Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 841
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Sisi Negatif Dunia Digital, Santri di Ciamis Dapat Wawasan Cek Fakta Mandiri

    Cegah Sisi Negatif Dunia Digital, Santri di Ciamis Dapat Wawasan Cek Fakta Mandiri

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 145
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIAMIS — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum membuka Pelatihan Cek Fakta Mandiri Bersama Jabar Saber Hoaks di Pesantren Ar- Risalah, Kabupaten Ciamis, Rabu (24/5/2023). Uu Ruzhanul mengemukakan, pihaknya ingin para santri mempunyai literasi digital yang lebih baik sehingga para santri sebagai salah satu generasi penerus bangsa dapat memanfaatkan gadget dengan bijak. Maka […]

  • 14 Perwakilan Sulbar Hadiri Munas KAGAMA 2024 di Jakarta

    14 Perwakilan Sulbar Hadiri Munas KAGAMA 2024 di Jakarta

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 155
    • 0Komentar

    JAKARTA – Total 14 orang perwakilan dari Sulawesi Barat mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) KAGAMA (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada) yang digelar di Mercure Hotel Ancol, Jakarta pada 14 – 17 November 2024. Mereka berasal dari Pengurus Daerah Sulawesi Barat, Mamuju Raya, Polewali Mandar (Polman), Mamasa, dan Majene. Munas KAGAMA 2024 mengusung tema “KAGAMA Bakti untuk […]

  • Sahroni Minta Polri Usut Tuntas Skema Jual Beli Masuk Bintara

    Sahroni Minta Polri Usut Tuntas Skema Jual Beli Masuk Bintara

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam dugaan praktik jual beli penerimaan Bintara di lingkungan Polda Jawa Tengah (Jateng). Sahroni meminta Polri mendalami dan mengusut tuntas skema dan jaringan tersebut karena diduga praktik jual beli masuk Bintara berlangsung secara sistematis. “Mohon ditelusuri lebih dalam terkait skema yang dimainkan para pelaku. Bagaimana […]

  • Semarak Peringatan HUT RI ke-78 di Mamuju Tengah

    Semarak Peringatan HUT RI ke-78 di Mamuju Tengah

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 151
    • 0Komentar

    TOBADAK – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng)  melaksanakan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) . Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan yang ke 78 ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Mateng, Kamis 17 Agustus 2023. Bupati Mateng Aras H Tammauni menjadi Pembina Upacara dalam peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ini. Sedangkan pembaca teks […]

  • Integrasi Data Pangan Realtime untuk Kendalikan inflasi, DiskominfoSS Sulbar Kembangkan Sistem SAPEDA

    Integrasi Data Pangan Realtime untuk Kendalikan inflasi, DiskominfoSS Sulbar Kembangkan Sistem SAPEDA

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MAMUJU — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfoperss) Sulbar, mengembangkan Sistem Informasi SAPEDA berbasis integrasi data pangan pasar secara real-time dengan mengadopsi referensi sukses dari Pemprov DKI Jakarta. Kepala Diskominfoperss Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar mengatakan, pengembangan sistem ini merupakan wujud komitmen Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam upaya pengendalian inflasi di daerah. Ridwan menjelaskan, pengembangan […]

  • Momentum Hardiknas, Hetifah Harap Pemerintah Fokus pada Kemerdekaan Guru

    Momentum Hardiknas, Hetifah Harap Pemerintah Fokus pada Kemerdekaan Guru

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Peringatan Hardiknas 2023 yang mengangkat tema ‘Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar’  ini semakin mempertegas agar pemerintah dan stakeholder terkait  untuk melakukan gotong royong dalam mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian […]

expand_less