Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Perkuat Sektor Bahari, Suhardi Duka Dorong Tiga Program Perikanan Prioritas

Perkuat Sektor Bahari, Suhardi Duka Dorong Tiga Program Perikanan Prioritas

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan percepatan pembangunan daerah di tingkat nasional.

Bertolak ke Jakarta, SDK melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Mina Bahari I, Kamis (6/11/2025).

Tujuannya, untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan program strategis kelautan dan perikanan Provinsi Sulawesi Barat tahun 2026.

Dalam pertemuan ini, Suhardi Duka didampingi oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat, melalui Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten, Murdanil, yang juga bertindak sebagai perwakilan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sekaligus Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar.

Turut hadir Bupati Majene Ahmad Syukri Tammalele, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Ketua Komisi I DPRD Sulbar Syamsul Samad, serta Tenaga Ahli Gubernur Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Hajrul Malik.

Pertemuan dipimpin oleh Dirjen Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, dan dihadiri sejumlah direktur teknis lingkup KKP.

Tiga Program Strategis Perikanan Sulbar

Dalam audiensi tersebut, Suhardi Duka menyampaikan tiga program utama untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Barat, yakni:

1. Revitalisasi Tambak Rakyat

Pemprov Sulbar telah memetakan dan mensosialisasikan kawasan tambak potensial kepada masyarakat.

“Kami mengusulkan sekitar 200 hektar tambak rakyat untuk direvitalisasi melalui program KKP agar produktivitas meningkat dan kesejahteraan petambak terjamin,” ujarnya.

2. Penguatan Armada Perikanan Tangkap

SDK menegaskan bahwa masyarakat Sulbar adalah pelaut tangguh, namun belum sepenuhnya didukung sarana modern.

“Kami membutuhkan 100 unit kapal berkapasitas minimal 30 GT untuk memperkuat armada nelayan dan meningkatkan hasil tangkapan tahun depan,” jelasnya.

3. Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih

Untuk menekan angka kemiskinan pesisir, Gubernur mengusulkan tambahan 10 Kampung Nelayan Merah Putih, terutama di Kabupaten Polman, Majene, dan Mamuju.

Selain tiga usulan tersebut, SDK juga menyoroti pentingnya pelestarian Pulau Bala-Balakang sebagai kawasan konservasi laut yang menjadi bagian dari strategi ekonomi biru Sulawesi Barat.

Dukungan KKP dan Peran BPKPD

Menanggapi hal itu, Direktur Ikan Air Tawar KKP, Gemi Tri Astutik, menyampaikan bahwa tim KKP telah meninjau langsung sejumlah lokasi calon tambak rakyat di Sulbar dan menegaskan pentingnya kepastian atas hak tanah sebagai prasyarat utama pelaksanaan program.

“Beberapa lokasi sudah siap, namun masih menunggu keputusan pimpinan. Untuk program ADB, Sulbar belum termasuk lokus tahun ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Murdanil menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar program kelautan tidak hanya berhenti di tahap perencanaan.

“Kami dari BPKPD memastikan dukungan anggaran dan penyesuaian kebijakan fiskal agar setiap program strategis kelautan ini bisa berjalan efektif. Sinergi antara KKP, Pemprov, dan pemerintah kabupaten akan menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh nelayan,” ujar Murdanil.

Ia menambahkan, arah kebijakan fiskal Sulbar ke depan akan semakin berpihak pada penguatan ekonomi berbasis potensi alam daerah, khususnya kelautan dan perikanan.

Secara terpisah, Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung sepenuhnya aspek fiskal dari usulan tersebut.

“BPKPD akan memastikan kesiapan dokumen fiskal dan penganggaran daerah agar setiap usulan strategis Gubernur bisa direalisasikan secara konkret dan memberi manfaat bagi masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Melalui audiensi ini, Pemprov Sulbar berharap dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan agar tiga program strategis tersebut dapat diakomodasi dalam rencana kerja nasional tahun 2026 dan menjadi bagian dari upaya nyata menyejahterakan masyarakat pesisir. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJS Kesehatan Mamuju Sosialisasi Hak dan Kewajiban Peserta JKN di Unimaju photo_camera 1

    BPJS Kesehatan Mamuju Sosialisasi Hak dan Kewajiban Peserta JKN di Unimaju

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 173
    • 0Komentar

    MAMUJU –  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Mamuju bekerja sama dengan Pengurus Daerah Muhammadiyah Mamuju  melaksanakan Sosialisasi Program JKN KIS. Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) dilaksanakan untuk memberikan pemahaman terhadap Hak dan Kewajiban Peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memahami dengan baik: Hak peserta BPJS Kesehatan, Kewajiban […]

  • Salim Mengga Bangga Bekerja Bersama SDK Bangun Sulbar

    Salim Mengga Bangga Bekerja Bersama SDK Bangun Sulbar

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menyampaikan rasa bangganya bisa bekerja bersama Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dalam membangun Sulbar. Ia menyebut kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka terbukti kuat, terutama dalam pengelolaan pemerintahan dan pengendalian ekonomi. “Saya sungguh merasa bangga bekerja sama dengan bapak Suhardi Duka dalam membangun Sulbar,” ujarnya saat malam […]

  • Presiden Jokowi Pesan Produk UMKM Jawa Barat Untuk Suvenir Delegasi G20, Produk yang dipesan radio kayu dan jam tangan kayu

    Presiden Jokowi Pesan Produk UMKM Jawa Barat Untuk Suvenir Delegasi G20, Produk yang dipesan radio kayu dan jam tangan kayu

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 244
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden RI Joko Widodo memesan beberapa produk kerajinan asal Jawa Barat untuk dijadikan suvenir pada perhelatan akbar Presidensi G20.   Hal ini dikemukakan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai menghadiri pembukaan International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2022 di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Rabu (23/3/2022).   “Pak Jokowi menyampaikan langsung hal ini ke […]

  • Enam ‘Subholding’ PT Pertamina Diminta Tingkatkan Manajemen dan Digitalisasi

    Enam ‘Subholding’ PT Pertamina Diminta Tingkatkan Manajemen dan Digitalisasi

    • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 110
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi VI DPR RI mendorong enam sub-holding PT Pertamina untuk meningkatkan manajemen dan digitalisasi agar mampu bersaing dalam kompetisi internasional. Enam subholding tersebut adalah PT Pertamina Hulu Energi, PT Kilang Pertamina Internasional, PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina Power Indonesia, PT Pertamina Gas Negara, dan PT Pertamina International Shipping. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi VI […]

  • Ulama Lulusan English for Ulama Jadi Khatib Salat Tarawih Berjemaah di Depok

    Ulama Lulusan English for Ulama Jadi Khatib Salat Tarawih Berjemaah di Depok

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 277
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjalankan salat tarawih berjemaah di Masih Al-Ihsan, Kota Depok, Jumat (8/4/2022). Dalam salat tarawih tersebut, lulusan program English for Ulama Beni Safira menjadi khatib. Beni pun menceritakan pengalamannya berdakwah di Manchester, Inggris. Menurutnya, ia dan ulama yang tergabung dalam program English for Ulama mendapat sambutan hangat dari […]

  • Peredaran Uang Palsu Libatkan ASN Pemprov, Bahtiar Dukung Proses Hukum

    Peredaran Uang Palsu Libatkan ASN Pemprov, Bahtiar Dukung Proses Hukum

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 83
    • 0Komentar

    MAMUJU – Terungkapnya peredaran uang palsu di Sulawesi Barat menjadi atensi penegak hukum, sejumlah tersangka telah diamankan. Dua tersangka diantaranya diketahui merupakan pegawai Pemprov Sulbar. Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin menegaskan, belum mendapat informasi langsung dari APH. Namun ia sudah memerintahkan OPD terkait melakukan komunikasi dengan APH. Bahtiar menegaskan mendukung atas proses hukum yang berjalan. […]

expand_less