Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Bahtiar Jamin Inflasi Sulbar Terkendali Jelang Nataru

Bahtiar Jamin Inflasi Sulbar Terkendali Jelang Nataru

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Jum, 20 Des 2024
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin menjamin inflasi sulbar dapat terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pemprov melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Barat bersama Pemkab Mamuju melaksanakan gerakan pangan murah atau pasar murah, Kamis 19 Desember 2024.

Hadir langsung Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin. Turut mendampingi Bupati Mamuju Sutinah Suhardi dan jajaran Pemprov maupun Pemkab.

Bahtiar mengatakan gerakan pangan murah atau pasar murah kali ini bertepatan dengan Hari Bela Negara.

“Ini sesuai arahan Mendagri supaya menjaga inflasi dalam ketersediaan pangan masyarakat menjelang natal dan tahun baru,” kata Bahtiar.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan jajaran Pemkab Mamuju yang turut hadir hari ini, apalagi ini juga hari ibu.

“Inflasi kita selama ini cukup bagus, karena salah satunya kontribusi inflasi di Mamuju terkendali,” tambahnya.

Sementara itu, Indeks perkembangan harga di Kabupaten Mamuju juga bagus sampai saat ini.

“Saya juga dapat informasi positi bahwa ada inovasi yang dilakukan pasar mura setiap hari lewat Dinas Ketapang Mamuju. Walaupun skalanya terbatas,” ungkapnya.

Meskipun begitu, kata Bahtiar ini bisa menjadi contoh bagi kabupaten lain di Sulbar agar juga melaksanakan pasar murah.

“Karena ada tiga kabupaten indeks perkembangan harganya tinggi seperti Polman yang mencapai 1,38 persen. Itu mestinya ditekan agar bisa dibawah 1 persen, termasuk Mamasa 1,7 persen dan Mamuju Tengah 1,7 persen,” ujarnya.

Sehingga, dia meminta agar bupati tiga kabupaten tersebut melakukan langkah-langkah cepat menekan angka tersebut. Apalagi menjelang natal dan tahun baru untuk menjaga stabilitas di daerahnya.

“Saya akan turun mengecek langsung di tiga kabupaten ini, kenapa bisa tinggi. Sementara stoknya seperti cabe, bawang merah, hingga beras sangat cukup,” paparnya.

Bahkan, saat dicek juga di pasar harga bahan pokok masih dalam kewajaran atau normal.

“Jadi ini mau dilihat apakah distribusinya, jangan sampai juga ada penimbunan. Makanya harus ditegasi kalau ada cari untung dengan cara tidak bagus,” tegasnya. (rls)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP KAGAMA Lantik 47 Pengurus Daerah KAGAMA Sulawesi Barat Periode 2025–2030

    PP KAGAMA Lantik 47 Pengurus Daerah KAGAMA Sulawesi Barat Periode 2025–2030

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA) resmi melantik 47 pengurus baru Pengda KAGAMA Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2025–2030 di Hotel Grand d’Maleo, Mamuju, Sabtu (17/1). Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum PP KAGAMA, Prof. Anwar Sanusi, Ph.D., dan dihadiri oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., […]

  • Sulbar Juara I Nasional Penurunan Angka Kekurangan Gizi

    Sulbar Juara I Nasional Penurunan Angka Kekurangan Gizi

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 36
    • 0Komentar

    JAKARTA – Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menorehkan prestasi gemilang di level nasional. Tak tanggung tanggung provinsi pecahan Sulawesi Selatan yang kini dipimpin Suhardi Duka itu meraih juara I Provinsi dengan Capaian Penurunan Angka Prevalence of Undernourishment (PoU) terbaik I tahun 2024. Terbaik kedua diraih oleh Kalimantan Timur (angka PoU lebih 19 persen), dan terbaik ketiga […]

  • Kagama Sulbar Dorong Kolaborasi Tingkatkan SDM Lokal

    Kagama Sulbar Dorong Kolaborasi Tingkatkan SDM Lokal

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    MAJENE. Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Sulbar menggelar talkshow transformasi ekonomi dan daya saing daerah di Mamuju, 28 Juni 2025. Forum ini menghimpun pemangku kepentingan kunci untuk menjawab tantangan pengembangan SDM lokal. Perwakilan UGM Ova Emilia menekankan pentingnya afirmasi pendidikan: “UGM menyediakan jalur khusus daerah 3T dan program tridarma sesuai kebutuhan pengembangan wilayah”. Skema […]

  • Tak Ada Daging, Kerang pun Bisa Dimasak Rendang

    Tak Ada Daging, Kerang pun Bisa Dimasak Rendang

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Rendang daging mungkin sudah umum, tapi pernahkah anda mencicipi rendang kerang? Sumatra Barat adalah salah satu surga kuliner tradisional Nusantara. Seorang penulis buku resep masakan kelahiran Padang Panjang bernama Sri Owen lewat bukunya The Home Book Of Indonesia Cookery terbitan 1976 menyatakan, tak akan cukup jari tangan untuk menghitung aneka makanan dan masakan unik khas Ranah Minang. […]

  • Wagub Jabar Ajak Warga Jawa Barat Doakan Keselamatan Eril

    Wagub Jabar Ajak Warga Jawa Barat Doakan Keselamatan Eril

    • calendar_month Kam, 26 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengajak warga Jabar berdoa untuk keselamatan putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang mengalami musibah di Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022). A Eril, sapaan akrab putra sulung Ridwan Kamil, dikabarkan hilang diduga terseret arus sungai saat berenang di Sungai Aare, Swiss. A Eril […]

  • Pariwisata di Indonesia Harus Bebas Privatisasi

    Pariwisata di Indonesia Harus Bebas Privatisasi

    • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BALI – Sektor pariwisata merupakan salah satu penyumbang devisa negara terbesar untuk Indonesia setelah sektor minyak dan gas bumi. Akan tetapi banyak pengelolaan pariwisata yang salah, salah satunya banyak privatisasi kawasan wisata oleh pihak investor. Untuk itu perlu aturan yang jelas dan rinci yang dituangkan dalam RUU Kepariwisataan yang saat ini sedang digodok Komisi X […]

expand_less