Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Saatnya Membuat Mitigasi Risiko Museum dan Cagar Budaya

Saatnya Membuat Mitigasi Risiko Museum dan Cagar Budaya

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Keterlibatan para ahli dalam upaya pemulihan Museum Nasional menjadi bukti nyata kekayaan budaya Indonesia merupakan warisan bersama.

Sampai Rabu (27/9/2023), Tim Khusus Penanganan Unit Museum Nasional Indonesia (MNI) terus bekerja dan berupaya penuh menangani proses evakuasi, identifikasi, dan restorasi koleksi benda serta bangunan bersejarah yang terdampak akibat kebakaran Museum Nasional Indonesia (MNI), Jakarta. Insiden yang menimpa museum tertua di Indonesia itu terjadi pada Sabtu malam (16/9/2023).

Proses evakuasi koleksi dan benda bersejarah dari Gedung A Museum Nasional Indonesia berjalan lancar dan dilaksanakan dengan sangat hati-hati. Hampir 100 orang dikerahkan oleh tim MNI bekerjabsama dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) telah berhasil menyelamatkan sejumlah besar artefak berharga dan sejarah yang ada di dalam Gedung A.

Sejak musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam (16/9/2023), tim MNI dengan sigap membentuk tim investigasi dan evakuasi lintas unit, penutupan enam ruangan yang terdampak oleh puslabfor, penutupan terbatas pada satu ruangan terdampak untuk investigasi lebih lanjut sementara proses evakuasi dan pemindahan koleksi benda bersejarah perlahan dilakukan pada kelima ruangan lainnya.

Proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan tim tenaga ahli khusus untuk mengangkat puing dengan diawasi dan diarahkan oleh tim evakuasi koleksi agar dapat mencermati dan mengambil tindakan yang tepat perihal pengangkatan koleksi sejarah maupun material bangunan yang terbakar. Untuk itu, diperlukan beberapa alat berat dan teknik pengangkatan atap gedung yang rusak untuk proses evakuasi dan penyelamatan koleksi dan benda bersejarah yang berada di ruangan terdampak.

Dilaporkan oleh pengelola Museum Nasional Indonesia, total koleksi dan benda bersejarah yang disimpan di Museum Nasional Indonesia sendiri sebanyak 194.000 koleksi. Sedikitnya, 817 koleksi berada pada enam ruangan yang terdampak. Koleksi dan benda bersejarah tersebut merupakan koleksi berbahan perunggu, keramik, terakota, dan kayu serta koleksi miniatur dan replika benda prasejarah yang ditemukan dalam kondisi utuh maupun rusak ringan sampai berat.

Begitu pentingnya keberadaan museum ini, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dan Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid langsung meninjau lokasi di Museum Nasional Indonesia seusai kebakaran sudah bisa dikendalikan petugas pemadam kebakaran pada Minggu dini hari (17/9/2023).

“Ruangan pameran koleksi pra-sejarah, perunggu dan sebagian terakota telah berhasil di evakuasi, dan kami sudah mulai mengevakuasi ruangan koleksi keramik. Tenaga ahli tambahan untuk tim identifikasi juga kita galakkan guna mempercepat proses tahapan identifikasi. Hingga hari ini terdapat 243 koleksi yang berhasil kami identifikasi,” jelas Ahmad Mahendra, selaku Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (MCB).

Bersamaan dengan berjalannya proses percepatan evakuasi, Kemendikbudristek terus menjalin komunikasi intensif dengan para ahli, komunitas, dan mitra di dalam dan luar negeri dalam merancang rencana pemulihan MNI dan perbaikan kualitas museum dan cagar budaya secara umum. Rangkaian diskusi rencana pemulihan MNI dan peninjauan langsung ke MNI bersama dengan para ahli arkeolog, antropolog, budayawan, sejarawan, kurator dan akademisi telah mulai dilakukan pada 23 September 2023.

Rencana pemulihan MNI akan dibagi menjadi beberapa tahap. Setelah tahap penyelamatan koleksi yang terdampak didokumentasikan dan diidentifikasi, identifikasi kerusakan bangunan MNI yang juga merupakan bangunan yang terklasifikasi sebagai cagar budaya akan dilaksanakan. Bahkan, selama masa restorasi, ada rencana untuk menutup museum nasional ini hingga setahun ke depan.

Pada Selasa (26/9/2023) juga dilaksanakan pertemuan Kemendikbudristek bersama World Bank untuk mendiskusikan perancangan disaster risk management plan atau program dan asesmen risiko terhadap bencana khusus untuk museum dan cagar budaya. Program ini dilakukan untuk mempersiapkan museum dan cagar budaya di Indonesia dalam menanggulangi potensi dan tantangan bencana yang dihadapi.

“Bersama dengan World Bank, kami akan berkolaborasi untuk menyusun program dan rencana kerja tanggap darurat terhadap bencana pada museum dan cagar budaya. Program ini juga akan menggunakan pedoman cagar budaya tangguh bencana yang diterbitkan Ditjen Kebudayaan pada tahun 2023 sebagai referensi awal,” imbuh Mahendra.

Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid menyampaikan, keterlibatan para ahli, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, dalam upaya pemulihan MNI adalah bukti nyata bahwa kekayaan budaya Indonesia adalah warisan bersama yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

Salah satu negara yang pernah mengalami hal serupa, yakni Prancis, sempat berbagi pengalaman penanganan musibah kebakaran Katedral Notre-Dame. Katedral yang merumahi benda-benda bersejarah tersebut terbakar pada 2019 dan sampai sekarang pun upaya restorasi dan pemugaran masih dilakukan.

Museum Nasional Indonesia adalah tempat bersejarah legendaris bukan saja sebagai etalase perabadaban Nusantara, Asia Tenggara, namun dunia. Mengingat ada koleksi manusia prasejarah sebagai asal usul nenek moyang manusia modern. Pemerintah Hindia Belanda mendirikan gedung museum di Jl Merdeka Barat 12, Jakarta, pada 1862, dan mulai dibuka untuk umum pada 1868.

Setelah kemerdekaan Indonesia, Lembaga Kebudayaan Indonesia yang mengelola menyerahkan museum tersebut kepada pemerintah Republik Indonesia, tepatnya pada 17 September 1962. Sejak itu pengelolaan museum dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mulai 2005, Museum Nasional berada di bawah pengelolaan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata sehubungan dengan dipindahnya Direktorat Jenderal Kebudayaan ke lingkungan kementerian tersebut.

Oleh masyarakat, Museum Nasional juga tersohor dengan sebutan Museum Gajah. Ketika itu, pihak kolonial Belanda mendapat hadiah patung gajah berbahan perunggu dari Raja Chulalongkorn dari Thailand pada 1871. Patung gajah ini yang kemudian dipasang di halaman depan museum. Sejak itu, patung gajah itu menjadi ikon utama Museum Nasional. Kendatipun demikian, sejak 28 Mei 1979, nama resmi lembaga ini adalah Museum Nasional Republik Indonesia.

Seiring perkembangan zaman, publik bisa merasakan pengalaman dan menikmati koleksi Museum Nasional secara virtual lewat platform virtual tour. MNI juga sudah mengembangkan ruangan ImersifA bagi para pengunjung yang merasakan narasi prasejarah secara tiga dimensi (3D). (indonesia.go.id)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsul Mahmud Apresiasi Pembentukan KORMI Polman

    Samsul Mahmud Apresiasi Pembentukan KORMI Polman

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 211
    • 0Komentar

    POLMAN – Bupati Polewali Mandar Samsul mahmud menyampaikan apresiasi atas pembentukan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Polewali Mandar. Apresiasi tersebut disampaikan saat menyampaikan sambutan Pengukuhan Pengurus Kormi Polman Masa Bakti 2025-2029 sekaligus membuka secara resmi Rapat Kerja KORMI Polman tahun 2025. Acara yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Senin 10 November 2025 […]

  • Walau Berat, Peluang Futsal Sulbar Masih Sisakan Dua Pertandingan

    Walau Berat, Peluang Futsal Sulbar Masih Sisakan Dua Pertandingan

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 104
    • 0Komentar

    MEDAN – Peluang Tim Futsal Sulawesi Barat (Sulbar) untuk melaju ke babak semifinal tampak semakin berat. Pada dua laga tanding yang telah dilakoni, semuanya berakhir dengan kekalahan. Pada PON Aceh-Sumut 2024, Sulbar bergabung di Grup A bersama DK Jakarta, Jawa Timur (Jatim), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan tuan rumah Sumatera Utara (Sumut). Pada Grup A […]

  • Anggota Watimpres Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Berziarah ke Makam Eril

    Anggota Watimpres Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Berziarah ke Makam Eril

    • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 233
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama istri Atalia Atalia Praratya kamil dampingi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Habib Muhammad Luthfi bin Yahya berziarah ke makam Emmeril Kahn Mumtadz Eril di Cimaung, Kabupaten Bandung, Minggu (19/6/2022) Habib Luthfi hadir di lokasi pemakaman sekitar pukul 14.00 WIB. Kehadiran Habib Luthfi juga bersamaan dengan hadirnya masyarakat […]

  • Ridwan Kamil Apresiasi Kemajuan Pesantren Program OPOP, Tahun 2023 ditargetkan total diikuti 5.000 pesantren

    Ridwan Kamil Apresiasi Kemajuan Pesantren Program OPOP, Tahun 2023 ditargetkan total diikuti 5.000 pesantren

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 257
    • 0Komentar

    KABUPATEN BEKASI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersilaturahmi di Pondok Pesantren Pink 03, salah satu Pesantren penerima bantuan Program One Pesantren One Product atau OPOP, di Kabupaten Bekasi, Sabtu (16/4/2022). Pada kesempatan itu Gubernur mengapreasiasi keberhasilan pesantren yang dapat menghasilkan produk-produk unggulan dengan pemasaran yang kian luas. Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menerangkan […]

  • Ridwan Kamil Ajak Pemuda Yogyakarta Optimistis

    Ridwan Kamil Ajak Pemuda Yogyakarta Optimistis

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 256
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta menjadi pemuda optimistis dan damai demi Indonesia Emas 2045 sebagai negara yang diprediksi empat terkuat dunia. Namun ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. “Pertama jangan ada generasi stunting yang tidak produktif dan kompetitif. Ini syarat untuk mencapai empat besar ekonomi dunia,” […]

  • Ridwan Kamil: Belum Vaksin Lengkap, Pemudik Divaksin di Tempat Tujuan Mudik

    Ridwan Kamil: Belum Vaksin Lengkap, Pemudik Divaksin di Tempat Tujuan Mudik

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 290
    • 0Komentar

    KOTA BOGOR — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, penyuntikan vaksin penguat atau booster akan dilakukan bagi pemudik yang datang ke kampung halaman namun belum divaksin. Antisipasi tersebut dilakukan di tempat tujuan mudik. “Sedang kita hitung daerah-daerah yang pemudiknya banyak di Jawa Barat, nyegatnya di desanya. Jadi disuntik vaksin pas si pemudik tiba yang kebetulan […]

expand_less