Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

Masjid Babussalam: Kebersihan adalah Tanggung Jawab Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 758
  • comment 0 komentar

citizen journalism:

Dr. Furqan Mawardi, Muballigh Akar Rumput

Pada tanggal 2 Januari 2025, saya memulai perjalanan panjang dari Makassar menuju Mamuju, sebuah perjalanan yang memakan waktu antara 10 hingga 12 jam. Saya memilih untuk berangkat dini hari setelah beristirahat cukup, agar perjalanan terasa lebih nyaman dan lancar. Seperti biasa, perjalanan ini diiringi dengan gerimis hujan yang kadang lebat, namun suasana jalan yang lengang membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Saat waktu subuh tiba, saya memasuki kawasan Polewali Mandar, dan kami pun singgah di sebuah masjid yang sangat nyaman dan bersih, yaitu Masjid Babussalam yang terletak di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Masjid ini telah lama menjadi tempat perhentian saya, karena selain kebersihannya yang terjaga, masjid ini memiliki kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di sembarang tempat. Karpetnya yang bersih, pendingin ruangan yang dingin, serta aroma harum yang menyegarkan menjadikan masjid ini sangat layak untuk beribadah dengan khusyuk.

Namun, hari itu saya menemukan sesuatu yang lebih menarik dari sekadar kebersihan dan kenyamanan masjid. Setelah shalat subuh, saya memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi di sekitar saya. Saya melihat para jamaah yang hadir, sebagian besar ibu-ibu, dengan semangat dan penuh tanggung jawab membersihkan masjid.

Mereka tidak hanya duduk menunggu, melainkan secara aktif mengambil sapu, sikat, dan alat kebersihan lainnya untuk menjaga kebersihan tempat tersebut. Mereka ada yang menyapu halaman parkir, menyapu teras,menyikat karpet, dan membersihkan kamar mandi serta tempat wudhu.

Sebuah pemandangan yang membuat saya terkesima. Saya pun merasa penasaran dan bertanya kepada salah satu jamaah yang sedang menyapu, “Pak, apakah ada petugas kebersihan khusus di masjid ini?” Dengan senyum, beliau menjawab, “Oh, tidak. Semua kebersihan masjid ini adalah tanggung jawab kami, jamaah yang ada di sekitar sini. Di sini, kami tidak mengandalkan petugas kebersihan yang digaji. Setiap jamaah merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan masjid ini.”

Jawaban itu menggetarkan hati saya. Masjid Babussalam ini bukan hanya sekadar masjid yang indah dan nyaman, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Setiap jamaah merasa memiliki hak dan kewajiban untuk menjaga masjid tetap bersih, nyaman, dan layak sebagai tempat beribadah.

Dengan cara ini, kebersihan tidak hanya menjadi beban satu atau dua orang, tetapi menjadi usaha kolektif yang melibatkan setiap individu yang datang. Tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab, karena setiap orang merasa terlibat dan ikut berperan.

Selain kenyamanan yang ditawarkan, Masjid Babussalam juga menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, biaya untuk menjaga kebersihan masjid bisa ditekan. Lebih dari itu, masjid ini menjadi tempat yang tidak hanya mendekatkan kita pada Allah, tetapi juga mengajarkan kita tentang pentingnya gotong-royong dan saling menjaga kebersihan sebagai wujud dari cinta terhadap rumah ibadah.

Pemandangan ini membuat saya teringat bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Seperti yang diajarkan dalam agama kita, menjaga kebersihan adalah cermin dari ketaatan kita. Namun lebih dari itu, masjid ini mengajarkan kita bagaimana kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana setiap individu harus merasa bertanggung jawab atas tempat yang mereka gunakan untuk beribadah.

Jika kita bisa menjaga masjid dengan penuh rasa tanggung jawab seperti ini, betapa indahnya jika kita juga menerapkan prinsip yang sama di kehidupan sehari-hari: saling menjaga, bekerja sama, dan memelihara kebersihan, bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk lingkungan kita.

Masjid Babussalam di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, adalah contoh nyata bahwa kebersihan bisa terjaga apabila seluruh jamaah bersatu dalam tanggung jawab ini. Ini adalah masjid percontohan yang seharusnya menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Kebersihan masjid bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal menjaga hati kita agar tetap suci dan layak untuk beribadah.

Seperti dalam kehidupan kita, ketika setiap individu merasa bertanggung jawab, kebersihan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya. Masjid ini mengajarkan bahwa kebersihan adalah bentuk ibadah yang tidak terbatas hanya pada ritual, tetapi juga pada tindakan sehari-hari yang menunjukkan kepedulian kita terhadap tempat yang kita cintai. Dan dengan menjaga kebersihan bersama, kita tidak hanya menjaga tempat ibadah kita, tetapi juga hati kita. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rindang Pohon Jalan IKN

    Rindang Pohon Jalan IKN

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Aspek lingkungan menjadi perhatian utama dalam pembangunan jalan tol di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara demi mendukung konsep green forest. Pohon aneka jenis, rindang, dan berderet rapi di bagian pinggir kiri dan kanan jalan. Selain terlihat rindang, juga enak dipandang. Walhasil, perjalanan sepanjang 50 kilometer di jalan selebar 60 meter itu pun terasa relatif singkat. […]

  • Penyaluran Bantuan Kapolda Sulbar, Kapolres Majene Sambangi Ponpes dan LKSA

    Penyaluran Bantuan Kapolda Sulbar, Kapolres Majene Sambangi Ponpes dan LKSA

    • calendar_month Jum, 20 Jan 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 124
    • 0Komentar

      MAJENE – Kepolisian Resor (Polres) Majene terus berupaya dan berinovasi melancarkan aksi-aksi sosial untuk meringankan beban masyarakat melalui program Peduli Sesama, Aksi sosial ini, datang dari Kapolda Sulbar berupa bantuan sembako yang disalurkan Kapolres Majene AKBP Toni Sugadri dengan menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Majene. Kapolres Majene AKBP […]

  • Uu Ruzhanul Tinjau Progres Pembangunan Embarkasi Haji Indramayu

    Uu Ruzhanul Tinjau Progres Pembangunan Embarkasi Haji Indramayu

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KABUPATEN INDRAMAYU — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jabar meninjau progres pembangunan Embarkasi Haji Indramayu di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Senin (30/5/2022). “Alhamdulillah sarana dan prasarana sudah memungkinkan, tinggal 2 item lagi. Yaitu pembangunan masjid sudah dimulai tapi belum selesai, dan jalan lingkungan tinggal penguatan kalau […]

  • Pantau Perkembangan Capaian Imunisasi Polio di Dashboard Jabar

    Pantau Perkembangan Capaian Imunisasi Polio di Dashboard Jabar

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 160
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jabar menghadirkan inovasi Dashboard Target dan Capaian Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio. Kepala Diskominfo Provinsi Jabar Ika Mardiah menuturkan, inovasi tersebut merupakan salah satu upaya dalam mengejar target program Sub PIN Polio di Jabar. “Dashboard ini sajikan data terkait target […]

  • Musrenbang Kelurahan Galung 2023, Didominasi Pembangunan Fisik

    Musrenbang Kelurahan Galung 2023, Didominasi Pembangunan Fisik

    • calendar_month Sab, 18 Feb 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MAJENE – Pemerintah Kelurahan Galung Kecamatan Banggae menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2023 di Aula Kantor Lurah Galung, Jumat (17/02/2023). “Musrenbang 2023 ini, untuk usulan pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2024,” sebut Arman Lurah Galung. Musrenbang tingkat Kelurahan Galung dengan tema Sinergitas Percepatan Pembangunan Infrastruktur yang Berwawasan Lingkungan Dalam Menciptakan Pemerataan Pembangunan Menuju Majene […]

  • Rektor Unimaju Paparkan Mata Rantai Unggul Kelola PTMA

    Rektor Unimaju Paparkan Mata Rantai Unggul Kelola PTMA

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MAMUJU – Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) Dr. Muh. Tahir, M.Si. menegaskan pentingnya membangun mata rantai yang unggul dalam mengelola Perguruan Tinggi Muhammadiyah / Aisyiyah (PTMA). Mata Rantai Unggul yang dimaksud adalah semua yang berkepentingan atau stakeholders mulai dari pimpinan hingga staf pengelola perguruan tinggi memahami tugas pokok dan fungsinya. Demikian disampaikan Muh. Tahir saat […]

expand_less