Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 534
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Andi Syukri Ajak Masyarakat Tingkatkan Silaturahmi

    Andi Syukri Ajak Masyarakat Tingkatkan Silaturahmi

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAJENE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan meningkatkan keimanan. Hal ini, disampaikan Bupati Majene Andi Achmad Syukri saat berbincang sejumlah awak media di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Majene, Minggu pagi (02/04/2023). “Mengingat bulan ini merupakan bulan yang penuh berkah dan pengampunan. Di bulan yang baik ini kita manfaatkan […]

  • Suhardi Duka: Puasa Adalah Momentum Menahan Diri dan Hidup Sederhana

    Suhardi Duka: Puasa Adalah Momentum Menahan Diri dan Hidup Sederhana

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MAMAJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, menunaikan salat tarawih perdana di Masjid Suada Mamuju, Rabu 18 Februari 2026 malam. Ia hadir mengenakan baju putih, didampingi Sekretaris Provinsi Sulbar Junda Maulana dan sejumlah pimpinan OPD, berada di saf depan bersama jemaah lain. Suhardi Duka mengajak warga menyambut Ramadan dengan harapan, kegembiraan, dan optimisme. Menurutnya, bulan […]

  • Dari Bapperida ke Sekprov: Kisah Junda Maulana, Pemimpin yang Tumbuh dari Kesederhanaan

    Dari Bapperida ke Sekprov: Kisah Junda Maulana, Pemimpin yang Tumbuh dari Kesederhanaan

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) dijadwalkan akan melantik Junda Maulana sebagai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar pada Senin, 10 November 2025 hari ini. Sosok birokrat berpengalaman ini dikenal berprestasi, berdedikasi tinggi, serta memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan dan pembangunan daerah. Pendidikan dan Kehidupan Pribadi Junda Maulana dikenal sebagai pribadi gemar membaca dan […]

  • PMI Sulbar Monitoring di PMI Mamuju Tengah

    PMI Sulbar Monitoring di PMI Mamuju Tengah

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    TOBADAK – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Barat mengadakan monitoring kepada Pengurus PMI Kabupten Mamuju Tengah. Rombongan Pengurus dan staf PMI Sulbar diterima Sekretaris PMI Mateng Baharuddin beserta staf. Bertempat di Markas PMI Mateng, Selasa 23 Juli 2024. Ketua Bidang Organisasi PMI Sulbar Andi Marini Ariakati dalam arahannya menyampaikan bahwa monitoring yang dilakukan […]

  • Menyiapkan Tondano Jadi Arena Olahraga Internasional

    Menyiapkan Tondano Jadi Arena Olahraga Internasional

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Lebih 1.000 wisatawan per bulan datang menikmati kesejukan udara sekitar Danau Tondano. Upaya mengembalikan pamor dan pesona danau vulkanik, yang merupakan rumah ikan endemik bernama payangka, tengah gencar dilakukan. Sulawesi Utara bukan hanya terkenal karena Taman Nasional Bunaken. Provinsi dengan moto Si Tou Tumou Tou itu juga memiliki objek wisata cantik lainnya, salah satunya adalah Danau Tondano. […]

  • Mayat Terapung di Pantai Dusun Parassangan

    Mayat Terapung di Pantai Dusun Parassangan

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    MAJENE – Warga Dusun Parassangan Desa Tallu Banua Utara Kecamatan Sendana digegerkan dengan penemuan mayat lelaki, Senin (13/02/2023). Penemuan mayat lelaki yang ditemukan warga setempat itu, tepatnya 1 kilo meter dari bibir pantai Parassangan. Kasi Humas Polres Majene Iptu Muhammad Irwan menjelaskan, berdasarkan keterangan Kapolsek Sendana, petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Sendana dibantu masyarakat Parassangan mengevakuasi […]

expand_less