Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KESEHATAN » Hati-hati! Kemenkes Ingatkan Dampak Mikroplastik Air Hujan pada Kesehatan

Hati-hati! Kemenkes Ingatkan Dampak Mikroplastik Air Hujan pada Kesehatan

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
JAKARTA – Temuan BRIN ini menunjukkan mikroplastik sudah menjadi bagian dari siklus lingkungan. Plastik yang hancur di darat atau laut bisa terangkat angin, terbawa ke atmosfer, lalu turun kembali bersama hujan.

Mikroplastik kini ditemukan tak hanya di laut atau makanan, tapi juga di air hujan. Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan, partikel plastik berukuran sangat kecil itu telah terbawa angin dan turun bersama air hujan di wilayah Jakarta.

Temuan BRIN ini menunjukkan mikroplastik sudah menjadi bagian dari siklus lingkungan. Plastik yang hancur di darat atau laut bisa terangkat angin, terbawa ke atmosfer, lalu turun kembali bersama hujan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI Aji Muhawarman menegaskan bahwa keberadaan mikroplastik di air hujan tidak berarti air hujan berbahaya langsung bagi kesehatan. “Fenomena ini perlu diwaspadai, bukan ditakuti. Ini sinyal bahwa partikel plastik sudah tersebar sangat luas di sekitar kita,” ujar Aji seperti yang dikutip InfoPublik, Minggu (2/11/2025).

Menurut berbagai penelitian, manusia dapat terpapar mikroplastik lewat dua jalur utama yaitu melalui makanan dan minuman (seperti garam, seafood, dan air minum dalam kemasan) serta melalui udara, karena serat sintetis dari pakaian atau debu perkotaan dapat terhirup.

Beberapa studi menunjukkan paparan jangka panjang dalam jumlah besar dapat berpotensi memicu  peradangan jaringan tubuh. Bahan kimia seperti bisphenol A (BPA) dan phthalates yang menempel di mikroplastik juga dapat mengganggu sistem hormon, reproduksi, dan perkembangan janin.

Meski begitu, para ahli menegaskan hingga kini belum ada bukti ilmiah kuat bahwa mikroplastik secara langsung menyebabkan penyakit tertentu. Tingkat paparannya pada populasi umum masih rendah dan terus menjadi fokus penelitian.

Sebagai langkah pencegahan, Aji mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan rumah, serta tidak membakar sampah plastik. “Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama saat udara kering atau setelah hujan. Ini bukan karena air hujannya, tapi untuk mengurangi paparan debu dan polusi yang mungkin mengandung mikroplastik,” katanya.

Masyarakat juga disarankan membawa botol minum isi ulang, menggunakan tas belanja non-plastik, serta ikut memilah sampah. Langkah kecil ini penting untuk menekan jumlah plastik di lingkungan dan mencegah terbentuknya lebih banyak mikroplastik di masa depan.

Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter hingga satu mikrometer. Karena ukurannya yang sangat kecil dan sulit terurai, partikel ini bisa bertahan lama di lingkungan serta berpindah dari udara ke tanah, hingga ke air.

Secara umum, mikroplastik terbagi dua jenis. Pertama, mikroplastik primer, yakni partikel yang sejak awal berukuran kecil seperti microbeads dalam produk kosmetik dan pembersih.

Kedua, mikroplastik sekunder yang berasal dari pecahan plastik berukuran besar seperti kantong plastik, botol minum, atau jaring nelayan. (***)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Markas PBB Dibuka Secara Resmi di New York City

    Markas PBB Dibuka Secara Resmi di New York City

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 386
    • 0Komentar

    PADA Tanggal 9 Januari 1951 Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dibuka secara resmi di New York City. Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa berada di lahan seluas 17 hingga 18 ekar (6,9 hingga 7,3 ha) di kawasan Turtle Bay, Midtown Manhattan, Kota New York. Markas ini berbatasan dengan First Avenue di barat, 42nd Street di selatan, 48th Street di utara, dan Sungai East di timur. Kompleks yang rampung dibangun pada tahun 1952 ini […]

  • LADIN, Cara Baru Mendokumentasikan Perkembangan Bahasa

    LADIN, Cara Baru Mendokumentasikan Perkembangan Bahasa

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Perlu sebuah upaya konservasi dan rehabilitasi terhadap bahasa dan sastra daerah di tanah air supaya terhindar dari kepunahan. Indonesia adalah negara adidaya dalam hal seni budaya dan tradisi. Pasalnya, terdapat 1.331 suku bangsa mendiami 17.000 pulau di 38 provinsi di seluruh tanah air. Setiap suku menghasilkan beragam seni tradisi sendiri-sendiri, termasuk di dalamnya bahasa daerah. […]

  • Ridwan Kamil Resmikan Dua Pasar Hasil Revitalisasi di Cirebon

    Ridwan Kamil Resmikan Dua Pasar Hasil Revitalisasi di Cirebon

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 274
    • 0Komentar

    CIREBON — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan dua pasar tradisional sekaligus hasil revitalisasi Program Pasar Rakyat Jabar Juara di Kabupaten Cirebon, Jumat (4/3/2022). Kedua pasar terbesar se-wilayah III Jabar itu adalah Pasar Pasalaran dan Pasar Kue Weru. ”Istimewa, biasanya saya hanya meresmikan satu pasar tapi sekarang sekaligus dua pasar di Cirebon, menandakan betapa pentingnya […]

  • Simposium SMSI Tegaskan Pilkada Melalui DPRD sebagai Alternatif Demokrasi

    Simposium SMSI Tegaskan Pilkada Melalui DPRD sebagai Alternatif Demokrasi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 86
    • 0Komentar

    JAKARTA — Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah kembali menguat menjelang Pilkada 2026. Menyikapi dinamika tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Simposium Nasional bertema “Pilkada dalam Bingkai Demokrasi Pancasila” pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Press Club Indonesia, Kantor SMSI Pusat, Jalan Veteran II No. 7C, Gambir, Jakarta Pusat. Simposium nasional yang dipandu […]

  • Komitmen Indonesia Mengurangi Pemanasan Global

    Komitmen Indonesia Mengurangi Pemanasan Global

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk komitmen dalam pengurangan emisi karbon, Kementerian PUPR menerapkan konstruksi berkelanjutan dan mengembangkan infrastruktur hijau. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Indonesia Water Institute pada pertengahan Maret lalu menyelenggarakan sustainable infrastructure forum dengan tema “Komitmen Bersama untuk Pengurangan Emisi Karbon dan Strategi Pembiayaan Infrastruktur Berkelanjutan”. Dalam kesempatan ini Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono mengatakan, […]

  • Menkominfo Pantau Kesiapan Infrastruktur Digital dan Media Center KTT ke-42 ASEAN

    Menkominfo Pantau Kesiapan Infrastruktur Digital dan Media Center KTT ke-42 ASEAN

    • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 100
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO – Menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memantau kesiapan infrastruktur digital dan layanan komunikasi publik, terutama media center.   Menurut Menkominfo infrastruktur digital dan jaringan komunikasi publik saat ini optimal dan memadai. “Dari sisi persiapan sudah hampir rampung semuanya, juga didukung dengan teknologi dan […]

expand_less