Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Pengajuan PMN Harus Disertai Peta Jalan yang Jelas

Pengajuan PMN Harus Disertai Peta Jalan yang Jelas

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Hendrawan Supratikno menekankan perlunya peta jalan (roadmap) yang jelas bagi BUMN yang mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN). Hal tersebut, agar PMN yang dikucurkan dapat benar-benar bermanfaat dan efisien dalam pemanfaatannya.

“Peta jalan yang jelas (diperlukan bagi BUMN pengusul PMN), sebab kalau PMN dikucurkan tanpa persiapan BUMN untuk melakukan inisiatif strategis, untuk meningkatkan kinerja, tentu PMN ini menjadi tidak berguna sebenarnya, hanya menyambung kehidupan yang sulit sebenarnya,” ujarnya kepada Parlementaria usai melakukan penelaahan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap PMN kepada tiga BUMN yakni PTPN, PT PNM dan kepada PT PII, di Surabaya, Selasa (26/9/2023).

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menekankan, pemberian PMN kepada BUMN seyogyanya diberikan berdasarkan roadmap dan prospek yang dibuat masing-masing BUMN. Sehingga jumlah dana yang digunakan jelas dan pemanfaatannya pun dapat menjamin kinerja yang baik bagi BUMN.

“Kalau butuhnya (PMN) besar, jangan di-icrit-icrit (dikasih sedikit-sedikit), percuma, mari kita berikan penyertaan modal negara yang memadai, mencukupi, tetapi dengan jaminan bahwa nanti kinerjanya membaik, dan BUMN-BUMN ini menjadi kompetitif, memiliki daya saing yang tinggi. Sebab kalau tidak, jumlahnya hanya sedikit (PMN yang diberikan). Sehingga mereka ya bertahan hidup aja, jadi kita memelihara BUMN yang tidak memiliki daya saing dan mereka hanya bertahan hidup tidak bisa berkembang lagi,” lanjutnya.

Dalam agenda tersebut, Anggota Komisi XI ini pun menyoroti PMN yang diberikan kepada PTPN yang dinilai belum efektif dalam meningkatkan kinerja BUMN yang bergerak di bidang pengelolaan, pengolahan, dan pemasaran hasil perkebunan tersebut. Hal tersebut menurutnya karena tidak adanya roadmap yang jelas yang dimiliki PTPN utamanya pada industri gula.

“Nah dalam kasus PTPN ini karena salah satu produk andalannya gula, seperti kita tahu industri gula kita sangat tidak efisien. Gula kita biaya pengadaannya jauh lebih mahal dibanding gula yang kita impor. Itu sebabnya kita tadi menanyakan roadmap seperti apa? peta jalan seperti apa yang dimiliki oleh PTPN? agar industri gula nasional ini bisa kembali bangkit,” tegasnya. (parlementaria)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulbar Siap Terapkan Fitur Kinerja Harian ASN

    Sulbar Siap Terapkan Fitur Kinerja Harian ASN

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MAMUJU – Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) IV Makassar melaksanakan sosialisasi fitur kinerja harian melalui media zoom atau dalam jaringan. Sosialisasi yang dilaksanakan pada Kamis 26 Februari 2026, dihadiri oleh Plt Deputi Kinerja dan Penghargaan BKN Pusat, Neny Rochyani, S.Si,Apt,M.Si. Hadir pula, Kepala Kantor Regional Wilayah IV Makassar dan para Kepala BKD dalam wilayah […]

  • Suherman Siap Jadikan KORMI Mamasa Jadi Rumah Besar

    Suherman Siap Jadikan KORMI Mamasa Jadi Rumah Besar

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 262
    • 0Komentar

    MAMASA – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mamasa H. Suherman, S.Kep.Ns.,M.M menyatakan siap menjadikan organisasi yang dipimpinnya sebagai rumah besar. Penegasan tersebut disampaikan Suherman, saat membawakan sambutan perdana usai dikukuhkan bersama Pengurus KORMI Kabupaten Mamasa Masa Bakti 2025-2029. Acara yang berlangsung di Aula Gedung Perpustakaan Kabupaten Mamasa, Selasa 11 November 2025 berlangsung sukses […]

  • Kebun Raya Bali Lengkapi Pesona Bedugul

    Kebun Raya Bali Lengkapi Pesona Bedugul

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kebun Raya Eka Karya menjadi kebun raya terluas di Indonesia berisi aneka koleksi tumbuhan langka dan menjadi endemik di tanah air. Bedugul adalah sebuah kawasan wisata sejuk di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut yang sangat terkenal di Bali. Panorama pegunungan dan danau menjadi sajian utama, letaknya ada di tengah pulau antara Denpasar dan […]

  • Sekda Setiawan Luncurkan Brand Ambassador Mantan Atlet Nasional dan Internasional Asal Jawa Barat

    Sekda Setiawan Luncurkan Brand Ambassador Mantan Atlet Nasional dan Internasional Asal Jawa Barat

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja menghadiri Silaturahmi Keluarga Besar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jabar yang dirangkaikan dengan Peluncuran Brand Ambassador Mantan Atlet Nasional dan Internasional asal Jawa Barat di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (2/5/23). Sekda Setiawan menuturkan, atlet mempunyai peranan yang sangat […]

  • Wapres – Gubernur Luncurkan Lapak Abah – Ojek Desa

    Wapres – Gubernur Luncurkan Lapak Abah – Ojek Desa

    • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    KABUPATEN PURWAKARTA– Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin disaksikan Gubernur Ridwan Kamil meluncurkan aplikasi Lapak Abah – Ojek Desa di Pendopo Kabupaten Purwakarta.   Lapak Abah merupakan aplikasi marketplace yang khusus menjual produk UMKM. Sementara Ojek Desa juga merupakan aplikasi digital yang dibuat untuk mendistribusikan hasil tani menggunakan ojek ke pelosok yang menembus kendala geografis. Kedua […]

  • Perlu ‘Road Map’ Khusus Atasi Persoalan Ketersediaan Pustakawan di Indonesia

    Perlu ‘Road Map’ Khusus Atasi Persoalan Ketersediaan Pustakawan di Indonesia

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah menilai perlu ada peta jalan (road map) khusus untuk mengatasi persoalan ketersediaan pustakawan di Indonesia. Menurutnya, terdapat kesenjangan yang tinggi antara ketersediaan dan kebutuhan pustakawan. Saat ini, menurutnya, ketersediaan pustakawan di Indonesia hanya bisa meng-cover kebutuhan sebanyak 7,51 persen, sementara sebesar 92,49 persen belum dapat terpenuhi kebutuhan pengadaannya. […]

expand_less