Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Prof. Husain Syam Dukung Kebijakan Pemprov Sulbar Programkan Sekolah Berbasis Vokasi

Prof. Husain Syam Dukung Kebijakan Pemprov Sulbar Programkan Sekolah Berbasis Vokasi

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Husain Syam mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang akan memprogramkan Sekolah Berbasis Vokasi.

Sekolah Vokasi adalah program pendidikan tinggi yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keahlian terapan dan siap untuk bekerja.

Pendidikan vokasi berfokus pada penguasaan keterampilan dan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan di bidang tertentu.

Menurut Rektor UNM dua periode (2016-2020, 2020-2024) ini, berbagai kebijakan memang sepatutnya diprogramkan Pemprov Sulbar. Salah satunya adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Sekolah Berbasis Vokasi adalah salah satu upaya meningkatkan kualitas SDM kita. Ini berimbas pula untuk menekan angka putus sekolah. Bahkan diharapkan sekolah berbasis vokasi dapat mengentaskan kemiskinan di Sulbar,” ujarnya.

Husain Syam menjelaskan, sekolah berbasis vokasi adalah pendidikan yang menekankan kepada praktek. Sekolah berbasis vokasi harus didukung dengan kurikulum pendidikan vokasi.

“Itu artinya, sekolah berbasis vokasi pada metode perkuliahan lebih banyak menggunakan sistem praktek. Sekolah berbasis vokasi memang lebih dominan pada pendidikan yang bersifat terapan,” jelasnya.

Kebijakan Pemprov Sulbar yang mendorong Sekolah Berbasis Vokasi, dinilai pula Husain Syam sebagai salah kebijakan strategis untuk mengentaskan kemiskinan.

“Sekolah Berbasis Vokasi yang menggunakan kurikulum pendidikan vokasi akan selalu berorientasi kepada kecakapan kerja. Ini juga selalu disinkronkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan,” ujarnya.

Husain Syam menambahkan, Sekolah Berbasis Vokasi yang akan dibangun di Sulbar juga harus melihat potensi sumber daya alam (SDA) dan perkembangan teknologi.

“Bila merujuk pada potensi SDA kita, maka Sekolah Berbasis Vokasi yang paling layak didirikan harus berbasis pada pertanian, perkebunan, perikanan atau pertambakan dan pendidikan teknik terapan,” ujarnya.

Husain Syam melanjutkan, pada bidang fokus kepada terapan pengembangan dan pengelolaan industri kepala sawit dan kelapa dalam. Pada bidang perkebunan, fokus kepada pengembangan dan pengelolaan kakao dan kopi.

Sementara pada bidang perikanan atau pertambakan, Sulbar potensi untuk pengembangan akuakultur, seperti pengembangan udang vaname. Pada bidang teknik terapan lebih fokus kepada penyiapan tenaga kerja pada bidang teknik sipil, teknik industri dan teknik pertambangan.

Pemikiran Husain Syam tersebut sekaligus menyikapi rencana Pemprov Sulbar yang akan memprogramkan Sekolah Berbasis Vokasi. Pemprov Sulbar bahkan telah menindaklanjuti hasil kesepakan bersama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Negeri Makassar (UNM).

Sementara untuk momen Hari Guru Nasional 2024 yang diperingati pada setiap tanggal 25 November, Husain Syam juga menilai pentingnya pembenahan sistem pendidikan pada jenjang SD hingga SMA.

“Momen Hari Guru Nasional pada tahun 2024 ini tentu sangat spesial. Ini adalah Hari Guru Nasional yang genap 30 tahun setelah ditetapkan melalui Keppres pada tahun 1994. Tentu kita harus selalu berterima kasih kepada guru kita,” ujarnya.

Menurut Husain Syam, kebijakan pendidikan kita, khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah sudah seharusnya diperbaiki. Apalagi dengan telah terbentuknya Kabinet Merah Putih pada era Presiden Prabowo Subianto ini.

“Bila kita melihat perkembangan pendidikan pada sejumlah negara maju, kita masih tertinggal. Termasuk pada pengembangan kurikulum pendudukung pada bidang akademik maupun non akademik dalam bentuk program ekstrakurikuler,” ungkapnya. (*)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akselerasi Ekosistem Digital: KH. Ma’ruf Amin Resmi Nahkodai Dewan Penasehat SMSI

    Akselerasi Ekosistem Digital: KH. Ma’ruf Amin Resmi Nahkodai Dewan Penasehat SMSI

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 102
    • 0Komentar

    JAKARTA — Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, KH. Ma’ruf Amin, resmi menjadi Ketua Dewan Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Keputusan tersebut disampaikan dalam momen silaturahmi Pengurus Pusat SMSI ke kediaman beliau di Jakarta, Selasa, 4 November 2025, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Silaturahmi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat, […]

  • Salat Subuh Berjemaah di Sumedang, Ridwan Kamil Ajak Masyarakat Maksimalkan Tol Cisumdawu Saat Mudik

    Salat Subuh Berjemaah di Sumedang, Ridwan Kamil Ajak Masyarakat Maksimalkan Tol Cisumdawu Saat Mudik

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KABUPATEN SUMEDANG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjalankan salat subuh berjemaah di Masjid Nurul Huda, Kabupaten Sumedang, Minggu (24/4/2022). Dalam sambutannya, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– melaporkan bahwa Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) sudah bisa dilalui pemudik tahun ini. Tol Cisumdawu bisa dioperasionalkan hingga Exit Tol Cimalaka (Seksi III Jalan Tol […]

  • Antisipasi Rusak Berat, Surya Yuliawan Tinjau Jembatan Sungai Bonehau

    Antisipasi Rusak Berat, Surya Yuliawan Tinjau Jembatan Sungai Bonehau

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menindaklanjuti peninjauan lapangan pada Jembatan Sungai Bonehau di ruas Jalan Bonehau–Kalumpang, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju. Jembatan ini menggunakan konstruksi rangka baja dengan panjang bentang 100 meter dan lebar 5 meter, guna menjamin kekuatan struktur dan keselamatan pengguna jalan. […]

  • Jabar – Monash University Jalin Kerja Sama Revitalisasi Sungai Citarum

    Jabar – Monash University Jalin Kerja Sama Revitalisasi Sungai Citarum

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan Monash University dalam pengolahan limbah dan revitalisasi Daerah Aliran Sungai Citarum. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Pro Vice-Chancellor and President of Monash University Andrew Macintyre secara virtual di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (11/5/2023). […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Bawa RupaBumi Jabar Mendunia

    Gubernur Ridwan Kamil Bawa RupaBumi Jabar Mendunia

    • calendar_month Sab, 22 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan Perjalanan Dinas Luar Negeri ke Amerika Serikat dari 1 – 7 Mei 2023. Dalam rangkaian kunjungan kerja ke AS ini Gubernur Ridwan Kamil akan menjadi pembicara dalam forum Third Session of the United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) atau Forum Pertemuan Ilmiah RupaBumi […]

  • Presiden Jokowi Minta Kepala BNPT Optimalkan Upaya Deradikalisasi

    Presiden Jokowi Minta Kepala BNPT Optimalkan Upaya Deradikalisasi

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Rycko Amelza Dahniel untuk melakukan optimalisasi kegiatan deradikalisasi terutama bagi mereka yang pernah terlibat dalam masalah hukum dengan kasus radikalisme dan terorisme. Hal tersebut diungkapkan Rycko usai dilantik Presiden menjadi Kepala BNPT, di Istana Negara, Jakarta, Senin (03/04/2023). “Kita tentunya […]

expand_less