Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Rencana Pembatalan Penghapusan Tenaga Honorer Jangan Hanya Angin Surga

Rencana Pembatalan Penghapusan Tenaga Honorer Jangan Hanya Angin Surga

  • account_circle Pro Indonesia
  • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meminta agar rencana pembatalan penghapusan Tenaga Honorer jangan hanya sebatas angin surga jelang Pemilu 2024.

Karena itu, ia meminta Menteri Perencanaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas, untuk segera merealisasikan permintaan Presiden untuk tidak melakukan penghapusan tenaga honorer itu.

“Tolong juga kebijakan yang transparan, jangan ini hanya angin surga karena kita akan menghadapi Pemilu, Jangan begini Pak. Kami proporsional dalam menyikapi itu walaupun kami ini adalah politisi. Harus jelas mau dibawa kemana para non ASN sebagaimana yang dijanjikan oleh pemerintah,” jelas Guspardi dalam Rapat Kerja (Raker) dengan MenPAN-RB, di Ruang Rapat Komisi II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/4/2023).

Menurut Guspardi, dengan adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang memandati penghapusan tenaga honorer sampai tenggat 28 November 2023, membuat pemerintah masuk ke dalam keadaan yang sulit.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014, PP Nomor 49 Tahun 2018 ini kan menjadi (buah) Simalakama bagi pemerintah pusat. Di mana pada pasal 96 dinyatakan bahwa PPK dan pejabat lain dilarang untuk melakukan pengangkatan di luar Non ASN dan P3K. Di satu sisi, di PP ini mengatakan bahwa yang 2018 ke bawah itu dinyatakan bahwa pegawai Non ASN (honorer) masih dapat bekerja sampai dengan 2023,” tambahnya.

Selain itu, Politisi Fraksi PAN itu meragukan jumlah 2,3 juta tenaga honorer, yang dinilainya data tersebut belum valid. Karena, menurutnya, masih ada sebagian instansi yang belum menyerahkan data tenaga honorernya ke KemenPAN-RB. Menurutnya, validasi data penting demi menentukan arah kebijakan yang benar pula.

“Validitasnya sampai detik ini saya katakan juga belum pas. Walaupun Bapak mengatakan 2,3 juta orang lebih (tenaga honorer). Ini bisa saya konfirmasi kepada Bapak, ketika Bapak menyampaikan kepada kami ada surat edaran yang Bapak sampaikan kepada seluruh institusi, baik pemerintah pusat maupun daerah ada yang tidak menjawab,” ungkapnya. (frs,we/rdn)

  • Penulis: Pro Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jawa Barat Raih Tiga Penghargaan PUBLIC RELATIONS INDONESIA Awards 2022

    Jawa Barat Raih Tiga Penghargaan PUBLIC RELATIONS INDONESIA Awards 2022

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 196
    • 0Komentar

    KOTA SEMARANG – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar meraih tiga penghargaan pada Acara The 7th PUBLIC RELATIONS INDONESIA Awards (PRIA) 2022, yang diselenggarakan oleh Majalah PR INDONESIA di PO Hotel Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/03/2022).   Tiga penghargaan yang disabet Jawa Barat, yakni Gold Winner dalam Kategori […]

  • Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

    Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2018
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus memanaskan mesin politik untuk memenangkan pasangan calon Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin. Salah satunya dengan upaya menggelar rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Dewan Pengurus Wilayah PPP Jawa Tengah. Dalam Rakorwil tersebut, hadir Ketua Majelis Syariah PPP, Maimoen Zubair, dan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Ketua Umum […]

  • Sederet Manfaat RUU Kesehatan

    Sederet Manfaat RUU Kesehatan

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 36
    • 0Komentar

    RUU Kesehatan memperkuat upaya pencegahan penyakit, meningkatkan layanan kesehatan yang berfokus kepada pasien, serta menjangkau masyarakat melalui unit layanan kesehatan di desa. Sejak draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan diserahkan DPR RI kepada Menteri Kesehatan sebagai wakil pemerintah pada 9 Maret 2023, maka dimulailah proses uji publik terkait substansi UU tersebut. Partisipasi publik RUU Kesehatan mulai […]

  • 1 Januari 2007, Adam Air Jatuh di Selat Makassar

    1 Januari 2007, Adam Air Jatuh di Selat Makassar

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Adam Air Penerbangan 574 (KI574 atau DHI574) adalah sebuah penerbangan penumpang domestik terjadwal yang dioperasikan oleh Adam Air Dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta Via Transit Di Bandara Internasional Juanda, Surabaya Ke Bandara Internasional Sam Ratulagi, Manado yang jatuh di Selat Makassar dekat Polewali di Sulawesi Barat pada tanggal 1 Januari 2007 setelah usai Transit Di Surabaya. Semua 102 orang di dalamnya tewas, menjadikannya kecelakaan penerbangan paling mematikan yang melibatkan Boeing 737-400. Investigasi nasional diluncurkan atas […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Apartemen Transit

    Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Apartemen Transit

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KABUPATEN PURWAKARTA — Gubernur Ridwan Kamil meresmikan Apartemen Transit bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Desa Cilandak, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Selasa (18/7/2023). Apartemen Transit diutamakan untuk masyarakat yang berprofesi sebagai buruh dan pekerja sektor informal seperti pedagang kecil, dan profesi dengan penghasilan rendah lainnya. Kehadiran Apartemen Transit merupakan komitmen Pemdaprov Jabar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat […]

  • Jalan Layang Pasupati Bandung Resmi Ganti Nama Jadi Prof. Dr.  Mochtar Kusumaatmadja

    Jalan Layang Pasupati Bandung Resmi Ganti Nama Jadi Prof. Dr.  Mochtar Kusumaatmadja

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    BANDUNG- Jalan Layang Pasupati mulai hari ini resmi berganti nama. Jalan layang ikonik Kota Bandung ini kini memiliki nama baru, yakni Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja. Pergantian nama diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Inspektorat Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (1/3/2022). Turut hadir dalam acara peresmian Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan […]

expand_less