Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Mak Endah Kaget Rumahnya Didatangi Ridwan Kamil saat Sahur

Mak Endah Kaget Rumahnya Didatangi Ridwan Kamil saat Sahur

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
  • visibility 258
  • comment 0 komentar

KABUPATEN KUNINGAN — Mak Endah Saedah (69) warga di lingkungan Buana, Kelurahan Cijoho, Kabupaten Kuningan kaget rumahnya disambangi Gubernur Ridwan Kamil untuk makan sahur bareng.

Warga pra sejahtera tinggal dengan kedua cucunya. Tak pelak obrolan Gubernur Ridwan Kamil dengan keluarga Mak Endah berlangsung haru.

Kepada Gubernur, Mak Endah memberanikan diri mengutarakan berbagai keinginannya termasuk memiliki sebuah televisi digital.

“Ini ada bantuan dari Pemda Provinsi Jabar, mudah-mudahan bisa membantu untuk membeli TV Digital,” kata Ridwan Kamil.

Kang Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil — sempat diperlihatkan sebuah karya seni rupa karya cucu Mak Endah. Sebagai arsitek yang jago menggambar, Ridwan Kamil menilai kemampuan cucu Mak Endah bagus dan harus terus diasah agar bisa mewujudkan mimpinya untuk kuliah di Institut Teknologi Bandung.

“Terus berlatih, selain membuat karya secara manual. Buatlah juga secara digital agar dilihat orang,” ucap Kang Emil.

Sebagai kenang- kenangan, Gubernur memberikan foto beliau bersama istri untuk dipajang di rumah Mak Endah.

Sementara itu, Mak Endah Saedah mengaku gemetar dan kaget. Karena dalam momentum bulan suci ramadan bisa didatangi Gubernur Jawa Barat.

“Alhamdulillah senang. saya tuh kaget mau ada bapak gubernur ke sini. Alhamdulillah ini anugerah dari Allah SWT di bulan Ramadan,” imbuhnya.

Menanggapi bantuan yang diberikan Gubernur, Mak Endah berharap hal tersebut bisa memberikan keberkahan untuk orang nomor satu di Jawa Barat.

“Alhamdulillah mudah-mudahan ada barokahnya (berkahnya) dari Allah SWT atas bantuan pa Gubernur. Saya juga lagi butuh TV, gak bisa beli, seperti segini keadaannya,” sebutnya.

Sebelumnya memang Ibu Endah belum pernah melihat sosok Gubernur Jawa Barat secara digital. Karena keterbatasannya yang tidak mampu membeli TV digital.

“Sampai saya ngeleper (gemetar), mau ada Pak Gubernur dan belum tahu kaya apa secara langsung dan tahu dari grup RT 16. Mau lihat secara langsung dari TV gak ada,” tandasnya.

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastipadu dan Korporasi Bersinergi Susun Rencana Aksi Anti-Stunting dan Kemiskinan

    Pastipadu dan Korporasi Bersinergi Susun Rencana Aksi Anti-Stunting dan Kemiskinan

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH — Tim Penanganan Stunting Terpadu (Pastipadu) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama sejumlah perusahaan mitra, resmi memulai langkah kolaboratif untuk mempercepat penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Mamuju Tengah. Upaya ini ditandai dengan kegiatan diseminasi dan pengenalan aplikasi dashboard Pastipadu yang digelar di Topoyo, Senin 1 Desember 2025. Tim Teknis Pastipadu Pemprov Sulbar […]

  • Visioner SMSI: KH. Ma’ruf Amin Perkuat Arah Moral Media Siber Indonesia

    Visioner SMSI: KH. Ma’ruf Amin Perkuat Arah Moral Media Siber Indonesia

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 127
    • 0Komentar

    JAKARTA — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) kembali menunjukkan langkah visionernya dalam memperkuat ekosistem media siber nasional. Melalui dukungan moral dari KH. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, SMSI menegaskan komitmennya untuk membangun media digital yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan. Dalam pertemuan silaturahmi Pengurus Pusat SMSI dengan KH. Ma’ruf Amin di kediaman […]

  • Waspada Cacar Monyet: Gejala, Penyebaran dan Upaya Penanganan

    Waspada Cacar Monyet: Gejala, Penyebaran dan Upaya Penanganan

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Wabah cacar monyet atau Mpox kembali mencuat, namun Indonesia berhasil menangani mayoritas kasus dengan cepat. Dengan 87 dari 88 pasien sudah sembuh, penting bagi kita untuk tetap waspada dan memahami langkah-langkah pencegahan yang efektif. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan data terbaru yang dikonfirmasi per Sabtu, 17 Agustus 2024 terkait penyebaran wabah penyakit cacar monyet (Mpox) di […]

  • Peternak Waspada Kasus Lumpy Skin Disease pada Hewan Ternak

    Peternak Waspada Kasus Lumpy Skin Disease pada Hewan Ternak

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 122
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG —  Lumpy Skin Disease (LSD) atau cacar sapi/kerbau merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang utamanya menyerang hewan sapi. Penyakit ini dicirikan dengan adanya benjolan pada kulit sapi. Virus penyebab LSD termasuk dalam genus Capripoxvirus yang ditularkan melalui antropoda, terutama serangga penghisap darah (lalat, nyamuk, caplak),  pakan dan air yang terkontaminasi, serta penularan […]

  • Andi Syukri Serahkan Santunan Kematian Pada Pesta Nelayan Tamo

    Andi Syukri Serahkan Santunan Kematian Pada Pesta Nelayan Tamo

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MAJENE – Bupati Majene Andi Achmad Syukri menyerahkan santunan kepada ahli waris tenaga kerja yang meninggal dunia di Lingkungan Tamo dan Tamo Dhua Kelurahan Baurung Kecamatan Banggae Timur, Senin (06/02/2023). Santunan sebesar Rp42 juta untuk setiap peserta itu, sebagai bukti komitmen Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada peserta yang terdaftar sebagai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. […]

  • Karampuang Tak Pernah Jauh, hanya Tak Dilihat

    Karampuang Tak Pernah Jauh, hanya Tak Dilihat

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Karampuang Tak Pernah Jauh, Hanya Tak Dilihat Oleh: Prajna R Narendraduhita, Koordinator Mahasiswa Tingkat Unit Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Periode II Tahun 2025 untuk wilayah Pulau Karampuang, Mamuju, Sulawesi Barat. SEBUAH pulau kecil yang berada tidak jauh dari Ibu kota Provinsi Sulawesi Barat, Pulau Karampuang. Pulau Karampuang mulai dikenal publik melalui promosi […]

expand_less