Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Indonesia Tingkatkan Pembangunan PLTS Atap

Indonesia Tingkatkan Pembangunan PLTS Atap

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
Indonesia semakin serius dalam transisi energi hijau dengan mempercepat pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis atap. Langkah ini tidak hanya mendukung target net zero emission 2060, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang lebih berkelanjutan.

Kesadaran global terhadap pentingnya penggunaan energi hijau semakin meningkat. Salah satu inisiatif yang semakin masif adalah penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis atap.

Dengan komitmen kuat untuk beralih ke energi hijau, Indonesia telah menargetkan untuk mencapai net zero emission pada 2060 atau lebih cepat. Langkah itu sejalan dengan nationally determined contribution (NDC) yang menetapkan target pengurangan emisi sebesar 31,89 persen pada 2030, dan mencapai 43,20 persen dengan dukungan internasional.

Pemerintah Indonesia menyadari bahwa untuk mencapai target ini, transisi energi harus dilakukan secara adil, terjangkau, dan dapat diakses oleh semua pihak. Salah satu strategi utama adalah dengan mendorong penggunaan listrik bertenaga surya.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, pemerintah telah merelaksasi kebijakan terkait energi baru dan terbarukan, termasuk penggunaan tenaga surya melalui peraturan baru. Belum lama ini, pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) nomor 2 tahun 2024 tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap yang Terhubung pada Jaringan Tenaga Listrik.

Aturan ini menggantikan peraturan sebelumnya, yakni Permen ESDM nomor 26 tahun 2021, dan memperkenalkan ketentuan baru mengenai kuota pengembangan PLTS atap.

Dalam Permen ESDM tersebut, pemerintah menetapkan kuota PLTS atap di wilayah usaha PT PLN (Persero) untuk periode 2024 hingga 2028 sebesar 1.593 megawatt (MW) atau 1,59 gigawatt (GW).

 

Dorong Akselerasi

Kuota ini diharapkan dapat mendorong akselerasi pengembangan PLTS atap di seluruh Indonesia. Sejak kuota ini ditetapkan pada akhir Mei 2024, minat masyarakat dan pengembang terhadap pemasangan PLTS atap meningkat secara signifikan.

Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengungkapkan bahwa serapan kuota dari pengembang telah mencapai 60 persen, yang menunjukkan tingginya animo terhadap energi bersih ini.

Tidak hanya itu, kapasitas pemasangan PLTS atap di Indonesia juga menunjukkan tren yang positif. Pada 2022, kapasitas terpasang mencapai 80 megawatt peak (MWp), dan meningkat menjadi 141 MWp pada 2023.

Pemerintah menargetkan akumulasi kapasitas terpasang panel surya tahun ini dapat mencapai 770,7 MW. PLN juga telah menetapkan kuota clustering PLTS atap di setiap Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang mengacu pada kuota sistem yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

Merespons kebijakan ini, Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) Mada Ayu Habsari menyambut baik besaran kuota PLTS atap yang telah ditetapkan. Dia menilai, kapasitas kuota yang besar ini menjadi angin segar bagi para penggiat energi surya di Indonesia.

Dengan besaran kuota yang telah masuk ke orde gigawatt, para pelaku usaha dapat dengan mudah menyusun perencanaan mereka, yang diharapkan dapat terimplementasi dengan baik dan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Selain itu, pemerintah juga telah memberikan relaksasi pada ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk pembangunan PLTS di Indonesia.

Melalui Peraturan Menteri ESDM nomor 11 tahun 2024, pemerintah merelaksasi aturan TKDN untuk PLTS hingga 30 Juni 2025. Hal ini memberikan ruang bagi pengembang untuk memanfaatkan bahan-bahan yang lebih mudah didapatkan di pasar, sekaligus mendorong tercapainya bauran energi di Indonesia.

Relaksasi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan PLTS di seluruh negeri, dengan tetap memperhatikan aspek lokal dalam penyediaan komponen pembangkit listrik.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target energi bersihnya. Transisi menuju penggunaan energi terbarukan, khususnya PLTS atap, tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dengan dukungan regulasi yang tepat, kolaborasi antar pihak, dan kesadaran publik yang terus meningkat, Indonesia siap untuk mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih, adil, dan berkelanjutan. (indonesia.go.id)

 

  • Penulis: PROINDONESIA
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Terminal Tipe B Ciledug di Kabupaten Cirebon

    Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Terminal Tipe B Ciledug di Kabupaten Cirebon

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIREBON — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Terminal Tipe B Ciledug di Kabupaten Cirebon, Rabu (19/7/2023). Terminal yang dibangun dengan anggaran APBD Jabar senilai Rp48 miliar ini berlokasi di perbatasan antara Jabar dan Jawa Tengah dengan desain modern dan multifungsi. Terminal yang juga didesain oleh Gubernur Ridwan Kamil ini dilengkapi fasilitas untuk berdagang […]

  • Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah

    Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 59
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berencana membentuk Forum Ketahanan Pangan Daerah sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan wilayah. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi antara Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar, Hasanuddin Haruna, didampingi Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Arjanto, saat menerima kunjungan Plt. […]

  • Dinkes Sulbar Siap Terapkan Penguatan Profiling dan Manajemen Talenta ASN

    Dinkes Sulbar Siap Terapkan Penguatan Profiling dan Manajemen Talenta ASN

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur melalui penerapan Manajemen Talenta dan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN), yang disosialisasikan secara daring oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (13/11/2025). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Dalam […]

  • Gubernur Sulbar Beri SK 39 PPPK, Beri Warning yang Malas

    Gubernur Sulbar Beri SK 39 PPPK, Beri Warning yang Malas

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) kepada 39 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Penyerahan SK berlangsung saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Upacara Pemprov Sulbar, Rabu 1 Oktober 2025. SK diberikan ini untuk Tenaga PPPK ini terdiri dari guru, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis, sementara […]

  • Unimaju Launching Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2025, Siapkan Pelayanan Terbaik

    Unimaju Launching Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2025, Siapkan Pelayanan Terbaik

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pengelola Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) melaksanakan launching penerimaan mahasiswa baru tahun 2025. Launching dilaksanakan di Kampus I Unimaju, Jalan Pattalunru Nomor 2 Mamuju, Kamis 2 Januari 2025. Rektor Unimaju Dr. H. Muh. Tahir, M.Si., dalam sambutannya mengajak kepada seluruh pengelola Unimaju, dosen dan mahasiswa untuk berperan dalam melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tahun […]

  • 8 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

    8 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Manfaat kopi hitam tanpa gula antara lain mampu menurunkan berat badan dan risiko terkena penyakit jantung. Kandungan berbagai nutrisi yang ada di dalam kopi akan lebih maksimal untuk kesehatan bila tanpa tambahan pemanis, seperti gula. Mengonsumsi kopi “kekinian” dengan berbagai pemanis dan rasa sepertinya sudah menjadi gaya hidup. Padahal, kopi hitam dapat menawarkan banyak manfaat […]

expand_less