Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Suhardi Duka: Menuju Bangsa Unggul Melalui Empat Pilar Transformasi

Suhardi Duka: Menuju Bangsa Unggul Melalui Empat Pilar Transformasi

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka berbicara soal syarat sebuah bangsa bisa berdiri kuat.

Ia menyebut, ada empat hal yang harus beres lebih dulu di dalamnya.

Hal itu ia sampaikan saat mengisi kultum selepas salat Dzuhur berjamaah di Musholla Panca Daya, Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis 19 Februari 2026.

Di hadapan para pimpinan OPD dan pegawai, Suhardi Duka menyampaikan pandangannya yang ia rangkum dari kebiasaan belajar dari bacaan karya para ilmuwan Islam.

Salah satu yang ia sebut adalah Imam Al-Ghazali.

Menurutnya, ada empat pilar yang jadi penopang utama sebuah bangsa. Bukan sebuah teori semata, tapi itu adalah fondasi yang menentukan arah.

“Prasyarat bangsa itu atau negara itu baik minimal ada empat yang baik di dalamnya,” ucapnya.

Ia memulai dari pemimpin. Kata Suhardi Duka, nasib bangsa banyak ditentukan oleh siapa yang berdiri di pucuk kepemimpinan.

Pemimpin, lanjutnya, harus mencintai rakyatnya. Kasih sayang dan kepentingan publik tidak boleh lepas dari setiap keputusan.

“Kasih sayangnya pemimpin terhadap rakyat. Jadi memang di dalam satu berbangsa bernegara pemimpin menjadi sentra. Karena di sana sumber perubahan. Kalau pemimpinnya baik, Insya Allah baik bangsa itu,” tuturnya.

Ia lalu mengingatkan teladan Nabi Muhammad SAW. Di tengah kondisi masyarakat yang penuh keterbelakangan, Rasulullah mampu membangun tatanan sosial yang tertib dan damai.

Pilar kedua adalah kehadiran para ulama. Bagi Suhardi, kebijakan perlu ditopang oleh ilmu dan nasihat para ulama.

“Jadi selalu saya katakan antara umara dengan ulama itu harus dekat,” katanya.

Ia memberi contoh bagaimana Iran sebagai negara yang menempatkan ulama dalam struktur kepemimpinan dan menjadi salah satu negara yang kuat.

Masuk ke pilar ketiga, adalah pengusaha. Ia menyebut kelompok yang memiliki kemampuan ekonomi ikut menentukan keseimbangan sosial.

Jika pengusaha yang kuat secara ekonomi tidak peduli, ketimpangan bisa melebar dan memicu kecemburuan hingga kejahatan.

“Yang ketiga adalah dermawannya para pengusaha, kalau ditengah kaum komunitas masyarakat katakanlah Sulawesi Barat ini, orang-orang kayanya kikir semua, daerah itu tidak mendapatkan hidayah dari Allah SWT akan terjadi ketimpangan, karena ketimpangan menciptakan ketidakadilan dan kecemburuan, dengki dan lain sebagainya di situ Sumber sumber kejahatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengusaha juga punya tanggung jawab sosial. Kedekatan dengan pemimpin diperlukan agar sama-sama memberi kontribusi untuk daerah, tanpa ada kesepakatan yang merugikan masyarakat.

“Kalau para pengusaha zakatnya dia penuhi semua, kemudian dia bersedekah. Maka bangsa itu akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT,” ucapnya.

Terakhir, ia menyebut soal hakim. Bagi Suhardi, keadilan adalah tiang berdirinya bangsa.

“Yang keempat adalah untuk tegaknya dan damainya dan berdirinya satu bangsa dan negara atau daerah. Pilar atau tiang keempat adalah adilnya para hakim,” ucapnya.

Ia mengingatkan, hukum tidak boleh diperjualbelikan. Jika itu terjadi, bangsa sedang tidak baik-baik saja.

“Kalau tidak ada penegakan hukum. Hukum bisa diperjual itu tanda bangsa itu masih rusak,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tutorial Mengakses Aplikasi SatuSehat

    Tutorial Mengakses Aplikasi SatuSehat

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Profil pengguna, sertifikat, dan tiket vaksin Covid-19 yang sebelumnya di platform PeduliLindungi tersinkronisasi secara otomatis ke SatuSehat Mobile. Sejak 1 Maret 2023 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi mentransformasikan aplikasi PeduliLindungi menjadi aplikasi kesehatan masyarakat bernama SatuSehat Mobile. Menurut Staf Ahli Teknologi Kesehatan Menkes sekaligus Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes Setiaji, Selasa (28/2/2023), bagi yang telah mengunduh PeduliLindungi sebelumnya, masyarakat hanya […]

  • Membuka Kembali Lembaran 100 Tahun Sejarah Kereta Api di Sulawesi

    Membuka Kembali Lembaran 100 Tahun Sejarah Kereta Api di Sulawesi

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Pada 1923, masyarakat Sulawesi Selatan pernah menikmati jalur trem dari Stasiun Pasar Butung, Makassar ke Takalar. Namun Pemerintah Kolonial Hindia Belanda kemudian menutup jalur itu. Setelah penantian panjang selama hampir satu abad, akhirnya masyarakat Sulawesi kembali dapat menikmati transportasi kereta. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (29/3/2023) meresmikan pengoperasian jalur kereta api (KA) Makassar-Parepare […]

  • Ridwan Kamil Ajak Kejaksaan Tinggi Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri

    Ridwan Kamil Ajak Kejaksaan Tinggi Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri

    • calendar_month Sel, 12 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 268
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak Kejaksaan Tinggi Jabar berkolaborasi meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dengan memaksimalkan marketplace. “Sejak tahun 2019, Pemda Provinsi Jabar telah mendorong UMKM untuk bekerja sama dengan marketplace. Itu karena saya ingin belanja dalam negerinya itu ke Jawa Barat,” kata Ridwan Kamil dalam acara Ngabuburit Bareng Kajati tentang […]

  • Ridwan Kamil: Menuju Endemi Jika Kasus COVID-19 Tak Naik Setelah Mudik Lebaran

    Ridwan Kamil: Menuju Endemi Jika Kasus COVID-19 Tak Naik Setelah Mudik Lebaran

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 234
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pengaruh diberlakukannya mudik Lebaran terhadap angka kasus COVID-19 akan terlihat dalam 14 hari ke depan. Kendati demikian, pihaknya berharap tidak ada kenaikan kasus signifikan imbas kepadatan saat mudik Lebaran. ”Saya enggak bisa jawab sekarang apakah ada kenaikan imbas diperbolehkannya mudik ini karena polanya tidak begitu. Menurut […]

  • Tumbuh by Astra Financial Raih 2,5 Juta Kunjungan Konsumen

    Tumbuh by Astra Financial Raih 2,5 Juta Kunjungan Konsumen

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 125
    • 0Komentar

    JAKARTA – Inisiatif pameran virtual pertama Astra Financial, Tumbuh by Astra Financial, yang digelar pada 9-24 Maret 2024 mencatatkan lebih dari 2,5 juta kunjungan konsumen. Sebanyak 13.400 ribu pengunjung menyatakan ketertarikannya pada program-program yang ditawarkan, dengan potensi nilai transaksi mencapai Rp 76,1 miliar. Tumbuh by Astra Financial merupakan inovasi teknologi layanan keuangan digital Astra Financial […]

  • Junda Maulana Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan dalam Seleksi Paskibraka Sulbar

    Junda Maulana Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan dalam Seleksi Paskibraka Sulbar

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Junda Maulana, resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulbar tahun 2026, Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar dibawah kepemimpinan Gubernur, Suhardi Duka, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar dan akan berlangsung selama lima hari. Sebanyak […]

expand_less