Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Kadis Kesehatan Sulbar Awali 2026 dengan Evaluasi Disiplin dan Kinerja Jajaran

Kadis Kesehatan Sulbar Awali 2026 dengan Evaluasi Disiplin dan Kinerja Jajaran

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
  • visibility 53
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Mengawali aktivitas kerja di tahun 2026, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, memimpin apel perdana yang diikuti seluruh jajaran Dinas Kesehatan P2KB Sulbar, Jumat (2/1/2026).

Apel perdana ini menjadi momentum penguatan komitmen aparatur dalam meningkatkan kinerja dan disiplin kerja.

Dalam arahannya, dr. Nursyamsi menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan tahun penuh tantangan bagi pembangunan kesehatan di Sulawesi Barat.

Berbagai persoalan strategis seperti percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan dasar, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan membutuhkan kerja yang lebih fokus, terukur, dan berorientasi pada hasil.

“Tahun 2026 bukan tahun biasa. Ini adalah tahun tantangan yang menuntut kita bekerja lebih profesional, disiplin, dan bertanggung jawab,” tegas dr. Nursyamsi.

Ia juga menekankan, seluruh jajaran Dinas Kesehatan P2KB harus menjadikan arahan dan kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga sebagai pedoman utama dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kinerja aparatur harus berjalan seiring dengan penguatan integritas dan kedisiplinan, baik dalam kehadiran, pelaksanaan tugas, maupun dalam memberikan pelayanan yang humanis dan berkualitas.

“Disiplin adalah fondasi kinerja. Tanpa disiplin, target pembangunan kesehatan sulit kita capai,” pungkasnya.

Melalui apel perdana ini, Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uu Ruzhanul Catat Arahan Presiden Jokowi Soal Produk Dalam Negeri

    Uu Ruzhanul Catat Arahan Presiden Jokowi Soal Produk Dalam Negeri

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KABUPATEN TASIKMALAYA — Pelaksana Harian Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mencatat arahan Presiden Jowo Widodo agar pemerintah daerah dalam belanja daerah memprioritaskan membeli produk dalam negeri meskipun harganya lebih mahal dari barang impor. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan nilai tambah kepada rakyat Indonesia, salah satunya penyediaan lapangan pekerjaan. Demikian poin utama Presiden dalam Rakornas […]

  • Unik! Empat Lapis Hutan Mangrove di Pesisir Bangka

    Unik! Empat Lapis Hutan Mangrove di Pesisir Bangka

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Bagi masyarakat Tanjung Punai di Provinsi Bangka Belitung, keberadaan mangrove merupakan sebuah warisan penting. Semakin hijau tanaman di hutan mangrove mereka, artinya akan ada banyak stok ikan di laut. Tanjung Punai hanyalah nama sebuah dusun seluas 600 hektare di antara tujuh dusun di Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung (Babel). […]

  • Operasi Marano Polres Majene Ungkap 2 TO dan 8 Non TO

    Operasi Marano Polres Majene Ungkap 2 TO dan 8 Non TO

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    MAJENE – Bukan menjadi rahasia umum jika Penyakit Masyarakat (Pekat) seperti narkoba, peredaran miras, perjudian, prostitusi terjadi di lingkungan masyarakat baik, secara terang-terangan ataupun dilakukan secara terselubung. Pekat ini merupakan tanggung jawab bersama meskipun kepolisian menjadi garda terdepan, karena pekat sangat berbahaya dalam bermasyarakat, sehingga harus segera di berantas. Seperti, pemberantasan pekat yang digelar Kepolisian […]

  • Ridwan Kamil Ungkap Kunci Sukses Citarum Harum

    Ridwan Kamil Ungkap Kunci Sukses Citarum Harum

    • calendar_month Rab, 27 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 182
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIANJUR — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkap kunci keberhasilan penyelamatan Sungai Citarum adalah kolaborasi pentaheliks. Tak kurang dari seribu individu dari berbagai instansi turut terlibat yang dikoordinasikan lewat pusat komando Satgas Citarum Harum. “Kuncinya adalah kekompakan maka lahirlah konsep pentaheliks ABCGM, semua bersinergi, semua diberi tempat semua dikoordinasikan melalui pusat komando,” ungkapnya disampaikan […]

  • Pemerintah Luncurkan Tunas Kebijakan Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

    Pemerintah Luncurkan Tunas Kebijakan Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA- Tunas menjadi dasar hukum baru yang mengatur kewajiban penyelenggara platform digital dalam menjamin pelindungan anak sebagai pengguna internet. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meluncurkan kebijakan Tata Kelola untuk Anak Aman dan Sehat Digital (Tunas), dalam melindungi anak di ruang digital. “Negara hadir untuk menjamin setiap anak Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan digital yang aman […]

  • Ridwan Kamil: Menuju Endemi Jika Kasus COVID-19 Tak Naik Setelah Mudik Lebaran

    Ridwan Kamil: Menuju Endemi Jika Kasus COVID-19 Tak Naik Setelah Mudik Lebaran

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 139
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pengaruh diberlakukannya mudik Lebaran terhadap angka kasus COVID-19 akan terlihat dalam 14 hari ke depan. Kendati demikian, pihaknya berharap tidak ada kenaikan kasus signifikan imbas kepadatan saat mudik Lebaran. ”Saya enggak bisa jawab sekarang apakah ada kenaikan imbas diperbolehkannya mudik ini karena polanya tidak begitu. Menurut […]

expand_less