Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Kebun Raya Bali Lengkapi Pesona Bedugul

Kebun Raya Bali Lengkapi Pesona Bedugul

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Kebun Raya Eka Karya menjadi kebun raya terluas di Indonesia berisi aneka koleksi tumbuhan langka dan menjadi endemik di tanah air.

Bedugul adalah sebuah kawasan wisata sejuk di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut yang sangat terkenal di Bali. Panorama pegunungan dan danau menjadi sajian utama, letaknya ada di tengah pulau antara Denpasar dan Singaraja. Tepatnya di Kabupaten Tabanan, sekitar 55 kilometer arah utara ibu kota provinsi atau sekitar 20 km selatan Singaraja.

Di sana, ada tiga gugus danau kawah hasil letusan Gunung Lesung, gunung api purba. Yakni, Danau Beratan, Danau Buyan, dan Danau Tamblingan yang diwarnai kehadiran puluhan pura atau rumah ibadah umat Hindu Bali.

Salah satu yang terkenal adalah Pura Ulun Danu di Beratan, danau seluas 159 kilometer persegi dan titik terdalam mencapai 88 meter. Pura Ulun Danu dengan empat kompleks pura yang telah berdiri sejak abad 17 lampau dan danau berdimensi panjang 75 km dan lebar 25 km ini ada di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti.

Mengutip data Balai Pelestarian Budaya Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, keempat kompleks pura di dalam Pura Ulun Danu meliputi Pura Lingga Petan, Pura Penataran Puncak Mangu, Pura Terate Bang, dan terakhir adalah Pura Dalem Purwa.

Masih di desa sama, terdapat pula objek wisata yang tak kalah menariknya. Namanya objek wisata itu adalah Kebun Raya Eka Karya atau dikenal sebagai Kebun Raya Bali yang dikelola oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN.

Inilah kebun raya pertama yang didirikan oleh putra bangsa Indonesia, yakni Kusnoto Setyodiwiryo, selaku Direktur Lembaga Pusat Penyelidikan Alam, bersama I Made Taman, Kepala Lembaga Pelestarian dan Pengawetan Alam. Didirikan pada 15 Juli 1959, awalnya Kebun Raya Eka Karya luasnya hanya mencapai 50 hektare, namun berkembang menjadi 157,5 ha sejak awal abad 21 dan membuatnya sebagai kebun raya terluas di tanah air.

Sejak awal pendiriannya, Kebun Raya Eka Karya difungsikan sebagai pusat konservasi ex-situ untuk tumbuhan pegunungan tropika khas Indonesia timur khususnya tumbuhan berdaun jarum atau Gymnospermae. Koleksi awal banyak didatangkan dari Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas di Jawa Barat seperti Araucaria bidwilliiCupresus sempervirens dan Pinus masoniana.

Jenis lainnya yang merupakan tumbuhan asli daerah Bedugul, antara lain, Podocarpus imbricatus dan Casuarina junghuhniana. Kebun Raya Eka Karya juga mengoleksi beberapa jenis tanaman seperti anggrek, tumbuhan paku, begonia, kaktus, dan tanaman yang dipakai untuk upacara adat Hindu Bali.

Taman Tematik

Seperti dikutip dari website Kebun Raya Bali, koleksi tumbuhan tertua di kebun raya ini berasal dari genus Ficus dan telah berumur lebih dari 100 tahun dan bisa dijumpai di Hutan Rasamala, salah satu kawasan tematik Kebun Raya Bali. Kawasan tematik itu di antaranya Taman Usada seluas 1.600 meter persegi dan berisi sekitar 300 jenis tumbuhan obat dari berbagai kabupaten di Pulau Dewata.

Berikutnya ada Taman Surya Nirwana di sisi timur Kebun Raya Bali dengan panorama Danau Beratan dan Bukit Pengelengan dan berkonsep amphitheatre, biasanya dipakai untuk tempat pertunjukan atau panggung terbuka. Ada pula Taman Rhododendron, namanya diambil dari sejenis bunga eksotis, berbau harum dan warnanya cerah. Koleksinya sebanyak 20 jenis dan 155 spesimen yang berasal dari Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, Papua, sekitar Bali meski ada juga hasil persilangan dari Taiwan, Jerman, Amerika Serikat, dan Jepang.

Tanaman paku ikut pula dibuatkan kawasan khusus diberi nama Taman Cyathea di atas lahan 2 ha, paling luas di antara kawasan tematik lainnya. Ada lebih dari 80 jenis Cyathea termasuk paku pohon Cyathea contaminans dan Cyathea latebrosa di samping paku kidang (Dicksonia blumei) yang berasal dari Bukit Pohen, Tabanan.

Taman Bambu berisi 58 jenis bambu lokal Indonesia dan enam bambu endemik Bali turut mewarnai Kebun Raya Bali bersama Taman Teratai yang berisi kolam enam tingkat. Taman Panca Yadnya berisi 580 tanaman dari 42 suku, 81 marga, dan 130 jenis tumbuhan. Jenis tanaman yang menjadi koleksinya seperti pohon dadap, sirih, pisang, dan paku sayur.

Sementara itu, kaktus dan begonia dibuatkan sebuah tempat khusus bertema rumah kaca. Dalam rumah kaca seluas 500 m2, Kebun Raya Bali memelihara 68 jenis kaktus (Cactaceae).  Kaktus adalah tanaman yang biasa tumbuh di daerah gurun yang panas. Dengan daun yang telah termodifikasi menjadi duri kaktus dapat hidup di daerah yang kering.

Namun kaktus ternyata juga mampu tumbuh dan berkembang di daerah dataran tinggi berhawa dingin seperti Kebun Raya Bali. Beberapa jenis di antaranya bahkan ada yang tingginya lebih dari 5 meter. Koleksi kaktus di rumah kaca spesial ini juga berasal dari Meksiko, Jerman, dan Argentina. Misalnya Echinocactus grusoniiCephalocereus senilisMammillaria durispinaEspostoa lanataOpuntia sp., dan Cleistocactus micropetalum.

Rumah kaca khusus begonia banyak didominasi jenis Begonia rex yang memiliki variasi daun berwarna indah seperti perak, hijau, merah, atau variasi dari corak tadi. Ada sekitar 213 jenis begonia tumbuh di Indonesia dari sekitar 1.700 jenis di dunia. Selain begonia yang tumbuh di alam, koleksi Kebun Raya Bali juga terdiri atas begonia hibrida bernama Begonia tuti siregar dan beberapa lainnya. Tercatat ada lebih dari 920 spesimen dari 94 jenis koleksi tanaman ini telah berkembang di dalam rumah kaca khusus begonia Kebun Raya Bali.

Kebun Raya Bali ikut dilengkapi enam patung besar di Ramayana Boulevard yang berlatar belakang Bukit Pengelengan dan menjadi salah satu lokasi favorit pengunjung untuk berfoto. Kebun raya ini buka setiap hari dan waktu kunjungannya Senin sampai Jumat pukul 8.00 WITA dan tutup 16.00 WITA. Sedangkan di akhir pekan serta libur nasional beroperasi sejak pukul 8.00 WITA dan tutup 17.00 WITA dengan membayar tiket masuk Rp30.000 per orang seperti dikutip dari website www.tiketkebunraya.id.

Setiap tahunnya Kebun Raya Bali dikunjungi oleh sekitar 700 ribu orang. Untuk menuju Kebun Raya Bali dapat ditempuh melalui perjalanan darat selama 1,5 jam dari ibu kota Denpasar, atau jika dari Singaraja maka dapat dijangkau dalam waktu sekitar 45 menit. Disarankan membawa atau menyewa motor, mobil, atau bus bagi rombongan karena tidak tersedia angkutan umum yang melewati Kebun Raya Bali.

Jangan lupa untuk singgah ke salah satu objek wisata pelengkap pesona Bedugul ini ya kalau sedang mengunjungi Pulau Dewata. Selamat berlibur!

Penulis: Anton Setiawan

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinggalkan Swiss, Ridwan Kamil Sekeluarga Dijadwalkan Tiba di Indonesia Hari Ini

    Tinggalkan Swiss, Ridwan Kamil Sekeluarga Dijadwalkan Tiba di Indonesia Hari Ini

    • calendar_month Jum, 3 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 145
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Setelah tujuh hari pencarian Emmeril Kahn Mummtadz alias Eril di Sungai Aare, Swiss, juga berakhirnya masa izin Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan alasan penting dari Kementerian Dalam Negeri, pada hari ini Ridwan Kamil sekeluarga kembali ke Indonesia. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jabar selaku Juru Bicara dari Pemda Provinsi Jabar […]

  • Munas XIV KAGAMA Tetapkan Basuki Hadimuljono Sebagai Ketua Umum

    Munas XIV KAGAMA Tetapkan Basuki Hadimuljono Sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) XIV Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) yang berlangsung pada 14 hingga 17 November di Ancol, Jakarta, secara resmi menetapkan Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN), sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) KAGAMA periode 2024-2029. Basuki menggantikan posisi Ganjar Pranowo yang telah memimpin KAGAMA sebelumnya selama dua periode. […]

  • Jabar Susun Strategi agar Lonjakan Wisatawan Gairahkan UMKM

    Jabar Susun Strategi agar Lonjakan Wisatawan Gairahkan UMKM

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Selama libur Lebaran 2022 terjadi lonjakan kunjungan wisatawan lokal pada obyek wisata favorit di Jawa Barat. Besarnya kunjungan wisatawan diharapkan dapat menggairahkan UMKM di sekitar obyek wisata. Namun dari catatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, seperti di Kabupaten Pangandaran, membludaknya wisatawan belum berpengaruh signifikan pada sektor UMKM di sekitar obyek wisata tersebut. […]

  • SMSI Menolak Pasal Yang Memberatkan Perusahaan Pers Start Up

    SMSI Menolak Pasal Yang Memberatkan Perusahaan Pers Start Up

    • calendar_month Ming, 19 Feb 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA—Dewan Pers secara resmi telah menyerahkan rancangan peraturan presiden (R-perpres) media berkelanjutan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Naskah draf diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pers, Dr Ninik Rahayu, dan diterima oleh Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Usman Kansong, di Jakarta, Jumat (17/2). Penyusunan Rancangan Perpres, terkait Media Berkelanjutan atau publisher right platform digital […]

  • Suhardi Duka Janjikan Tax Holiday 5 Tahun untuk Pengusaha Muda Sulbar

    Suhardi Duka Janjikan Tax Holiday 5 Tahun untuk Pengusaha Muda Sulbar

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menghadiri pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Barat masa bakti 2025–2028, yang berlangsung di Ballroom Hotel Maleo Mamuju, Rabu malam, 27 Agustus 2025. Acara pelantikan berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran pengurus Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Wakil Ketua DPRD Sulbar, unsur Forkopimda Sulbar, serta […]

  • Jabar Bakal Jadi Ikon Inacraft 2022

    Jabar Bakal Jadi Ikon Inacraft 2022

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 222
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Provinsi Jawa Barat terpilih jadi ikon pada pameran terbesar se-Asia Tenggara The International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2022, yang akan digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) 23-27 Maret 2022.   Ditemui usai Japri (Jabar Punya Informasi) di Gedung Sate, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil […]

expand_less