Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 771
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aboe Bakar Dukung Polda Kalsel Investigasi Kasus Tewasnya Tiga TKA China

    Aboe Bakar Dukung Polda Kalsel Investigasi Kasus Tewasnya Tiga TKA China

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 147
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsyi mendukung langkah-langkah investigasi penegakan hukum oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel). Salah satunya terkait kasus tewasnya tiga Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di tambang bawah tanah milik PT. SDE yang terjadi pada Senin (13/3/2023) lalu. “Kami datang ke Kalsel dalam rangka kunjungan […]

  • Habib Alfarizi, Pebulutangkis Muda Mengasah Talenta di Amerika Serikat

    Habib Alfarizi, Pebulutangkis Muda Mengasah Talenta di Amerika Serikat

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Habib, demikian sapaan akrab Habib Alfarizi. Ia salah seorang sosok talenta muda Bulutangkis yang pernah dimiliki Bangsa ini. Sejak usia 6 tahun sudah mengenal dan tekun berlatih olahraga badminton di klub pertamanya Tunas Bungo Sakti yang ada di Kota Jambi. Di klubnya inilah Habib kecil mulai tekun berlatih bulutangkis. Sang Ayah lah yang pertama kali […]

  • Perkuat Sinergi, Kapolda Sulbar Silaturahmi ke Wagub Sulbar

    Perkuat Sinergi, Kapolda Sulbar Silaturahmi ke Wagub Sulbar

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MAMUJU — Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, melakukan kunjungan silaturahmi kepada Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, pada Senin 1 September 2025. Pertemuanini bertujuan mempererat sinergi antara institusi kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan komitmen jajarannya untuk mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya dalam […]

  • Penundaan Jadwal Masuk Sekolah, Ridwan Kamil: Langkah Solutif

    Penundaan Jadwal Masuk Sekolah, Ridwan Kamil: Langkah Solutif

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 277
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai keputusan menunda jadwal masuk sekolah merupakan langkah solutif untuk mengantisipasi kemacetan yang diprediksi terjadi saat arus balik Lebaran tahun ini. Ditemui usai meninjau arus balik Lebaran di Pos Terpadu Limbangan Garut, Jumat (6/5/2022), Ridwan Kamil mengatakan, penundaan tersebut tidak akan begitu mengganggu proses belajar mengajar. ”Keputusan […]

  • Hari Kesaktian Pancasila, Salim Mengga Ajak Masyarakat Jaga Persaudaraan

    Hari Kesaktian Pancasila, Salim Mengga Ajak Masyarakat Jaga Persaudaraan

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2025. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan dan kesetiaan terhadap ideologi bangsa. Rabu 1 Oktober 2025. Menurut pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ini, Pancasila bukan hanya dasar […]

  • Dinas Perpusip Sulbar Juara Umum Porseni Kemerdekaan 2025

    Dinas Perpusip Sulbar Juara Umum Porseni Kemerdekaan 2025

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU – Semarak Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Kemerdekaan 2025 di Sulawesi Barat ditutup dengan kejutan membanggakan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpussip) Provinsi Sulbar berhasil keluar sebagai juara umum, setelah mengoleksi empat medali emas, satu perunggu, dan satu harapan II. Selain Perpussip, posisi juara umum kedua ditempati Biro Umum Setda Sulbar, sementara Balai Karantina Pertanian […]

expand_less