Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Penundaan Jadwal Masuk Sekolah, Ridwan Kamil: Langkah Solutif

Penundaan Jadwal Masuk Sekolah, Ridwan Kamil: Langkah Solutif

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

KABUPATEN GARUT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai keputusan menunda jadwal masuk sekolah merupakan langkah solutif untuk mengantisipasi kemacetan yang diprediksi terjadi saat arus balik Lebaran tahun ini.

Ditemui usai meninjau arus balik Lebaran di Pos Terpadu Limbangan Garut, Jumat (6/5/2022), Ridwan Kamil mengatakan, penundaan tersebut tidak akan begitu mengganggu proses belajar mengajar.

”Keputusan terkait libur itu situasional. Kita sudah mengalami masa darurat selama dua tahun. Jadi kalau ada perpanjangan sedikit, saya kira kita apresiasi saja selama tidak mengganggu muatan dari belajar mengajar,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Seperti diketahui, Kemendikbud Ristek telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, DKI Jakarta dan Banten untuk memberikan fleksibilitas penambahan masa libur sekolah selama tiga hari yang semula masuk pada 9 Mei menjadi 12 Mei 2022. Penambahan masa libur sekolah ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan. ”Kami mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat,” kata Kang Emil.

Menurut Kang Emil, masyarakat sekarang sudah memiliki pengalaman agar siswa masih tetap bisa produktif walaupun harus menambah libur selama tiga hari. Hampir dua tahun lamanya, kegiatan belajar mengajar di sekolah pernah dihentikan untuk antisipasi penularan COVID-19. Namun, siswa masih bisa tetap produktif dengan diberlakukannya pembelajaran jarak jauh. ”Saya kira itu tidak masalah,” ucap Kang Emil.

Keuntungan lainnya menurut Kang Emil, para siswa yang ikut orang tuanya mudik bisa lebih lama menghabiskan waktu dengan sanak saudara di kampung halaman setelah dua tahun tidak bisa berjumpa.

”Intinya negara mencoba untuk memberikan sebuah pelayanan kepuasan publik agar waktu berkualitas yang dua tahun tertahan ini bisa lebih lama,” ujar Kang Emil.

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkesra Sulbar Komitmen Hadirkan Layanan yang Berbasis Digital

    Pemkesra Sulbar Komitmen Hadirkan Layanan yang Berbasis Digital

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    MAMUJU – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat melalui Penelaah Teknis Kebijakan, Muhammad Kurniawan Usman, mengikuti kegiatan Sosialisasi Penerapan Teknologi Digital terhadap Peningkatan Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan berlangsung di Aula Teater Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat pada Senin, 8 Desember 2025. Sosialisasi ini merupakan […]

  • Saingi PLN, Voltron Ngebut Bangun 1.000 SPKLU di Indonesia

    Saingi PLN, Voltron Ngebut Bangun 1.000 SPKLU di Indonesia

    • calendar_month Rab, 27 Des 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Semakin banyaknya populasi kendaraan listrik di Tanah Air, membuat potensi bisnis Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) jadi makin menggiurkan. Tidak mau hanya di dominasi PLN, Voltron siap ngebut bangun SPKLU di Indonesia. Voltron yang sejauh ini dikenal sebagai EVCuzz punya target agresif dengan rencananya membangun 1.000 SPKLU di Indonesia mulai tahun depan. Bahkan, Voltron […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Serap Aspirasi Ulama – Tokoh Masyarakat

    Gubernur Ridwan Kamil Serap Aspirasi Ulama – Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerap aspirasi para ulama dan tokoh masyarakat Kabupaten Bandung. Hal itu terjadi dalam sebuah forum silaturahim antara Gubernur dan ulama – tokoh masyarakat di Pendopo Kabupaten Bandung, Selasa (10/5/2022). Gubernur mencatat berbagai macam usulan ulama dan tokoh masyarakat untuk pembangunan Kabupaten Bandung. Nantinya, aspirasi akan coba direalisasikan […]

  • Kunci Generasi Hebat, Nursyamsi Rahim Dorong Anak Muda Sulbar Rutin Berolahraga

    Kunci Generasi Hebat, Nursyamsi Rahim Dorong Anak Muda Sulbar Rutin Berolahraga

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MAMUJU – Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengajak generasi muda Mamuju untuk menjadikan aktivitas fisik dan olahraga sebagai gaya hidup sehat. Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan Talkshow Mamuju Run 2025 PLN Mobile yang digelar di Atrium Mamuju Town Square (MATOS), Sabtu (8/11/2025). Dalam kegiatan yang dihadiri oleh komunitas pelari dan […]

  • Abipraya Bangun Jalan Nasional Kaltim

    Abipraya Bangun Jalan Nasional Kaltim

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA  – Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi, PT Brantas Abipraya (Persero) terus berupaya mendorong pengembangan infrastruktur jalan nasional. BUMN yang berkontribusi penuh membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara inipun telah melakukan penandatanganan kontrak atas Pembangunan Jalan Kerja Kawasan Sub BWP 1.B dan 1.C di Balai Besar Pelaksanaan […]

  • Sekda:Penyederhanaan Birokrasi Hemat Anggaran 30 Persen

    Sekda:Penyederhanaan Birokrasi Hemat Anggaran 30 Persen

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Penyederhanaan birokrasi dan perubahan tata kerja di Pemda Provinsi Jawa Barat mampu menghemat anggaran hingga 30 persen. Hal itu diungkapkan Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa (14/6/2022). Tema Japri kali ini “Penyederhanaan Birokrasi, Perlukah?” Menurut Setiawan, penyederhanaan tak cukup hanya dilakukan pada […]

expand_less