Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 814
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atalia Ridwan Kamil Ajarkan Pentingnya Literasi Keuangan kepada Pelajar di Bekasi

    Atalia Ridwan Kamil Ajarkan Pentingnya Literasi Keuangan kepada Pelajar di Bekasi

    • calendar_month Rab, 9 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 290
    • 0Komentar

    BEKASI — Bunda Literasi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil mengajarkan tentang pentingnya literasi keuangan kepada siswa SMK dan SMA di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Menurut Atalia, tanpa adanya literasi tersebut, para siswa-siswi SMK/SMA bisa terjebak dalam berbagai masalah keuangan. Sebagai contohnya adalah kasus penipuan berkedok investasi binary option. Banyak masyarakat yang tertipu karena […]

  • Ayo Daftar Sekolah Kedinasan, Lulus Bisa Langsung Kerja

    Ayo Daftar Sekolah Kedinasan, Lulus Bisa Langsung Kerja

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 162
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ada 4.138 formasi yang dibutuhkan oleh sekolah kedinasan yang dikelola oleh tujuh kementerian dan lembaga pemerintah. Pendaftaran sekolah kedinasan kembali dibuka tahun ini. Sejumlah sekolah kedinasan yang dikelola kementerian/lembaga ini bisa menjadi alternatif pilihan bagi siswa tidak lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP 2023. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) […]

  • Walau Berat, Peluang Futsal Sulbar Masih Sisakan Dua Pertandingan

    Walau Berat, Peluang Futsal Sulbar Masih Sisakan Dua Pertandingan

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MEDAN – Peluang Tim Futsal Sulawesi Barat (Sulbar) untuk melaju ke babak semifinal tampak semakin berat. Pada dua laga tanding yang telah dilakoni, semuanya berakhir dengan kekalahan. Pada PON Aceh-Sumut 2024, Sulbar bergabung di Grup A bersama DK Jakarta, Jawa Timur (Jatim), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan tuan rumah Sumatera Utara (Sumut). Pada Grup A […]

  • Apresiasi Tata Kelola Digital: Meutya Hafid Raih Excellence Award dari CNN Indonesia

    Apresiasi Tata Kelola Digital: Meutya Hafid Raih Excellence Award dari CNN Indonesia

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meutya Hafid dinilai sebagai figur yang mampu menghubungkan dunia media, politik, dan teknologi dalam satu kepemimpinan yang visioner. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia Meutya Hafid meraih penghargaan Excellence in Digital Governance & Strategic Communication Leadership dalam ajang CNN Indonesia Awards 2025 yang digelar di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Jumat (31/10/2025). Penghargaan […]

  • Digitalisasi Keuangan, Sulbar Raih TP2DD Terbaik II Wilayah Sulawesi

    Digitalisasi Keuangan, Sulbar Raih TP2DD Terbaik II Wilayah Sulawesi

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MAMUJU- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Championships Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2025, Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulbar meraih penghargaan bergengsi dalam Rapat Koordinasi Pusat-Daerah (Rakorpusda) TP2DD 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (1/12/2025). Pada kesempatan tersebut, […]

  • Pelaksanaan Porprov 2026, Gubernur Serahkan Sepenuhnya ke KONI Sulbar

    Pelaksanaan Porprov 2026, Gubernur Serahkan Sepenuhnya ke KONI Sulbar

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama para Bupati dan Wakil Bupati se-Sulbar melaksanakan jumpa pers di kantor Gubernur, Rabu 15 Oktober 2025. Beberapa agenda disampaikan salah satunya pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026. “Berdasarkan hasil rapat Bupati dengan pimpinan DPRD Sulbar, DPRD se-Sulbar bahwa Mateng kemampuan fiskalnya tidak mampu lagi untuk menyelenggarakan Porprov […]

expand_less