Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Pemenuhan Jumlah Pustakawan Harus Jadi Prioritas Guna Cerdaskan Kehidupan Bangsa

Pemenuhan Jumlah Pustakawan Harus Jadi Prioritas Guna Cerdaskan Kehidupan Bangsa

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
  • visibility 180
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Sakinah Aljufri menilai pemenuhan jumlah pustakawan di Indonesia harus menjadi prioritas pemerintah. Hal itu guna memenuhi tujuan dasar bernegara, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ia menjelaskan terdapat kesenjangan yang tinggi antara ketersediaan dan kebutuhan pustakawan. Saat ini, ketersediaan pustakawan di Indonesia hanya bisa meng-cover kebutuhan sebanyak 7,51 persen, sementara sebesar 92,49 persen belum dapat terpenuhi kebutuhan pengadaannya.

Menurutnya, diperlukan orang-orang khusus yang menangani pengelolaan perpustakaan. Sehingga, tidak hanya menyiapkan tempat perpustakaan saja akan tetapi  harus ada orang yang memang spesifik di bidang itu.

“Kita mendengar ada pustakawan atau pengelola perpustakaan yang sudah mengabdi 17 tahun namun belum mendapatkan kejelasan status kepegawaian. Ini sangat memprihatinkan, seharusnya pemerintah harus memberikan nilai khusus bagi mereka-mereka ini dan mempercepat untuk mengangkat mereka menjadi PNS itu yang kami harapkan,” jelas Sakinah dalam Kunjungan Kerja Spesifik Panja Peningkatan Literasi dan Tenaga Perpustakaan Komisi X DPR RI ke Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (6/4/2023).

Politisi PKS itu menambahkan berdasarkan Survei PISA 2018, Indeks Literasi Indonesia menyebutkan urutan Indonesia berada di nomor 74 dari 79 atau enam peringkat dari bawah. Ia memperinci survei tersebut bahwa kemampuan membaca siswa Indonesia berada pada skor 371, sementara rata-rata negara OECD meliputi Australia, Austria, Belgia, Kanasa, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, dan Yunani memiliki skor 487.

Adapun menurut penilaian berdasarkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), skor Indonesia pada tahun 2022 sebesar 64,48 dari skala 1-100. Angka tersebut dinilai masih belum menggembirakan dan terus menjadi masalah nasional yang sangat memprihatinkan.

“Dengan demikian kita harus bersinergi, berjalan bersama-sama. Tidak bisa hanya komunitas saja namun semua stakeholder yang terkait harus terlibat baik itu DPR, Pemerintah Daerah, Walikota, Kepala Desa. Semua harus bersinergi untuk menaikkan budaya baca, sehingga indeks literasi bisa meningkat. Dengan demikian budaya membaca bisa menjadi salah satu pintu jalan kita untuk mengenal dunia,” ucapnya. (rni/rdn)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum

    Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 182
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Terkait pemberitaan tentang kontaminasi obat-obatan di Sungai Citarum, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyampaikan bahwa kita harus cermat membaca dan memahami hasil penelitian dari Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air – BRIN tersebut. “Saya sudah konfirmasi langsung dengan Ibu Retno sebagai penelitinya. Beliau menyayangkan pemberitaan tersebut. Dijelaskan bahwa itu […]

  • Syakran Rudy Paparkan Keuangan Negara di Universitas Muhammadiyah Mamuju

    Syakran Rudy Paparkan Keuangan Negara di Universitas Muhammadiyah Mamuju

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 548
    • 0Komentar

    MAMUJU – Universitas Muhammadiyah Mamuju bekerjasama Kanwil Dirjen Pembendaharaan Sulawesi Barat melaksanakan Kuliah Umum. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kampus II  Unimaju, Rabu 29 April 2026  mengangkat tema “Akuntabilitas Keuangan Negara dan Peran APBN dalam Mendorong Pembangunan Ekonomi Daerah”. Kegiatan diikuti oleh dosen dan perwakilan mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan dan Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan […]

  • 12 Cara Memperbanyak Produksi ASI secara Alami

    12 Cara Memperbanyak Produksi ASI secara Alami

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sejak dilahirkan sampai genap berusia 6 bulan, ASI eksklusif merupakan makanan terbaik bagi bayi. Namun sayangnya, tidak sedikit ibu menyusui yang cemas mengenai kecukupan produksi ASI, khususnya bila baru memiliki bayi. Lantas, adakah cara yang bisa dilakukan untuk memperbanyak produksi ASI? Berikut penjelasannya. Setiap ibu menyusui ingin selalu memberikan ASI yang cukup agar manfaat yang […]

  • Momentum Merdeka Layanan Siaran Televisi Digital di Jawa Barat

    Momentum Merdeka Layanan Siaran Televisi Digital di Jawa Barat

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 207
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Puncak acara peringatan Hari Penyiaran Daerah 2023 yang akan digelar pada Selasa (6/6/2023) diharapkan menjadi momentum seluruh wilayah Jawa Barat bisa menikmati layanan siaran televisi digital. Mengingat sejak diberlakukan pada Oktober 2022 silam, program Analog Switch Off (ASO) atau proses perpindahan televisi analog ke digital baru sebagian terealisasi di sejumlah kawasan di […]

  • Musrenbang Kelurahan Galung 2023, Didominasi Pembangunan Fisik

    Musrenbang Kelurahan Galung 2023, Didominasi Pembangunan Fisik

    • calendar_month Sab, 18 Feb 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MAJENE – Pemerintah Kelurahan Galung Kecamatan Banggae menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2023 di Aula Kantor Lurah Galung, Jumat (17/02/2023). “Musrenbang 2023 ini, untuk usulan pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2024,” sebut Arman Lurah Galung. Musrenbang tingkat Kelurahan Galung dengan tema Sinergitas Percepatan Pembangunan Infrastruktur yang Berwawasan Lingkungan Dalam Menciptakan Pemerataan Pembangunan Menuju Majene […]

  • Ridwan Kamil Apresiasi Kemajuan Pesantren Program OPOP, Tahun 2023 ditargetkan total diikuti 5.000 pesantren

    Ridwan Kamil Apresiasi Kemajuan Pesantren Program OPOP, Tahun 2023 ditargetkan total diikuti 5.000 pesantren

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 269
    • 0Komentar

    KABUPATEN BEKASI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersilaturahmi di Pondok Pesantren Pink 03, salah satu Pesantren penerima bantuan Program One Pesantren One Product atau OPOP, di Kabupaten Bekasi, Sabtu (16/4/2022). Pada kesempatan itu Gubernur mengapreasiasi keberhasilan pesantren yang dapat menghasilkan produk-produk unggulan dengan pemasaran yang kian luas. Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menerangkan […]

expand_less