Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Dorong Ketahanan Pangan, Gubernur Sulbar Tingkatkan Indeks Pertanaman

Dorong Ketahanan Pangan, Gubernur Sulbar Tingkatkan Indeks Pertanaman

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menegaskan bahwa peningkatan Indeks Pertanaman (IP) menjadi kunci utama untuk mendorong lonjakan produksi pangan di Sulawesi Barat, dibanding hanya mengandalkan pencetakan sawah baru.

Hal itu disampaikan Suhardi Duka saat mengikuti Panen Raya Padi dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring dari Kompleks UPTD Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulbar, di Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Rabu 7 Januari 2026.

Menurut Suhardi Duka, IP Sulbar saat ini masih berada di angka 1,4, yang berarti sebagian besar lahan sawah hanya ditanami satu kali dalam setahun.

“Kalau IP kita 1,4, dari sekitar 43 ribu hektare sawah, hanya sekitar 10 ribu hektare yang panen dua kali. Sisanya 33 ribu hektare hanya satu kali panen. Padahal kalau IP kita naik ke 2 saja, itu sama dengan mencetak sawah baru sekitar 30 ribu hektare,” jelasnya.

Namun demikian, Gubernur mengakui bahwa kendala utama peningkatan IP adalah keterbatasan jaringan irigasi dan minimnya anggaran daerah.

“Masalahnya, kita mau bangun irigasi, pengairan, tapi tidak ada duit. Yang punya duit itu (Pemerintah Pusat di) Jakarta. Sementara sektor pengairan pertanian sering kali bukan prioritas utama karena indikator kementerian PU lebih fokus ke jalan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti ego sektoral antar kementerian, khususnya antara kewenangan sektor pertanian dan pekerjaan umum, yang kerap memperlambat penguatan irigasi pertanian.

Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa selama masa kepemimpinannya, pertanian dan perkebunan akan menjadi pondasi utama pembangunan Sulawesi Barat. Meski secara teori daerah berbasis pertanian berisiko terjebak dalam middle income trap, namun sektor ini tetap harus diperkuat sebagai fondasi pemerataan kesejahteraan.

“Kalau pondasinya pertanian, maka ketimpangan bisa ditekan. Gini Ratio Sulbar 0,306, lebih rendah dari nasional 0,380. Artinya distribusi kesejahteraan kita lebih adil,” ujarnya.

Untuk meningkatkan nilai tambah, Suhardi Duka menekankan pentingnya hilirisasi dan industrialisasi pertanian, mulai dari pengolahan beras, tepung, hingga produk turunan sawit.

“Kalau kita masih jual biji kakao, kita tidak akan maju. Tapi beras kita sudah masuk industri. Ke depan kita harus bangun industri tepung, minyak goreng, kosmetik berbasis sawit, dan produk turunan lainnya,” katanya.

Ia juga menargetkan ekspor langsung dari Sulawesi Barat, tanpa harus melalui Makassar atau Surabaya. Upaya ini diperkuat dengan rencana menghadirkan kantor Bea Cukai di Sulbar.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meminta Dinas TPHP Sulbar memetakan sawah yang belum memiliki pengairan teknis, sebagai dasar koordinasi dengan Kementerian PUPR dan Kementerian Pertanian guna meningkatkan IP minimal menjadi 2 dalam lima tahun ke depan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penggunaan varietas unggul melalui penguatan program demplot dan pembelian hasil panen bibit unggul oleh pemerintah daerah agar bisa didistribusikan ke petani.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi menyampaikan bahwa Luas sawah Sulbar mencapai 42.900 hektare, terluas di Kabupaten Polewali Mandar. Cakupan irigasi baru 46 persen, sementara 54 persen masih non-irigasi. Luas panen meningkat dari 63.181 ton (2024) menjadi 74.131 ton (2025).

Produksi beras 2025 mencapai 219.100 ton, dengan konsumsi 149.323 ton, sehingga surplus 69.780 ton. Program percetakan sawah di Mamasa seluas 300 hektare sedang berjalan.

Dari sisi alat mesin pertanian (alsintan), Sulbar masih mengalami kekurangan signifikan, antara lain:

Traktor roda dua: tersedia 566 unit, kebutuhan 2.861 unit
Traktor roda empat: tersedia 189 unit, kebutuhan 477 unit
Kultivator: tersedia 146 unit, kebutuhan 18.000 unit

Tahun 2026, Sulbar memperoleh DIPA Tugas Pembantuan Kementan sebesar Rp151,9 miliar, serta dana dekonsentrasi pupuk sebesar Rp881 juta, yang akan dioptimalkan melalui koordinasi lintas kementerian. (Rls)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ustadz Hendri Gunawan Paparkan Empat Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah

    Ustadz Hendri Gunawan Paparkan Empat Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 49
    • 0Komentar

    MAMUJU – Lembaga Pengkajian dan Penerapan Al-Islam Kemuhammadiyahan (LPP-AIK) Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) melaksanakan Pengajian Rutin Bulanan. Pengajian diikuti seluruh pimpinan, pengelola, civitas akademika dan dosen Unimaju serta Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Bertempat di Kampus II Unimaju, Jumat 15 November 2024. Ustadz Hendri Gunawan, S.Ud., M.Pd. membawakan materi dengan tema “Nilai-Nilai Pendidikan dan Kepemimpinan Nabi […]

  • Unhas Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta

    Unhas Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MAKASSAR  – Universitas Hasanuddin memperluas layanan pendidikannya dengan menghadirkan Program Studi di Luar Kampus Utama atau PSDKU di Daerah Khusus Jakarta. Sejumlah petinggi Unhas kini berada di Jakarta, Jumat (13/12/2024), untuk persiapan soft launching PSDKU Jakarta, yang dijadwalkan pada Sabtu (14/12/2024). Soft launching dirangkaikan dengan rapat koordinasi pimpinan Universitas Hasanuddin. “Syukur alhamdulillah setelah melewati proses […]

  • SMSI dan Kedubes Iran Sepakat Jalin Kerja Sama

    SMSI dan Kedubes Iran Sepakat Jalin Kerja Sama

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 30
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus dan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia HE Mr Mohammad Boroujerdi membahas kerja sama kedua belah pihak. “Kami membahas beberapa hal strategis yaitu pertukaran informasi dan muhibah kebudayaan dari masing-masing negara, termasuk kunjungan wartawan anggota SMSI ke Iran,” kata Firdaus dalam pertemuan silaturahmi SMSI […]

  • SDK Titip Doa Masyarakat untuk Kesehatan dan Keselamatan Memimpin Sulbar

    SDK Titip Doa Masyarakat untuk Kesehatan dan Keselamatan Memimpin Sulbar

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) berada di tengah-tengah masyarakat Lingkungan Tarambang, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, dalam rangka menunaikan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Nurul Anhar, Minggu 2 Maret 2025. Turut hadir di barisan jamaah wanita, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi bersama Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi. Dalam sambutannya, SDK mengajak masyarakat […]

  • Rumah Muslimin Dapat Bantuan RTLH Dari Kapolda Sulbar

    Rumah Muslimin Dapat Bantuan RTLH Dari Kapolda Sulbar

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    MAJENE – Progres pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau yang disebut bedah rumah di Lingkungan Pangale Kelurahan Baurung Kecamatan Banggae Timur kini mulai berjalan,” Senin (06/02/2023). Bantuan RTLH ini, langsung dari Kapolda Sulbar kepada warga kurang mampu atas nama Muslimin (45) di Lingkungan Pangale. “Progresnya ditandai peletakan batu pertama dihadiri Kasat Binmas, Kepala Lingkungan […]

  • 7 Januari 1927, Panggilan Telepon Internasional Pertama

    7 Januari 1927, Panggilan Telepon Internasional Pertama

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pada tanggal  7 Januari 1927, panggilan telepon internasional pertama yang komersial dilakukan antara London dan New York, menandai era baru komunikasi antarbenua yang menghubungkan dua benua melalui frekuensi radio sebelum kabel bawah laut tersedia. Percakapan bersejarah ini antara W.S. Gifford (Presiden Bell Telephone) dan Sir Evelyn P. Murray (Kepala Kantor Pos Inggris) membuka jalan bagi layanan […]

expand_less