Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 824
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berlangsung Meriah, PMI Sulbar Apresiasi Jumbara II PMI Pasangkayu

    Berlangsung Meriah, PMI Sulbar Apresiasi Jumbara II PMI Pasangkayu

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PASANGKAYU – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasangkayu melaksanakan Jumpa Bakti dan Gembira (Jumbara) II Palang Merah Remaja (PMR) tingkat kabupaten. Jumbara yang diikuti PMR Tingkat Madya dan PMR Tingkat Wira se Kabupaten Pasangkayu dilaksanakan di Lapangan Desa Pajalele, Tikke Raya, Rabu 24 Juli 2024. Tema Jumbara II PMI Kabupaten Pasangkayu Tahun 2024 yakni “Bersatu […]

  • Tutup Smartren, Ini Pesan Cinta Atalia buat Anak Jabar

    Tutup Smartren, Ini Pesan Cinta Atalia buat Anak Jabar

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 146
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Ketua Umum BUBOS 7 Atalia Praratya Ridwan Kamil menutup Smart Pesantren1444 H di Aula Tikomdik Disdik Jabar, Kota Bandung, Senin (17/4/2023). Atalia berterima kasih kepada seluruh stakeholders, bahwa program ini banyak sekali memberikan kebaikan bagi masyarakat. ”Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari bapak dan ibu untuk menghadirkan kebaikan bagi masyarakat,” ujar […]

  • Yayasan Sehati Laksanakan Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Desa Polo Pangale

    Yayasan Sehati Laksanakan Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Desa Polo Pangale

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 17
    • 0Komentar

    MAMUJU – Yayasan Swadaya Sehat Indonesia (Yayasan Sehati) melaksanakan kegiatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Desa Polo Pangale, Kecamatan Pangale, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Bentuk program kegiatan berupa Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata secara gratis. Kegiatan yang diikuti 100 orang penerima manfaat dilaksanakan di Masjid Miftahul Huda Polo Pangale, Minggu 6 September 2026. Kegiatan serupa selanjutnya […]

  • HUT ke-10 Polda Sulbar, Suhardi Duka Tekankan Pentingnya Kemitraan Polisi dan Pemerintah

    HUT ke-10 Polda Sulbar, Suhardi Duka Tekankan Pentingnya Kemitraan Polisi dan Pemerintah

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Suhardi Duka menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Polda Sulawesi Barat (Sulbar), sekaligus menyampaikan apresiasi atas kontribusi kepolisian dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Suhardi Duka mengatakan, kehadiran kepolisian di daerah memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat serta penegakan hukum, tetapi juga dalam […]

  • 200 Anggota PWI akan Ikuti Retret Bela Negara di Magelang

    200 Anggota PWI akan Ikuti Retret Bela Negara di Magelang

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 150
    • 0Komentar

    JAKARTA  – Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat akan menggelar retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Februari 2026. Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2026, yang tahun ini dipusatkan di Banten. Retret khusus untuk wartawan tersebut diperuntukkan bagi anggota PWI se-Indonesia sebanyak 200 orang. […]

  • Ridwan Kamil Resmikan Dua Pasar Hasil Revitalisasi di Cirebon

    Ridwan Kamil Resmikan Dua Pasar Hasil Revitalisasi di Cirebon

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 314
    • 0Komentar

    CIREBON — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan dua pasar tradisional sekaligus hasil revitalisasi Program Pasar Rakyat Jabar Juara di Kabupaten Cirebon, Jumat (4/3/2022). Kedua pasar terbesar se-wilayah III Jabar itu adalah Pasar Pasalaran dan Pasar Kue Weru. ”Istimewa, biasanya saya hanya meresmikan satu pasar tapi sekarang sekaligus dua pasar di Cirebon, menandakan betapa pentingnya […]

expand_less