Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Mendorong Hilirisasi Pasir Silika

Mendorong Hilirisasi Pasir Silika

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

Hilirisasi silika menjadi wafer silikon diharapkan mendukung kemandirian industri photovoltaic (PV) module dan semikonduktor dalam negeri.

Komoditas silika memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku industri semikonduktor. Industri ini memiliki prospek sebagai penghasil devisa dan pencipta lapangan kerja yang besar.

Oleh karenanya, Indonesia perlu mendorong pengembangan industri hulu dan industri antara melalui hilirisasi silika menjadi wafer silikon berbasis solar grade silicon (SGS) dan electronic grade silicon (EGS).

Wafer silikon merupakan material building block bagi industri semikonduktor dan sel surya. Tapi, menurut Staf Ahli bidang Penguatan Kemampuan Industri Dalam Negeri Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ignatius Warsito, saat ini industri yang mengolah silika hingga menjadi wafer silikon solar grade belum tersedia di Indonesia.

Hilirisasi silika menjadi wafer silikon diharapkan mendukung kemandirian industri photovoltaic (PV) module dan semikonduktor dalam negeri. Untuk mencapai pengembangan hilirisasi silika menjadi wafer silikon, perlu dilakukan beberapa kegiatan penunjang, seperti penyusunan roadmap industri wafer silikon dan pembuatan pohon industri secara komprehensif.

Direktur Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Nonlogam (ISKBGNL) Kemenperin Wiwik Pudjiastuti menyampaikan, berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, di Indonesia terdapat 328 perusahaan pencadangan pasir silika, 98 pemegang izin usaha pertambangan (IUP), 82 pemegang IUP eksplorasi dengan realisasi penambangan pasir silika pada 2021 sebesar 2,01 juta meter kubik, dan 330 juta ton total cadangan.

Adapun lokasi potensial tambang pasir silika ada di Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat, dan tidak menutup potensi-potensi di tempat lainnya. “Sedangkan kuarsit total sumber dayanya sebesar 297 juta ton dan lokasi utama potensi penambangannya ada di Aceh,’’ jelas Wiwik.

Wiwik memaparkan, berdasarkan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) Kemenperin, saat ini tercatat ada 21 perusahaan pengolahan pasir silika dengan kapasitas terpasang 738.536 ton per tahun (tpy) dengan realisasi volume produksi dari sembilan perusahaan pada 2022 sebesar 404.755 ton.

Menurutnya, dari sembilan perusahaan yang tersebar di Jawa dan Kalimantan tersebut, utilisasinya sebesar 68,48%. Sedangkan untuk jenis produknya, masih diminati pasir silika, tepung silika dan resin coated sand.

Dari sisi potensi bahan baku industri PV dan semikonduktor, data BPS 2022 menyebutkan, potensi nilai substitusi impor untuk Wafer Silikon mencapai USD17,7 juta USD, USD120 juta produk semi konduktor, USD6,2 juta untuk solar cell tidak dirakit, dan mencapai USD65,9 juta untuk solar cell dirakit.

“Apabila bisa disiapkan di dalam negeri, tentunya ini menjadi potensi yang sangat besar untuk Indonesia, sehingga potensi-potensi substitusi impor produk olahan silika sebagai bahan baku industri PV dan semikonduktor tersebut dapat diraih,” tutur Wiwik.

Sesuai rencana, mulai tahun ini, Kemenperin akan menyusun rencana aksi kebijakan hilirisasi komoditas silika/kuarsa, dimulai dengan penyusunan draf roadmap hilirisasi silika menjadi wafer silikon tahun 2025–2035 dalam rangka kemandirian industri PV module dan semikonduktor yang akan mulai disusun pada tahun ini. Kemudian finalisasi penyusunan roadmap hilirisasi silika menjadi wafer silikon tahun 2025–2035 akan mulai dilaksanakan pada 2024, dilanjutkan dengan penyusunan peraturan Menteri Perindustrian terkait roadmap tersebut.

Di dunia perindustrian porsi penggunaan pasir silika saat ini cukup besar. Contohnya, digunakan untuk kebutuhan industri gelas, semen, beton, keramik, tekstil, kertas, kosmetik, elektronik, cat, film, pasta gigi, dan lain-lain. Sebagian besar masih dapat memakai pasir silika dengan kandungan Si02 99.5 %, namun impuritas bisa jadi masih 200 ppm.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara tegas melarang kegiatan ekspor pasir silika atau pasir kuarsa. Menurut Presiden Jokowi, pasir silika atau kuarsa rupanya memiliki sebanyak 60 ribu turunan yang memiliki nilai tambah.

“Tahun 2027, ekosistem EV harus tuntas. Semua hilirisasi termasuk pasir silika juga akan kita larang ekspor. Kalau pasir silika ini saya sudah hitung turunannya ada 60 ribu, ada nilai tambah yang besar,” ungkap Jokowi di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) membeberkan bahwa Indonesia sudah memulai mengekspor pasir kuarsa sejak 2020. Adapun ekspornya 100% dilakukan ke Tiongkok. Indonesia menggeser posisi ekspor  negara ke Tiongkok, yakni Australia, Kamboja, dan Pakistan.

Saat ini Indonesia tidak memanfaatkan pasir kuarsa hanya untuk diekspor melainkan sudah dimanfaatkan dalam negeri untuk industri semen dan bata. Proporsi pemanfaatan pasir kuarsa dalam negeri sebesar 80%, sedangkan 20% sisanya diekspor. (indonesia.go.id)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genjot Pariwisata Bali, Brantas Abipraya Kebut Selesaikan Taman Segara Kerthi

    Genjot Pariwisata Bali, Brantas Abipraya Kebut Selesaikan Taman Segara Kerthi

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 86
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebagai upaya turut mendorong dan menghidupkan kembali pariwisata Bali di kancah internasional pasca pandemi COVID-19, PT Brantas Abipraya (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang konstruksi ini terus menggenjot pembangunan Taman Segara Kerthi. Berlokasi di area pembangunan Pengembangan Pelabuhan Benoa, Bali, infrastruktur ini mulai dikerjakan pada April 2022 dan ditargetkan […]

  • Pemda Provinsi Jabar Raih Penghargaan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Proaktif

    Pemda Provinsi Jabar Raih Penghargaan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Proaktif

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 110
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat kembali menerima penghargaan pada 2023. Kali ini, Pemda Provinsi Jabar menerima penghargaan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Proaktif. Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi kepada Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jabar Gandjar Yudniarsa dalam Rapat Koordinasi UKPBJ Proaktif Tahun 2023 […]

  • Resmikan Jembatan di Cililin, Ridwan Kamil Apresiasi Peran Komuntas Beri Solusi Bagi Warga

    Resmikan Jembatan di Cililin, Ridwan Kamil Apresiasi Peran Komuntas Beri Solusi Bagi Warga

    • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    BANDUNG BARAT — Jembatan Cinta hadir di Desa Nanggerang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Jembatan sepanjang 70 meter yang menghubungkan Desa Nanggeran dan Desa Mukapayung itu diharapkan dapat menggerakan roda perekonomian dan aksesibilitas pendidikan warga sekitar. Jembatan tersebut diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ibu Atalia Praratya, serta Ketua Umum Alumni SMAN 5 […]

  • Kemendikbud Buka Pendaftaran Mahasiswa Wirausaha Merdeka

    Kemendikbud Buka Pendaftaran Mahasiswa Wirausaha Merdeka

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pendaftaran akun mahasiswa Wirausaha Merdeka akan dibuka mulai 20 April 2023. Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa aktif D2, D3, D4, dan S1, serta bisa pula diikuti oleh mahasiswa jenjang S2 dan S3. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Program Wirausaha Merdeka saat ini tengah membuka pendaftaran perguruan tinggi pelaksana untuk angkatan yang […]

  • Taman Nasional Betung Kerihun, Surga Hayati di Tapal Perbatasan

    Taman Nasional Betung Kerihun, Surga Hayati di Tapal Perbatasan

    • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sebagai destinasi wisata, Taman Nasional Betung Kerihun seluas 800.000 hektare, memiliki objek wisata alam yang eksotis. Indonesia memiliki berbagai jenis keanekaragaman hayati yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Keanekaragaman tersebut merupakan salah satu bentuk kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Kekayaan keanekaragaman hayati itu kini lebih mudah dinikmati, karena sebagian besar berada di dalam satu lokasi […]

  • Gubernur Sulbar Suhardi Duka Lantik 15 Pejabat Eselon II dan 5 Pelaksana Tugas

    Gubernur Sulbar Suhardi Duka Lantik 15 Pejabat Eselon II dan 5 Pelaksana Tugas

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 187
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada lima pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar. Adapun, pejabat yang mendapatkan posisi Plt diantaranya Plt Karo Ortala Nur Rahma Parampasi, Plt. Karo Tapemkesra Murdanil, Plt Diskominfo Muh. Ridwan Djafar, Plt Satpoldamkar Aksan Amirullah, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan […]

expand_less