Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Perkuat Sektor Bahari, Suhardi Duka Dorong Tiga Program Perikanan Prioritas

Perkuat Sektor Bahari, Suhardi Duka Dorong Tiga Program Perikanan Prioritas

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan percepatan pembangunan daerah di tingkat nasional.

Bertolak ke Jakarta, SDK melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Mina Bahari I, Kamis (6/11/2025).

Tujuannya, untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan program strategis kelautan dan perikanan Provinsi Sulawesi Barat tahun 2026.

Dalam pertemuan ini, Suhardi Duka didampingi oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat, melalui Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten, Murdanil, yang juga bertindak sebagai perwakilan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sekaligus Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar.

Turut hadir Bupati Majene Ahmad Syukri Tammalele, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Ketua Komisi I DPRD Sulbar Syamsul Samad, serta Tenaga Ahli Gubernur Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Hajrul Malik.

Pertemuan dipimpin oleh Dirjen Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, dan dihadiri sejumlah direktur teknis lingkup KKP.

Tiga Program Strategis Perikanan Sulbar

Dalam audiensi tersebut, Suhardi Duka menyampaikan tiga program utama untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Barat, yakni:

1. Revitalisasi Tambak Rakyat

Pemprov Sulbar telah memetakan dan mensosialisasikan kawasan tambak potensial kepada masyarakat.

“Kami mengusulkan sekitar 200 hektar tambak rakyat untuk direvitalisasi melalui program KKP agar produktivitas meningkat dan kesejahteraan petambak terjamin,” ujarnya.

2. Penguatan Armada Perikanan Tangkap

SDK menegaskan bahwa masyarakat Sulbar adalah pelaut tangguh, namun belum sepenuhnya didukung sarana modern.

“Kami membutuhkan 100 unit kapal berkapasitas minimal 30 GT untuk memperkuat armada nelayan dan meningkatkan hasil tangkapan tahun depan,” jelasnya.

3. Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih

Untuk menekan angka kemiskinan pesisir, Gubernur mengusulkan tambahan 10 Kampung Nelayan Merah Putih, terutama di Kabupaten Polman, Majene, dan Mamuju.

Selain tiga usulan tersebut, SDK juga menyoroti pentingnya pelestarian Pulau Bala-Balakang sebagai kawasan konservasi laut yang menjadi bagian dari strategi ekonomi biru Sulawesi Barat.

Dukungan KKP dan Peran BPKPD

Menanggapi hal itu, Direktur Ikan Air Tawar KKP, Gemi Tri Astutik, menyampaikan bahwa tim KKP telah meninjau langsung sejumlah lokasi calon tambak rakyat di Sulbar dan menegaskan pentingnya kepastian atas hak tanah sebagai prasyarat utama pelaksanaan program.

“Beberapa lokasi sudah siap, namun masih menunggu keputusan pimpinan. Untuk program ADB, Sulbar belum termasuk lokus tahun ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Murdanil menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar program kelautan tidak hanya berhenti di tahap perencanaan.

“Kami dari BPKPD memastikan dukungan anggaran dan penyesuaian kebijakan fiskal agar setiap program strategis kelautan ini bisa berjalan efektif. Sinergi antara KKP, Pemprov, dan pemerintah kabupaten akan menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh nelayan,” ujar Murdanil.

Ia menambahkan, arah kebijakan fiskal Sulbar ke depan akan semakin berpihak pada penguatan ekonomi berbasis potensi alam daerah, khususnya kelautan dan perikanan.

Secara terpisah, Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung sepenuhnya aspek fiskal dari usulan tersebut.

“BPKPD akan memastikan kesiapan dokumen fiskal dan penganggaran daerah agar setiap usulan strategis Gubernur bisa direalisasikan secara konkret dan memberi manfaat bagi masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Melalui audiensi ini, Pemprov Sulbar berharap dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan agar tiga program strategis tersebut dapat diakomodasi dalam rencana kerja nasional tahun 2026 dan menjadi bagian dari upaya nyata menyejahterakan masyarakat pesisir. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlu ‘Road Map’ Khusus Atasi Persoalan Ketersediaan Pustakawan di Indonesia

    Perlu ‘Road Map’ Khusus Atasi Persoalan Ketersediaan Pustakawan di Indonesia

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah menilai perlu ada peta jalan (road map) khusus untuk mengatasi persoalan ketersediaan pustakawan di Indonesia. Menurutnya, terdapat kesenjangan yang tinggi antara ketersediaan dan kebutuhan pustakawan. Saat ini, menurutnya, ketersediaan pustakawan di Indonesia hanya bisa meng-cover kebutuhan sebanyak 7,51 persen, sementara sebesar 92,49 persen belum dapat terpenuhi kebutuhan pengadaannya. […]

  • Dinas TPH Jabar Sediakan Bantuan Benih Padi Varietas Tahan Kering

    Dinas TPH Jabar Sediakan Bantuan Benih Padi Varietas Tahan Kering

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Dalam menghadapi dampak El Nino, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat melakukan berbagai upaya antisipasi untuk mempertahankan produksi, salah satunya dengan menyediakan bantuan benih padi varietas tahan kering kepada petani. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Jabar Yanti Zakiah mengatakan, benih tahan di musim kemarau ini […]

  • Jawa Barat Prioritaskan Pembangunan SMA/SMK Baru di 33 Kecamatan

    Jawa Barat Prioritaskan Pembangunan SMA/SMK Baru di 33 Kecamatan

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memprioritaskan pembangunan SMA/SMK baru di 33 kecamatan di Jabar. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyu Mijaya, pembangunan SMA/SMK negeri di 33 kecamatan itu akan dimulai pada 2024. “Kita bangun secara bertahap, mulai tahun 2024, 2025, dan 2026 sesuai dengan kemampuan anggaran. Sebenarnya, berdasarkan data ada sekitar 130 […]

  • Hari Jadi Sulbar ke-22 Digelar Sederhana, Pemprov Fokus pada Kegiatan Sosial

    Hari Jadi Sulbar ke-22 Digelar Sederhana, Pemprov Fokus pada Kegiatan Sosial

    • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memutuskan untuk tidak menggelar perayaan besar dalam rangka memperingati Hari Jadi Sulbar ke-22. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, rangkaian peringatan tahun ini lebih difokuskan pada kegiatan sosial yang melibatkan lintas elemen masyarakat. Sekda Sulbar Junda Maulana mengatakan meski kondisi daerah masih memiliki keterbatasan, hari jadi tetap perlu diperingati sebagai […]

  • PT Timah Ikuti Indonesia Green Forestry Environment Expo ke-13 di Jogja Expo Center Yogyakarta

    PT Timah Ikuti Indonesia Green Forestry Environment Expo ke-13 di Jogja Expo Center Yogyakarta

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 158
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – PT Timah Tbk mengikuti pameran Indonesia Green Forestry Environment Expo ke-13 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Indonesia Green Forestry Environment Expo 2023 dilaksanakan pada 2-5 Maret 2023 di Jogja Expo Center, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini diikuti puluhan lembaga dan instansi yang […]

  • Pascasarjana Magister Manajemen Unimaju Laksanakan Bedah Buku Metode Penelitian

    Pascasarjana Magister Manajemen Unimaju Laksanakan Bedah Buku Metode Penelitian

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 177
    • 0Komentar

    MAMUJU – Program Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mamuju melaksanakan acara Bedah Buku. Bertempat di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Selasa 29 April 2025. Bedah Buku yang diinisiasi  Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) Angkatan III bertema  “Konsep Dasar Metode Penelitian, Instrumen Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif”. Kegiatan Bedah Buku […]

expand_less