Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 259
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FGD “Sinergi UGM dan KAGAMA Sulawesi Barat” Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan Daerah

    FGD “Sinergi UGM dan KAGAMA Sulawesi Barat” Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MAMUJU — Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sulawesi Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sinergi UGM dan KAGAMA Sulawesi Barat” di Hotel Grand d’Maleo, Mamuju, pada Sabtu (17/1). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara kampus, alumni, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan reputasi […]

  • Cegah Terorisme, Pelindo Jalin Sinergi dengan BNPT

    Cegah Terorisme, Pelindo Jalin Sinergi dengan BNPT

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) / Pelindo dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme / BNPT RI menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Sinergisitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme. Bertempat di Kementerian BUMN, perjanjian ini ditandatangani oleh Bangbang Surono, Ak., M.M., CA., Sekretaris Utama (Sestama) BNPT RI dan Arif Suhartono, Direktur Utama Pelindo, serta disaksikan oleh Komjen. Pol. […]

  • 14 Pejabat Definitif Eselon II Pemprov Sulbar Dilantik

    14 Pejabat Definitif Eselon II Pemprov Sulbar Dilantik

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MAMUJU – 14 jabatan eselon II lingkup Pemprov Sulbar akhirnya punya pimpinan definitif yang baru. Gubernur Sulbar Suhardi Duka melantik dan mengambil sumpah jabatan  kepada 14 pejabat eselon II di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur, Rabu 21 Januari 2026. Berikut Pejabat Eselon II yang Dilantik: – Herdin Ismail Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber […]

  • Suhardi Duka Bertemu Raja Mamuju dan Raja Balanipa, Komitmen Jaga Stabilitas Daerah

    Suhardi Duka Bertemu Raja Mamuju dan Raja Balanipa, Komitmen Jaga Stabilitas Daerah

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka melakukan pertemuan dengan Raja Mamuju Andi Bau Akram Dai dan Raja Balanipa Bau Arifin di kantornya, Rabu 3 September 2025. Raja Mamuju Andi Bau Akram Dai mengatakan pertemuan ini silaturahmi dengan Gubernur Sulbar. “Tadi disampaikan bahwa ternyata beliau kawan lama Raja Balanipa Bau Arifin,” kata Bau Akram. Ia menambahkan […]

  • Bantu Warga Miskin, Jabar Siapkan Aplikasi Pemesanan Minyak Goreng

    Bantu Warga Miskin, Jabar Siapkan Aplikasi Pemesanan Minyak Goreng

    • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    KABUPATEN BOGOR — Untuk memudahkan masyarakat memperoleh minyak goreng, Pemda Provinsi Jawa Barat akan membuat aplikasi pemesanan minyak goreng.   Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan, pemesanan melalui aplikasi ini hanya di saat krisis saja karena negara tidak berjualan dengan rakyatnya secara permanen.   “Sistem ini hanya di saat krisis ya karena negara tidak berjualan dengan […]

  • Ridwan Kamil: Zakat Bantu Entas Kemiskinan Ekstrem, Ditargetkan di Jabar terhimpun Rp 1,6 triliun

    Ridwan Kamil: Zakat Bantu Entas Kemiskinan Ekstrem, Ditargetkan di Jabar terhimpun Rp 1,6 triliun

    • calendar_month Sel, 12 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, pembayaran zakat pada bulan Ramadan bertujuan untuk menyucikan diri demi membersihkan sebagian harta yang kotor. Demikian dikatakan Ridwan Kamil setelah menunaikan pembayaran zakat mal melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (12/4/2022). Dalam acara tersebut, Ridwan Kamil menandatangani prasasti […]

expand_less