Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Siti KDI Akui Sudah Cerai dari Cem Perk Setelah 12 Tahun Nikah

Siti KDI Akui Sudah Cerai dari Cem Perk Setelah 12 Tahun Nikah

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 16 Jan 2024
  • visibility 234
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Status pernikahan Siti KDI dengan Cem Perk akhirnya terkuak. Dilansir dari Detik.com, Siti mengakui bahwa ia sudah bercerai dari pria asal Turki tersebut.

Menikah selama 12 tahun, Siti dan Cem dikaruniai satu orang anak yang bernama Elif. Kini Siti tinggal di Indonesia, sementara Cem tinggal di Turki dan diduga sudah memiliki pacar baru.

Siti KDI pulang ke Indonesia dengan membawa kabar kurang mengenakan. Ia mengaku bercerai dengan sang suami Turki, Cem Junet Peerk.

Tentu saja perceraian Siti KDI membuat masyarakat Indonesia heboh. Namun, Cici Paraminda selaku kakak kandung menyebutkan bahwa perceraian tersebut adalah sebuah taktir.

“Ya itukan sudah takdir ya. Kita serahkan ke Maha Kuasa saja kita berdoa yang terbaik,” kata Cici Paramida ditemui di Thamrin, melansir dari Detikcom, pada Sabtu (13/1).

Cici juga menyebutkan bahwa kondisi Siti KDI kini baik-baik saja. Bahkan, Siti baru saja kembali dari Turki usai mengantarkan anak-anaknya.

“Mereka baik-baik saja. Baru pulang dari Turki juga ini antar Elif,” ungkapnya.

Lebih lanjut Cici Paramida mengaku tidak mau terlalu ikut campur terhadap masalah rumah tangga sang adik. Ia merasa Siti sudah dewasa dan bisa menentukan mana yang terbaik untuk perjalanan hidupnya.

“Itu urusan rumah tangga siti mereka bisa selesaikan sendiri. Ya itukan Siti punya keputusan sendiri, pemikiran sendiri. Dia sudah dewasa dan dia tahu mana yang terbaik untuk perjalanan hidupnya ke depan,” tegasnya.

Cici Paramida menyebutkan bahwa Siti KDI sempat bercerita beberapa hal kepada dirinya sebelum memutuskan untuk bercerai.

“Curhat biasa sajalah, memang tidak ada kecocokan lagi. Jadi jalan terbaik seperti itu,” pungkasnya. (nap/nap)

Tonton juga video berikut:
  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nehru Sagena Gandeng Mahasiswa KKN IHS, Validasi Data ATS

    Nehru Sagena Gandeng Mahasiswa KKN IHS, Validasi Data ATS

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 118
    • 0Komentar

    POLMAN – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Nehru Sagena menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) “Berdampak” Institut Hasan Sulur (IHS) tahun 2026 yang diselenggarakan di Kampus Insitut Hasan Sulur, Wonomulyo, pada Rabu, 21 Januari 2026. Kehadiran jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini merupakan langkah strategis […]

  • 7 Januari 1965, Indonesia Keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa

    7 Januari 1965, Indonesia Keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Pada tanggal 7 Januari 1965, Indonesia keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagai puncak dari konfrontasi berkepanjangan dengan Malaysia . Latar Belakang Krisis: Konfrontasi Indonesia-Malaysia: Dimulai pada tahun 1963, ini adalah konflik bersenjata dan diplomatik atas pembentukan Federasi Malaysia, yang dianggap oleh Presiden Soekarno sebagai proyek neo-kolonial Inggris yang mengancam keamanan Indonesia. Keanggotaan Malaysia di Dewan […]

  • Junda Maulana Pimpin Rapat Teknis Pelayanan Kesehatan di Sulbar

    Junda Maulana Pimpin Rapat Teknis Pelayanan Kesehatan di Sulbar

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana, memimpin pertemuan teknis bersama jajaran sektor kesehatan guna merespons berbagai isu pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Provinsi, Jumat (27/3/2026). Rapat yang digelar di ruang kerja Sekda tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar serta manajemen Rumah Sakit Provinsi. Pertemuan ini […]

  • Bahas PP 38/2025, BPKPD Sulbar Mulai Kaji Penerapan Regulasi Baru Pembiayaan Daerah

    Bahas PP 38/2025, BPKPD Sulbar Mulai Kaji Penerapan Regulasi Baru Pembiayaan Daerah

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 164
    • 0Komentar

    JAKARTA — Dalam upaya memperkuat kapasitas fiskal dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan audiensi dengan Direktorat Fasilitasi Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Selasa (4/11/2025). Audiensi ini digelar sebagai tindak lanjut atas terbitnya Peraturan […]

  • Sulbar Target PAD dari Sawit & Galian C Rp12 Miliar per Tahun

    Sulbar Target PAD dari Sawit & Galian C Rp12 Miliar per Tahun

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 167
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan peningkatan signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perusahaan sawit dan pertambangan Galian C. Dalam rapat bersama 16 pimpinan perusahaan sawit di Jakarta, Selasa (6/5), disepakati peningkatan kontribusi pajak dari sektor air permukaan dan Galian C, dari yang sebelumnya hanya sekitar Rp300 juta per tahun menjadi Rp12 miliar. […]

  • Perputaran Ekonomi Sektor Otomotif Jawa Barat Capai Rp1,5 Triliun

    Perputaran Ekonomi Sektor Otomotif Jawa Barat Capai Rp1,5 Triliun

    • calendar_month Sab, 5 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 289
    • 0Komentar

    BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, perputaran uang dari sektor otomotif di Jabar mencapai Rp1,5 triliun per tahun. Perputaran ekonomi otomotif tersebut berasal dari belanja bahan bakar minyak, penginapan, kuliner, hiburan, hingga pedagang kaki lima. ”Tercatat perputaran ekonomi dari sektor otomotif di Jabar per tahun mencapai Rp 1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun dari […]

expand_less