Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Warga Lembang Ditemukan Tergantung

Warga Lembang Ditemukan Tergantung

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

MAJENE – Warga digemparkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki tergantung diatas pohon sukun sekitar pukul 19.30 Wita di Lingkungan Lembang Kelurahan Lembang Kecamatan Banggae Timur, Senin malam (23/01/2023).

Warga Lingkungan Tanjung Batu Kelurahan Labuang Tasman (32) bersama warga setempat saat melakukan pencarian, korban ditemukan tergantung di atas pohon sukun.

Kasat Reskrim Polres Majene AKP Budi Adi membenarkan, telah ditemukan seorang lelaki bernama Herman (52), pekerjaan petani alamat Lingkungan Lembang Kelurahan Lembang Kecamatan Banggae Timur meninggal dunia dalam kondisi tergantung di atas pohon dengan ketinggian 5 meter dari tanah.

“Tim Identifikasi Polres Majene saat olah TKP, ditemukan seutas tali nilon warna biru berukuran 2 meter melilit dileher korban yang ujungnya terikat pada batang kayu pohon sukun, dengan kondisi jenazah perut sudah membengkak, mata terbuka serta terdapat cairan keluar dari dubur korban,” terangnya.

Dari keterangan keluarga korban yang berhasil dikumpulkan lanjutnya, bahwa Alm Herman meninggalkan rumah tanpa pamit pada Minggu 22 Januari 2023 pukul 16.20 Wita. “Karena tidak kunjung kembali ke rumah anak korban melakukan pencarian ke beberapa tempat yang biasanya di kunjungi ayahnya,” tuturnya.

Karena Alm Herman tidak kunjung Kembali ke rumah hingga keesokan harinya, anak korban merasa khawatir hingga meminta masyarakat setempat dan Bhabinkamtibmas untuk membantu melakukan pencarian hingga akhirnya tubuh herman ditemukan tergantung di atas pohon.

“Korban tidak menggunakan baju, hanya menggunakan celana pendek dan sarung yang di ikat pada pinggang korban serta badan dan kaki yang sudah membiru,” ujar Budi Adi.

Sementara, pihak keluarga korban mengatakan, bahwa Herman (Korban) juga pernah jatuh dari pohon. “Semenjak itu sering lupa ingatan dan pikirannya sering kosong, kadang-kadang ketakutan apabila melihat banyak orang,” ungkapnya.

Dari Hasil pemeriksaan pada tubuh korban yang dilakukan Tim Medis, tidak terdapat adanya ciri-ciri kekerasan pada tubuh almarhum dan pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan Autopsi sehingga jenazah almarhum langsung disemayamkan di rumah duka,” pungkasnya. (sr)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik! Empat Lapis Hutan Mangrove di Pesisir Bangka

    Unik! Empat Lapis Hutan Mangrove di Pesisir Bangka

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Bagi masyarakat Tanjung Punai di Provinsi Bangka Belitung, keberadaan mangrove merupakan sebuah warisan penting. Semakin hijau tanaman di hutan mangrove mereka, artinya akan ada banyak stok ikan di laut. Tanjung Punai hanyalah nama sebuah dusun seluas 600 hektare di antara tujuh dusun di Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung (Babel). […]

  • Hasil Quick Count Indikator Politik Tempatkan SDK-JSM Sebagai Pemenang

    Hasil Quick Count Indikator Politik Tempatkan SDK-JSM Sebagai Pemenang

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Mayjen Purn. Salim S. Mengga (SDK-JSM), unggul telak di Pilgub Sulbar, Rabu 27 November 2024. Pasangan ini unggul jauh dari tiga pasangan lainnya, yakni Andi Ibrahim Masdar-Asnuddin Sokong (AIM-PAS), Ali Baal Masdar-Arwan Aras (ABM-Arwan), dan Prof Husain Syam-Enny Anggraeni Anwar (ABM-Arwan). Kemenangan SDK-JSM berdasarkan hasil quick count yang […]

  • KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Keringanan bunga dan agunan diberikan kepada debitur KUR supermikro-mikro dengan maksimal pinjaman Rp100 juta. Pada 2023, pemerintah kembali menetapkanbunga KUR 3 persen untuk KUR supermikrodan bunga single digit untuk KUR mikro.Kebijakan itu merupakan bentuk afirmatifpemerintah ke sektor UMKM yang menguasai61 persen PDB Indonesia. Selain sumbangan terhadap PDB besar, sektoritu juga memberikan sumbangan terhadappenyerapan tenaga kerja hingga 97 persen daritotal penyerapan tenaga kerja nasional. Jadi,keberadaan program kredit usaha rakyat(KUR) yang kian ramah untuk nasabah adalahsebuah keharusan. Tak hanya tawaran bunga kredit rendah mulaidari 3 persen, pemerintah juga meminta bank penyalur KUR untuk memberikan keringananberupa bebas agunan bagi debitur mikromaupun supermikro. Keringanan itu tertuanglewat Peraturan Menteri Koordinator bidangPerekonomian nomor 1 tahun 2023 yang terbitpada akhir Januari 2023. Pada aturan itu, keringanan bunga dan agunandiutamakan untuk debitur KUR supermikrodan mikro dengan maksimal pinjaman tidaklebih dari Rp100 juta. Menteri Koordinatorbidang Perekonomian Airlangga Hartartomengatakan, kebijakan bunga KUR supermikro jadi 3 persen itu merupakan wujudkeberpihakan kepada para pekerja yang terkena PHK dan ibu rumah tangga untuk bisamenjalankan usahanya lebih produktif. Jika dirinci, kebijakan KUR dengankeringanan dan agunan untuk dua segmendebitur, pertama debitur KUR supermikromendapatkan fasilitas bunga kredit 3 persendengan plafon kredit maksimal Rp10 juta.Segmen ini diberikan tenor 3 tahun–-5 tahun. Kedua, debitur KUR mikro akan dikenaibunga kredit sesuai tipe penerima, misalnyadebitur pertama kali mengajukan KUR bisamendapatkan bunga 6 persen, kedua kali 7 persen, ketiga kali 8 persen, dan keempat kali 9 persen. Pemerintah menentukan plafon KUR untuk mikro mulai dari Rp10 juta–-Rp100 juta. Yang menjadi istimewa untuk debitur KUR supermikro dan mikro adalah mereka tidakdiwajibkan untuk memenuhi agunantambahan. Tapi, tetap menyepakati agunanpokok. Sedangkan, debitur KUR yang mendapat pinjaman di atas Rp100 juta tetapmemenuhi ketentuan agunan pokok dantambahan. Tentu kebijakan itu menjadi anginsegar bagi masyarakat, terutama untuk pekerjadan ibu rumah tangga. Dari data Kementerian Perekonomian, pada2022 dari total 7,62 juta debitur KUR, sebanyak 66,11 persen adalah debitur mikro, 31,84 persen untuk debitur kecil, dan 1,74 persen debitur supermikro dan di bawah 1 persen PMI. Sejatinya, peran perbankan dibutuhkan untukmenciptakan pertumbuhan ekonomi daripelaku usaha kelas bawah, yakni supermikro.Hanya saja, suku bunga yang mini dan tanpaagunan tambahan dapat memicu kenaikanrisiko kredit bermasalah atau non performingloan/NPL perbankan. Di sisi lain, alokasi KUR untuk pelaku usahasupermikro masih tergolong baru, sehinggakontribusinya terhadap total plafon KUR masih kecil. Namun terlepas dari semua itu, harus diakui peran penting UMKM tetap harusdiapresiasi oleh pemerintah. Pasalnya, sektorUMKM mampu menyerap sejumlah tenagakerja, banyaknya jumlah unit usaha, capaiankinerja ekspor yang kian impresif, hinggakontribusi yang signifikan terhadap PDB. Pengembangan UMKM penting bagipemerintah untuk dapat mengungkitpertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintahjuga terus berupaya mendukung peningkatandaya saing UMKM dan kontribusinyaterhadap ekonomi nasional, salah satunyadengan mengkaji dan memperbaiki kebijakanterkait pembiayaan UMKM. “Saat ini kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia mencapai 61 persen dengankemampuan penyerapan tenaga kerjamencapai 97 persen dari total penyerapantenaga kerja nasional. Diharapkan juga, kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigasyang saat ini baru mencapai 16 persen dapatditingkatkan,” ungkap Menko Airlangga, dalam satu kesempatan. Terkait dengan kebijakan pembiayaan bagiUMKM tersebut, pemerintah berupayameningkatkan akses pembiayaan KUR denganporsi kredit yang ditargetkan mencapai 30 persen pada 2024. Selanjutnya gunamendorong UMKM naik kelas jugadiperlukan skema kerja sama antara usahakecil dan usaha besar, sehingga UMKM dapatberkembang dengan peningkatan kuantitas dankualitas produksi. Bagi perusahaan besar juga dapatmeningkatkan profit. Melalui kerja sama yang diiringi dengan peningkatan produktivitas dankualitas produksi yang baik, UMKM akanlebih mudah menjangkau global value chain (GVC). Keberpihakan pemerintah terhadap sektorUMKM sangat jelas dan tegas. Bagipemerintah, keberadaan sektor UMKM saatini sangat disadari pentingnya bagi pemulihanperekonomian nasional. Harapannya, sejumlah kebijakan pemerintahyang afirmatif terhadap sektor UMKM bisamendongkrak mereka untuk naik kelas. Ujung dari semua itu, peran sektor UMKM tetap bisamenjadi penyangga perekonomian negara. (***)

  • Ridwan Kamil Ajak 8 Juta Anggota Pramuka se-Jabar Posting Kegiatan di Medsos

    Ridwan Kamil Ajak 8 Juta Anggota Pramuka se-Jabar Posting Kegiatan di Medsos

    • calendar_month Sel, 17 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 159
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak seluruh anggota pramuka untuk memposting kegiatan positif kepramukaan di akun media sosial masing-masing setiap tanggal 14 secara serentak. Hal itu, kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil, bertujuan agar masyarakat mengetahui dan mengapresiasi kegiatan pramuka yang penuh kebermanfaatan. ”Saya ingin viral […]

  • Pengurangan Alokasi TKD 2026, Sekretariat DPRD Sulbar Siap Lakukan Penyesuaian Program

    Pengurangan Alokasi TKD 2026, Sekretariat DPRD Sulbar Siap Lakukan Penyesuaian Program

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 49
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Arianto, Kabag Umum dan Keuangan, Stephanus BM, dan Pejabat Fungsional Sekretariat DPRD Sulbar, Muhammad Ghadafi menghadiri rapat kerja Pemprov Sulbar di Ballroom Andi Depu, Lt. 3 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 30 September 2025. Dipimpin langsung Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, rapat kerja […]

  • Sinergi UGM-Pemprov Sulbar Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

    Sinergi UGM-Pemprov Sulbar Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 83
    • 0Komentar

    MAMUJU – Tujuh calon mahasiswa Sarjana (S1) dan satu calon mahasiswa Magister (S2) asal Sulawesi Barat (Sulbar) resmi diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui seleksi reguler. Informasi ini diperoleh langsung dari Kepala Kantor Alumni dan Kerjasama UGM, Sulistiawati, dengan tambahan satu jalur seleksi mandiri yang masih dalam proses dan akan diumumkan menyusul. Atas dasar […]

expand_less