Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 801
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sulbar dan Pemkab Majene Tangani Dugaan Keracunan MBG

    Pemprov Sulbar dan Pemkab Majene Tangani Dugaan Keracunan MBG

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MAMUJU – Sejalan dengan Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera melalui penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter yang digagas oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat, bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Majene bergerak cepat menindaklanjuti kejadian luar biasa (KLB) dugaan […]

  • Sekda Jabar Terima Kunjungan Kerja Baleg DPR RI  Bahas Penyusunan RUU Statistik

    Sekda Jabar Terima Kunjungan Kerja Baleg DPR RI Bahas Penyusunan RUU Statistik

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 166
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja menerima kunjungan kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Ruang Rapat Papandayan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (10/4/2023). Kunjungan kerja Baleg DPR RI dalam rangka penyusunan naskah akademik dan Rancangan Undang-Undang tentang Statistik. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik telah berjalan lebih dari 26 […]

  • 2026, SDK–JSM Tetap Optimistis Wujudkan Sulbar Maju

    2026, SDK–JSM Tetap Optimistis Wujudkan Sulbar Maju

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menyebut 2025 sebagai tahun yang penuh makna. Tahun ini menjadi awal kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga (JSM). Pasca dilantik, keduanya langsung diperhadapkan dengan berbagai tantangan sejak hari pertama memimpin. Namun, SDK menyebut semua tantangan tersebut bisa dilalui dengan capaian yang baik karena keduanya saling […]

  • BPBD Sulbar Pantau Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi Bencana

    BPBD Sulbar Pantau Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi Bencana

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 248
    • 0Komentar

    MAMUJU — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pemantauan dan monitoring di wilayah pesisir Kabupaten Mamuju, Minggu (5/10/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana (Plt. Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, bersama sejumlah staf. Pemantauan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan masyarakat pesisir dalam menghadapi potensi bencana, terutama banjir rob […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Usulkan Tiga Nama Penjabat Kepala Daerah

    Gubernur Ridwan Kamil Usulkan Tiga Nama Penjabat Kepala Daerah

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 214
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah mengusulkan tiga nama ke Kementerian Dalam Negeri untuk mengisi jabatan kepala daerah yang kosong akibat masa jabatannya segera berakhir tahun ini. Ketiga penjabat itu akan mengisi jabatan kepala daerah Kabupatan Bekasi, Kota Tasikmalaya, dan Kota Cimahi. ”Kami sudah mengusulkan untuk penjabat bupati/wali kota di tiga wilayah […]

  • ASEAN Sepakati Penggunaan Uang Lokal

    ASEAN Sepakati Penggunaan Uang Lokal

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Pengurangan penggunaan dolar AS pada sistem pembayaran yang terintegrasi akan mengurangi risiko global terhadap negara kawasan. Mata uang suatu negara merupakan suatu aspek yang sangat penting bagi proses perekonomian, baik dalam skala nasional maupun internasional. Dalam konteks perdagangan internasional, misalnya, mata uang yang digunakan sebagai alat transaksi juga berperan penting bagi terjadinya kesepakatan perdagangan. Nah, […]

expand_less