Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Peluang Investasi Besar di Kawasan Pariwisata

Peluang Investasi Besar di Kawasan Pariwisata

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Ada peluang investasi besar di kawasan pariwisata. Dampak ke lapangan kerja enam kali lebih besar. Indeks pembangunan tour dan travel Indonesia telah menyalip Thailand dan Malaysia.

Berada di semenanjung yang dikepung laut biru dengan beberapa pulau kecil di sekelilingnya membuat Kota Labuan Bajo memang tampak cantik nan menawan. Serangkaian penataan kawasan dengan sentuhan arsitektur mutakhir, yang disertai pembangunan berbagai infrastruktur, menjadikan kota berpenduduk 56 ribu jiwa itu kini mendapat pengakuan sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

Pembangunan Labuan Bajo yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat sudah dilakukan sudah cukup lama. Tapi, belakangan pengerjaannya mengalami percepatan. Ada 42 paket pembangunan sarana, infrastruktur, penataan pengembangan kawasan atau upgrade lingkungan, yang sedang dan telah dilakukan di sana.

Pada kurun 2020-2021 saja, curahan anggaran untuk pengembangan wisata di Labuan Bajo mencapai Rp1,4 triliun, terutama lewat Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Labuan Bajo dengan kekayaan wisata alam dan budayanya itu kini menjadi destinasi unggulan. Apalagi, kawasan itu pun menjadi pintu gerbang ke “Jurassic Park” Taman Nasional Komodo yang mengkonservasi habitat kadal raksasa peninggalan kehidupan purba. Tak ayal Labuan Bajo adalah destinasi wisata idaman.

Investasi besar dari pemerintah di kawasan pariwisata superprioritas yang berada di ujung barat Flores itu segera diikuti oleh pihak swasta. Kini di sana tersedia 11 hotel dari bintang 3 hingga bintang 5 dengan total kapasitas 848 kamar dan ditargetkan terus bertambah hingga 1.500 kamar sampai akhir 2022.

Investasi lainnya berupa homestay, klinik kesehatan, restoran, kafe, kios, taksi, dan kapal-kapal wisata yang melayani trayek ke Taman Nasional Komodo.

Pemerintah juga telah melakukan investasi besar di kawasan superprioritas lainnya, yakni di Mandalika, Lombok. Sampai Maret 2022, lebih dari Rp3,8 triliun sudah ditanamkan pemerintah ke seputaran Mandalika, termasuk untuk sirkuit balap MotoGP yang menelan anggaran lebih dari Rp2 triliun.

Investasi swasta yang menyertainya, antara lain, Hotel Pullman, Golden Tulip, Aloft Hotel, dan Marta Hotel. Realisasi investasi swasta sampai akhir 2021 mencapai Rp824 miliar dari kominten Rp2,2 triliun sampai 2024.

Menyongsong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi wisata dunia, investasi masih akan berlanjut. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan, ada peluang swasta berinvestasi di luar bidang lain, di luar layanan wisata yang baku.

Ada peluang, misalnya, pengembangan Bandara International Selaparang, investasi di bidang pengadaan air bersih, telekomunikasi, pengelolaan limbah, atau investasi dalam skala UKM.

Menparekraf Sandiaga mengajak para investor untuk berinvestasi di sektor wisata, khususnya pada lima destinasi superprioritas (DSP) serta delapan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata, yang kini dikembangkan pemerintah. Kelima DSP itu adalah Kawasan Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang (Sulawesi Utara).

Ada pun ke-8 KEK pariwisata itu, antara lain, Tanjung Kelayang (Belitung), Nongsa (Batam), Tanjung Lesung (Banten), Lido (Sukabumi, Jawa Barat), Singorasi (Jawa Timur), Likupang, Mandalika, dan Morotai (Maluku Utara).

‘’Sebelum saya bertugas di pemerintahan, saya mengelola investasi, dan saya melihat peluang besar. Apalagi, investasi ini begitu banyak menciptakan lapangan pekerjaan,” ucap Sandiaga, Forum Investasi dan Pembiayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta, Kamis (28/7/2022).

Lapangan Kerja Luas

Menparekraf Sandi Uno perlu menekankan isu dampak ketenagakerjaan karena dianggap cocok bagi Indonesia yang berkelimpahan sumber daya manusia. Setiap 1 dolar investasi di sektor wisata, katanya, berdampak enam kali lipat lebih besar dibanding investasi di sektor industri yang lain. Dengan nilai yang sama, investasi di sektor wisata bisa menciptakan lapangan kerja enam kali lebih banyak.

“Skema pembiayaannya pun sudah ada sehingga memberikan dampak yang luas,” katanya.

Maka, yang diperlukan adalah langkah eksekusi, agar peluang investasi di lima DSP, 8 KEK, dan 12 lokasi sustainable tourism itu bisa menjadi sustainable project. Dalam catatannya, untuk Kawasan Toba, Borobudur dan Labuan Bajo diperlukan investasi Rp6,7 triliun sedangkan di 22 kawasan lainnya ada peluang investasi Rp226,79 triliun.

Peluang tersebut, kata Menparekraf, cukup menjanjikan. Dunia pariwisata Indonesia berkembang positif dan pesat. Mengacu pada World Economic Forum tentang Travel & Tourism Development Index (TTDI) 2022, yang dirilis Mei 2022, Indonesia kini berada di peringkat 32 dari 117 negara yang diobservasi. Posisi Indonesia naik 12 tangga dibandingkan 2019.

‘’Para investor telah melihat adanya peluang yang signifikan yang dilihat dari TTDI Indonesia yang naik 12 peringkat, di atas Thailand dan Malaysia. Sehingga ini membuka minat untuk berinvestasi,” ujar Sandiaga Uno.

Ia pun mendorong para investor lokal memanfaatkan momentum yang cukup menjanjikan ini. Ada insentif pembiayaan, pajak, dan penggunaan lahan usaha di kawasan wisata yang berstatus KEK atau DSP tersebut. Menparekraf pun bertekad akan mengawal agar investasi yang sudah berjalan di sektor wisata bisa lancar dan tuntas.

“Sesuai arahan Presiden Jokowi, proyek-proyek infrastruktur harus selesai pada 2023–2024, tidak boleh ada satu pun yang mangkrak (macet dan terbengkalai). Untuk itu, investor harus bergegas menyelesaikan pembangunannya sampai 2024, supaya target 4,4 juta lapangan kerja baru dapat terealisasikan,” ujarnya.

Penulis: Putut Trihusodo

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bey Machmudin Sidak Rumah Sakit Jiwa Cisarua

    Bey Machmudin Sidak Rumah Sakit Jiwa Cisarua

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG BARAT — Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jabar di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/7/2024). Bey ingin memastikan pelayanan kepada pasien dilakukan dengan maksimal. Semua fasilitas perawatan pun tak luput dari inspeksinya. Para perawat maupun petugas juga dipastikan agar bekerja dengan baik. “Tadi […]

  • KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    KUR Kian Bersahabat dengan UMKM

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Keringanan bunga dan agunan diberikan kepada debitur KUR supermikro-mikro dengan maksimal pinjaman Rp100 juta. Pada 2023, pemerintah kembali menetapkanbunga KUR 3 persen untuk KUR supermikrodan bunga single digit untuk KUR mikro.Kebijakan itu merupakan bentuk afirmatifpemerintah ke sektor UMKM yang menguasai61 persen PDB Indonesia. Selain sumbangan terhadap PDB besar, sektoritu juga memberikan sumbangan terhadappenyerapan tenaga kerja hingga 97 persen daritotal penyerapan tenaga kerja nasional. Jadi,keberadaan program kredit usaha rakyat(KUR) yang kian ramah untuk nasabah adalahsebuah keharusan. Tak hanya tawaran bunga kredit rendah mulaidari 3 persen, pemerintah juga meminta bank penyalur KUR untuk memberikan keringananberupa bebas agunan bagi debitur mikromaupun supermikro. Keringanan itu tertuanglewat Peraturan Menteri Koordinator bidangPerekonomian nomor 1 tahun 2023 yang terbitpada akhir Januari 2023. Pada aturan itu, keringanan bunga dan agunandiutamakan untuk debitur KUR supermikrodan mikro dengan maksimal pinjaman tidaklebih dari Rp100 juta. Menteri Koordinatorbidang Perekonomian Airlangga Hartartomengatakan, kebijakan bunga KUR supermikro jadi 3 persen itu merupakan wujudkeberpihakan kepada para pekerja yang terkena PHK dan ibu rumah tangga untuk bisamenjalankan usahanya lebih produktif. Jika dirinci, kebijakan KUR dengankeringanan dan agunan untuk dua segmendebitur, pertama debitur KUR supermikromendapatkan fasilitas bunga kredit 3 persendengan plafon kredit maksimal Rp10 juta.Segmen ini diberikan tenor 3 tahun–-5 tahun. Kedua, debitur KUR mikro akan dikenaibunga kredit sesuai tipe penerima, misalnyadebitur pertama kali mengajukan KUR bisamendapatkan bunga 6 persen, kedua kali 7 persen, ketiga kali 8 persen, dan keempat kali 9 persen. Pemerintah menentukan plafon KUR untuk mikro mulai dari Rp10 juta–-Rp100 juta. Yang menjadi istimewa untuk debitur KUR supermikro dan mikro adalah mereka tidakdiwajibkan untuk memenuhi agunantambahan. Tapi, tetap menyepakati agunanpokok. Sedangkan, debitur KUR yang mendapat pinjaman di atas Rp100 juta tetapmemenuhi ketentuan agunan pokok dantambahan. Tentu kebijakan itu menjadi anginsegar bagi masyarakat, terutama untuk pekerjadan ibu rumah tangga. Dari data Kementerian Perekonomian, pada2022 dari total 7,62 juta debitur KUR, sebanyak 66,11 persen adalah debitur mikro, 31,84 persen untuk debitur kecil, dan 1,74 persen debitur supermikro dan di bawah 1 persen PMI. Sejatinya, peran perbankan dibutuhkan untukmenciptakan pertumbuhan ekonomi daripelaku usaha kelas bawah, yakni supermikro.Hanya saja, suku bunga yang mini dan tanpaagunan tambahan dapat memicu kenaikanrisiko kredit bermasalah atau non performingloan/NPL perbankan. Di sisi lain, alokasi KUR untuk pelaku usahasupermikro masih tergolong baru, sehinggakontribusinya terhadap total plafon KUR masih kecil. Namun terlepas dari semua itu, harus diakui peran penting UMKM tetap harusdiapresiasi oleh pemerintah. Pasalnya, sektorUMKM mampu menyerap sejumlah tenagakerja, banyaknya jumlah unit usaha, capaiankinerja ekspor yang kian impresif, hinggakontribusi yang signifikan terhadap PDB. Pengembangan UMKM penting bagipemerintah untuk dapat mengungkitpertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintahjuga terus berupaya mendukung peningkatandaya saing UMKM dan kontribusinyaterhadap ekonomi nasional, salah satunyadengan mengkaji dan memperbaiki kebijakanterkait pembiayaan UMKM. “Saat ini kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia mencapai 61 persen dengankemampuan penyerapan tenaga kerjamencapai 97 persen dari total penyerapantenaga kerja nasional. Diharapkan juga, kontribusi UMKM terhadap ekspor nonmigasyang saat ini baru mencapai 16 persen dapatditingkatkan,” ungkap Menko Airlangga, dalam satu kesempatan. Terkait dengan kebijakan pembiayaan bagiUMKM tersebut, pemerintah berupayameningkatkan akses pembiayaan KUR denganporsi kredit yang ditargetkan mencapai 30 persen pada 2024. Selanjutnya gunamendorong UMKM naik kelas jugadiperlukan skema kerja sama antara usahakecil dan usaha besar, sehingga UMKM dapatberkembang dengan peningkatan kuantitas dankualitas produksi. Bagi perusahaan besar juga dapatmeningkatkan profit. Melalui kerja sama yang diiringi dengan peningkatan produktivitas dankualitas produksi yang baik, UMKM akanlebih mudah menjangkau global value chain (GVC). Keberpihakan pemerintah terhadap sektorUMKM sangat jelas dan tegas. Bagipemerintah, keberadaan sektor UMKM saatini sangat disadari pentingnya bagi pemulihanperekonomian nasional. Harapannya, sejumlah kebijakan pemerintahyang afirmatif terhadap sektor UMKM bisamendongkrak mereka untuk naik kelas. Ujung dari semua itu, peran sektor UMKM tetap bisamenjadi penyangga perekonomian negara. (***)

  • Jabar Targetkan Pompanisasi Selesai 100 Persen Bulan Ini

    Jabar Targetkan Pompanisasi Selesai 100 Persen Bulan Ini

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemdaprov Jabar menargetkan program pompanisasi dari Kementerian Pertanian bisa selesai di Jabar 100 persen pada bulan ini. Pada tahap pertama, Jabar mendapatkan bantuan pompa dari Kementerian sebanyak 7.033 unit untuk mengairi sekitar 2.500 titik sawah tadah hujan atau padi gogo rancah. Kamis (4/6/2024), Sekda Jabar Herman Suryatman rapat bersama Irjen Kementan RI […]

  • Wagub Jabar: Tingkatkan Kepedulian Terhadap Sesama

    Wagub Jabar: Tingkatkan Kepedulian Terhadap Sesama

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menuturkan, Bulan Suci Ramadan merupakan momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian kepada sesama, seperti memperhatikan anak yatim. Hal itu dikatakan Pak Uu –sapaan Uu Ruzhanul– dalam Safari Ramadan di Pondok Pesantren Nurul Ulum, Kabupaten Bandung, Rabu (5/4/2023). “Harapan kami, lewat kegiatan (Safari Ramadan) ini, di […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Resmikan PPDB 2023

    Gubernur Ridwan Kamil Resmikan PPDB 2023

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG BARAT — Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2023 di Jawa Barat untuk jenjang SMA, SMK dan SLB Tahap I, dibuka pada tanggal 6-10 Juni 2023 dan dilanjutkan Tahap II pada 26-30 Juni. “Kick off” PPDB 2023 Jabar diresmikan langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil di SMK Negeri 4 Padalarang,Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/5/2023). […]

  • Suhardi Duka: Puasa Adalah Momentum Menahan Diri dan Hidup Sederhana

    Suhardi Duka: Puasa Adalah Momentum Menahan Diri dan Hidup Sederhana

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MAMAJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, menunaikan salat tarawih perdana di Masjid Suada Mamuju, Rabu 18 Februari 2026 malam. Ia hadir mengenakan baju putih, didampingi Sekretaris Provinsi Sulbar Junda Maulana dan sejumlah pimpinan OPD, berada di saf depan bersama jemaah lain. Suhardi Duka mengajak warga menyambut Ramadan dengan harapan, kegembiraan, dan optimisme. Menurutnya, bulan […]

expand_less