Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Kapolda Tegaskan Pentingnya Penguatan Kerjasama Dalam Pencegahan Terorisme dan Radikalisme

Kapolda Tegaskan Pentingnya Penguatan Kerjasama Dalam Pencegahan Terorisme dan Radikalisme

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulbar Irjen Pol Raden Adang Ginanjar Saputra menegaskan penting kerjasama pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan terorisme dan radikalisme.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Sulbar saat menerima audiensi Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulbar masa bakti 2025-2027, di ruang kerja Kapolda Sulbar, Senin 23 Juni 2025.

Adang menyampaikan pentingnya Polda Sulbar bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk FKPT Sulbar sebagai salah satu mitra strategis Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI untuk saling bersinergi dalam upaya mencegah penyebaran terorisme dan radikalisme secara umum di Sulbar.

Menurutnya, ada berbagai upaya yang dapat dilakukan dalam mewujudkan Sulbar yang aman dan damai. Diantaranya penguatan peran keluarga dalam membina minimal keluarganya sendiri.

Adang mencontohnya betapa pentingnya peran keluarga dalam pembinaan berbagai sendi ke kehidupan. Adanya beberapa kasus bunuh diri di Sulbar menjadi keprihatinan yang harus menjadi pelajaran untuk mendorong keluarga dalam memberikaan pembinaan keluarga yang lebih baik.

Khusus untuk menangkal penyebaran faham radikal, Adang menegaskan pentingnya pendidikan yang baik kepada anak didik pada berbagai jenjang pendidikan. Sebagai masyarakat yang majemuk, pendidikan toleransi sangat penting untuk selalu diajarkan.

Pelibatan berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh adat dan budaya, termasuk tokoh pemuda juga diharapkan selalu mengambil peran dalam upaya membina generasi bangsa yang mencintai bangsa dan negaranya. Bangsa yang mencintai tanah airnya.

Adang juga menyampaikan pentingnya penguatan literasi, terutama pada literasi digital yang semakin berkembang saat ini. Menurutnya media sosial saat ini sudah sangat terbuka, sehingga dibutuhkan filter untuk selalu memberikan informasi yang baik dan menangkal paham radikal atau radikalisme.

“Kerjasama Polda Sulbar dan masyarakat sangat dibutuhkan secara bersama, utamanya dalam mendukung Tupoksi Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.

Sementara Ketua FKPT Sulbar H.M. Sahlan menyampaikan apresiasi atas kesediaan Kapolda Sulbar dalam menerima jajaran Pengurus FKPT Sulbar untuk melakukan audiensi.

Sahlan pun menyampikan salam dari Ketua BNPT RI  Komjen Pol Eddy Hartono kepada Kapolda Sulbar. “Kami pengurus FKPT seluruh Indonesia baru saja dilantik, dan Ketua BNPT RI menyampikan salam,” ujarnya.

Sahlan pun berharap agar Polda Sulbar untuk selalu memberikan arahan dan pembinaan kepada FKPT Sulbar khususnya dalam melaksanakan tugas melakukan pencegahan terorisme dan radikalisme di tingkat daerah.

Menurut Sahlan, Tugas FKPT pada tingkat provinsi adalah melakukan penelitian, pengkajian, dan survei terkait paham radikal, pengembangan potensi generasi muda, edukasi bagi perempuan dan anak, sosialisasi, diseminasi, dan penyampaian informasi melalui berbagai media.

Menurut UU No. 5 Tahun 2018 Tentang Pemberantasan Tindak Pidanan Terorisme menyebutkan bahwa  Tindak pidana terorisme merupakan suatu kejahatan luar biasa (Extra Ordinary Crime) dan dikatagorikan pula sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan (Crime Against Humanity). Terorisme mengandung arti sebagai penggunaan atau ancaman yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan serius terhadap seseorang atau lebih.

Adapun Radikalisme menurut BNPT adalah paham atau keyakinan yang menghendaki adanya perubahan secara menyeluruh dan mendasar dalam tatanan sosial, politik, dan keagamaan, dengan cara-cara ekstrem, termasuk kekerasan.

Paham ini seringkali bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan prinsip-prinsip negara kesatuan Republik Indonesia. BNPT juga menekankan bahwa radikalisme bisa menjadi pintu gerbang menuju tindakan terorisme, meskipun tidak semua yang radikal adalah teroris. (***)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Setiawan: Sampah Bisa Dikelola untuk Pengembangan Ekonomi Rakyat

    Sekda Setiawan: Sampah Bisa Dikelola untuk Pengembangan Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Rab, 7 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja menghadiri Workshop “Pengelolaan Sampah dalam Rangka Pengendalian Perubahan Iklim, Penguatan Ketahanan Pangan dan Pengembangan Ekonomi Rakyat” di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (7/6/2023). Sekda Setiawan menuturkan, permasalahan sampah harus disikapi dan dikelola dengan baik karena jika tidak, akan berdampak pada lingkungan, seperti halnya […]

  • Perpadi Beri Gelar Bahtiar sebagai Gubernur Ketahanan Pangan

    Perpadi Beri Gelar Bahtiar sebagai Gubernur Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    POLMAN – Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin mendapat gelar sebagai Gubernur Ketahanan Pangan dari Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia). “Terima kasih Pj Gubernur dengan full tim, dengan atensinya terhadap Perpadi. Ini sepatutnya Perpadi memberi gelar yaitu Gubernur Ketahanan Pangan,” ucap Ajbar, Ketua Perpadi Sulbar pada Musda DPD Perpadi Sulbar di Polman, Rabu […]

  • Tahapan Pilkades Serentak Segera Dimulai

    Tahapan Pilkades Serentak Segera Dimulai

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    MAJENE – Kabupaten Majene akan menyelenggarakan hajat pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada Oktober mendatang. Dari 62 desa di Kabupaten Majene ini, sebanyak 43 Kepala Desa (Kades) akan mengakhiri masa jabatannya pada 28 November 2023. “Untuk jadwal tahapannya akan dimulai pada Mei, dan belum lama ini terdapat 9 desa menggelar pemilihan BPD (Badan […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Sambut Baik Peluncuran Buku Merah Putih di Atap Dunia

    Gubernur Ridwan Kamil Sambut Baik Peluncuran Buku Merah Putih di Atap Dunia

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik diluncurkannya buku “Merah Putih di Atap Dunia” yang mengisahkan enam anggota Wanadri dalam menaklukkan tujuh puncak tertinggi di tujuh benua. Buku karya Wanadri tersebut diluncurkan di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Kamis (11/5/2023). “Saya menyambut baik peluncuran dokumentasi ini, sebuah prestasi dunia, yaitu penaklukan tujuh […]

  • 7 Januari 1965, Indonesia Keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa

    7 Januari 1965, Indonesia Keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Pada tanggal 7 Januari 1965, Indonesia keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagai puncak dari konfrontasi berkepanjangan dengan Malaysia . Latar Belakang Krisis: Konfrontasi Indonesia-Malaysia: Dimulai pada tahun 1963, ini adalah konflik bersenjata dan diplomatik atas pembentukan Federasi Malaysia, yang dianggap oleh Presiden Soekarno sebagai proyek neo-kolonial Inggris yang mengancam keamanan Indonesia. Keanggotaan Malaysia di Dewan […]

  • Operasi Marano Polres Majene Ungkap 2 TO dan 8 Non TO

    Operasi Marano Polres Majene Ungkap 2 TO dan 8 Non TO

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MAJENE – Bukan menjadi rahasia umum jika Penyakit Masyarakat (Pekat) seperti narkoba, peredaran miras, perjudian, prostitusi terjadi di lingkungan masyarakat baik, secara terang-terangan ataupun dilakukan secara terselubung. Pekat ini merupakan tanggung jawab bersama meskipun kepolisian menjadi garda terdepan, karena pekat sangat berbahaya dalam bermasyarakat, sehingga harus segera di berantas. Seperti, pemberantasan pekat yang digelar Kepolisian […]

expand_less