Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Perkuat Sektor Bahari, Suhardi Duka Dorong Tiga Program Perikanan Prioritas

Perkuat Sektor Bahari, Suhardi Duka Dorong Tiga Program Perikanan Prioritas

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan percepatan pembangunan daerah di tingkat nasional.

Bertolak ke Jakarta, SDK melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Mina Bahari I, Kamis (6/11/2025).

Tujuannya, untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan program strategis kelautan dan perikanan Provinsi Sulawesi Barat tahun 2026.

Dalam pertemuan ini, Suhardi Duka didampingi oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat, melalui Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten, Murdanil, yang juga bertindak sebagai perwakilan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sekaligus Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar.

Turut hadir Bupati Majene Ahmad Syukri Tammalele, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Ketua Komisi I DPRD Sulbar Syamsul Samad, serta Tenaga Ahli Gubernur Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Hajrul Malik.

Pertemuan dipimpin oleh Dirjen Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, dan dihadiri sejumlah direktur teknis lingkup KKP.

Tiga Program Strategis Perikanan Sulbar

Dalam audiensi tersebut, Suhardi Duka menyampaikan tiga program utama untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Barat, yakni:

1. Revitalisasi Tambak Rakyat

Pemprov Sulbar telah memetakan dan mensosialisasikan kawasan tambak potensial kepada masyarakat.

“Kami mengusulkan sekitar 200 hektar tambak rakyat untuk direvitalisasi melalui program KKP agar produktivitas meningkat dan kesejahteraan petambak terjamin,” ujarnya.

2. Penguatan Armada Perikanan Tangkap

SDK menegaskan bahwa masyarakat Sulbar adalah pelaut tangguh, namun belum sepenuhnya didukung sarana modern.

“Kami membutuhkan 100 unit kapal berkapasitas minimal 30 GT untuk memperkuat armada nelayan dan meningkatkan hasil tangkapan tahun depan,” jelasnya.

3. Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih

Untuk menekan angka kemiskinan pesisir, Gubernur mengusulkan tambahan 10 Kampung Nelayan Merah Putih, terutama di Kabupaten Polman, Majene, dan Mamuju.

Selain tiga usulan tersebut, SDK juga menyoroti pentingnya pelestarian Pulau Bala-Balakang sebagai kawasan konservasi laut yang menjadi bagian dari strategi ekonomi biru Sulawesi Barat.

Dukungan KKP dan Peran BPKPD

Menanggapi hal itu, Direktur Ikan Air Tawar KKP, Gemi Tri Astutik, menyampaikan bahwa tim KKP telah meninjau langsung sejumlah lokasi calon tambak rakyat di Sulbar dan menegaskan pentingnya kepastian atas hak tanah sebagai prasyarat utama pelaksanaan program.

“Beberapa lokasi sudah siap, namun masih menunggu keputusan pimpinan. Untuk program ADB, Sulbar belum termasuk lokus tahun ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Murdanil menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar program kelautan tidak hanya berhenti di tahap perencanaan.

“Kami dari BPKPD memastikan dukungan anggaran dan penyesuaian kebijakan fiskal agar setiap program strategis kelautan ini bisa berjalan efektif. Sinergi antara KKP, Pemprov, dan pemerintah kabupaten akan menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh nelayan,” ujar Murdanil.

Ia menambahkan, arah kebijakan fiskal Sulbar ke depan akan semakin berpihak pada penguatan ekonomi berbasis potensi alam daerah, khususnya kelautan dan perikanan.

Secara terpisah, Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung sepenuhnya aspek fiskal dari usulan tersebut.

“BPKPD akan memastikan kesiapan dokumen fiskal dan penganggaran daerah agar setiap usulan strategis Gubernur bisa direalisasikan secara konkret dan memberi manfaat bagi masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Melalui audiensi ini, Pemprov Sulbar berharap dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan agar tiga program strategis tersebut dapat diakomodasi dalam rencana kerja nasional tahun 2026 dan menjadi bagian dari upaya nyata menyejahterakan masyarakat pesisir. (Rls)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadan, Stok Pangan Dijamin Aman

    Jelang Ramadan, Stok Pangan Dijamin Aman

    • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Presiden minta stok pangan selalu tersedia. Para menteri harus saling dukung dan melakukan check on the spot. Masalah ketersediaan pangan sangat penting jelang Ramadan dan Idulfitri 1444 Hijriah yang tinggal menghitung hari. Seperti pada pelaksanaan beberapa tahun lalu, pemerintah sangat memperhatikan masalah ketersediaan pangan itu bagi masyarakat. Itulah sebabnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa perlu […]

  • Wagub Uu Ruzhanul: Prevalensi “Stunting” di Jabar Turun Signifikan

    Wagub Uu Ruzhanul: Prevalensi “Stunting” di Jabar Turun Signifikan

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum membuka Charity Walk & Run bertajuk “Semesta Mencegah Stunting” di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (14/5/2023). Wagub Uu Ruzhanul mengemukakan bahwa kegiatan yang dihelat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kanwil Jabar sebagai ikhtiar menggelorakan pencegahan tengkes ( stunting ) kepada masyarakat. […]

  • Pengurangan Alokasi TKD 2026, Sekretariat DPRD Sulbar Siap Lakukan Penyesuaian Program

    Pengurangan Alokasi TKD 2026, Sekretariat DPRD Sulbar Siap Lakukan Penyesuaian Program

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Arianto, Kabag Umum dan Keuangan, Stephanus BM, dan Pejabat Fungsional Sekretariat DPRD Sulbar, Muhammad Ghadafi menghadiri rapat kerja Pemprov Sulbar di Ballroom Andi Depu, Lt. 3 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 30 September 2025. Dipimpin langsung Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, rapat kerja […]

  • Karampuang Tak Pernah Jauh, hanya Tak Dilihat

    Karampuang Tak Pernah Jauh, hanya Tak Dilihat

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Karampuang Tak Pernah Jauh, Hanya Tak Dilihat Oleh: Prajna R Narendraduhita, Koordinator Mahasiswa Tingkat Unit Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Periode II Tahun 2025 untuk wilayah Pulau Karampuang, Mamuju, Sulawesi Barat. SEBUAH pulau kecil yang berada tidak jauh dari Ibu kota Provinsi Sulawesi Barat, Pulau Karampuang. Pulau Karampuang mulai dikenal publik melalui promosi […]

  • Jawa Barat Raih Tiga Penghargaan PUBLIC RELATIONS INDONESIA Awards 2022

    Jawa Barat Raih Tiga Penghargaan PUBLIC RELATIONS INDONESIA Awards 2022

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    KOTA SEMARANG – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar meraih tiga penghargaan pada Acara The 7th PUBLIC RELATIONS INDONESIA Awards (PRIA) 2022, yang diselenggarakan oleh Majalah PR INDONESIA di PO Hotel Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/03/2022).   Tiga penghargaan yang disabet Jawa Barat, yakni Gold Winner dalam Kategori […]

  • Akselerasi Kebijakan Batas Daerah, Murdanil Ikuti Pembahasan di Jakarta

    Akselerasi Kebijakan Batas Daerah, Murdanil Ikuti Pembahasan di Jakarta

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    JAKARTA- Plt. Karo Pemkesra Setda. Provinsi Sulawesi Barat Murdanil, menghadiri Rapat Penyelesaian dan Pembahasan Kebijakan Batas Daerah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri di Hotel Habitare, Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2025). Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 141 Tahun 2017 tentang Penegasan Batas Daerah, khususnya dalam […]

expand_less