Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Kapolda Tegaskan Pentingnya Penguatan Kerjasama Dalam Pencegahan Terorisme dan Radikalisme

Kapolda Tegaskan Pentingnya Penguatan Kerjasama Dalam Pencegahan Terorisme dan Radikalisme

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulbar Irjen Pol Raden Adang Ginanjar Saputra menegaskan penting kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan terorisme dan radikalisme.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Sulbar saat menerima audiensi Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulbar masa bakti 2025-2027, di ruang kerja Kapolda Sulbar, Senin 23 Juni 2025.

Adang menyampaikan pentingnya Polda Sulbar bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk FKPT Sulbar sebagai salah satu mitra strategis Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI untuk saling bersinergi dalam upaya mencegah penyebaran terorisme dan radikalisme secara umum di Sulbar.

Menurutnya, ada berbagai upaya yang dapat dilakukan dalam mewujudkan Sulbar yang aman dan damai. Diantaranya penguatan peran keluarga dalam membina minimal keluarganya sendiri.

Adang mencontohnya betapa pentingnya peran keluarga dalam pembinaan berbagai sendi ke kehidupan. Adanya beberapa kasus bunuh diri di Sulbar menjadi keprihatinan yang harus menjadi pelajaran untuk mendorong keluarga dalam memberikaan pembinaan keluarga yang lebih baik.

Khusus untuk menangkal penyebaran faham radikal, Adang menegaskan pentingnya pendidikan yang baik kepada anak didik pada berbagai jenjang pendidikan. Sebagai masyarakat yang majemuk, pendidikan toleransi sangat penting untuk selalu diajarkan.

Pelibatan berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh adat dan budaya, termasuk tokoh pemuda juga diharapkan selalu mengambil peran dalam upaya membina generasi bangsa yang mencintai bangsa dan negaranya. Bangsa yang mencintai tanah airnya.

Adang juga menyampaikan pentingnya penguatan literasi, terutama pada literasi digital yang semakin berkembang saat ini. Menurutnya media sosial saat ini sudah sangat terbuka, sehingga dibutuhkan filter untuk selalu memberikan informasi yang baik dan menangkal paham radikal atau radikalisme.

“Kerjasama Polda Sulbar dan masyarakat sangat dibutuhkan secara bersama, utamanya dalam mendukung Tupoksi Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.

Sementara Ketua FKPT Sulbar H.M. Sahlan menyampaikan apresiasi atas kesediaan Kapolda Sulbar dalam menerima jajaran Pengurus FKPT Sulbar untuk melakukan audiensi.

Sahlan pun menyampikan salam dari Ketua BNPT RI  Komjen Pol Eddy Hartono kepada Kapolda Sulbar. “Kami pengurus FKPT seluruh Indonesia baru saja dilantik, dan Ketua BNPT RI menyampikan salam,” ujarnya.

Sahlan pun berharap agar Polda Sulbar untuk selalu memberikan arahan dan pembinaan kepada FKPT Sulbar khususnya dalam melaksanakan tugas melakukan pencegahan terorisme dan radikalisme di tingkat daerah.

Menurut Sahlan, Tugas FKPT pada tingkat provinsi adalah melakukan penelitian, pengkajian, dan survei terkait paham radikal, pengembangan potensi generasi muda, edukasi bagi perempuan dan anak, sosialisasi, diseminasi, dan penyampaian informasi melalui berbagai media.

Menurut UU No. 5 Tahun 2018 Tentang Pemberantasan Tindak Pidanan Terorisme menyebutkan bahwa  Tindak pidana terorisme merupakan suatu kejahatan luar biasa (Extra Ordinary Crime) dan dikatagorikan pula sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan (Crime Against Humanity). Terorisme mengandung arti sebagai penggunaan atau ancaman yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan serius terhadap seseorang atau lebih.

Adapun Radikalisme menurut BNPT adalah paham atau keyakinan yang menghendaki adanya perubahan secara menyeluruh dan mendasar dalam tatanan sosial, politik, dan keagamaan, dengan cara-cara ekstrem, termasuk kekerasan.

Paham ini seringkali bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan prinsip-prinsip negara kesatuan Republik Indonesia. BNPT juga menekankan bahwa radikalisme bisa menjadi pintu gerbang menuju tindakan terorisme, meskipun tidak semua yang radikal adalah teroris. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Kerukunan Makassar Kabupaten Pasangkayu Keluarkan Imbauan, Ini Tujuannya

    Ketua Kerukunan Makassar Kabupaten Pasangkayu Keluarkan Imbauan, Ini Tujuannya

    • calendar_month Ming, 15 Jan 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PASANGKAYU – Pasca bentrok dua kelompok warga yang terjadi di Dusun Padang Kalua, Desa Lembahada, Budong-budong, Mamuju Tengah, Sulbar pada Sabtu (14/1/23) kemarin. Ketua Kerukunan Keluarga Makassar Abbulo Sibatang Kabupaten Pasangkayu, Suaimin Rahim Karaeng Sitaba meminta warga Makassar se Sulbar agar menahan diri dan tidak terpancing provokasi. Suamin Rahim melalui video yang berdurasi 1 menit […]

  • Selaraskan Anggaran Daerah dengan Pusat, BPKPD Sulbar Ikuti Pedoman Teknis DAU Tahun 2026

    Selaraskan Anggaran Daerah dengan Pusat, BPKPD Sulbar Ikuti Pedoman Teknis DAU Tahun 2026

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MAMUJU — Dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan kebijakan fiskal nasional, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengikuti kegiatan Sosialisasi Kebijakan Penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) yang Ditentukan Penggunaannya Tahun 2026. Sosialisasi diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, secara daring melalui platform […]

  • Rektor IPB Apresiasi Program Petani Milenial: Progresif dan Inovatif

    Rektor IPB Apresiasi Program Petani Milenial: Progresif dan Inovatif

    • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Rektor IPB University Arif Satria mengapresiasi program Petani Milenial yang digagas Pemda Provinsi Jabar. Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu ikhtiar untuk mengatasi tantangan-tantangan ketahanan pangan.   Arif pun menyebut Petani Milenial sebagai program yang brilian, progresif, dan inovatif, untuk melahirkan generasi-generasi unggul yang responsif terhadap perubahan, terutama di bidang ketahanan pangan. […]

  • Sekda Setiawan: BUMD Akan Dioptimalkan Tunjang Sumber Pendapatan Provinsi Jabar

    Sekda Setiawan: BUMD Akan Dioptimalkan Tunjang Sumber Pendapatan Provinsi Jabar

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengumpulkan pimpinan BUMD Jabar di Ruang Papandayan, Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (13/6/2023). Hal ini dilakukan menyikapi hadirnya Undang- Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) yang akan segera diberlakukan. Terbitnya UU tersebut, kata Setiawan, merupakan situasi yang membutuhkan […]

  • Pemprov Sulbar Matangkan Kebutuhan Jembatan di Wilayah Terpencil

    Pemprov Sulbar Matangkan Kebutuhan Jembatan di Wilayah Terpencil

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MAMUJU – Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat, Darwis Damir, mendampingi Sekretaris Provinsi, Junda Maulana, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Usulan Jembatan Penyeberangan ke Unit Pendidikan yang digelar secara hybrid, Selasa, 2 Desember 2025. Rakor tersebut diikuti perangkat daerah lingkup Pemprov Sulbar, termasuk Bapperida, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari […]

  • Perputaran Ekonomi Sektor Otomotif Jawa Barat Capai Rp1,5 Triliun

    Perputaran Ekonomi Sektor Otomotif Jawa Barat Capai Rp1,5 Triliun

    • calendar_month Sab, 5 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 223
    • 0Komentar

    BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, perputaran uang dari sektor otomotif di Jabar mencapai Rp1,5 triliun per tahun. Perputaran ekonomi otomotif tersebut berasal dari belanja bahan bakar minyak, penginapan, kuliner, hiburan, hingga pedagang kaki lima. ”Tercatat perputaran ekonomi dari sektor otomotif di Jabar per tahun mencapai Rp 1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun dari […]

expand_less