Prof. Irwan Akib Ingatkan Unimaju untuk Akreditasi Unggul
- account_circle PROINDONESIA
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar

MAMUJU – Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd. mengingatkan untuk mempersiapkan institusi kampus menuju Akreditasi Unggul.
Demikian disampaikan Prof. Irwan Akib secara daring saat membawakan sambutan pada acara Syawalan 1447 Hijriah di Aula Kampus II Unimaju, Senin 30 Maret 2026.
Acara Syawalan mengangkat tema “Dari Ramadan Menuju Peradaban: Memperkuat Integritas dan Kolaborasi di Kampus Muhammadiyah”.
Peserta yang hadir terdiri dari civitas akademika Unimaju, Pengurus Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah provinsi dan kabupaten, pengurus Organisasi Ortonom Muhammadiyah, Pengelola Amal Usaha Muhammadiyah dan sejumlah mahasiswa.
Prof. Irwan Akib dalam sambutannya mengawali dengan mengingatkan pentingnya nilai ikhlas dan tulus dalam menjalalani kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, ikhlas dan tulus yakni seseorang melakanakan pekerjaan atau sesuatu, semata-mata karena Allah. Tidak mengharapkan pujian dan imbalan.
“Untuk meraih Akreditasi Unggul, maka pengelola kampus Unimaju harus ikhlas dan tulus dalam mengemban amanah,” harapnya.
Terkait dengan percepatan dalam meraih Akreditasi Unggul, lanjutnya, salah satu upaya yang harus dilakukan adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dosen.
Menurutnya, ada dua pilar peningkatan SDM dosen yang harus selalu diperhatikan.
Pertama, jenjang pendidikan dosen harus ditingkatkan. Dosen dengan jenjang pendidikan Strata II (Magister) harus didorong hingga kualifikasi Strata III (Doktor).
Kedua, kepangkatan dosen juga harus selalu ditingkatkan. Dari Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, hingga Guru Besar.
Prof. Irwan Akib juga menyampaikan pentingnya komitmen secara bersama dalam bermuhammadiyah.
Menurutnya, komitmen Kemuhammadiyahan pada dasarnya merupakan ikrar kesetiaan dalam menjalankan dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
Komitmen lainnya, kata Prof. Irwan Akib dapat diimplemetasikan dalam kepatuhan terhadap keputusan organisasi. (***)
- Penulis: PROINDONESIA


Saat ini belum ada komentar