Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Komisi III DPRD Sulbar Kunker ke Dinas ESDM Sulsel

Komisi III DPRD Sulbar Kunker ke Dinas ESDM Sulsel

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
  • visibility 154
  • comment 0 komentar

MAKASSAR – Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Wisnu Hasta Praja, mendampingi rombongan Komisi III DPRD Sulbar dalam kunjungan kerja (kunker) ke Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Kamis, 27 Februari 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperjelas implementasi perizinan air tanah yang telah diterapkan di Sulsel, serta mengetahui mekanisme organisasi perangkat daerah dalam mengelola sumber daya air tanah.

Kunker dipimpin Ketua Komisi III DPRD Sulbar Usman Suhuriah. Hadir, Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulbar Fredy Boy, Sekretaris Komisi III DPRD Sulbar Harun Lullulangi, serta anggota lainnya.

Rombongan disambut oleh Sekretaris Dinas ESDM Sulsel, Djemi Abdullah, didampingi Fungsional Penyelidik Bumi Bidang Geologi, Muhlis. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan itu.

“Kami sangat senang dan berterima kasih karena Dinas ESDM Sulsel menjadi tujuan kunker para wakil rakyat Sulbar,” ujar Djemi.

Dalam pertemuan tersebut, Djemi menjelaskan bahwa tata kelola air tanah merupakan salah satu tugas utama Dinas ESDM Sulsel, meskipun saat ini proses perizinannya telah dialihkan ke pemerintah pusat. Ia menilai bahwa jika DPRD Sulbar mengusulkan agar kewenangan tersebut dikembalikan ke daerah, maka ada peluang bagi pemerintah pusat untuk menindaklanjutinya.

“Kami percaya jika para wakil rakyat yang mengusulkan kepada pemerintah pusat terkait perizinan yang berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, maka akan lebih cepat ditanggapi, begitu juga dengan air tanah ini,” jelasnya.

Selain aspek perizinan, Djemi juga menyoroti pentingnya pengendalian dan konservasi air tanah untuk mencegah eksploitasi berlebihan. Menurutnya, pesatnya pertumbuhan industri dan jumlah penduduk dapat menyebabkan eksploitasi air tanah yang tidak terkendali, berisiko menimbulkan subsidance atau penurunan permukaan tanah.

“Salah satu dampak nyata dari eksploitasi air tanah yang tidak terkendali adalah subsidance atau penurunan permukaan tanah. Kota Makassar sendiri telah mengalami intrusi air laut akibat penggunaan air tanah yang berlebihan. Kota Mamuju sebagai Ibu Kota Provinsi Sulbar juga perlu mewaspadai hal ini,” paparnya.

Ketua Komisi III DPRD Sulbar, Usman Suhuriah, menyatakan bahwa kunjungan itu dilakukan agar pihaknya mendapatkan gambaran mengenai implementasi perizinan air tanah di Sulsel. Ia mengungkapkan bahwa di Sulbar, pemanfaatan air tanah oleh badan usaha di sektor perkebunan sangat besar, tetapi pendapatan yang diterima daerah dari sektor ini masih minim.

“Dapat kami sampaikan bahwa di Sulbar, pemanfaatan air tanah sangat besar, terutama oleh badan usaha di sektor perkebunan. Namun, kontribusi pendapatan dari pemanfaatan tersebut masih sangat kecil bagi daerah,” ujarnya.

Terkait peningkatan pendapatan daerah dari perizinan air tanah, Fungsional Penyelidik Bumi Dinas ESDM Sulsel, Muhlis, menyampaikan bahwa Pemprov Sulbar telah menyelesaikan peraturan gubernur mengenai penetapan nilai perolehan air tanah. Sementara itu, Sulsel masih dalam proses penyusunan regulasi tersebut di Biro Hukum.

“Nilai perolehan air tanah ini nantinya akan menjadi salah satu komponen utama dalam penetapan tarif pajak air tanah oleh pemerintah kabupaten,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Sulbar Wisnu Hasta Praja membenarkan bahwa peraturan gubernur mengenai penetapan nilai perolehan air tanah di Sulbar telah resmi diterbitkan.

“Peraturan tersebut telah tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penetapan Nilai Perolehan Air Tanah, yang telah ditandatangani oleh Gubernur Sulawesi Barat pada 10 Januari 2025,” ujarnya.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan tata kelola air tanah di Sulbar dapat lebih terstruktur, memberikan kontribusi optimal bagi pendapatan daerah, serta tetap memperhatikan aspek keberlanjutan sumber daya air bagi masyarakat. (Adv/hh)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan HUT Ke-122 Pegadaian Ajak “Bersatu Tumbuh Bersama”

    Rayakan HUT Ke-122 Pegadaian Ajak “Bersatu Tumbuh Bersama”

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-122 pada 1 April 2023, PT Pegadaian menggelar upacara yang digelar secara hibrid secara serentak di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, peringatan HUT kali ini mengambil tema “Bersatu Tumbuh Bersama”. Hal ini dimaksudkan untuk mewujudkan spirit dan semangat untuk menyukseskan inisiatif holding […]

  • Sulbar Siap Tarik Investor, SDK Minta PM-PTSP Tunjukkan Peluang Investasi Konkret

    Sulbar Siap Tarik Investor, SDK Minta PM-PTSP Tunjukkan Peluang Investasi Konkret

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), memimpin rapat bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) di Ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur, Jumat, 16 Mei 2025. Rapat ini membahas strategi peningkatan investasi melalui pemetaan potensi sumber daya daerah. Dinas PM-PTSP memaparkan sejumlah potensi sektor unggulan di Sulawesi Barat, mulai dari […]

  • LADIN, Cara Baru Mendokumentasikan Perkembangan Bahasa

    LADIN, Cara Baru Mendokumentasikan Perkembangan Bahasa

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Perlu sebuah upaya konservasi dan rehabilitasi terhadap bahasa dan sastra daerah di tanah air supaya terhindar dari kepunahan. Indonesia adalah negara adidaya dalam hal seni budaya dan tradisi. Pasalnya, terdapat 1.331 suku bangsa mendiami 17.000 pulau di 38 provinsi di seluruh tanah air. Setiap suku menghasilkan beragam seni tradisi sendiri-sendiri, termasuk di dalamnya bahasa daerah. […]

  • “Sepasang Kekasih” di Jembatan Baduy Kecil Pada Peringatan HKSN 2024

    “Sepasang Kekasih” di Jembatan Baduy Kecil Pada Peringatan HKSN 2024

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 253
    • 0Komentar

    BANTEN – Ada satu momen romantis saat kegiatan kick off Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2024 di Taman Firdaus Desa Talaga Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten (16/12/2024). Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Yandri Susanto terlihat berjalan beriringan berlindung di bawah payung dari guyuran hujan bersama Bupati Serang terpilih Ratu Rachmatu Zakia saat menyapa warga di […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Temani Wapres Tinjau Lokasi Program Integrated Farming di Purwakarta

    Gubernur Ridwan Kamil Temani Wapres Tinjau Lokasi Program Integrated Farming di Purwakarta

    • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 254
    • 0Komentar

    KABUPATEN PURWAKARTA — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin melihat langsung kegiatan tanam jagung dan kedelai di Desa Cipasung Sari, Kabupaten Purwakarta, Senin (28/3/2022). Penanaman dua komoditas itu dalam rangka program integrated farming yang telah dikembangkan di Jabar.   Diketahui luas integreted farming mencapai 52 hektare, lima hektare di […]

  • Penggunaan Anggaran Maksimal: Sulbar Masuk 8 Besar Terbaik Se-Indonesia

    Penggunaan Anggaran Maksimal: Sulbar Masuk 8 Besar Terbaik Se-Indonesia

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat mengikuti rapat koordinasi percepatan realisasi APBD 2025 bersama Menteri Dalam Negeri melalui zoom meeting, Senin, 17 November 2025. Rapat tersebut diikuti langsung Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Wakil Gubernur Salim S. Mengga, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar Junda Maulana, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Junda Maulana menjelaskan beberapa […]

expand_less