Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Atasi Stunting dan Kemiskinan, Sulbar Luncurkan Gerakan Tim Pastipadu

Atasi Stunting dan Kemiskinan, Sulbar Luncurkan Gerakan Tim Pastipadu

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
  • visibility 175
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Pemprov Sulbar terus berupaya menggenjot percepatan penurunan prevalensi stunting dan kemiskinan ekstrem melalui program unggulan PASTIPADU.

Langkah nyata itu dibuktikan dengan menggelar Rapat hasil Koordinasi Tim PASTIPADU bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) provinsi, mitra perusahaan dan mitra Baznas provinsi Sulawesi Barat di ruang oval lantai 3 kantor Gubernur Sulbar, Senin 11 November 2025.

Sekprov Sulbar Junda Maulana mengatakan bahwa PASTIPADU ini adalah program strategis pemprov Sulbar yang dicanangkan oleh Gebernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga.

“Tujuang utamanya ini adalah menangani masalah stunting, dengan menyasar kelompok-kelompok risiko stunting yaitu orang-orang miskin,” ujarnya.

Junda Maulana menekankan bahwa tentunya, tim PASTIPADU memiliki target yang ingin dicapai, yang pertama adalah menyasar orang miskin, yang kedua menurunkan kemiskinan sesuai dengan target RPJMD satu persen per tahun, Yang ketiga menurunkan stunting yang saat ini berada diangka 35 persen.

Selanjutnya menyasar aspek pendidikan agar pendidikan merata dan bisa berkualitas. Kemudian aspek kesehatan untuk merubah tatanang hidup masyarakat agar tadinya miskin kemudian terhindar dari masalah stunting.

“Jadi program ini adalah program terintegrasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan karena menangani stunting dan kemiskinan ini tidak bisa hanya pemerintah, begitu juga sebaliknya tidak bisa juga masyarakat tanpa dukungan pemerintah dan pihak swasta,” ujarnya.

 

Selain itu Junda Maulana mengungkapkan untuk tahun 2026 mendatang pemprov Sulbar bakal mengintervensi 10 desa per kabupaten yang didesain dalam bentuk Pilot proyek penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

“Untuk tahun 2026 kita akan intervensi 10 desa per kabupaten sehingga ada 60 desa ditambah dengan tahun ini 12 desa menjadi 72 desa. Itu yang kita akan intervensi melalui APBD provinsi dan APBD Kabupaten. Program ini bertujuan untuk melihat efektivitas berbagai intervensi, seperti perbaikan gizi, peningkatan sanitasi, serta koordinasi antar instansi, untuk mencapai hasil yang nyata dan terukur,” ungkap Junda Maulana. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Herman Suryatman: Tanggulangi Bencana dengan Pendekatan “Super Team”

    Sekda Herman Suryatman: Tanggulangi Bencana dengan Pendekatan “Super Team”

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Dalam mencegah sekaligus menangani bencana di Jawa Barat diperlukan manajemen penanggulangan yang tepat dengan pendekatan super team. Langkah-langkah kolaboratif bersama kabupaten/kota penting dilakukan sehingga Jabar tangguh dan siap bila sewaktu- waktu bencana menerpa. Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman usai apel pagi di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah […]

  • Bey Machmudin: Koperasi Miliki Peran Penting Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat

    Bey Machmudin: Koperasi Miliki Peran Penting Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2024
    • account_circle mbahdot
    • visibility 222
    • 0Komentar

    KABUPATEN KARAWANG — Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menghadiri Peringatan Hari Koperasi Ke-77 Tingkat Provinsi Jabar sekaligus membuka Gelar Produk Koperasi di Lapangan Street Carnival Galuh Mas, Kabupaten Karawang, Jumat (12/7/2024). Selain itu, Bey juga melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan Sinergi Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Melalui Pembiayaan Ultra Mikro di Jabar. Dalam sambutannya Bey mengatakan, […]

  • Suhardi Duka Ajak Alumni Hipermaju Bersatu Majukan Daerah Meski Berbeda Pilihan

    Suhardi Duka Ajak Alumni Hipermaju Bersatu Majukan Daerah Meski Berbeda Pilihan

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, mengenang perjalanan masa mudanya saat menempuh pendidikan di Makassar dalam acara buka puasa dan salat tarawih bersama alumni Hipermaju Sulbar, Senin, 16 Maret 2026. Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka yang merupakan salah satu alumni Hipermaju menegaskan bahwa Hipermaju memiliki peran besar dalam perjalanan banyak tokoh di Mamuju. […]

  • Ridwan Kamil Resmikan Revitalisasi Pasar Harapan Jaya Bekasi

    Ridwan Kamil Resmikan Revitalisasi Pasar Harapan Jaya Bekasi

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 292
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan revitalisasi pasar Harapan Jaya Kota Bekasi, Rabu (20/4/2022). Pasca-revitalisasi, pasar yang berlokasi di Jalan Harkit Raya, Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara ini tampak lebih tertata, rapi, bersih dan nyaman bagi pengunjung. Revitalisasi pasar Harapan Jaya yang merupakan program pasar rakyat Jabar juara ini menelan biaya Rp15 […]

  • Ridwan Kamil: Beri Kemaslahatan Warga, Program Prakerja supaya Berlanjut  Ditargetkan 1 juta peserta tahun  2023

    Ridwan Kamil: Beri Kemaslahatan Warga, Program Prakerja supaya Berlanjut Ditargetkan 1 juta peserta tahun 2023

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KOTA CIREBON — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomiaan Republik Indonesia Airlangga Hartarto bertemu dengan alumni Prakerja di Niri Cafe, Kota Cirebon, Jumat (16/6/2023). Ridwan Kamil mengungkapkan sebanyak 2,4 juta warga Jabar telah mengikuti program Prakerja dari Pemerintah Pusat dan banyak pula yang sukses dengan menghadirkan cerita-cerita inspiratif. “2,4 juta penerima […]

  • Mahasiswa UGM Terjun ke Sulawesi Barat, Dukung Pengabdian Lewat KKN-PPM 2025

    Mahasiswa UGM Terjun ke Sulawesi Barat, Dukung Pengabdian Lewat KKN-PPM 2025

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MAMUJU – SebanyakKAGAMA 110 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) diterjunkan ke Sulawesi Barat dalam program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) tahun 2025. Mereka tersebar di empat lokasi berbeda untuk menjalankan pengabdian selama kurang lebih 50 hari. Empat tim yang terbentuk yakni Tim Kilau Karampuang di Desa Karampuang (29 mahasiswa), Tim Semarak Tobadak di […]

expand_less