Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Ridwan Kamil: Pasar Rakyat Jabar Juara Harus Jadi Pilihan Utama Warga

Ridwan Kamil: Pasar Rakyat Jabar Juara Harus Jadi Pilihan Utama Warga

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Rab, 27 Apr 2022
  • visibility 200
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, Pasar Rakyat Jabar Juara harus jadi pilihan utama warga dalam mencari kebutuhan pokok.

Maka dari itu Ridwan Kamil berharap Pasar Rakyat Jabar Juara di Ciranjang, Kabupaten Cianjur, bisa meningkatkan roda perekonomian warga setempat.

“Kami bercita-cita agar ekonomi kerakyatan itu harus bangkit jadi pilihan utama. Jadi shoping mall boleh, dibangun di Cianjur. Tapi, ya, tetap pasar harus jadi tujuan utama,” kata Ridwan Kamil usai meresmikan Pasar Rakyat Jabar Juara Ciranjang, Rabu (27/4/2022).

“Alhamdulillah satu per satu Pasar Rakyat Jabar Juara kita hadirkan dan ini adalah Pasar Rakyat Jabar Juara di Ciranjang,” tambahnya.

Setelah direvitalisasi, Pasar Rakyat Jabar Juara Ciranjang dapat menghadirkan kios untuk 150 pedagang dengan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman.

“Sisanya di tahap berikut kita sudah coba komitmenkan. Mudah-mudahan di tahun depan selesai,” ucap Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Kepada seluruh pedagang dan pengelola, Kang Emil mengutarakan harapannya agar pasar rakyat bisa menarik wisatawan.

“Sehingga, seluruh kawasan ini bisa berubah jadi pasar modern yang bersih yang juga bisa didatangi oleh wisatawan,” ucapnya.

Besar harapan Kang Emil untuk membangkitkan perekonomian pedagang di Ciranjang yang sempat terkena musibah kebakaran. Salah satunya melalui pemanfaatan Pasar Rakyat yang telah diresmikan hari ini.

“Seiring dengan COVID-19 surut, tentunya kebangkitan ekonomi terus akan kita dorong dan pedagang khususnya di Ciranjang yang menjadi korban kebakaran ini bisa secepatnya kembali mendapatkan hak dan berdagang dengan nyaman,” katanya.

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Ada Daging, Kerang pun Bisa Dimasak Rendang

    Tak Ada Daging, Kerang pun Bisa Dimasak Rendang

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Rendang daging mungkin sudah umum, tapi pernahkah anda mencicipi rendang kerang? Sumatra Barat adalah salah satu surga kuliner tradisional Nusantara. Seorang penulis buku resep masakan kelahiran Padang Panjang bernama Sri Owen lewat bukunya The Home Book Of Indonesia Cookery terbitan 1976 menyatakan, tak akan cukup jari tangan untuk menghitung aneka makanan dan masakan unik khas Ranah Minang. […]

  • Hasil Kunker ke AS, Ridwan Kamil Bawa Beasiswa Pendidikan Teknologi “Blockchain” untuk Anak Muda

    Hasil Kunker ke AS, Ridwan Kamil Bawa Beasiswa Pendidikan Teknologi “Blockchain” untuk Anak Muda

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah kembali ke Tanah Air setelah melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat dari tanggal 1-7 Mei 2023. Dari sejumlah rangkaian padat 30 agenda yang diikuti, Guberrnur Ridwan Kamil membawa pulang beasiswa pendidikan senilai Rp2,2 miliar terkait teknologi rantai blok ( blokchain ). “Ya, saya baru pulang dinas […]

  • 7 Januari 1965, Indonesia Keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa

    7 Januari 1965, Indonesia Keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Pada tanggal 7 Januari 1965, Indonesia keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagai puncak dari konfrontasi berkepanjangan dengan Malaysia . Latar Belakang Krisis: Konfrontasi Indonesia-Malaysia: Dimulai pada tahun 1963, ini adalah konflik bersenjata dan diplomatik atas pembentukan Federasi Malaysia, yang dianggap oleh Presiden Soekarno sebagai proyek neo-kolonial Inggris yang mengancam keamanan Indonesia. Keanggotaan Malaysia di Dewan […]

  • Suhardi Duka Temui Mendagri, Bahas Pajak hingga Investasi Daerah

    Suhardi Duka Temui Mendagri, Bahas Pajak hingga Investasi Daerah

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Jakarta, Jumat (29/8/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis terkait kondisi fiskal dan pembangunan daerah. Dalam pertemuan itu, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka melaporkan kondisi terkini Sulbar, termasuk tren nasional mengenai peningkatan pajak daerah yang belakangan menjadi sorotan. Ia menegaskan […]

  • Optimistis Pandemi Membaik, Ridwan Kamil:  Pembangunan Infrastruktur Digenjot

    Optimistis Pandemi Membaik, Ridwan Kamil:  Pembangunan Infrastruktur Digenjot

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 211
    • 0Komentar

    MAJALENGKA — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimistis tahun 2022 kondisi pandemi COVID-19 akan membaik. Dengan demikian, pihaknya bisa kembali fokus membangun infrastruktur yang selama dua tahun ini sempat terhenti akibat refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19. ”Tahun 2022 ini, Insya Allah, kita bisa melewati pandemi ini,” ucapnya saat menghadiri Penutupan Pengajian Rutin Jumat Wage Pondok […]

  • Bahtiar Ajak DPRD Mulai Rancang Sekolah Vokasi di Enam Kabupaten

    Bahtiar Ajak DPRD Mulai Rancang Sekolah Vokasi di Enam Kabupaten

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan memprogramkan sekolah berbasis vokasi di enam kabupaten. Hal ini dalam menindaklanjuti hasil kesepakatan bersama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Negeri Makassar (UNM). Penguatan sekolah vokasi diharapkan agar warga Sulbar tidak perlu meninggalkan kampung halamannya untuk mengenyam pendidikan. Sekolah vokasi sifatnya jangka pendek sesuai bidang atau karakteristik pada […]

expand_less