Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Suhardi Duka: Pendidikan Harus Menjadi Solusi, Bukan Masalah

Suhardi Duka: Pendidikan Harus Menjadi Solusi, Bukan Masalah

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
  • visibility 209
  • comment 0 komentar

POLMAN — Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), menegaskan pentingnya sistem pendidikan yang link and match dengan kebutuhan dunia kerja.

Hal itu disampaikan SDK saat menjadi pembicara dalam kuliah pakar di Kampus Institut Hasan Sulur (IHS) Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat 24 Oktober 2025.

Dalam paparannya, Suhardi Duka mengulas perjalanan panjang pendidikan nasional yang terus beradaptasi dengan tantangan zaman.

Ia menyebut, sejak masa awal kemerdekaan hingga 1970-an, fokus pemerintah adalah memberantas buta huruf.

“Setelah itu, sekitar tahun 1970 sampai 1980, pemerintah mulai menggalakkan pendidikan dasar. Muncullah banyak sekolah Inpres agar anak-anak bisa mengenyam pendidikan minimal di tingkat SD,” kata Suhardi Duka.

Menurutnya, pada periode 1980-an hingga awal 2000, pemerintah kembali mengembangkan kebijakan wajib belajar 12 tahun. Namun, SDK menilai, tantangan saat ini bukan lagi sekadar soal wajib belajar, melainkan bagaimana pendidikan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.

“Sekarang bukan lagi soal melek huruf atau wajib belajar. Tantangan kita adalah bagaimana pendidikan bisa link and match dengan pasar kerja. Banyak lulusan sekolah atau kampus yang akhirnya menganggur karena tidak sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

SDK juga menyoroti pentingnya penguatan sekolah kejuruan seperti SMK agar menghasilkan tenaga siap pakai. Ia menilai, dunia pendidikan harus berorientasi pada keterampilan dan kebutuhan lapangan kerja.

“Pendidikan itu tidak boleh hanya menjadi penunda pengangguran. Kalau tidak sesuai dengan kebutuhan pasar, lulusan tetap akan kesulitan mencari kerja,” tegasnya.

Selain itu, SDK mendorong keterlibatan lebih luas dari pihak swasta dalam penyelenggaraan pendidikan. Ia meyakini, kolaborasi pemerintah dan swasta dapat mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan tidak harus semuanya diselenggarakan pemerintah. Kalau swasta bisa lebih banyak berperan, itu justru lebih bagus,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas Program Mudik Gratis, Ridwan Kamil: Selamat Mudik, Selamat Sampai Tujuan

    Lepas Program Mudik Gratis, Ridwan Kamil: Selamat Mudik, Selamat Sampai Tujuan

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 110
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas program Mudik Gratis Pemda Provinsi Jawa Barat di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Minggu (16/4/2023). Dalam kegiatan tersebut, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– memastikan perjalanan mudik tahun ini di wilayah Jawa Barat lebih lancar karena ada ratusan posko mudik untuk menjaga arus lalu lintas. ”Selamat mudik, didoakan […]

  • Dinas Pariwisata Sulbar Dorong Festival Sandeq Teluk Mandar Jadi Event Nasional

    Dinas Pariwisata Sulbar Dorong Festival Sandeq Teluk Mandar Jadi Event Nasional

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MAJENE – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai mendukung Festival Sandeq Teluk Mandar menjadi event Nasional. Sesuai arahan Gubenur Sulbar Suhardi Duka bahwa setiap kabupaten membuat festival yang dapat mendorong terjadinya perputaran ekonomi masyarakat. “Dalam setiap kegiatan kepariwisataan seperti Festival Sandeq Teluk Mandar ini, selalu ada ruang bagi upaya pelestarian budaya dan […]

  • Kepala Kesbangpol Sulbar Serukan Sinergi Lintas Sektor Demi Rawat Kerukunan Umat

    Kepala Kesbangpol Sulbar Serukan Sinergi Lintas Sektor Demi Rawat Kerukunan Umat

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 125
    • 0Komentar

    PASANGKAYU – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, menghadiri Upacara Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) ke-80 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kabupaten Pasangkayu, Sabtu 3 Januari 2026. Upacara tersebut mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang […]

  • PAD Sulbar Terbatas, Suhardi Duka Tetap Kejar Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

    PAD Sulbar Terbatas, Suhardi Duka Tetap Kejar Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) bersama seluruh pemerintah kabupaten mulai memperoleh respons dari pemerintah pusat atas tiga usulan krusial terkait beban belanja pegawai dan keterbatasan ruang fiskal daerah. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, saat menghadiri acara Stakeholders’ Day Tahun 2026 Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung di […]

  • PON XXI Aceh-Sumut 2024, Ali Baal Sambangi Kontingen Sulbar: Berikan yang Terbaik untuk Sulbar

    PON XXI Aceh-Sumut 2024, Ali Baal Sambangi Kontingen Sulbar: Berikan yang Terbaik untuk Sulbar

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    ACEH – Ketua Umum KONI Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) melakukan kunjungan ke kontingen Sulbar yang berlaga di Aceh. Kedatangan ABM disambut langsung oleh Bendahara Umum KONi Sulbar, Ruslan Said, Minggu 8 September 2024. Pada kesempatan tersebut, Ali Baal menyempatkan diri menyapa Cabor Sepakbola, panahan dan Menembak. Ia memberikan spirit dan motivasi kepada atlet untuk […]

  • Polres Majene Sita Puluhan Botol Miras

    Polres Majene Sita Puluhan Botol Miras

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MAJENE – Guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tentu melakukan upaya yang konsisten dan berkesinambungan. Tidak hanya permasalahan besar yang harus diperhatikan, tetapi masalah kecil di tengah masyarakat turut memberikan kontribusi terhadap ketidaktertiban. Permasalahan yang melekat pada masyarakat adalah Penyakit Masyarakat (Pekat), seperti perjudian, minuman keras, senjata tajam, prostitusi, senjata api atau bahan peledak […]

expand_less