Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Sosialisasi Promosi Kesehatan ke 27 Kabupaten/ Kota Penting Dilakukan Konsisten

Sosialisasi Promosi Kesehatan ke 27 Kabupaten/ Kota Penting Dilakukan Konsisten

  • account_circle mbahdot
  • calendar_month Sen, 23 Mei 2022
  • visibility 233
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja melepas Roadshow Protokol Kesehatan Dinas Kesehatan  Jabar, di halaman depan Gedung Sate Bandung, Senin (23/05/2022).

Sekda mengapresiasi rombongan Dinkes Jabar yang hendak bertolak ke Kabupaten Pangandaran guna pelaksanaan promosi kesehatan (promkes), yang meliputi sosialisasi Protokol Kesehatan (Prokes), Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga pembagian tablet tambah darah.
Sekda Jabar mengungkapkan, seiring pandemi COVID-19 yang angka penularannya terkendali, ditambah pemerintah pusat yang telah memberi kelonggaran terhadap pemakaian masker di luar ruangan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terlena. Kewaspadaan harus tetap diperkuat supaya kestabilan tetap terjaga.
”Saya apresiasi Bapak/ Ibu sekalian yang akan melakukan sosialisasi terkait promkes, ini sangat penting sekali,” kata Setiawan Setiawan Wangsaatmaja.
Ia menuturkan, berdasarkan teori HL Blum disebutkan, bahwa 40 persen masalah kesehatan adalah terkait dengan lingkungan, 30 persen dari perilaku, 20 persen terpengaruh dari sarana kesehatan, dan 10 persen faktor genetik atau keturunan.
”Artinya kalau kita melihat (masalah kesehatan) yang 30 persen, 40 persen atau 70 persen, apa yang akan kita lakukan,” ujarnya.
Ia mengajak semua pihak mewaspadai sejumlah hal terkait masalah kesehatan, diantaranya penyakit infeksi, dan penyakit emerging yang muncul dan menyerang suatu populasi. Kemudian penyakit re-emerging atau penyakit yang telah ada sebelumnya dan muncul kembali, sehingga menyerang suatu populasi namun meningkat dengan sangat cepat.
”Saya melihat di Jawa Barat ada beberapa hal yang perlu kita waspadai. Pertama adalah penyakit infeksi, kedua penyakit emerging, dan penyakit re-emerging,” ungkapnya.
”Fenomena perubahan iklim juga pemicu terjadinya re-emerging, penyakit yang tadinya sudah tidak muncul kemudian muncul lagi,” sambungnya.
”Penyakit lain juga belum sepenuhnya teratasi, sebut saja COVID-19 tetap perlu kita waspadai. Meski Pemerintah sudah memperbolehkan di outdoor diperbolehkan lepas masker, tapi tetap pencegahan lebih penting,” tambahnya.
Setiawan menilai, langkah yang dilakukan Dinkes Jabar menjadi penting ketika masyarakat mulai ada euforia terkait pelonggaran prokes,  justru tentang kewaspadaan harus lebih diingatkan kembali.
COVID-19 belum benar- benar mereda, saat ini pun muncul penyakit lain, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak sapi. Ditambah isu munculnya virus lain seperti Virus Hendra.

“Pemda Provinsi Jabar terus memantau kesehatan hewan tersebut apalagi sebentar lagi ada Iduladha,” kata Setiawan.
“Dinkes Jabar dan jajaran harus terus menginisiasi karena (masalah kesehatan) ini belum berakhir, jadi harus tetap waspada.  Dimanapun dan  kapanun, yang penting adalah kita konsisten dengan apa yang dilakukan,” ucapnya.
Sekda pun mendorong Dinkes Jabar supaya Kabupaten Pangandaran menjadi titik awal dilaksanakannya kegiatan sosialisasi promkes ini. Ia pun berharap agar secara konsisten kegiatan serupa juga berlangsung di Kota/ Kabupaten lain di Jabar.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Nina Susana Dewi menuturkan, tujuan pihaknya berkegiatan di wilayah Kabupaten Pangandaran adalah melaksanakan sosialisasi, edukasi terkait prokes secara promotif dan preventif.
Kabupaten Pangandaran dipilih karena merupakan kawasan wisata di Jabar yang paling banyak dikunjungi wisatawan lokal, maupun mancanegara. “Mengapa Pangandaran? Karena merupakan tempat wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Tujuan umumnya mensosialisasikan PHBS, Germas, juga pemberian tablet tambah darah,” ungkap Nina.

  • Penulis: mbahdot

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • e-Monev Terbukti Tingkatkan Pelayanan Publik, Sekda: Nilai Keterbukaan Informasi Jabar Naik

    e-Monev Terbukti Tingkatkan Pelayanan Publik, Sekda: Nilai Keterbukaan Informasi Jabar Naik

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Pemdaprov Jabar terus mendongkrak kualitas pelayanan publik melalui inovasi igital. Salah satunya monitoring dan evaluasi daring (e-monev) keterbukaan informasi publik. Untuk itu, Pemdaprov melaksanakan diseminasi e-monev 2023 yang dibuka Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (25/7/2023). “Sepanjang bahwa pelayanan publik kita untuk masyarakat, itu akan kita lakukan secara […]

  • 200 Anggota PWI akan Ikuti Retret Bela Negara di Magelang

    200 Anggota PWI akan Ikuti Retret Bela Negara di Magelang

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA  – Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat akan menggelar retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Februari 2026. Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2026, yang tahun ini dipusatkan di Banten. Retret khusus untuk wartawan tersebut diperuntukkan bagi anggota PWI se-Indonesia sebanyak 200 orang. […]

  • Indeks Keterbukaan Informasi Publik Jawa Barat 2023 Tertinggi Nasional

    Indeks Keterbukaan Informasi Publik Jawa Barat 2023 Tertinggi Nasional

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 155
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Jawa Barat 2023 tertinggi secara nasional dengan nilai 84,43 poin. IKIP Jabar 2023 naik 2,5 poin dibandingkan IKIP 2022 dengan nilai 81,93 poin. Hal ini menggambarkan ketaatan badan publik di Jabar merupakan yang terbaik dalam menjalankan kewajibannya sebagaimana diatur UU Keterbukaan Informasi Publik. Ini juga menandakan akses […]

  • Kegiatan Donor Darah SMSI Raih Penghargaan MURI

    Kegiatan Donor Darah SMSI Raih Penghargaan MURI

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kembali diraih organisasi pers Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Kamis sore (21/3/2024) di Auditorium Ki Narto Sabdo, Gedung Jaya Suprana Institute (JSI), Jalan Gading Kirana Timur, Jakarta Utara. Penghargaan MURI terkait penyelenggaraan donor darah serentak di 33 provinsi saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 SMSI pada 7 […]

  • Pusat Distribusi Provinsi Fokus Amankan Beras – Migor

    Pusat Distribusi Provinsi Fokus Amankan Beras – Migor

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG  – Pusat Distribusi Provinsi  (PDP) Jabar yang dikelola oleh BUMD PT Agro Jabar (Perseroda) sudah dirasakan andilnya dalam pengendalian inflasi di Jabar. Direktur Operasional PT Agro Jabar Ahmad Subhana mengatakan PDP bukan hanya menjadi pusat distribusi bahan pangan namun juga memiliki andil dalam menyediakan stok pangan. PDP dapat diandalkan dalam antisipasi kerawanan pangan […]

  • Perputaran Ekonomi Sektor Otomotif Jawa Barat Capai Rp1,5 Triliun

    Perputaran Ekonomi Sektor Otomotif Jawa Barat Capai Rp1,5 Triliun

    • calendar_month Sab, 5 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 304
    • 0Komentar

    BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, perputaran uang dari sektor otomotif di Jabar mencapai Rp1,5 triliun per tahun. Perputaran ekonomi otomotif tersebut berasal dari belanja bahan bakar minyak, penginapan, kuliner, hiburan, hingga pedagang kaki lima. ”Tercatat perputaran ekonomi dari sektor otomotif di Jabar per tahun mencapai Rp 1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun dari […]

expand_less