Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » PGN Mendorong Penggunaan Jaringan Gas

PGN Mendorong Penggunaan Jaringan Gas

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Penggunaan Jargas didorong sebagai bagian pengurangan subsidi LPG, selain penyediaan energi yang lebih bersih, aman, dan efisien.

Tuntutan penggunaan energi hijau kini sudah menjadi keharusan sebagai bagian menuju dunia yang berkelanjutan. Afirmasi tuntutan itu, akan menjadi gerakan yang massif bila dimulai dari tindakan di tataran yang lebih rendah.

Misalnya, mengajak dan membiasakan masyarakat dari level rumah tangga, menggunakan energi hijau. Ajakan itu menjadi relevan karena pemerintah kini tengah menggenjot pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) secara massif.

Pemerintah gencar mendorong penggunaan jargas sebagai bagian dari upaya mengurangi subsidi LPG, selain untuk penyediaan energi yang lebih bersih, aman serta efisien kepada masyarakat,

Tak dipungkiri, APBN juga sangat terbebani adanya subsidi energi, sehingga secara perlahan ketergantungan itu diupayakan dikurangi. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mencatat realisasi subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram naik rata-rata 26,58 persen setiap tahunnya selama kurun waktu 2017 hingga 2021.

Kenaikan nilai subsidi itu dipengaruhi fluktuasi harga ICP dan nilai tukar rupiah. Adapun, realisasi subsidi BBM 2021 mencapai Rp16,17 triliun, termasuk di dalamnya kewajiban kurang bayar Rp7,15 triliun.

Kendati demikian, masih terdapat kewajiban pembayaran kompensasi BBM Rp93,95 triliun untuk periode 2017 hingga 2021. Sementara itu, realisasi subsidi LPG 3 kilogram 2021 mencapai Rp67,62 triliun, termasuk di dalamnya kewajiban kurang bayar Rp3,72 triliun.

Di sisi lain, outlook subsidi BBM dan LPG 3 kilogram 2022 diperkirakan mencapai Rp149,37 triliun atau 192,61 persen dari postur anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2022. Kemenkeu mencatat, lebih dari 90 persen kenaikan nilai subsidi itu berasal dari alokasi LPG 3 kilogram yang disebabkan oleh kesenjangan antara harga jual eceran (HJE) dengan harga keekonomian yang berlanjut melebar didorong harga minyak mentah dunia.

Nah, bagaimana dengan program pembangunan jaringan gas itu? Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan, pengerjaan fisik jaringan gas (Jargas) bumi untuk rumah tangga sebagai substitusi LPG kini sudah mencapai 75,46 persen.

Kementerian ESDM menargetkan pembangunan jaringan gas yang lebih masif tahun ini lewat pembiayaan mandiri Subholding Gas PT Pertamina (Persero) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau KPBU.

“Progres fisik pembangunan Jargas saat ini telah mencapai 75,46 persen. Rencana pembangunan Jargas tahun ini akan dilaksanakan oleh Badan Usaha (Jargas Mandiri) dan skema KPBU,” kata Tutuka Ariadji, Dirjen Migas Kementerian ESDM dalam satu kesempatan.

Sepanjang 2022, pembangunan Jargas dengan APBN direncanakan sebanyak 40.777 sambungan rumah (SR) yang terpencar di 12 kabupaten atau kota. Kementerian ESDM telah melaksanakan tender atau lelang yang terbagi dalam lima paket pengerjaan sejak 9 Desember 2021.

Penandatanganan kontrak pembangunan Jargas terbagi menjadi tiga tahap di mana tahap pertama dilakukan penandatanganan tiga paket, sedangkan tahap kedua pada akhir Maret 2022. Paket 3 yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kota Semarang, dan Kabupaten Wajo. Lalu, penandatanganan kontrak tahap ketiga pada pertengahan April 2022, dan paket 5 meliputi Kabupaten Lumajang.

“Jargas melalui skema APBN telah dilaksanakan Ditjen Migas sejak 2009, sampai dengan 2021 telah terbangun Jargas 662.431 SR di 59 kabupaten dan 17 provinsi,” ujarnya Tutuka.

Kendati demikian, Tutuka mengatakan, pemerintah tidak berencana untuk menganggarkan pembangunan Jargas baru pada 2023 mendatang.  “Tahun 2023 tidak ada rencana anggaran untuk Jargas,” tambahnya.

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk belakangan telah menggeser konsentrasi bisnisnya pada percepatan pembangunan jaringan gas yang menjadi penugasan, selepas pemerintah menarik pembiayaan program sambungan gas rumah tangga dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) pada tahun ini. Dalam rangka itu, PGN dengan kode emiten PGAS itu telah mendorong insentif harga hulu gas di level USD4,72 per MMbtu, menyusul penugasan pembangunan Jargas 1 juta unit per tahun.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020—2024, pembangunan Jargas ditargetkan mencapai 4 juta sambungan rumah (SR), baik melalui APBN, pembangunan mandiri oleh BUMN, dan skema KPBU. Khusus untuk KPBU, target pembangunan Jargas sebanyak 2,5 juta SR. Jargas yang sudah dikelola saat ini mencapai 982.360 sambungan rumah tangga (SRT). Sebanyak 597.708 SRT berasal dari dana APBN, sedangkan 384.708 SRT sisanya berasal dari investasi PGAS.

Pemerintah terus mendorong penggunaan jaringan gas rumah tangga sebagai bagian dari tuntutan atau kebutuhan masyarakat. Bila itu semua sudah menjadi tuntutan atau kebutuhan, jaminan persoalan pasar sudah bukan menjadi isu utama lagi dan proyek hilir migas di tanah air menjadi kue yang gurih bagi investor.

Penulis: Firman Hidranto

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil: Kereta Cepat Jakarta Bandung Ditargetkan Uji Coba November 2022,  Uji coba bertepatan dengan perhelatan G20

    Ridwan Kamil: Kereta Cepat Jakarta Bandung Ditargetkan Uji Coba November 2022, Uji coba bertepatan dengan perhelatan G20

    • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
    • account_circle mbahdot
    • visibility 223
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China, Dwiyana Slamet Riyadi membahas persiapan uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang akan dilakukan bertepatan dengan perhelatan G20 pada bulan November 2022. Hal ini dikemukakan Gubernur dalam konferensi pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (7/4/2022). “Berita baik di bulan […]

  • Suhardi Duka Gandeng Kemensos Perkuat Bantuan Sosial di Sulbar

    Suhardi Duka Gandeng Kemensos Perkuat Bantuan Sosial di Sulbar

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mempercepat penanganan kemiskinan dengan mendorong dukungan konkret dari pemerintah pusat melalui audiensi antara Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono. Senin 13 April 2026. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta Pusat, membahas penguatan intervensi sosial untuk mengatasi kemiskinan dan kerentanan sosial yang […]

  • Pemprov Sulbar Mantapkan Program Pastipadu Percepat Penurunan Stunting dan Kemiskinan

    Pemprov Sulbar Mantapkan Program Pastipadu Percepat Penurunan Stunting dan Kemiskinan

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 41
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting dan kemiskinan melalui Program Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Terpadu (Pastipadu). Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Program Pastipadu yang digelar di Ballroom Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Selasa (2/6/2026). Rapat tersebut dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah instansi […]

  • Angka Kecelakaan Menurun 45,58 Persen

    Angka Kecelakaan Menurun 45,58 Persen

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 133
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Angka kecelakaan di Jawa Barat selama mudik Lebaran 2023 menurun 45,58 persen dibandingkan mudik tahun lalu. Pada mudik Lebaran 2022 tercatat 430 kecelakaan, tahun ini hanya 234 kejadian. Data kecelakaan ini berdasarkan catatan kepolisian. Sementara data kecelakaan yang dilaporkan di jalan tol melalui Jasa Raharja tercatat 99 kejadian, yang menyebabkan 33 orang […]

  • Terima Calon Duta Besar dan Konsul Jenderal, Pesan Ridwan Kamil: Promosikan Potensi Unggulan Jawa Barat

    Terima Calon Duta Besar dan Konsul Jenderal, Pesan Ridwan Kamil: Promosikan Potensi Unggulan Jawa Barat

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle mbahdot
    • visibility 146
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan kepada calon Duta Besar Indonesia dan Konsul Jenderal untuk mengenalkan potensi unggulan yang dimiliki Provinsi Jawa Barat. Hal itu dikemukakan Ridwan Kamil saat menerima 13 Calon Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh dan 7 Calon Konsul Jenderal terkait potensi ekonomi dan perdagangan Provinsi Jawa Barat di […]

  • Inspektorat Sulbar Dukung Peningkatan Kapabilitas APIP Melalui Workshop Nasional BPKP

    Inspektorat Sulbar Dukung Peningkatan Kapabilitas APIP Melalui Workshop Nasional BPKP

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 127
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sekretaris Inspektorat Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Syahid Hasan, mewakili Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Barat menghadiri Workshop Penilaian Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Senin (27/10/2025), bertempat di Aula Gandhi Lt. 2, Kantor BPKP, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan […]

expand_less