Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Pascasarjana Magister Manajemen Unimaju Laksanakan Bedah Buku Metode Penelitian

Pascasarjana Magister Manajemen Unimaju Laksanakan Bedah Buku Metode Penelitian

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Program Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mamuju melaksanakan acara Bedah Buku. Bertempat di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Selasa 29 April 2025.

Bedah Buku yang diinisiasi  Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) Angkatan III bertema  “Konsep Dasar Metode Penelitian, Instrumen Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif”.

Kegiatan Bedah Buku dilaksanakan untuk memberikan pemahaman mendalam khususnya kepada mahasiswa tentang teknik penelitian kuantitatif dan kualitatif.

Untuk itu, Mahasiswa Magister Manajemen Pascasarjana Unimaju dituntut untuk menguasai konsep dasar metode penelitian dan instrumen penelitian.

Wakil Rektor III Unimaju Hj. Yati Heryati, S.E., M.Si., M.M. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang juga didukung oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulbar dan pihak sponsor lainnya.

Menurutnya, dengan kegiatan Bedah Buku diharapkan pula dapat melahirkan peneliti-peneliti muda dari Unimaju.

Apalagi, kata dia, Program Magister Manajemen Unimaju semakin meningkatkan kualitas penelitian setelah mendapat Akreditasi Baik Sekali dari Lamemba.

Lamemba adalah Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi yang bertugas untuk melakukan proses Akreditasi untuk Program Studi di Bidang Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi.

Acara yang diikuti 100 orang terdiri dari mahasiswa, dosen dan undangan menghadirkan pemateri Direktur Pascasarjana Program Magister Manajemen Dr. Ramli S., S.E., S.Pd., M.M dan Ketua Program Studi Magister Manajemen Dr. Muhammad Aqil. S.Kom., M.M.

Menurut Dr. Muh. Aqil, penelitian dapat dipahami sebagai proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis dan memecahkan masalah melalui metode ilmiah.

Untuk itu, kata dia, dalam melaksanakan penelitian, peneliti harus memilih teori yang relevan. Termasuk menggabungkan beberapa teori.

Bahkan, lanjutnya, peneliti dapat memperbaharui teori yang digunakan dalam penelitian.

Dalam pemilihan metode penelitian, peneliti harus bisa memahami kelebihan dan kelemahan penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.

Sementara Dr. Ramli mengingatkan untuk tidak memanipulasi data dalam melakukan penelitian. Utamanya dalam penelitian kuantitatif.

Menurutnya, penelitian harus dilakukan dengan mengedepankan intuisi sebagai peneliti untuk menggambarkan kebenaran dengan pendekatan ilmiah.

Ramli menggambarkan ciri penelitian ilmiah yakni: Berdasarkan fakta, Mengikuti aturan logika dan teori yang sudah ada, dan Hasil penelitian dipublikasikan untuk diuji dan dikembangkan.

Ada tiga judul buku karya kolaborasi mahasiswa dan dosen yang dibedah yakni, Konsep Dasar Penelitian, Instrumen Penelitian Kuantitatif, dan Instrumen Penelitian Kualitatif. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sulbar Gelar Rapat Pansus, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan

    DPRD Sulbar Gelar Rapat Pansus, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MAMUJU – DPRD Provinsi Sulawesi Barat melalui Panitia Khusus (Pansus) melaksanakan rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di Ruang Rapat Banggar DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Rabu, 20 Mei 2026. Rapat Pansus tersebut dipimpin oleh Ketua Pansus, Abd. Rahim didampingi Wakil Ketua Pansus Haluddin, Sekretaris Jumiaty […]

  • Pusat Distribusi Provinsi Fokus Amankan Beras – Migor

    Pusat Distribusi Provinsi Fokus Amankan Beras – Migor

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG  – Pusat Distribusi Provinsi  (PDP) Jabar yang dikelola oleh BUMD PT Agro Jabar (Perseroda) sudah dirasakan andilnya dalam pengendalian inflasi di Jabar. Direktur Operasional PT Agro Jabar Ahmad Subhana mengatakan PDP bukan hanya menjadi pusat distribusi bahan pangan namun juga memiliki andil dalam menyediakan stok pangan. PDP dapat diandalkan dalam antisipasi kerawanan pangan […]

  • Perkuat Ketangguhan Daerah, BPBD Sulbar Tingkatkan Edukasi Kebencanaan

    Perkuat Ketangguhan Daerah, BPBD Sulbar Tingkatkan Edukasi Kebencanaan

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MAMUJU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali meningkatkan upaya edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai langkah untuk mengurangi risiko dan dampak yang dapat ditimbulkan dari berbagai potensi bencana di wilayah Sulbar. Kegiatan edukasi ini dilakukan melalui berbagai kanal informasi BPBD Sulbar, baik secara langsung melalui sosialisasi di lapangan, […]

  • Pemda Provinsi Jabar Segera Revitalisasi Dermaga Pemayangsari Tasikmalaya

    Pemda Provinsi Jabar Segera Revitalisasi Dermaga Pemayangsari Tasikmalaya

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    KABUPATEN TASIKMALAYA — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyambangi Dermaga Pemayangsari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Ini adalah kunjungan kerja Wagub ke daerah pesisir pantai Jabar. Di Pamayangsari Pak Uu mendengarkan aspirasi nelayan. Pak Uu mendapati para nelayan selama ini sulit melabuhkan perahu karena dermaga satu-satunya di Tasikmaya sudah over kapasitas. Artinya luas area […]

  • Hepatitis Misterius, Meski Tak Ada Kasus Jabar Waspada

    Hepatitis Misterius, Meski Tak Ada Kasus Jabar Waspada

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 211
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat saat ini masih menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan terkait penanganan kasus hepatitis misterius yang terjadi belakangan ini. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan, kasus hepatitis yang menewaskan tiga anak di Jakarta masih berada di isu nasional. Sejauh ini Kemenkes belum memberikan arahan spesifik kepada pemda. ”Hepatitis masih […]

  • Indonesia Fokus Memanfaatkan Energi Panas Bumi

    Indonesia Fokus Memanfaatkan Energi Panas Bumi

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pemerintah serius mengembangkan dan eksplorasi proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di sejumlah wilayah Indonesia untuk mencapai bauran 23% di tahun 2025. Pemerintah serius mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di sejumlah wilayah di Indonesia. Sebagai aksi konkret dari Paris Agreement, sejumlah proyek panas bumi di Indonesia telah dimulai dan diakselerasi agar […]

expand_less