Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Rencana Pembatalan Penghapusan Tenaga Honorer Jangan Hanya Angin Surga

Rencana Pembatalan Penghapusan Tenaga Honorer Jangan Hanya Angin Surga

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meminta agar rencana pembatalan penghapusan Tenaga Honorer jangan hanya sebatas angin surga jelang Pemilu 2024.

Karena itu, ia meminta Menteri Perencanaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas, untuk segera merealisasikan permintaan Presiden untuk tidak melakukan penghapusan tenaga honorer itu.

“Tolong juga kebijakan yang transparan, jangan ini hanya angin surga karena kita akan menghadapi Pemilu, Jangan begini Pak. Kami proporsional dalam menyikapi itu walaupun kami ini adalah politisi. Harus jelas mau dibawa kemana para non ASN sebagaimana yang dijanjikan oleh pemerintah,” jelas Guspardi dalam Rapat Kerja (Raker) dengan MenPAN-RB, di Ruang Rapat Komisi II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/4/2023).

Menurut Guspardi, dengan adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang memandati penghapusan tenaga honorer sampai tenggat 28 November 2023, membuat pemerintah masuk ke dalam keadaan yang sulit.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014, PP Nomor 49 Tahun 2018 ini kan menjadi (buah) Simalakama bagi pemerintah pusat. Di mana pada pasal 96 dinyatakan bahwa PPK dan pejabat lain dilarang untuk melakukan pengangkatan di luar Non ASN dan P3K. Di satu sisi, di PP ini mengatakan bahwa yang 2018 ke bawah itu dinyatakan bahwa pegawai Non ASN (honorer) masih dapat bekerja sampai dengan 2023,” tambahnya.

Selain itu, Politisi Fraksi PAN itu meragukan jumlah 2,3 juta tenaga honorer, yang dinilainya data tersebut belum valid. Karena, menurutnya, masih ada sebagian instansi yang belum menyerahkan data tenaga honorernya ke KemenPAN-RB. Menurutnya, validasi data penting demi menentukan arah kebijakan yang benar pula.

“Validitasnya sampai detik ini saya katakan juga belum pas. Walaupun Bapak mengatakan 2,3 juta orang lebih (tenaga honorer). Ini bisa saya konfirmasi kepada Bapak, ketika Bapak menyampaikan kepada kami ada surat edaran yang Bapak sampaikan kepada seluruh institusi, baik pemerintah pusat maupun daerah ada yang tidak menjawab,” ungkapnya. (frs,we/rdn)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pelanggaran Disiplin PNS, Pemdaprov Jabar Tunggu Hasil Proses di Polres Tapanuli Utara

    Dugaan Pelanggaran Disiplin PNS, Pemdaprov Jabar Tunggu Hasil Proses di Polres Tapanuli Utara

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 139
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Menyikapi pemberitaan di media sosial mengenai dugaan pelanggaran yang dilakukan TS, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat telah mengirimkan surat resmi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMDesa) Jabar untuk melakukan klarifikasi secara mendalam. Kepala Badan Kepegawaian Provinisi Jabar Sumasna menjelaskan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 […]

  • Mayat Terapung di Pantai Dusun Parassangan

    Mayat Terapung di Pantai Dusun Parassangan

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MAJENE – Warga Dusun Parassangan Desa Tallu Banua Utara Kecamatan Sendana digegerkan dengan penemuan mayat lelaki, Senin (13/02/2023). Penemuan mayat lelaki yang ditemukan warga setempat itu, tepatnya 1 kilo meter dari bibir pantai Parassangan. Kasi Humas Polres Majene Iptu Muhammad Irwan menjelaskan, berdasarkan keterangan Kapolsek Sendana, petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Sendana dibantu masyarakat Parassangan mengevakuasi […]

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Susun Peta Jalan Program Kerja Tahun Anggaran 2026

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Susun Peta Jalan Program Kerja Tahun Anggaran 2026

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MAMUJU — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat internal untuk membahas rencana program dan kegiatan tahun anggaran 2026, pada Selasa 6 Januari 2026. Berlangsung di Ruang Rapat Dinsos P3A dan PMD Sulbar, rapat dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinsos […]

  • Layanan Beasiswa Pemprov Sulbar 2025, 20 Mahasiswa Antusias Serahkan Berkas

    Layanan Beasiswa Pemprov Sulbar 2025, 20 Mahasiswa Antusias Serahkan Berkas

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MAMUJU – Biro Pemkesra melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat kembali melaksanakan pelayanan hari kedua terkait penerimaan berkas calon penerima beasiswa tahun 2025, Selasa 16 September 2025. Ini merupakan salah satu program unggulan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga pada sektor pendidikan. Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Bagian Kesra dengan dihadiri 20 […]

  • 14,9 Juta Pemudik Diperkirakan Masuk ke Jabar

    14,9 Juta Pemudik Diperkirakan Masuk ke Jabar

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 255
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat sudah menyiapkan langkah antisipatif terhadap lonjakan pemudik di tengah pandemi COVID-19. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut 14,9 juta pemudik diperkirakan akan masuk wilayah Jabar. Sementara yang keluar Jabar mencapai 9,2 juta orang. Jumlah itu merupakan bentuk akumulasi warga karena sudah dua tahun mudik ditiadakan pemerintah mengingat kasus COVID-19 […]

  • Ketua MLH PWM Sulbar Apresiasi Aksi Mahasiswa Manajemen dalam Bakti Sosial Peduli Lingkungan

    Ketua MLH PWM Sulbar Apresiasi Aksi Mahasiswa Manajemen dalam Bakti Sosial Peduli Lingkungan

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 329
    • 0Komentar

    MAMUJU – Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat, Dr. Nur Wahyunianti Dahri, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan Mahasiswa Program Studi Manajemen dalam kegiatan “Bakti Sosial Pemberdayaan Mahasiswa” yang dilaksanakan pada Minggu, 4 April 2025. Kegiatan ini berfokus pada aksi pelestarian lingkungan melalui pembersihan area publik dan pengumpulan sampah […]

expand_less