Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Perkuat Sektor Bahari, Suhardi Duka Dorong Tiga Program Perikanan Prioritas

Perkuat Sektor Bahari, Suhardi Duka Dorong Tiga Program Perikanan Prioritas

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan percepatan pembangunan daerah di tingkat nasional.

Bertolak ke Jakarta, SDK melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Mina Bahari I, Kamis (6/11/2025).

Tujuannya, untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan program strategis kelautan dan perikanan Provinsi Sulawesi Barat tahun 2026.

Dalam pertemuan ini, Suhardi Duka didampingi oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat, melalui Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten, Murdanil, yang juga bertindak sebagai perwakilan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sekaligus Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar.

Turut hadir Bupati Majene Ahmad Syukri Tammalele, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Ketua Komisi I DPRD Sulbar Syamsul Samad, serta Tenaga Ahli Gubernur Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Hajrul Malik.

Pertemuan dipimpin oleh Dirjen Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, dan dihadiri sejumlah direktur teknis lingkup KKP.

Tiga Program Strategis Perikanan Sulbar

Dalam audiensi tersebut, Suhardi Duka menyampaikan tiga program utama untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Barat, yakni:

1. Revitalisasi Tambak Rakyat

Pemprov Sulbar telah memetakan dan mensosialisasikan kawasan tambak potensial kepada masyarakat.

“Kami mengusulkan sekitar 200 hektar tambak rakyat untuk direvitalisasi melalui program KKP agar produktivitas meningkat dan kesejahteraan petambak terjamin,” ujarnya.

2. Penguatan Armada Perikanan Tangkap

SDK menegaskan bahwa masyarakat Sulbar adalah pelaut tangguh, namun belum sepenuhnya didukung sarana modern.

“Kami membutuhkan 100 unit kapal berkapasitas minimal 30 GT untuk memperkuat armada nelayan dan meningkatkan hasil tangkapan tahun depan,” jelasnya.

3. Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih

Untuk menekan angka kemiskinan pesisir, Gubernur mengusulkan tambahan 10 Kampung Nelayan Merah Putih, terutama di Kabupaten Polman, Majene, dan Mamuju.

Selain tiga usulan tersebut, SDK juga menyoroti pentingnya pelestarian Pulau Bala-Balakang sebagai kawasan konservasi laut yang menjadi bagian dari strategi ekonomi biru Sulawesi Barat.

Dukungan KKP dan Peran BPKPD

Menanggapi hal itu, Direktur Ikan Air Tawar KKP, Gemi Tri Astutik, menyampaikan bahwa tim KKP telah meninjau langsung sejumlah lokasi calon tambak rakyat di Sulbar dan menegaskan pentingnya kepastian atas hak tanah sebagai prasyarat utama pelaksanaan program.

“Beberapa lokasi sudah siap, namun masih menunggu keputusan pimpinan. Untuk program ADB, Sulbar belum termasuk lokus tahun ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Murdanil menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar program kelautan tidak hanya berhenti di tahap perencanaan.

“Kami dari BPKPD memastikan dukungan anggaran dan penyesuaian kebijakan fiskal agar setiap program strategis kelautan ini bisa berjalan efektif. Sinergi antara KKP, Pemprov, dan pemerintah kabupaten akan menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh nelayan,” ujar Murdanil.

Ia menambahkan, arah kebijakan fiskal Sulbar ke depan akan semakin berpihak pada penguatan ekonomi berbasis potensi alam daerah, khususnya kelautan dan perikanan.

Secara terpisah, Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung sepenuhnya aspek fiskal dari usulan tersebut.

“BPKPD akan memastikan kesiapan dokumen fiskal dan penganggaran daerah agar setiap usulan strategis Gubernur bisa direalisasikan secara konkret dan memberi manfaat bagi masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Melalui audiensi ini, Pemprov Sulbar berharap dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan agar tiga program strategis tersebut dapat diakomodasi dalam rencana kerja nasional tahun 2026 dan menjadi bagian dari upaya nyata menyejahterakan masyarakat pesisir. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

    Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren)

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Pesantren Harus Tetap Tradisional karena Memelihara Tradisi (Budaya Pesantren) Oleh:  Wahyun Mawardi Mudir Pondok Pesantren At Tanwir Mamuju Sulawesi Barat. Maksud judul tulisan saya di atas bahwa pondok pesantren harus tetap tradisional dalam pengertian bahwa pesantren harus tetap memelihara tradisinya yang selama ini melekat dalam jatidirinya, seperti tradisi keikhlasan, ketaatan, kesederhanaan, kemandirian, kekeluargaan, wawasan luas, […]

  • Sekda Jabar: Pascapandemi, Penerapan WFH bagi ASN Sesuai Kebutuhan

    Sekda Jabar: Pascapandemi, Penerapan WFH bagi ASN Sesuai Kebutuhan

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 140
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengklarifikasi wacana penerapan Work From Home permanen bagi ASN di lingkungan Pemda Provinsi Jabar. Klarifikasi itu disampaikan Setiawan saat menjawab pertanyaan wartawan pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (14/6/2022). Tema Japri kali ini “Penyerderhanaan Birokrasi, Perlukah?” “Soal WFH permanen […]

  • Pemdaprov Jabar Komitmen Berantas Judi “Online” dan Perjudian Konvensional

    Pemdaprov Jabar Komitmen Berantas Judi “Online” dan Perjudian Konvensional

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KOTA CIREBON — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, pihaknya berkomitmen memberantas judi online dan pinjaman online ilegal yang marak terjadi di Jabar. Berdasarkan dari data Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan (PPATK), Jabar menjadi salah satu provinsi yang banyak mengakses judi online. “Jabar salah satu provinsi yang terpapar judi online cukup besar, […]

  • Amir Dado Ditunjuk Jadi Plt Kepala DPMPTSP Sulbar

    Amir Dado Ditunjuk Jadi Plt Kepala DPMPTSP Sulbar

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 41
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar kepada Amir Dado, Senin, 26 Januari 2026. Hal itu dilakukan menindaklanjuti perintah Gubernur Sulbar, Suhardi Duka untuk segera mengisih kekosongan jabatan Kepala DPMPTSP Sulbar setelah pelantikan pejabat eselon […]

  • Terpilih 1.000 Duta Pariwisata Jabar, Disparbud Latih Warga Sekitar Tempat Wisata Jadi Content Creator

    Terpilih 1.000 Duta Pariwisata Jabar, Disparbud Latih Warga Sekitar Tempat Wisata Jadi Content Creator

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat mengumumkan 1.000 nama content creator yang terpilih program Smiling West Java Ambassador 2023. Seribu content creator itu akan menjadi duta pariwisata yang akan mengeksplorasi potensi desa di seluruh penjuru Jawa Barat. Tahun lalu program ini diikuti hanya 108 content creator dan mendapat perhatian positif dari […]

  • Pemkesra Sulbar Komitmen Hadirkan Layanan yang Berbasis Digital

    Pemkesra Sulbar Komitmen Hadirkan Layanan yang Berbasis Digital

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MAMUJU – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat melalui Penelaah Teknis Kebijakan, Muhammad Kurniawan Usman, mengikuti kegiatan Sosialisasi Penerapan Teknologi Digital terhadap Peningkatan Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan berlangsung di Aula Teater Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat pada Senin, 8 Desember 2025. Sosialisasi ini merupakan […]

expand_less