Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » FKPT Sulbar Dorong Desa Siaga Cegah Radikalisme

FKPT Sulbar Dorong Desa Siaga Cegah Radikalisme

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

PASANGKAYU – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Sulbar menggelar Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri (Kenduri) untuk mewujudkan desa siaga dalam pencegahan radikalisme dan terorisme.

Kegiatan yang di moderatori Ketua Bidang Media Massa FKPT Sulbar Naskah M Nahban, menghadirkan Narasumber dari BNPT, Eldi Bisma, mantan Ketua Dewan Pers periode 2013-2018 Yosep Adi Prasetyo, dan Kepala Dinas PMD Kabupaten Pasangkayu, Dr Irfan Sadek, di Aula Haji Kemenag Pasangkayu, Rabu 10 Juli 2024.

Dalam sambutan Ketua FKPT Sulbar, Imran Idris mengatakan, kegiatan Kenduri Desa Siaga yang digelar oleh BNPT dan FKPT Sulbar kali ini dikemas dengan penuh suasana kekeluargaan, apalagi dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Pasangkayu.

Ia menjelaskan, kegiatan Kenduri ini bertujuan untuk membuat keakraban semua unsur yang ada di Kabupaten Pasangkayu dimana diketahui ini. Kabupaten Pasangkayu juga dihuni oleh berbagai suku dan agama yang berbeda yang hidup rukun berdampingan, toleransinya cukup tinggi.

Manfaatkan kegiatan ini, dirinya mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi, masyarakat sekitar dan aparatur pemerintahan untuk bersama-sama berperan aktif dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap paham radikalisme dan terorisme melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan Kenduri Desa siaga ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai Pentingnya kearifan lokal dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan pemahaman yang cukup mengenai upaya deteksi dan pencegahan terhadap paham-paham radikalisme dan terorise,” harap Imran.

Pada kesempatan yang sama, mewakili Pemkab Pasangkayu, Dr Irfan Sadek menyambut baik dan sangat. Mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan BNPT dan FKPT Sulbar di Kabupaten Pasangkayu.

“Saya kira program Kenduri FKPT Sulbar ini di Kabupaten Pasangkayu dengan melibatkan masyarakat dalam pencegahan radikalisme dan terorisme sangat kita harapkan, dikarenakan wilayah Kabupaten Pasangkayu merupakan wilayah pelintasan perbatasan langsung wilayah Sulteng yang notabene sebagai wilayah pemberantasan terorisme belakangan ini,” apresiasi Irfan.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini karna merupakan perwakilan yang beruntung dapat mengikuti giat yang baru pertama kali dilaksanakan ini.

“Semoga bapak ibu peserta sosialisasi ini dapat menjadi agen perubahan, agen perdamaian menjaga kondusifitas lingkungannya,” tutup Kadis PMD Pasangkayu sekaligus membuka acara Kenduri.

Sementara itu narasumber dari BNPT Eldi Bisma menyampaikan materi terkait radikalisme terorisme serta upaya pencegahannya mengungkapkan beberapa contoh kejadian kasus terorisme di Indonesia disebabkan banyak faktor, salah satu faktornya karna keyakinan yang salah terhadap pemahaman agama yang sekarang dapat diperoleh dengan mudah dari komunitas website dan media sosial.

Lebih lanjut dijelaskan ciri-ciri sikap yang dapat mengarah pada tindakan radikal terorisme antara lain anti Pancasila, Bhinneka Tunggal IKA, NKRI, UUD RI 1945, mudah mengkafirkan, anti pemerintahan yang sah, anti seni budaya dan eklusif serta bersikap intoleran.

Pencegahan dan penanggulangan terorisme tidak dapat hanya dilakukan oleh aparat dan pemerintah, tetapi diperlukan sinergi semua pihak.

“Yang harus kita lakukan yaitu waspada terhadap provokasi, cek ricek kroscek, menumbuhkan naluri kebangsaan, nasionalisme, persatuan dan cinta tanah air. Pesan-pesan perdamaian, kalau posting-posting yang menyejukkan. Kritis terbuka dan literasi, saring informasi sebelum sharing,” jelasnya.

Salah satu peserta, Dermawan mengungkapkan, program Kenduri dari BNPT melalui FKPT Sulbar, sangat diharapkan, untuk bersama-sama seluruh pemangku kebijakan melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme khusus di Kabupaten Pasangkayu.

“Saya kira ini sangat penting, mengingat wilayah kita adalah wilayah perbatasan langsung ke wilayah terduga ada terorisme belakangan ini,” singkat Dermawan. (ndi)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salim Mengga Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Randis Tidak Dikembalikan

    Salim Mengga Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Randis Tidak Dikembalikan

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    POLEWALI – Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S Mengga kembali menegaskan akan menempuh jalur hukum jika aset berupa kendaraan dinas milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak segera dikembalikan. “Kalau saya sudah himbau namun masih tidak mengembalikan, saya katakan dengan sangat menyesal, pasti saya akan tempuh jalur hukum, karena itu milik Pemda dibeli […]

  • Kemenag Kembali Luncurkan Lima Kampung Zakat di Sulbar 

    Kemenag Kembali Luncurkan Lima Kampung Zakat di Sulbar 

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    MAJENE – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi meluncurkan lima Kampung Zakat yang tersebar di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Barat. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wamenag. Kelima desa tersebut ialah Desa Bone Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene; Desa Sumare, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju; Desa Batupanga Da’ala, Kecamatan Luto, Kabupaten Polewali Mandar; Desa Saluaho, […]

  • Ridwan Kamil: Majalengka Potensial Jadi Pusat Ekonomi Baru di Jawa Barat

    Ridwan Kamil: Majalengka Potensial Jadi Pusat Ekonomi Baru di Jawa Barat

    • calendar_month Rab, 7 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABUPATEN MAJALENGKA — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, Kabupaten Majalengka akan menjadi wajah Jabar sebagai pusat ekonomi dalam kurun waktu 10 sampai 20 tahun ke depan. Majalengka yang masuk dalam kawasan Metropolitan Rebana ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. “Dalam rentang waktu 10 sampai 20 tahun ke depan wilayah Majalengka akan menjadi wajah […]

  • Ranperda P2APBD 2023 Sah Menjadi Perda

    Ranperda P2APBD 2023 Sah Menjadi Perda

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Rancangan Peraturan Daerah Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) 2023 telah disahkan menjadi peraturan daerah. Penandatanganan Ranperda P2APBD 2023 menjadi Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat dilakukan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (12/7/2024). Selanjutnya dilakukan penandatanganan persetujuan bersama oleh Penjabat Gubernur Jabar dan Ketua DPRD Jabar. “Alhamdulillah diterima, […]

  • Wagub Sulbar dan Bidokkes Polda Sulbar Bahas Strategi Penanganan Stunting

    Wagub Sulbar dan Bidokkes Polda Sulbar Bahas Strategi Penanganan Stunting

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 24
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga memimpin rapat koordinasi bersama Bidokkes Polda Sulbar membahas langkah strategis dalam menanggulangi masalah stunting di wilayah provinsi. Kamis 14 Agustus 2025. Rapat yang digelar diruang rapat Wakil Gubernur tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait dari Dinas Kesehatan, Bidokkes Polda, serta unsur terkait lainnya. Wakil Gubernur Sulbar […]

  • Pemprov Sulbar Matangkan Kebutuhan Jembatan di Wilayah Terpencil

    Pemprov Sulbar Matangkan Kebutuhan Jembatan di Wilayah Terpencil

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    MAMUJU – Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat, Darwis Damir, mendampingi Sekretaris Provinsi, Junda Maulana, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Usulan Jembatan Penyeberangan ke Unit Pendidikan yang digelar secara hybrid, Selasa, 2 Desember 2025. Rakor tersebut diikuti perangkat daerah lingkup Pemprov Sulbar, termasuk Bapperida, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari […]

expand_less