untuk Wafer Silikon mencapai USD17,7 juta USD, USD120 juta produk semi konduktor, USD6,2 juta untuk solar cell tidak dirakit, dan mencapai USD65,9 juta untuk solar cell dirakit.

“Apabila bisa disiapkan di dalam negeri, tentunya ini menjadi potensi yang sangat besar untuk Indonesia, sehingga potensi-potensi substitusi impor produk olahan silika sebagai bahan baku industri PV dan semikonduktor tersebut dapat diraih,” tutur Wiwik.

Sesuai rencana, mulai tahun ini, Kemenperin akan menyusun rencana aksi kebijakan hilirisasi komoditas silika/kuarsa, dimulai dengan penyusunan draf roadmap hilirisasi silika menjadi wafer silikon tahun 2025–2035 dalam rangka kemandirian industri PV module dan semikonduktor yang akan mulai disusun pada tahun ini. Kemudian finalisasi penyusunan roadmap hilirisasi silika menjadi wafer silikon tahun 2025–2035 akan mulai dilaksanakan pada 2024, dilanjutkan dengan penyusunan peraturan Menteri Perindustrian terkait roadmap tersebut.

Di dunia perindustrian porsi penggunaan pasir silika saat ini cukup besar. Contohnya, digunakan untuk kebutuhan industri gelas, semen, beton, keramik, tekstil, kertas, kosmetik, elektronik, cat, film, pasta gigi, dan lain-lain. Sebagian besar masih dapat memakai pasir silika dengan kandungan Si02 99.5 %, namun impuritas bisa jadi masih 200 ppm.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara tegas melarang kegiatan ekspor pasir silika atau pasir kuarsa. Menurut Presiden Jokowi, pasir silika atau kuarsa rupanya memiliki sebanyak 60 ribu turunan yang memiliki nilai tambah.

“Tahun 2027, ekosistem EV harus tuntas. Semua hilirisasi termasuk pasir silika juga akan kita larang ekspor. Kalau pasir silika ini saya sudah hitung turunannya ada 60 ribu, ada nilai tambah yang besar,” ungkap Jokowi di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) membeberkan bahwa Indonesia sudah memulai mengekspor pasir kuarsa sejak 2020. Adapun ekspornya 100% dilakukan ke Tiongkok. Indonesia menggeser posisi ekspor  negara ke Tiongkok, yakni Australia, Kamboja, dan Pakistan.

Saat ini Indonesia tidak memanfaatkan pasir kuarsa hanya untuk diekspor melainkan sudah dimanfaatkan dalam negeri untuk industri semen dan bata. Proporsi pemanfaatan pasir kuarsa dalam negeri sebesar 80%, sedangkan 20% sisanya diekspor. (indonesia.go.id)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Urai Sampahnya, Nikmati Setrumnya

    Urai Sampahnya, Nikmati Setrumnya

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Pemerintah telah mencanangkan pembangunan 12 pembangkit listrik tenaga sampah di 12 kota Indonesia untuk mengurangi gunungan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Masyarakat Kampung Adat Cireundeu di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, tak akan pernah melupakan sebuah peristiwa kelam 18 tahun silam yang melenyapkan dua kampung tetangga mereka, Cilimus dan Pojok. […]

  • Ridwan Kamil: Dukung Cirebon Melalui Bankeu Provinsi

    Ridwan Kamil: Dukung Cirebon Melalui Bankeu Provinsi

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KOTA CIREBON– Gubernur Ridwan Kamil mengatakan selama lima tahun kepemimpinan bersama Wagub Uu Ruzhanul Ulum, Pemdaprov Jabar telah mengucurkan bantuan keuangan Rp500 miliar kepada Kota Cirebon untuk pembangunan. Bantuan keuangan mencapai setengah triliun rupiah itu dipakai di antaranya untuk memperbaiki 1.500 rumah tidak layak huni, Alun-alun Kejaksaan dan Alun – alun Kasepuhan, Creatif Center Ciayumajakuning, […]

  • Salim Mengga Kunjungi Warga Kurang Mampu yang Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni

    Salim Mengga Kunjungi Warga Kurang Mampu yang Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 63
    • 0Komentar

    POLEWALI – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga, melakukan kunjungan langsung ke rumah seorang warga kurang mampu di Kelurahan Pappang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar yang tinggal di sebuah gubuk tak layak huni, Selasa 5 Agustus 2025. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari program pemantauan langsung terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah pedesaan. Warga […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Luncurkan Forum Diaspora Jawa Barat

    Gubernur Ridwan Kamil Luncurkan Forum Diaspora Jawa Barat

    • calendar_month Jum, 9 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami meluncurkan Forum Diaspora Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (9/6/2023). Forum Diaspora Jabar merupakan platform dialog yang memfasilitasi dan mendorong kolaborasi menuju Indonesia Maju 2045 melalui Visi  “Jabar Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi”. Forum ini juga sebagai platform komunikasi yang menghubungkan berbagai potensi kekuatan […]

  • Musrenbang Kelurahan Galung 2023, Didominasi Pembangunan Fisik

    Musrenbang Kelurahan Galung 2023, Didominasi Pembangunan Fisik

    • calendar_month Sab, 18 Feb 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MAJENE – Pemerintah Kelurahan Galung Kecamatan Banggae menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2023 di Aula Kantor Lurah Galung, Jumat (17/02/2023). “Musrenbang 2023 ini, untuk usulan pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2024,” sebut Arman Lurah Galung. Musrenbang tingkat Kelurahan Galung dengan tema Sinergitas Percepatan Pembangunan Infrastruktur yang Berwawasan Lingkungan Dalam Menciptakan Pemerataan Pembangunan Menuju Majene […]

  • Presiden Jokowi Apresiasi Penggunaan Pupuk Organik di Tuban

    Presiden Jokowi Apresiasi Penggunaan Pupuk Organik di Tuban

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 79
    • 0Komentar

    TUBAN – Mengawali kunjungan kerja (kunker) di Jawa Timur, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Iriana Jokowi melakukan tanam padi bersama para petani di di Kawasan Daulat Pangan Serikat Petani Indonesia, di Desa Senori, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Kamis (06/04/2023) pagi. Presiden mengapresiasi para petani yang telah menggunakan pupuk organik untuk menggarap lahan seluas […]

expand_less