Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » FKPT Sulbar Dorong Desa Siaga Cegah Radikalisme

FKPT Sulbar Dorong Desa Siaga Cegah Radikalisme

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

PASANGKAYU – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Sulbar menggelar Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri (Kenduri) untuk mewujudkan desa siaga dalam pencegahan radikalisme dan terorisme.

Kegiatan yang di moderatori Ketua Bidang Media Massa FKPT Sulbar Naskah M Nahban, menghadirkan Narasumber dari BNPT, Eldi Bisma, mantan Ketua Dewan Pers periode 2013-2018 Yosep Adi Prasetyo, dan Kepala Dinas PMD Kabupaten Pasangkayu, Dr Irfan Sadek, di Aula Haji Kemenag Pasangkayu, Rabu 10 Juli 2024.

Dalam sambutan Ketua FKPT Sulbar, Imran Idris mengatakan, kegiatan Kenduri Desa Siaga yang digelar oleh BNPT dan FKPT Sulbar kali ini dikemas dengan penuh suasana kekeluargaan, apalagi dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Pasangkayu.

Ia menjelaskan, kegiatan Kenduri ini bertujuan untuk membuat keakraban semua unsur yang ada di Kabupaten Pasangkayu dimana diketahui ini. Kabupaten Pasangkayu juga dihuni oleh berbagai suku dan agama yang berbeda yang hidup rukun berdampingan, toleransinya cukup tinggi.

Manfaatkan kegiatan ini, dirinya mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi, masyarakat sekitar dan aparatur pemerintahan untuk bersama-sama berperan aktif dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap paham radikalisme dan terorisme melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan Kenduri Desa siaga ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai Pentingnya kearifan lokal dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan pemahaman yang cukup mengenai upaya deteksi dan pencegahan terhadap paham-paham radikalisme dan terorise,” harap Imran.

Pada kesempatan yang sama, mewakili Pemkab Pasangkayu, Dr Irfan Sadek menyambut baik dan sangat. Mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan BNPT dan FKPT Sulbar di Kabupaten Pasangkayu.

“Saya kira program Kenduri FKPT Sulbar ini di Kabupaten Pasangkayu dengan melibatkan masyarakat dalam pencegahan radikalisme dan terorisme sangat kita harapkan, dikarenakan wilayah Kabupaten Pasangkayu merupakan wilayah pelintasan perbatasan langsung wilayah Sulteng yang notabene sebagai wilayah pemberantasan terorisme belakangan ini,” apresiasi Irfan.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini karna merupakan perwakilan yang beruntung dapat mengikuti giat yang baru pertama kali dilaksanakan ini.

“Semoga bapak ibu peserta sosialisasi ini dapat menjadi agen perubahan, agen perdamaian menjaga kondusifitas lingkungannya,” tutup Kadis PMD Pasangkayu sekaligus membuka acara Kenduri.

Sementara itu narasumber dari BNPT Eldi Bisma menyampaikan materi terkait radikalisme terorisme serta upaya pencegahannya mengungkapkan beberapa contoh kejadian kasus terorisme di Indonesia disebabkan banyak faktor, salah satu faktornya karna keyakinan yang salah terhadap pemahaman agama yang sekarang dapat diperoleh dengan mudah dari komunitas website dan media sosial.

Lebih lanjut dijelaskan ciri-ciri sikap yang dapat mengarah pada tindakan radikal terorisme antara lain anti Pancasila, Bhinneka Tunggal IKA, NKRI, UUD RI 1945, mudah mengkafirkan, anti pemerintahan yang sah, anti seni budaya dan eklusif serta bersikap intoleran.

Pencegahan dan penanggulangan terorisme tidak dapat hanya dilakukan oleh aparat dan pemerintah, tetapi diperlukan sinergi semua pihak.

“Yang harus kita lakukan yaitu waspada terhadap provokasi, cek ricek kroscek, menumbuhkan naluri kebangsaan, nasionalisme, persatuan dan cinta tanah air. Pesan-pesan perdamaian, kalau posting-posting yang menyejukkan. Kritis terbuka dan literasi, saring informasi sebelum sharing,” jelasnya.

Salah satu peserta, Dermawan mengungkapkan, program Kenduri dari BNPT melalui FKPT Sulbar, sangat diharapkan, untuk bersama-sama seluruh pemangku kebijakan melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme khusus di Kabupaten Pasangkayu.

“Saya kira ini sangat penting, mengingat wilayah kita adalah wilayah perbatasan langsung ke wilayah terduga ada terorisme belakangan ini,” singkat Dermawan. (ndi)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontingen Jabar Memimpin Perolehan Medali

    Kontingen Jabar Memimpin Perolehan Medali

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG — Kontingen Jawa Barat hingga Selasa (4/7/2023) pukul 17.00 masih memimpin perolehan medali Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VII/2023 Jawa Barat. Jabar mengoleksi 18 medali dengan rincian 6 emas, 6 perak, dan 6 perunggu. Sementara posisi dua ditempati kontingen DKI Jakarta dengan 12 medali, rinciannya 6 emas, 2 perak dan 4 perunggu. […]

  • Ridwan Kamil Ajak Ustaz Abdul Somad Kunjungi Galeri Rasulullah SAW di Masjid Raya Al Jabbar

    Ridwan Kamil Ajak Ustaz Abdul Somad Kunjungi Galeri Rasulullah SAW di Masjid Raya Al Jabbar

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) melaksanakan Salat Subuh Berjamaah di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Minggu (18/6/2023). Setelah itu, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– mengajak UAS untuk mengunjungi dan berkeliling Galeri Rasulullah SAW yang berada di Masjid Raya Al Jabbar. Kang Emil menuturkan, pembangunan Masjid Raya […]

  • Pulau Tawale, Gerbang Surga di Negeri Saruma

    Pulau Tawale, Gerbang Surga di Negeri Saruma

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Kabupaten Halmahera Selatan memiliki destinasi wisata yang masih perawan. Keindahan alam dan wisata bahari di Maluku Utara sungguh memikat hati. Meski provinsi seluas 31.982 kilometer persegi di timur Indonesia ini tak mudah dijangkau, justru di situlah letak daya tarik dan tantangannya. Laut, pulau-pulau, dan hutannya masih terjaga alami dan menjadi rumah ternyaman bagi aneka flora […]

  • Di Hadapan Pimred Media, Ridwan Kamil Suarakan Optimisme 2022

    Di Hadapan Pimred Media, Ridwan Kamil Suarakan Optimisme 2022

    • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimistis di sisa masa jabatan terakhir janji politik yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bisa terlaksana. Hingga saat ini, pembangunan di Jabar sudah berjalan sesuai target. Adapun tahun ini pembangunan sektor infrastruktur, khususnya jalan, akan dikebut karena sempat terhenti selama hampir dua tahun disebabkan […]

  • Sekda Setiawan: Jabar Fokus Target Prevalensi “Stunting” 14 Persen Tahun 2024

    Sekda Setiawan: Jabar Fokus Target Prevalensi “Stunting” 14 Persen Tahun 2024

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG BARAT – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja membuka acara Penilaian Kinerja Pelaksanaan Delapan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023 di Mason Pine Hotel Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (3/7/2023). Sekda Setiawan mengatakan, saat ini Jabar berhasil menurunkan angka tengkes ( stunting ) hingga empat persen, dari jumlah kurang lebih 24,6 […]

  • Sherpa Meeting U20 Sepakati Enam Isu Global

    Sherpa Meeting U20 Sepakati Enam Isu Global

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 225
    • 0Komentar

    JAKARTA — Forum internasional Sherpa Meeting sebagai rangkaian menuju U20 Mayor Summit 2022 resmi dimulai di Hotel Pullman Jakarta, Rabu (23/3/2022).   Sherpa Meeting yang membahas isu penting yang menjadi perhatian global ini diikuti oleh perwakilan 37 kota di berbagai negara secara daring selama dua hari. Adapun hasil kajian dari Sherpa Meeting akan direkomendasikan dan […]

expand_less