Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » BPJS Kesehatan: Gotong Royong untuk Sehat Bersama

BPJS Kesehatan: Gotong Royong untuk Sehat Bersama

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar

BPJS Kesehatan: Gotong Royong untuk Sehat Bersama
Oleh: Muh. Tahir

Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju

Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) lahir dari semangat besar bangsa Indonesia untuk membangun sistem kesehatan yang adil bagi semua warga.

Sistem ini tidak sepenuhnya bisnis, tetapi juga tidak murni bantuan sosial. BPJS bekerja dengan prinsip nirlaba, yaitu mengelola dana masyarakat untuk kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat itu sendiri.

Karena itu, BPJS sering disebut sebagai sistem yang berada di tengah: setengah bisnis agar tetap berkelanjutan, dan setengah sosial agar mampu menolong masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Dalam praktiknya, sistem ini menuntut keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Iuran yang dibayarkan peserta harus mampu menutup biaya pelayanan kesehatan yang terus meningkat setiap tahun.

Jika pengeluaran jauh lebih besar dari pemasukan, maka BPJS akan mengalami tekanan keuangan. Inilah sebabnya kita sering mendengar keluhan bahwa klaim rumah sakit menumpuk atau pembayaran tertunda.

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah sering harus turun tangan memberikan tambahan dana agar sistem tetap berjalan. Karena BPJS memiliki karakter sosial, maka pengelolaannya harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Gaji komisaris, pegawai, maupun biaya operasional lembaga seharusnya dijaga agar tetap wajar dan tidak berlebihan. Hal yang sama juga berlaku pada standar biaya layanan kesehatan, termasuk tindakan dokter, perawat, dan bidan.

Jika biaya pelayanan terlalu tinggi sementara pemasukan terbatas, maka dana BPJS akan cepat terkuras. Akibatnya muncul kesenjangan antara kemampuan membayar klaim dan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Pada prinsipnya, BPJS memberikan jaminan pelayanan untuk berbagai jenis penyakit, baik penyakit fisik maupun gangguan psikologis, selama mengikuti prosedur pelayanan kesehatan yang berlaku. Masyarakat dapat mengakses layanan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit rujukan.

Namun dalam kondisi luar biasa seperti bencana besar atau wabah penyakit nasional, negara sering mengambil tanggung jawab tambahan dalam pembiayaan pelayanan kesehatan. Hal ini pernah terjadi saat pandemi COVID-19, ketika pemerintah menanggung sebagian besar biaya penanganan pasien.

Di Provinsi Sulawesi Barat, pelayanan BPJS juga terus diperkuat agar lebih dekat dengan masyarakat. Saat ini terdapat dua cabang utama yang melayani wilayah provinsi tersebut. Cabang Mamuju melayani wilayah Mamuju Tengah dan Pasangkayu, sedangkan cabang Polewali Mandar melayani wilayah Mamasa dan Majene.

Di setiap kabupaten juga terdapat unit layanan BPJS yang bekerja sama dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk mempermudah akses masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Pada akhirnya, kekuatan BPJS tidak hanya terletak pada sistem administrasi atau regulasi pemerintah, tetapi pada kesadaran masyarakat sebagai peserta. BPJS dibangun atas dasar gotong royong. Yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang kurang mampu.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tetap disiplin membayar iuran setiap bulan agar sistem ini tetap berjalan dengan baik. Jika semua peserta memiliki kesadaran yang sama, maka BPJS akan menjadi pilar penting dalam menjaga kesehatan bangsa dan memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak.

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Cacar Monyet: Gejala, Penyebaran dan Upaya Penanganan

    Waspada Cacar Monyet: Gejala, Penyebaran dan Upaya Penanganan

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Wabah cacar monyet atau Mpox kembali mencuat, namun Indonesia berhasil menangani mayoritas kasus dengan cepat. Dengan 87 dari 88 pasien sudah sembuh, penting bagi kita untuk tetap waspada dan memahami langkah-langkah pencegahan yang efektif. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan data terbaru yang dikonfirmasi per Sabtu, 17 Agustus 2024 terkait penyebaran wabah penyakit cacar monyet (Mpox) di […]

  • Pemprov Sulbar Kembali Uji Coba Makan Siang Gizi Gratis di SMAN 2 Mamuju

    Pemprov Sulbar Kembali Uji Coba Makan Siang Gizi Gratis di SMAN 2 Mamuju

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemprov Sulbar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat kembali melaksanakan makan siang bergizi gratis di SMAN 2 Mamuju, Rabu 4 Desember 2024. Uji coba makan siang bergizi gratis ini sudah dilakukan disemua kabupaten se-Sulbar dalam mendukung program Presiden dan Wakil Presiden RI mulai dari SD, SMP, MTS, Madrasah, SMA dan SMK. Salah […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Ingatkan DKM Waspadai Modus Baru Penempelan “QR Code” di Kotak Amal

    Gubernur Ridwan Kamil Ingatkan DKM Waspadai Modus Baru Penempelan “QR Code” di Kotak Amal

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG –Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan seluruh Dewan Kemakmuran Masjid di Jabar  untuk meningkatkan keamanan dan rutin melakukan pengecekan sebagai antisipasi tindakan penempelan QR Code di kotak amal oleh pelaku kejahatan. Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil juga mengimbau kepada media untuk menginformasikan modus baru kejahatan ini agar diketahui masyarakat sehingga bisa lebih […]

  • Pertama di Indonesia, Jabar Luncurkan Forum Energi Daerah

    Pertama di Indonesia, Jabar Luncurkan Forum Energi Daerah

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Forum Energi Daerah  Provinsi Jawa Barat Resmi dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 31/kep-9/DESDM Tahun 2023 tentang Forum Energi Daerah Provinsi Jawa Barat, yang ditetapkan 12 Januari 2023. Forum berisi stakeholders lintas sektoral di bidang sumber daya energi yang berupaya mengakselerasi transisi energi ke Energi Baru Terbarukan (EBT). Sekretaris Daerah Provinsi […]

  • Layanan Beasiswa Pemprov Sulbar 2025, 20 Mahasiswa Antusias Serahkan Berkas

    Layanan Beasiswa Pemprov Sulbar 2025, 20 Mahasiswa Antusias Serahkan Berkas

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MAMUJU – Biro Pemkesra melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat kembali melaksanakan pelayanan hari kedua terkait penerimaan berkas calon penerima beasiswa tahun 2025, Selasa 16 September 2025. Ini merupakan salah satu program unggulan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga pada sektor pendidikan. Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Bagian Kesra dengan dihadiri 20 […]

  • Produk Pesantren dan UMKM Jawa Barat Dipamerkan di Mandalika, Sejumlah produk ludes terjual

    Produk Pesantren dan UMKM Jawa Barat Dipamerkan di Mandalika, Sejumlah produk ludes terjual

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    KABUPATEN LOMBOK TENGAH — Produk pesantren dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Jawa Barat dipamerkan pada “Mandalika Experience Expo 2022” dalam Event Grand Prix Moto GP Mandalika di Parkir Timur, Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tanggal 18-20 Maret 2022.   Pada Pameran yang dibuka oleh Staf Ahli Gubernur NTB Sukmawijaya, Jumat […]

expand_less