Pada tanggal 7 Januari 1965, Indonesia keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagai puncak dari konfrontasi berkepanjangan dengan Malaysia .
Latar Belakang Krisis:
- Konfrontasi Indonesia-Malaysia: Dimulai pada tahun 1963, ini adalah konflik bersenjata dan diplomatik atas pembentukan Federasi Malaysia, yang dianggap oleh Presiden Soekarno sebagai proyek neo-kolonial Inggris yang mengancam keamanan Indonesia.
- Keanggotaan Malaysia di Dewan Keamanan PBB: Krisis memuncak ketika Malaysia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB pada akhir 1964. Indonesia memandang ini sebagai penghinaan dan provokasi langsung.
Penarikan Diri dari PBB:
- Pada tanggal 20 Januari 1965, Indonesia secara resmi mengumumkan penarikannya dari PBB. Keputusan ini didasarkan pada penolakan Indonesia untuk duduk bersama dengan Malaysia dalam badan dunia tersebut. Soekarno menyatakan “Go to hell with your aid” sebagai tanggapan atas potensi sanksi ekonomi dari PBB.
- Indonesia adalah negara pertama dan satu-satunya yang pernah menarik diri dari keanggotaan PBB secara permanen (meskipun kemudian bergabung kembali).
Kembali ke PBB:
- Setelah pergantian kepemimpinan di Indonesia (Presiden Soekarno digantikan oleh Soeharto), Indonesia memutuskan untuk kembali menjadi anggota PBB.
- Pada tanggal 19 September 1966, PBB secara resmi menyambut kembali Indonesia sebagai anggota penuh.
Saat ini belum ada komentar