Wahyun Mawardi: Ketakwaan Hendaknya Menjadi Landasan dalam Beraktivitas
- account_circle PROINDONESIA
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar

MAMUJU – Dr. K.H. Wahyun Mawardi, M.Pd. menegaskan pentingnya ketakwaan dijadikan landasan dalam seluruh aktivitas.
Penegasan tersebut sekaligus mengingatkan kepada pimpinan, dosen, tenaga kependidikan dan seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju).
Demikian disampaikan Wahyun saat membawakan ceramah Pengajian Rutin Bulanan yang dilaksanakan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPP-AIK) Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju).
Wahyun Mawardi adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Barat.
Acara yang dilaksanakan di Aula Kampus II Unimaju, Selasa 15 September 2026 mengangkat tema “PTMA Unggul dengan Ilmu, Amal, Ketekunan dan Profesionalisme”.
Wahyun pun mejelaskan makna QS Al-Hasyr ayat 18.
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Terkait dengan tema tentang profesiinalisme, Wahyun menjelaskan keterkaitan profesionalisme dan amanah.
Wahyun pun menceritakan kisah Nabi Musa AS dalan QS Al-Qashash ayat 26.
Artinya: Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: “Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”.
Surat Al-Qashash ayat 26 berisi usulan dari salah satu anak perempuan Nabi Syuaib kepada ayahnya agar mempekerjakan Nabi Musa AS karena kekuatan dan kejujurannya.
Wahyun juga menceritakan kisah Nabi Yusuf dalam QS Yusuf ayat 55, yang amanah dan memiliki ilmu.
Artinya: “Dia (Yusuf) berkata, ‘Jadikanlah aku pengelola perbendaharaan negeri (Mesir); sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga (amanah) lagi sangat berpengetahuan”.
Wahyun juga mengingatkan pengelola dan seluruh sivitas akademika Unimaju sebagai salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah untuk membangun budaya akademik yang sehat dan profesional.
Termasuk, kata dia bahwa mengabdi di Muhammadiyah pada dasarnya untuk meningkatkan amal dan mengharap ridha Allah SWT. (***)
- Penulis: PROINDONESIA

Saat ini belum ada komentar