Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 747
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • All new terios

    Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2018
    • account_circle mbahdot
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan mulai ketat, maka PT ADM meluncurkan model terbarunya pada November 2017 lalu dengan ubahan yang signifikan. Menariknya meskipun eksterior, interior berubah total dan berbagai fitur canggih sudah tertanam pada All New […]

  • BPKAD Sulbar Bedah Data Belanja Pegawai 2026 Agar Tepat Sasaran

    BPKAD Sulbar Bedah Data Belanja Pegawai 2026 Agar Tepat Sasaran

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MAMUJU – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Plt. Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten, Abd. Kuddus, didampingi Plt. Kasubid Anggaran dan Bina Kabupaten Wilayah II, Muhammad Apriady, melaksanakan kegiatan Sinkronisasi Belanja Pegawai Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 18 hingga 19 Februari 2026, di ruang […]

  • Gubernur Sulbar Instruksi Perbaikan Total Tata Kelola Anggaran

    Gubernur Sulbar Instruksi Perbaikan Total Tata Kelola Anggaran

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 257
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka memimpin rapat pimpinan bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Theater Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Jumat 14 November 2025. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Junda Maulana dan dihadiri para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar. “Dalam mengelola keuangan daerah ada beberapa hal penting yang harus kita pahami, […]

  • Jokowi Desak Percepat Transformasi Sepak Bola Indonesia

    Jokowi Desak Percepat Transformasi Sepak Bola Indonesia

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Presiden Joko Widodo meminta semua pihak untuk tidak menyalahkan satu dan lainnya terkait pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 oleh FIFA. PSSI juga diminta mempercepat penyelesaian Peta Biru Transformasi Sepak Bola Indonesia 2023-2045. Tujuh foto hitam putih menampilkan wajah muram dan sebagian tertunduk dari anak-anak muda berkaus lambang burung garuda di dada […]

  • Ridwan Kamil Inspeksi Pengaspalan Jalan Provinsi di Bandung Barat

    Ridwan Kamil Inspeksi Pengaspalan Jalan Provinsi di Bandung Barat

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG BARAT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan inspeksi pengaspalan jalan provinsi yang melintasi Desa Mekarsari di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/5/2023). Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– memastikan kondisi ruas jalan provinsi Padalarang-Cisarua sepanjang 7,9 kilometer itu terus disempurnakan. Ruas jalan tersebut termasuk ke dalam 71 ruas jalan kewenangan provinsi yang […]

  • Positif Progres Reformasi Birokrasi  di Jawa Barat

    Positif Progres Reformasi Birokrasi  di Jawa Barat

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 303
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan progres baik dari sisi reformasi birokrasi dalam satu tahun terakhir, terhitung dari 2021 sampai 2022.   Hal ni disampaikan Gubernur pada Acara Penyampaian Dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2021, di Kantor Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Barat, […]

expand_less