Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » FKPT Sulbar Dorong Desa Siaga Cegah Radikalisme

FKPT Sulbar Dorong Desa Siaga Cegah Radikalisme

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

PASANGKAYU – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Sulbar menggelar Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri (Kenduri) untuk mewujudkan desa siaga dalam pencegahan radikalisme dan terorisme.

Kegiatan yang di moderatori Ketua Bidang Media Massa FKPT Sulbar Naskah M Nahban, menghadirkan Narasumber dari BNPT, Eldi Bisma, mantan Ketua Dewan Pers periode 2013-2018 Yosep Adi Prasetyo, dan Kepala Dinas PMD Kabupaten Pasangkayu, Dr Irfan Sadek, di Aula Haji Kemenag Pasangkayu, Rabu 10 Juli 2024.

Dalam sambutan Ketua FKPT Sulbar, Imran Idris mengatakan, kegiatan Kenduri Desa Siaga yang digelar oleh BNPT dan FKPT Sulbar kali ini dikemas dengan penuh suasana kekeluargaan, apalagi dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Pasangkayu.

Ia menjelaskan, kegiatan Kenduri ini bertujuan untuk membuat keakraban semua unsur yang ada di Kabupaten Pasangkayu dimana diketahui ini. Kabupaten Pasangkayu juga dihuni oleh berbagai suku dan agama yang berbeda yang hidup rukun berdampingan, toleransinya cukup tinggi.

Manfaatkan kegiatan ini, dirinya mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi, masyarakat sekitar dan aparatur pemerintahan untuk bersama-sama berperan aktif dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap paham radikalisme dan terorisme melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan Kenduri Desa siaga ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai Pentingnya kearifan lokal dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan pemahaman yang cukup mengenai upaya deteksi dan pencegahan terhadap paham-paham radikalisme dan terorise,” harap Imran.

Pada kesempatan yang sama, mewakili Pemkab Pasangkayu, Dr Irfan Sadek menyambut baik dan sangat. Mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan BNPT dan FKPT Sulbar di Kabupaten Pasangkayu.

“Saya kira program Kenduri FKPT Sulbar ini di Kabupaten Pasangkayu dengan melibatkan masyarakat dalam pencegahan radikalisme dan terorisme sangat kita harapkan, dikarenakan wilayah Kabupaten Pasangkayu merupakan wilayah pelintasan perbatasan langsung wilayah Sulteng yang notabene sebagai wilayah pemberantasan terorisme belakangan ini,” apresiasi Irfan.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini karna merupakan perwakilan yang beruntung dapat mengikuti giat yang baru pertama kali dilaksanakan ini.

“Semoga bapak ibu peserta sosialisasi ini dapat menjadi agen perubahan, agen perdamaian menjaga kondusifitas lingkungannya,” tutup Kadis PMD Pasangkayu sekaligus membuka acara Kenduri.

Sementara itu narasumber dari BNPT Eldi Bisma menyampaikan materi terkait radikalisme terorisme serta upaya pencegahannya mengungkapkan beberapa contoh kejadian kasus terorisme di Indonesia disebabkan banyak faktor, salah satu faktornya karna keyakinan yang salah terhadap pemahaman agama yang sekarang dapat diperoleh dengan mudah dari komunitas website dan media sosial.

Lebih lanjut dijelaskan ciri-ciri sikap yang dapat mengarah pada tindakan radikal terorisme antara lain anti Pancasila, Bhinneka Tunggal IKA, NKRI, UUD RI 1945, mudah mengkafirkan, anti pemerintahan yang sah, anti seni budaya dan eklusif serta bersikap intoleran.

Pencegahan dan penanggulangan terorisme tidak dapat hanya dilakukan oleh aparat dan pemerintah, tetapi diperlukan sinergi semua pihak.

“Yang harus kita lakukan yaitu waspada terhadap provokasi, cek ricek kroscek, menumbuhkan naluri kebangsaan, nasionalisme, persatuan dan cinta tanah air. Pesan-pesan perdamaian, kalau posting-posting yang menyejukkan. Kritis terbuka dan literasi, saring informasi sebelum sharing,” jelasnya.

Salah satu peserta, Dermawan mengungkapkan, program Kenduri dari BNPT melalui FKPT Sulbar, sangat diharapkan, untuk bersama-sama seluruh pemangku kebijakan melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme khusus di Kabupaten Pasangkayu.

“Saya kira ini sangat penting, mengingat wilayah kita adalah wilayah perbatasan langsung ke wilayah terduga ada terorisme belakangan ini,” singkat Dermawan. (ndi)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salim Mengga Pimpin Rapat Persiapan Monev Pembangunan SPPG

    Salim Mengga Pimpin Rapat Persiapan Monev Pembangunan SPPG

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Salim S Mengga, memimpin rapat persiapan menjelang kunjungan tim monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sulbar, Selasa 19 Agustus 2025. Salim Mengga menyampaikan, saat ini terdapat 46 SPPG yang sudah terdata dan menyatakan kesiapan, meskipun yang telah beroperasi secara penuh masih terbatas. […]

  • Kunker ke Bandung, Presiden Jokowi Ngopi di Park Cikutra

    Kunker ke Bandung, Presiden Jokowi Ngopi di Park Cikutra

    • calendar_month Jum, 7 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 117
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Presiden Joko Widodo mengunjungi Park di Jalan Pahlawan Kota Bandung, Selasa (11/7/2023) malam. Presiden nongkrong sambil ngopi di Jabarano Coffee. Didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Presiden tiba sekitar pukul 18.30 yang ketika diresmikan Jumat (7/7/2023) namanya Pasar Kreatif Jawa Barat. Setelah diresmikan namanya kemudian berubah menjadi Park agar brand – nya […]

  • Ridwan Kamil Apresiasi Kinerja ADPMET

    Ridwan Kamil Apresiasi Kinerja ADPMET

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KABUPATEN SLEMAN — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) mengapresiasi progres pencapaian kinerja asosiasi. Ini terlihat dari dana bagi hasil yang berhasil diperjuangkan. Tidak hanya kepada daerah yang punya sumur migas, kini daerah pengolah migasnya mendapat dana bagi hasil. “Dana bagi hasil sukses kita perjuangkan tidak […]

  • FGD “Sinergi UGM dan KAGAMA Sulawesi Barat” Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan Daerah

    FGD “Sinergi UGM dan KAGAMA Sulawesi Barat” Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MAMUJU — Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sulawesi Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sinergi UGM dan KAGAMA Sulawesi Barat” di Hotel Grand d’Maleo, Mamuju, pada Sabtu (17/1). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara kampus, alumni, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan reputasi […]

  • Wali Kota Bern Sampaikan Simpati untuk Ridwan Kamil

    Wali Kota Bern Sampaikan Simpati untuk Ridwan Kamil

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 217
    • 0Komentar

    BERN — Wali Kota Bern Alec Van Graffenried menyampaikan simpati secara langsung kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Ridwan Kamil atas hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz di Sungai Aare, Swiss, Senin (30/5/2022). Turut hadir Duta Besar Muliaman Hadad dalam pertemuan tersebut. Graffenried menyampaikan dukungannya dalam upaya pencarian Eril –sapaan Emmeril. Selain bertemu Graffanried, […]

  • Diskotikdansa Majene Kaji Banding ke Diskominfo Toraja Utara

    Diskotikdansa Majene Kaji Banding ke Diskominfo Toraja Utara

    • calendar_month Sen, 13 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MAJENE – Studi banding atau Kunjungan Kerja (Kunker) tentu bertujuan menambah wawasan dan pengetahuan untuk diterapkan menjadi lebih baik bagi perkembangan kinerja organisasi. Selain itu, studi banding, dapat membandingan objek studi secara langsung sebagai bahan evaluasi dan memperbaiki kekurangan untuk mendukung kemajuan daerah yang diharapkan mampu menjadi bahan riset dan melahirkan inovasi agar pembangunan dapat […]

expand_less