Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 832
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evaluasi SPBE, Ridwan Djafar Apresiasi OPD Sulbar Aktif Kelola Web dan Medsos

    Evaluasi SPBE, Ridwan Djafar Apresiasi OPD Sulbar Aktif Kelola Web dan Medsos

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MAMUJU – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat melakukan evaluasi penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terhadap kanal informasi digital Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar. Rapat evaluasi bersama tim dipimpin langsung Kepala Bidang KPM DiskominfoSS Sulbar Dian Afrianty, di Kantor DiskominfoSS Sulbar, Minggu 1 Maret 2026. Dian menuturkan, evaluasi […]

  • Perlu ‘Road Map’ Khusus Atasi Persoalan Ketersediaan Pustakawan di Indonesia

    Perlu ‘Road Map’ Khusus Atasi Persoalan Ketersediaan Pustakawan di Indonesia

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 146
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah menilai perlu ada peta jalan (road map) khusus untuk mengatasi persoalan ketersediaan pustakawan di Indonesia. Menurutnya, terdapat kesenjangan yang tinggi antara ketersediaan dan kebutuhan pustakawan. Saat ini, menurutnya, ketersediaan pustakawan di Indonesia hanya bisa meng-cover kebutuhan sebanyak 7,51 persen, sementara sebesar 92,49 persen belum dapat terpenuhi kebutuhan pengadaannya. […]

  • Maria Shevanda Christiani Putriyogatama, Juara 3 Broadcast 2023

    Maria Shevanda Christiani Putriyogatama, Juara 3 Broadcast 2023

    • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 137
    • 0Komentar

    JAKARTA – Untuk mengedepankan pembentukan karakter bangsa dikalangan generasi muda dengan merespon gagasan inovatif dari para generasi muda saat ini, Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) mengadakan pemilihan Duta Maritim Indonesia. Duta Maritim Indonesia diselenggarakan sebagai wadah untuk meningkatkan wawasan mengenai kemaritiman dan pengetahuan terkait pengembangan ekonomi berbasis masyarakat pesisir. ASPEKSINDO merupakan […]

  • Masyarakat dan Ratusan Pelajar Iringi Jenazah Eril Menuju Permakaman Keluarga

    Masyarakat dan Ratusan Pelajar Iringi Jenazah Eril Menuju Permakaman Keluarga

    • calendar_month Sen, 13 Jun 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 205
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Masyarakat dan ratusan pelajar mengiringi keberangkatan jenazah Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril menuju permakaman keluarga di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2022). Jenazah diberangkatkan dari Gedung Negara, Kota Bandung, sekitar pukul 09.00 WIB. Lantunan salawat dan doa membuat suasana di Gedung Pakuan lebih khidmat. Pihak keluarga dan kerabat pun menggotong peti mati […]

  • Momentum Hardiknas, Hetifah Harap Pemerintah Fokus pada Kemerdekaan Guru

    Momentum Hardiknas, Hetifah Harap Pemerintah Fokus pada Kemerdekaan Guru

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Peringatan Hardiknas 2023 yang mengangkat tema ‘Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar’  ini semakin mempertegas agar pemerintah dan stakeholder terkait  untuk melakukan gotong royong dalam mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian […]

  • Gubernur Sulbar Suhardi Duka Lantik 15 Pejabat Eselon II dan 5 Pelaksana Tugas

    Gubernur Sulbar Suhardi Duka Lantik 15 Pejabat Eselon II dan 5 Pelaksana Tugas

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 324
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada lima pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar. Adapun, pejabat yang mendapatkan posisi Plt diantaranya Plt Karo Ortala Nur Rahma Parampasi, Plt. Karo Tapemkesra Murdanil, Plt Diskominfo Muh. Ridwan Djafar, Plt Satpoldamkar Aksan Amirullah, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan […]

expand_less